Masa Plateu: Penyebab Berat Badan Anda Tidak Mau Turun Lagi

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 18 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Angka berat badan sudah berkurang banyak, tapi tiba-tiba berat jadi stuck dan susah turun lagi? Memang harapan memiliki berat badan seimbang dengan cara diet dan olahraga tidak serta merta lancar begitu saja. Mungkin Anda sedang mengalami masa plateu. Apa itu masa pletau dan bagaimana melewatinya?

Apa itu masa plateau?

Masa plateu adalah suatu kondisi di mana berat badan Anda tidak turun lagi pada kurun waktu tertentu, padahal Anda sudah makan makanan sehat dan berolahraga.

Sebetulnya hal ini bisa dibilang normal. Banyak sebagian orang yang sedang diet atau berupaya menurunkan berat badan mengalami hal ini. Walaupun sudah berusaha keras dengan diet atau olahraga segiat mungkin, kenyataan masih banyak yang frustasi di masa plateu ini.

Penyebab terjadinya masa plateau

Memang bahagia rasanya ketika beberapa minggu awal melakukan diet dan olahraga, angka berat badan mulai terlihat menyusut. Hal ini mungkin saja disebabkan oleh pengurangan kalori yang digunakan untuk mendapatkan energi yang dibutuhkan. Lalu tubuh mengeluarkan glikogen, sejenis karbohidrat yang disimpan di otot dan hati tubuh untuk dibakar menjadi energi.

Glikogen ini sebagian juga terbuat dari air dari dalam tubuh. Maka tak jarang, tubuh akan mengalami penurunan berat badan yang sebagian besar mengurangi air tubuh, namun sayangnya hal ini bersifat sementara.

Selain itu, pada masa pletau ini Anda akan kehilangan massa otot dan lemak. Otot berfungsi untuk membantu menjaga tingkat pembakaran kalori (metabolisme). Jadi saat Anda menurunkan berat badan, metabolisme Anda juga ikut melambat. Metabolisme Anda yang lebih lambat akan memperlambat penurunan berat badan Anda, bahkan jika Anda mengonsumsi jumlah kalori yang sama untuk membantu Anda menurunkan berat badan.

Untuk melewati masa plateu ini, Anda perlu meningkatkan aktivitas fisik Anda atau mengurangi kalori yang Anda makan. Menggunakan olahraga atau pola makan yang sama sebelum masa plateu ini bisa saja berguna untuk mengurangi berat badan Anda, namun hal itu tidak akan menghasilkan angka penurunan berat yang banyak.

Cara mengatasi masa plateu agar tetap bisa turun berat badan

Istirahatkan tubuh dan tetap jaga asupan kalori

Kebanyakan orang berpikir, semakin sering Anda diet dan berolahraga, semakin gampang mudah pula berat badan menyusut. Terlebih lagi untuk orang yang melakukan diet dan ingin membentuk otot tubuh. Namun, faktanya otot Anda justru berkembang pada saat Anda beristirahat.

Ambillah waktu istirahat selama 3-7 hari setelah Anda berlatih keras selama 8 sampai 10 minggu untuk me-refresh tubuh Anda kembali. Jangan lupa untuk tetap menjaga asupan kalori makanan tetap stabil dan tidak berlebih.

Ubah jumlah dan gaya olahraga

Untuk melewati masa plateu ini, Anda diwajibkan untuk membuat tubuh terus beradaptasi pada tiap rencana diet dan latihan. Contohnya, ketika Anda diet dan melakukan olahraga angkat beban untuk menurunkan bobot serta membentuk otot, Anda bisa mengubah jumlah repetisi tergantung pada jenis dan level latihan anda. Untuk mudahnya, apabila Anda terbiasa melakukan 4 set 10 repetisi maka rubahlah misalnya dengan menjadi 4 set 12 repetisi atau 3 set 8 repetisi angkat beban.

Salah satu alasan mengapa berat badan Anda berhenti turun adalah karena tubuh terbiasa dengan jenis latihan yang rutin dilakukan. Itulah mengapa Anda dituntut lebih kreatif dalam membuat set atau jenis gerakan yang baru pada pola latihan Anda untuk menghindari kebosanan pada otot dan tubuh. Contohnya, apabila Anda sudah terbiasa melakukan push up, Anda bisa menggantinya dengan back up ataupun pull up.

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?

Yang juga perlu Anda baca

Berbagai Cara Agar Pria Tahan Lama Saat Berhubungan Seks

Pria kadang suka "keluar" duluan. Adakah cara agar seks menjadi lebih lama? Yuk simak berbagai cara tahan lama pria saat berhubungan seks di bawah ini.

Ditulis oleh: Novita Joseph
Kesehatan Seksual, Tips Seks 19 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

7 Penyebab Hidung Meler serta Cara Mengatasinya

Hidung ingusan memang sangat menganggu Anda. Berikut tips yang bisa dilakukan di rumah untuk meringankan hidung meler, entah karena flu atau alergi.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Kesehatan THT, Gangguan Hidung 19 Januari 2021 . Waktu baca 9 menit

6 Penyebab Urat Anda Menonjol dan Terlihat Jelas di Kulit

Urat menonjol pada permukaan kulit memang kerap ditemui pada orang berusia lanjut. Lalu apa artinya kalau masih muda sudah mengalami kondisi ini?

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan, Informasi Kesehatan 19 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Pertolongan Pertama untuk Mengatasi Keracunan Makanan

Keracunan makanan dapat berujung pada kematian. Pelajari pertolongan pertama untuk menagtasi keracunan makanan di sini sebelum terlambat.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Ivena
Pertolongan Pertama, Hidup Sehat 19 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

cara mengobati tipes

Berbagai Pilihan Pengobatan untuk Atasi Tipes

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Dipublikasikan tanggal: 20 Januari 2021 . Waktu baca 8 menit
buah zakar gatal

4 Penyebab Buah Zakar Anda Gatal dan Ingin Terus Digaruk

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 20 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
suplemen herbal yang harus dihindari menjelang operasi

Hati-hati, 8 Suplemen Herbal Ini Tak Boleh Dikonsumsi Sebelum Masuk Ruang Operasi

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 20 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
kayu manis

Konsumsi Kayu Manis Berlebihan, Hati-hati Risikonya untuk Kesehatan

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 20 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit