Bagaimana Kopi Bisa Mempengaruhi Tidur Anda?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 4 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Anda pasti sering mendengar bahwa kopi dapat membuat Anda terjaga di malam hari. Banyak orang yang sengaja minum kopi agar bisa begadang sampai tengah malam, bahkan sampai pagi untuk mengerjakan tugas atau hanya sekadar untuk nonton bola pada dini hari. Ya, dampak kopi yang membuat orang terjaga ini banyak dimanfaatkan oleh banyak orang. Bagi penggemar kopi dan bagi orang yang suka begadang, mungkin kopi bermanfaat. Tetapi, bagi Anda yang bukan, tentu kopi dapat mengganggu tidur Anda. Ingat, terlalu sering begadang juga tidak baik bagi kesehatan tubuh.

Bagaimana kopi dapat membuat Anda terjaga?

Anda pasti sudah mengetahui bahwa kopi mengandung kafein. Tidak hanya kopi yang mengandung kafein, tetapi juga dalam teh, cokelat, dan beberapa minuman ringan. Kandungan kafein inilah yang membuat Anda bisa tetap terjaga walaupun sudah tengah malam. Kafein merupakan jenis obat stimulan yang bekerja sebagai adenosine receptor antagonist. Adenosine merupakan sebuah senyawa dalam tubuh yang membuat Anda mengantuk. Nah, kafein menghambat kerja adenosine receptor dalam tubuh sehingga membuat Anda terhindar dari rasa kantuk.

Kafein sudah dapat mulai mempengaruhi tubuh Anda sesaat setelah masuk ke dalam tubuh. Kafein masuk ke dalam darah melalui lambung dan usus halus dan dapat mencapai puncaknya dalam darah sekitar 30-60 menit atau bahkan lebih cepat, setelah dikonsumsi. Setengah dari kafein yang masuk ke tubuh dapat bertahan 3-5 jam, sisa setengahnya lagi dapat tinggal di tubuh dalam waktu yang lama, sekitar 8-14 jam.

Kafein dapat mengganggu tidur Anda, membuat Anda sulit tertidur sehingga waktu tidur Anda berkurang. Kafein juga dapat membuat Anda susah untuk mendapatkan tidur nyenyak atau jam tidur nyenyak Anda berkurang.

Apa saja yang mempengaruhi efek kafein pada tubuh?

Dampak kafein terhadap tidur ini mungkin berbeda-beda antar individu. Hal ini bisa disebabkan karena berbagai faktor, seperti:

  • Faktor genetik. Genetik membuat metabolisme kafein dalam tubuh tidak sama antar individu. Namun, penelitian mengenai hal ini masih terbatas.
  • Faktor umur. Beberapa penelitian menyebutkan bahwa semakin tua seseorang maka semakin sensitif ia terhadap dampak kafein.
  • Kebiasaan mengonsumsi kafein. Penelitian menunjukkan bahwa dampak kafein lebih sedikit pada orang yang secara rutin minum kopi dibandingkan pada orang yang jarang minum kopi.
  • Waktu mengonsumsi. Konsumsi kafein yang mendekati waktu tidur mempunyai potensi dampak terhadap gangguan tidur yang lebih besar.

Namun, penelitian terbaru menunjukkan bahwa dampak dari kafein bisa terjadi bahkan saat Anda mengonsumsinya di siang atau sore hari. Penelitian yang diterbitkan oleh Journal of Clinical Sleep Medicine ini menunjukkan bahwa konsumsi kopi 6 jam sebelum tidur dapat mengurangi total durasi tidur sebanyak 1 jam.

Berapa batasan maksimal konsumsi kopi?

Kadar kafein dalam kopi berbeda-beda di setiap produk kopi. Kandungan kafein dalam kopi ini tergantung dari banyak faktor, seperti jenis biji kopi yang digunakan dan bagaimana kopi disajikan.

