Tidak hanya teh yang hijau, kopi pun memiliki warna serupa. Faktanya, kopi hijau atau green coffee dipercaya mengandung sejumlah nutrisi yang punya manfaat bagi kesehatan. Yuk, simak apa itu kopi hijau dan khasiatnya untuk tubuh!
Tidak hanya teh yang hijau, kopi pun memiliki warna serupa. Faktanya, kopi hijau atau green coffee dipercaya mengandung sejumlah nutrisi yang punya manfaat bagi kesehatan. Yuk, simak apa itu kopi hijau dan khasiatnya untuk tubuh!

Kopi hijau adalah biji kopi yang terbuat dari buah kopi yang belum dipanggang.
Tidak seperti kopi yang sudah dipanggang atau roasted, jenis kopi ini mungkin terasa lebih ringan, bahkan terasa seperti teh herbal daripada kopi.
Biji kopi ini mengandung tingkat asam klorogenat yang lebih tinggi dibandingkan kopi biasa. Pasalnya, proses pemanggangan biji kopi dapat mengurangi jumlah asam klorogenat.
Banyak orang yang percaya bahwa asam klorogenat merupakan zat gizi yang bermanfaat bagi kesehatan.
Kopi ini juga populer di kalangan orang yang ingin menurunkan berat badan dan mengurangi risiko penyakit lainnya.

Ekstrak dari biji green coffee telah menunjukkan sederet manfaat kesehatan. Komponen utama yang memberikan khasiat tersebut, yaitu kafein dan asam klorogenat.
Walaupun demikian, ada beberapa faktor lainnya yang berperan penting terhadap manfaat green coffee.
Salah satu manfaat yang membuat kopi hijau menjadi populer, yaitu membantu menurunkan berat badan.
Menurut penelitian terbitan Asian Pacific Journal of Tropical Medicine (2016), suplemen ekstrak biji kopi hijau dapat mengurangi lemak tubuh.
Pemberian green coffee ini juga menurunkan berat badan serta kadar lemak pada hati.
Penelitian tersebut memperlihatkan bahwa kafein dan asam klorogenatnya yang berperan penting terhadap khasiat ini.
Namun, penelitian green coffee untuk diet masih dilakukan pada tikus sehingga perlu riset lebih lanjut.
Selain menurunkan berat badan, manfaat lain dari kopi hijau, yaitu membantu menurunkan tekanan darah.
Kandungan asam klorogenat dalam green coffee merupakan senyawa antioksidan yang kuat.
Pasalnya, senyawa antioksidan ini menghambat hormon kortisol aktif, yakni hormon yang bisa meningkatkan tekanan darah.
Sementara itu, beberapa orang juga meminum kopi ini karena diduga dapat meningkatkan elastisitas arteri sehingga aliran darah menjadi lebih lancar.
Sudah bukan rahasia umum lagi bila kopi dapat meningkatkan kerja otak, termasuk biji kopi hijau.
Kafein pada jenis kopi ini bertindak sebagai stimulan pada saraf pusat. Itu sebabnya, Anda merasa lebih fokus dan waspada setelah minum kopi ketika bekerja.
Kafein juga membantu mengurangi kelelahan mental saat bekerja.
Meski begitu, manfaat ini didapat bila Anda mengonsumsi secukupnya. Asupan kafein harian berlebih bisa mengganggu kesehatan Anda.
Tak hanya konsentrasi, manfaat kopi hijau membantu menghambat proses penuaan.
Biji kopi ini merupakan salah satu sumber kandungan antioksidan yang menawarkan efek anti-penuaan.
Asam klorogenat dalam bijinya dilaporkan dapat memperbaiki sifat kulit dan meningkatkan aliran darah pada kulit. Jadi, kulit bisa mendapatkan oksigen dan ternutrisi dengan baik.
Menurut studi dari Bioscience, Biotechnology, and Biochemistry (2017) konsumsi asam klorogenat selama delapan minggu dapat meningkatkan hidrasi kulit.
Merasa lesu, lemas, dan tidak semangat menjalani hari? Anda mungkin butuh kopi hijau sebagai solusi dari masalah keletihan ini.
Hal ini disebabkan manfaat green coffee membantu menambah energi.
Berkat kandungan kafein di dalamnya, kopi ini bisa membuat Anda merasa lebih terjaga.
Anda mungkin baru merasakan pengaruh kafein dalam kopi dalam 30 – 60 menit setelah meminumnya. Efek penambah tenaga ini juga bisa bertahan hingga 12 jam.
Walaupun demikian, pengaruh kafein ini tergantung pada beragam faktor, seperti massa tubuh hingga toleransi terhadap kafein pada kopi.
Namun, hati-hati mengonsumsinya agar tidak kecanduan kopi.
Meski menawarkan berbagai manfaat dan aman diminum, minum kopi terlalu banyak termasuk green coffee tentu bisa menimbulkan efek samping, seperti kecanduan kopi maupun masalah lainnya.
Hal ini penting untuk diperhatikan mengingat jenis kopi ini juga mengandung kafein, sama seperti kopi pada umumnya.
Alih-alih mendapat manfaat green coffee, terlalu banyak mendapatkan kafein bisa memicu sejumlah gejala berupa:
Selain itu, minum kopi hijau memerlukan kewaspadaan dan peringatan khusus, terutama pada penyakit seperti:
Bila memiliki pertanyaan lebih lanjut, silakan diskusikan dengan dokter atau ahli gizi terkait manfaat dan risiko green coffee.
Catatan
Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan. Selalu konsultasikan dengan ahli kesehatan profesional untuk mendapatkan jawaban dan penanganan masalah kesehatan Anda.
Awwad, S., Issa, R., Alnsour, L., Albals, D., & Al-Momani, I. (2021). Quantification of Caffeine and Chlorogenic Acid in Green and Roasted Coffee Samples Using HPLC-DAD and Evaluation of the Effect of Degree of Roasting on Their Levels. Molecules, 26(24). https://doi.org/10.3390/molecules26247502
Choi, B., Park, S., Lee, D., Lee, H. J., Jin, Y., Yang, S. H., & Suh, J. (2016). Green coffee bean extract improves obesity by decreasing body fat in high-fat diet-induced obese mice. Asian Pacific Journal of Tropical Medicine, 9(7), 635-643. https://doi.org/10.1016/j.apjtm.2016.05.017
Revuelta-Iniesta, R., & Al-Dujaili, A. S. (2014). Consumption of Green Coffee Reduces Blood Pressure and Body Composition by Influencing 11β-HSD1 Enzyme Activity in Healthy Individuals: A Pilot Crossover Study Using Green and Black Coffee. BioMed Research International, 2014. https://doi.org/10.1155/2014/482704
Caffeine: How much is too much?. (2022). Retrieved 31 October 2022, from https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/nutrition-and-healthy-eating/in-depth/caffeine/art-20045678
Boyle, N. B., Lawton, C. L., & Dye, L. (2018). The Effects of Carbohydrates, in Isolation and Combined with Caffeine, on Cognitive Performance and Mood—Current Evidence and Future Directions. Nutrients, 10(2). https://doi.org/10.3390/nu10020192
Cappelletti, S., Daria, P., Sani, G., & Aromatario, M. (2015). Caffeine: Cognitive and Physical Performance Enhancer or Psychoactive Drug?. Current Neuropharmacology, 13(1), 71-88. https://doi.org/10.2174/1570159X13666141210215655
Green Coffee: MedlinePlus Supplements. (2022). Retrieved 31 October 2022, from https://medlineplus.gov/druginfo/natural/1264.html
Caffeine: How much is too much?. (2022). Retrieved 31 October 2022, from https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/nutrition-and-healthy-eating/in-depth/caffeine/art-20045678
Fukagawa S, Haramizu S, Sasaoka S, Yasuda Y, Tsujimura H, Murase T. Coffee polyphenols extracted from green coffee beans improve skin properties and microcirculatory function. Biosci Biotechnol Biochem. 2017 Sep;81(9):1814-1822. https://doi.org/10.1080/09168451.2017.1345614. Epub 2017 Jul 4. PMID: 28675091.
Versi Terbaru
31/10/2022
Ditulis oleh Adinda Rudystina
Ditinjau secara medis oleh dr. Patricia Lukas Goentoro
Diperbarui oleh: Larastining Retno Wulandari
Ditinjau secara medis oleh
dr. Patricia Lukas Goentoro
General Practitioner · Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI)