Kardiomegali

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 29 Desember 2020 . Waktu baca 10 menit
Bagikan sekarang

Normal Kah Detak Jantung Anda?

Kalkulator detak jantung kami bisa memperkirakan berapa target detak jantung saat olahraga yang perlu Anda capai.

Coba Hitung!
active

Definisi kardiomegali

Apa itu kardiomegali?

Kardiomegali adalah istilah medis yang digunakan untuk menyebut pembesaran jantung. Jantung yang membesar ini umumnya dapat terlihat melalui tes pencitraan, seperti rontgen.

Kardiomegali bukanlah suatu penyakit, tetapi kondisi ini merupakan gejala dari berbagai masalah kesehatan lain, termasuk penyakit jantung atau tekanan darah tinggi. Ini juga bisa disebabkan oleh stres jangka pendek pada tubuh, seperti kehamilan.

Lalu, apakah pembesaran jantung berbahaya? Dalam beberapa kasus, kardiomegali merupakan kondisi yang ringan dan bisa sembuh dengan sendirinya dalam beberapa waktu.

Namun, kemungkinan beberapa orang juga mengidap kardiomegali permanen, sehingga membutuhkan pengobatan seumur hidup dan berisiko menimbulkan komplikasi yang berbahaya. Untuk mengetahui bagaimana penanganan yang tepat, perlu pemeriksaan lebih lanjut agar penyakit yang menjadi penyebab utamanya dapat diatasi.

Seberapa umumkah kondisi ini?

Kondisi pembesaran jantung umumnya dapat terjadi pada siapa saja. Namun, orang-orang yang memiliki riwayat tekanan darah tinggi (hipertensi) atau penyakit jantung lebih rentan terkena kondisi ini.

Selain itu, kardiomegali lebih banyak ditemukan pada orang-orang berusia lanjut dibanding orang-orang dari golongan usia yang lebih muda.

Pembesaran jantung dapat diatasi dengan cara mengurangi faktor risiko yang ada. Silakan diskusikan dengan dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

Tanda & gejala kardiomegali

Apa saja gejala kardiomegali?

Pada sebagian besar kasus, pembesaran jantung tidak akan menunjukkan tanda-tanda atau gejala apapun. Namun, jika kardiomegali sudah cukup parah dan jantung kesulitan memompa darah, berikut adalah gejala-gejala yang mungkin Anda rasakan:

  • Sesak napas. 
  • Irama jantung tidak normal (aritmia). 
  • Pembengkakan pada bagian tubuh tertentu, seperti tungkai kaki. 
  • Kenaikan berat badan. 
  • Tubuh terasa lebih lelah. 
  • Palpitasi atau jantung berdebar lebih cepat

Kemungkinan ada tanda-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan kemunculan gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

Kapan harus periksa ke dokter?

Jika Anda memiliki tanda-tanda atau gejala yang mungkin berhubungan dengan jantung Anda, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter. Jantung yang membesar bisa diatasi dengan lebih mudah bila terdeteksi lebih dini. 

Anda pun perlu segera cari bantuan medis darurat jika memiliki tanda-tanda dan gejala lain yang mungkin menandakan bahwa Anda mengalami serangan jantung, seperti:

  • Nyeri dada
  • Rasa tidak nyaman di bagian atas tubuh, termasuk lengan, punggung, leher, rahang, atau perut
  • Sesak napas berat. 
  • Pingsan. 

Kalkulator Detak Jantung

Penyebab kardiomegali

Terkadang, jantung menjadi lebih besar dan lemah karena alasan yang tidak diketahui. Menurut Mayo Clinic, kondisi ini dikenal sebagai kardiomegali idiopatik. Namun, jantung yang membesar juga bisa disebabkan oleh kondisi yang menyebabkan jantung Anda perlu memompa lebih keras dari biasanya atau yang merusak otot jantung Anda.

Selain itu, kelainan jantung bawaan sejak lahir, kerusakan akibat serangan jantung, atau detak jantung yang tidak normal (aritmia) juga dapat menjadi penyebab kardiomegali.

Berikut adalah beberapa kondisi atau masalah jantung lain yang berpotensi menyebabkan kardiomegali:

Kondisi kesehatan yang tidak terkait langsung dengan jantung

Tak hanya yang langsung terkait dengan jantung, beberapa kondisi kesehatan lain juga bisa menjadi penyebab jantung membesar, yaitu:

  • Infeksi virus pada jantung.
  • Jumlah sel darah merah yang rendah (anemia).
  • Gangguan tiroid, seperti kelenjar tiroid yang tidak aktif (hipotiroidisme) dan kelenjar tiroid yang terlalu aktif (hipertiroidisme).
  • Kelebihan zat besi (hemokromatosis).
  • Amiloidosis.
  • Penyakit ginjal.
  • Infeksi HIV.
  • Penyalahgunaan alkohol atau kokain.
  • Kondisi genetik yang diturunkan dalam keluarga.

Faktor risiko kardiomegali

Kardiomegali adalah kondisi yang dapat diderita oleh semua orang dari segala golongan usia. Namun, terdapat berbagai macam faktor yang dapat meningkatkan risiko Anda mengalami pembesaran jantung.

komplikasi gagal jantung

Berikut adalah beberapa faktor risiko yang dapat memicu pembesaran jantung:

  • Berusia lanjut, karena faktor berkurangnya elastisitas pembuluh darah seiring pertambahan usia.
  • Memiliki riwayat tekanan darah tinggi.
  • Riwayat penyakit keluarga dengan pembesaran jantung atau kardiomiopati.
  • Pernah mengalami serangan jantung.
  • Menderita penyakit jantung koroner.
  • Memiliki penyakit jantung bawaan.
  • Memiliki penyakit katup jantung.
  • Berat badan berlebih atau obesitas.
  • Kurang olahraga, yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan hipertensi.

Komplikasi kardiomegali

Kardiomegali bisa menimbulkan masalah yang lebih serius jika tidak ditangani. Berikut adalah beberapa komplikasi yang mungkin muncul akibat kardiomegali:

  • Gumpalan darah yang bisa menghalangi aliran ke organ vital, dan bahkan dapat menyebabkan serangan jantung, stroke, atau emboli paru.
  • Gagal jantung, karena tidak dapat memompa darah secara efisien ke seluruh tubuh.
  • Suara berdesing di jantung atau disebut murmur jantung.
  • Henti jantung dan kematian mendadak.

Oleh karena itu, ketika Anda mengalami gejala-gejala yang dicurigai sebagai pembesaran jantung, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter. Dengan penanganan yang cepat dan tepat, jantung yang membesar bisa terhindar dari kemungkinan komplikasinya.

Diagnosis & pengobatan kardiomegali

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Bagaimana kardiomegali didiagnosis?

Dokter akan mendiagnosis kardiomegali dengan menanyakan gejala yang Anda alami, riwayat penyakit yang pernah Anda derita, aktivitas sehari-hari, hingga riwayat kesehatan keluarga Anda. Setelah itu, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik serta serangkaian tes lain untuk membuat diagnosis secara akurat.

tes stres ekg

 Tes-tes ini biasanya termasuk:

1. Tes pencitraan

Tes ini dapat mendeteksi masalah Anda dengan menunjukkan gambar dada Anda. Tes yang umum adalah X-ray di bagian dada, CT scan, atau magnetic resonance imaging (MRI).

2. Elektrokardiogram

Elektrokardiogram (EKG) mencatat aktivitas listrik jantung Anda melalui elektroda yang menempel pada kulit Anda. Dengan tes ini, dokter dapat mendiagnosis masalah irama detak jantung dan kerusakan yang mungkin diakibatkan oleh serangan jantung.

3. Ekokardiogram

Ekokardiogram menggunakan gelombang suara untuk menghasilkan gambar video dari jantung Anda. Dengan tes ini, keempat ruang yang terdapat di jantung dapat dievaluasi dan pembesaran jantung dapat terdeteksi. 

4. Stress test

Tes ini memberikan informasi tentang seberapa baik jantung Anda bekerja selama melakukan aktivitas fisik. Anda biasanya akan diminta untuk berjalan di treadmill atau bersepeda statis. Sementara itu, irama jantung, tekanan darah, dan pernapasan Anda akan dimonitor.

5. Tes darah

Dokter mungkin akan meminta tes darah untuk menemukan kondisi medis lain yang mungkin memengaruhi jantung Anda. 

6. Katererisasi jantung dan biopsi

Pada kateterisasi jantung, tabung tipis dimasukkan di pangkal paha dan bergerak melalui pembuluh darah ke jantung. Sedikit bagian jaringan jantung (biopsi) Anda mungkin akan diambil dan diperiksa di laboratorium.

Bagaimana mengobati kardiomegali?

Pengobatan kardiomegali tergantung pada kondisi atau masalah medis yang menyebabkannya. Namun, secara umum, berikut beberapa jenis pengobatan yang biasanya diberikan:

1. Obat-obatan

Jika jantung yang membesar disebabkan oleh kardiomiopati atau kondisi jantung lainnya dokter dapat merekomendasikan beberapa obat, seperti:

  • Diuretik, untuk membantu menurunkan tekanan di arteri dan jantung Anda.
  • ACE inhibitor, untuk menurunkan tekanan darah Anda.
  • Angiotensin receptor blocker (ARB), untuk menurunkan tekanan darah, terutama bagi yang tidak bisa mengonsumsi ACE inhibitor.
  • Beta blocker, untuk menurunkan tekanan darah dan meningkatkan fungsi jantung.
  • Antikoagulan, untuk mengencerkan penggumpalan darah.
  • Antiaritmia, untuk mengembalikan detak jantung normal.

Apabila konsumsi obat-obatan tidak berhasil memberikan perubahan yang berarti pada pembesaran jantung Anda, dokter akan merekomendasikan beberapa prosedur medis lainnya, termasuk operasi, jika diperlukan.

2. Perangkat medis pada jantung

Untuk pembesaran jantung jenis tertentu seperti kardiomiopati dilatasi, Anda mungkin akan memerlukan alat pacu jantung yang mengatur kontraksi antara ventrikel kiri dan kanan jantung. Sementara pasien penderita aritmia, alat implan cardioverter-defibrillator (ICD) bisa menjadi pilihan.

ICD adalah perangkat kecil yang ditanamkan di dada Anda untuk terus memantau irama jantung Anda dan memberikan sengatan listrik bila diperlukan untuk mengontrol denyut jantung yang tidak beraturan. 

Jika penyebab utama pembesaran jantung Anda adalah fibrilasi atrium, Anda mungkin perlu prosedur untuk mengembalikan jantung Anda ke ritme biasa atau untuk menjaga jantung Anda dari berdetak terlalu cepat.

3. Operasi katup jantung

Apabila pembesaran jantung Anda disebabkan oleh masalah pada salah satu katup jantung, Anda mungkin harus menjalani operasi untuk memperbaiki katup atau menggantinya dengan katup buatan. 

4. Operasi bypass jantung

Jika pembesaran jantung Anda terkait dengan penyakit jantung koroner, dokter Anda mungkin akan merekomendasikan penanganan medis dengan cara operasi bypass jantung

5. Left ventricular assist device (LVAD)

LVAD atau perangkat pembantu ventrikel kiri akan digunakan untuk Anda yang mengalami gagal jantung dan membutuhkan pompa mekanik implan, agar jantung Anda dapat memompa secara normal. Dengan penggunaan LVAD, Anda dapat memperbaiki pemompaan jantung untuk sementara sambil menunggu transplantasi jantung, atau sebagai pengobatan jangka panjang untuk jantung Anda.

6. Transplantasi jantung

Dalam kasus di mana obat dan penanganan medis lainnya tidak menunjukkan hasil apapun, serta terjadinya kerusakan yang parah pada jantung, maka transplantasi jantung mungkin bisa menjadi pilihan terakhir Anda.

Pengobatan kardiomegali di rumah

Perlu Anda ketahui bahwa kardiomegali adalah kondisi yang dapat diatasi, bahkan dicegah, dengan cara-cara nonmedis. Anda bisa mulai dengan melakukan perubahan pada gaya hidup, pola makan, serta melakukan pengobatan di rumah.

Namun, Anda tetap harus berkonsultasi dengan dokter terkait pengobatan rumahan yang aman dan bisa dilakukan berdampingan dengan pengobatan medis dari dokter.

makanan untuk penderita jantung

Berikut gaya hidup dan pengobatan rumah yang dapat membantu Anda mengatasi kardiomegali:

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik yang sesuai dengan kondisi kesehatan Anda.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Angina

Normal Kah Detak Jantung Anda? Kalkulator detak jantung kami bisa memperkirakan berapa target detak jantung saat olahraga yang perlu Anda capai. Coba Hitung! ...

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Kesehatan Jantung, Serangan Jantung 4 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit

Congestive Heart Failure (CHF)

Congestive Heart Failure (CHF) atau gagal jantung kongestif adalah kondisi jantung tidak mampu memompa darah. Apa penyebab, gejala, dan cara mengatasinya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Kesehatan Jantung, Gagal Jantung 3 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit

Stenosis Katup Mitral (Penyempitan Katup Mitral)

Stenosis Katup Mitral adalah penyakit. Cari tahu gejala, penyebab, diagnosis, dan pengobatan penyakit ini di Hello Sehat.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Kesehatan Jantung, Penyakit Jantung Lainnya 2 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Bradikardia

Bradikardia adalah kondisi di mana detak jantung mengalami perlambatan. Cari tahu gejala, penyebab, diagnosis, serta pengobata bradikardi di Hello Sehat.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Kesehatan Jantung, Penyakit Jantung Lainnya 28 Desember 2020 . Waktu baca 10 menit

Direkomendasikan untuk Anda

senam jantung sehat

Yuk, Ketahui Manfaat dan Gerakan Senam Jantung Sehat

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 13 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
ablasi jantung

Ablasi Jantung, Prosedur Medis untuk Mengatasi Detak Jantung yang Tidak Normal

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 12 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
fakta jantung manusia

10 Fakta Unik tentang Jantung Manusia

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 7 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
efusi perikardium, penyakit jantung

Kenali Bahaya Efusi Perikardium, Saat Jantung ‘Terendam’ Air

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 7 Januari 2021 . Waktu baca 10 menit