Konsumsi kopi dalam batas sedang, yaitu sebanyak tiga cangkir kopi (250 mg kafein) per hari mungkin tidak dapat menimbulkan risiko kesehatan. Namun, konsumsi kopi sebanyak 6 cangkir per hari atau lebih dapat membuat kadar kafein dalam tubuh berlebihan dan dapat membahayakan kesehatan. Kadar kafein yang berlebihan dalam tubuh dapat meningkatkan detak jantung dan tingkat pernapasan.

Berbeda untuk anak-anak, konsumsi kopi dalam batas sedang saja sudah dapat menimbulkan dampak negatif terhadap gizinya karena ditakutkan kopi dapat menggantikan minuman yang bergizi bagi anak, seperti susu. Kopi juga dapat membuat anak makan sedikit karena kafein dalam kopi dapat bekerja sebagai penekan nafsu makan. Sebaiknya hindari anak dari konsumsi kopi.

Dilansir dari Medical News Today, Prof. Drake, seorang investigator di Henry Ford Sleep Disorders and Research Center, mengatakan bahwa Anda juga sebaiknya menghindari kafein setelah jam 5 sore jika Anda ingin mendapatkan tidur malam yang baik.

Rekomendasi:

  • Sebaiknya batasi konsumsi kafein Anda tidak lebih dari 300-400 mg per hari atau sekitar 3-4 cangkir kopi per hari
  • Wanita hamil atau wanita yang sedang menyusui sebaiknya mengonsumsi kafein sangat sedikit atau kalau bisa hindari
  • Orangtua sebaiknya membatasi atau menghindari anak dari konsumsi kafein
  • Orang dengan tekanan darah tinggi atau penyakit jantung sebaiknya menghindari konsumsi kopi dengan kadar kafein tinggi
  • Sebaiknya Anda sudah tidak mengonsumsi kopi pada sore hari agar tidur Anda tidak terganggu

BACA JUGA

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Kopi untuk Kemampuan Seks, Bermanfaat atau Sebaliknya?

Anda mungkin sudah sering minum kopi untuk menyegarkan pikiran. Namun, tahukah Anda bahwa ternyata ada manfaat kopi untuk seks?

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan Seksual, Tips Seks 30 Desember 2020 . Waktu baca 3 menit

Teh atau Kopi, Mana yang Lebih Sehat?

Keduanya sama-sama mengandung kafein, namun memiliki efek yang sama pada tubuh. Sebenarnya, mana yang lebih sehat, teh atau kopi?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Fakta Gizi, Nutrisi 30 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit

6 Makanan Paling Sehat untuk Sarapan

Saat sarapan, yang penting bukan porsinya, tapi apa yang kita makan. Pastikan salah satu (atau lebih) makanan ini ada di menu makan Anda setiap pagi.

Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Tips Makan Sehat, Nutrisi 22 Desember 2020 . Waktu baca 7 menit

Mata Sering Kedutan, Apa Artinya dari Sisi Medis?

Kedutan, di mata kiri, kanan, bagian atas, ataupun bawah sering dikaitkan dengan sebuah pertanda. Namun, apa penyebab mata berkedut secara medis?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Kesehatan Mata, Penyakit Mata 21 Desember 2020 . Waktu baca 9 menit

Direkomendasikan untuk Anda

gemetar setelah minum kopi

Gemetar Setelah Minum Kopi? Mungkin Anda Overdosis Kafein

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 14 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
4 Alternatif Pengganti Kopi Anda di Pagi Hari

4 Alternatif Sehat Pengganti Kopi di Pagi Hari

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Monika Nanda
Dipublikasikan tanggal: 5 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
cepat tua

Cek Menu Harian Anda: 9 Makanan Ini Membuat Anda Tampak Cepat Tua

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Dipublikasikan tanggal: 1 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
susah tidur malam meski badan capek

Susah Tidur Malam Meski Tubuh Kelelahan, Apa Penyebabnya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 1 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit