Sarapan Sehat, Kenyang, dan Tak Bikin Gemuk? Coba Granola

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 18 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Granola belakangan ini menjadi trend dalam menikmati sarapan sehat. Mengapa disebut sebagai sarapan sehat? Kandungan serat tinggi yang ada pada granola menjadikannya salah satu alternatif sarapan sehat yang digandrungi banyak orang. Ya, sekarang sudah banyak orang yang sadar akan pola hidup sehat, mulai dari trend makanan sampai olahraga.

Apa itu granola?

Granola adalah makanan yang terdiri dari oat, kacang-kacangan, buah-buahan kering, dan juga bisa ditambahkan dengan minyak, madu atau pemanis lainnya. Setiap granola bisa mengandung bahan yang berbeda-beda, sehingga juga membuatnya mempunyai nilai gizi yang berbeda. Beberapa mungkin memiliki kandungan gula, lemak, kalori, atau protein yang lebih banyak, tergantung dari bahannya.

Yang jelas, kandungan utama dari granola adalah oat dan kacang-kacangan, sehingga membuat granola mengandung serat yang tinggi. Serat yang tinggi dalam granola ini membuat granola bermanfaat untuk melancarkan pencernaan, mencegah sembelit, membantu mengontrol kadar gula darah, membantu menurunkan kadar kolesterol, dan membuat Anda kenyang lebih lama.

Kacang-kacangan dalam granola juga membuat granola mengandung lemak sehat. Satu porsi granola dapat memberikan Anda 4 gram asam lemak tidak jenuh tunggal dan 4 gram asam lemak tidak jenuh ganda. Dua jenis asam lemak ini dapat membantu Anda menurunkan kadar kolesterol dalam darah, menurunkan tekanan darah, dan mengurangi peradangan. Sehingga, Anda dapat terhindar dari penyakit jantung, diabetes, dan kanker. Asam lemak omega 3 dalam granola juga penting untuk kesehatan otak.

Granola juga mengandung vitamin dan mineral penting untuk tubuh. Beberapa jenis vitamin dan mineral penting yang terkandung dalam granola adalah vitamin E, tiamin, asam folat, magnesium, fosfor, seng, tembaga, mangan, dan selenium. Ini semua tergantung dari bahan-bahan yang menjadi komposisi dari granola itu sendiri.

Apakah granola baik untuk kesehatan?

Granola sudah menjadi makanan sarapan yang populer saat ini, bahkan tidak hanya untuk sarapan, granola juga bisa dimakan sebagai snack. Tak heran, banyak produk granola berbentuk snack bar bermunculan dengan iming-iming dapat membantu mengenyangkan perut Anda dengan cepat dan juga bisa menjadi makanan untuk menurunkan berat badan.

Kalori padat yang terkandung dalam granola membuat Anda kenyang lebih lama. Namun, hati-hati, jangan sampai tertipu oleh kandungan gizi yang ada dalam granola. Salah-salah justru bisa membuat asupan kalori Anda lebih tinggi dari yang diharapkan. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk memeriksa kandungan gizi dan komposisi yang ada pada setiap produk granola sebelum Anda membelinya.

Dalam memilih produk granola yang akan Anda konsumsi, sebaiknya pilih yang tidak banyak mengandung gula dan lemak (khususnya lemak jenuh). Pilihlah yang mengandung serat tinggi, setidaknya 20% dari nilai harian serat yang direkomendasikan. Kandungan gula dalam granola bisa berasal dari buah kering, madu, pemanis buatan, atau sirup yang ada dalam komposisi granola. Selain itu, perhatikan kandungan lemak dan kalori yang terkandung dalam produk granola tersebut. Jangan lupa untuk membandingkan kandungan kalori dengan jumlah per sajian. Juga, sebaiknya tidak memilih produk granola yang bebas lemak atau bebas gula, karena biasanya ada zat gizi penting yang dihilangkan dari produk ini.

Granola dapat menjadi salah satu menu sehat dalam diet Anda karena mengandung serat yang tinggi. Namun, Anda tetap harus berhati-hati terhadap bahan tambahan dan kalori yang tinggi dalam produk komersial granola, jika Anda ingin mengonsumsinya secara teratur. Jangan salah pilih produk granola atau membuatnya menjadi makanan yang tinggi gula dan lemak (jika Anda membuatnya sendiri). Granola dengan komposisi yang paling alami adalah yang paling sehat dan bermanfaat untuk Anda.

Bagaimana cara menyajikan granola?

Untuk mendapatkan manfaat granola, lebih baik Anda menyajikannya sendiri di rumah daripada harus membeli granola yang sudah jadi tanpa tahu komposisi dan kandungannya. Anda dapat menyesuaikan komposisi granola sesuai selera dan kebutuhan Anda. Lagipula, produk komersial granola biasanya telah ditambahkan dengan lemak dan gula, sehingga mempunyai kalori lebih tinggi.

Granola dapat disajikan dengan berbagai cara, mulai dari disajikan sebagai sereal dengan cara dicampur susu, atau dimasukkan dalam kue, seperti muffin atau resep kue lainnya. Anda juga bisa membuat granola sendiri dengan komposisi oat, kacang-kacangan, serta tambahan dengan buah-buahan kering dan sedikit madu sebagai pemanis. Campurkan semua bahan-bahan tersebut dan panggang sampai berwarna cokelat keemasan. Anda dapat menyimpan granola yang telah didinginkan ke dalam wadah kedap udara sampai 1 bulan.

Anda bisa menikmatinya setiap pagi dengan tambahan susu tanpa lemak atau yogurt. Anda juga bisa menambahkan buah-buahan segar (seperti mangga, strawberi, pisang, atau lainnya), sehingga kandungan gizinya lebih lengkap lagi. Konsumsilah setidaknya ¼ gelas per hari agar tidak terlalu banyak kalori yang masuk ke tubuh Anda.

 

BACA JUGA

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Cara Diet Turun Berat Badan yang Aman Tanpa Bahayakan Kesehatan

Mau punya berat badan ideal? Diet sehat jawabannya. Namun, agar diet yang Anda lakukan tidak sia-sia, simak dulu panduan lengkap berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Tips Berat Badan Turun, Nutrisi 14 Januari 2021 . Waktu baca 14 menit

11 Makanan dan Minuman Terbaik untuk Penderita Sakit Maag

Beberapa jenis makanan dan minuman ternyata bermanfaat untuk meringankan keluhan pada penderita sakit maag. Apa saja daftarnya?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Kesehatan Pencernaan, Gastritis & Maag 11 Januari 2021 . Waktu baca 8 menit

Pantangan Ambeien Beserta Makanan yang Boleh Dikonsumsi

Makanan sangat memengaruhi kondisi kesehatan pasien ambeien. Berikut pantangan sekaligus makanan untuk penderita ambeien.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Kesehatan Pencernaan, Ambeien 6 Januari 2021 . Waktu baca 8 menit

4 Cara Agar Sarapan Sayur Setiap Pagi Lebih Mudah

Sarapan adalah hal wajib Anda lakukan setiap pagi jika ingin tubuh sehat. Apalagi, jika Anda sarapan sayur tiap hari, maka perut Anda tak mudah keroncongan.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Tips Makan Sehat, Nutrisi 6 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

apa itu kalori adalah

Mengenal Kalori: Pengertian, Sumber, Kebutuhan Harian, dan Jenis-Jenisnya

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Brigitta Maharani
Dipublikasikan tanggal: 18 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
pilihan beras untuk menurunkan berat badan

Beras Merah vs Beras Shirataki, Mana yang Efektif untuk Diet?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 18 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
olahraga untuk mantan penderita sembuh dari pasien kanker survivor

Panduan Olahraga untuk Mantan Penderita Kanker

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
zat aditif adalah msg

Zat Aditif pada Makanan Ternyata Tak Selalu Berbahaya

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit