Manfaat dan Panduan Diet Rendah Protein Bagi Pasien Gagal Ginjal

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 15 September 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Pasien gagal ginjal memang harus menjaga pola makannya dengan cukup ketat. Pasalnya, banyak makanan yang mungkin bergizi untuk orang yang tidak memiliki gagal ginjal, justru bisa memperparah kondisi penyakit ini. Nah, pola makan yang sering kali dianjurkan bagi pasien gagal ginjal adalah diet rendah protein. Apa itu diet rendah protein? Berikut penjelasannya.

Apa itu diet rendah protein bagi pasien gagal ginjal?

Diet rendah protein adalah pola makan yang membatasi protein dari makanan atau  konsumsi sehari-hari. Pada diet ini, asupan proteinnya lebih rendah dari kebutuhan normal. Diet rendah protein diberikan kepada seseorang yang mengalami penurunan fungsi ginjal menahun atau penyakit gagal ginjal kronis.

Tujuan diet ini menurut Kementerian Kesehatan RI adalah mencukupi kebutuhan zat gizi agar sesuai dengan fungsi ginjal, mengatur keseimbangan cairan dan elektrolit,  memperlambat penurunan fungsi ginjal lebih lanjut, serta menjaga stamina agar pasien dapat beraktivitas normal.

Mengapa pasien gagal ginjal harus membatasi asupan protein?

Membatasi asupan protein pada pasien gagal ginjal bukan tanpa sebab. Protein yang Anda konsumsi akan dicerna dan dipecah menjadi asam amino oleh tubuh dengan bantuan enzim.

Pencernaan protein ini akan dimulai dari lambung kemudian usus. Asam amino yang dicerna oleh tubuh akan lantas dibawa oleh aliran darah dan dikirim ke seluruh bagian tubuh yang membutuhkan.

Tubuh sendiri membutuhkan jumlah asam amino yang berbeda-beda, tergantung jenis asam aminonya. Protein yang telah selesai dicerna akan diproses oleh ginjal dan dibuang jika tidak diperlukan lagi. Zat pembuangan hasil pencernaan protein yang dikeluarkan oleh ginjal adalah urea pada urine (air kencing).

Semakin banyak protein dicerna tubuh, semakin banyak pula asam amino yang disaring oleh ginjal dan membuat ginjal Anda bekerja lebih keras. Terutama jika Anda adalah pasien gagal ginjal kronis yang ginjalnya sudah tidak bisa berfungsi dengan baik. Ini alasannya kenapa pasien gagal ginjal harus membatasi asupan protein.

Seperti apa diet rendah protein bagi pasien gagal ginjal?

Asupan protein yang dikonsumsi oleh pasien gagal ginjal harus berbeda dengan orang yang tidak memiliki masalah gangguan ginjal. Menurut Kementerian Kesehatan, asupan protein dalam satu hari yang direkomendasikan untuk pasien gagal ginjal adalah 0,6 gram per kilogram berat badan.

Dari rekomendasi tersebut, usahakan agar 60 persennya berasal dari protein hewani yang memiliki nilai biologis tinggi. Misalnya telur dan daging ayam, daging sapi, ikan, dan susu. Bahkan telur disebut sebagai sumber protein yang sempurna karena mempunyai kandungan asam amino yang persis seperti asam amino yang ada di tubuh.

makanan terbaik untuk kesehatan jiwa

Ide menu makan yang bisa dicoba

Berikut menu makanan yang direkomendasikan oleh Kementerian Kesehatan RI untuk pasien gagal ginjal kronik. Menu berikut ini memiliki nilai gizi yaitu energi 2.030 kkal, protein 40 gram, lemak 60 gram, dan kalori harian 336 gram.

Pagi

  • 100 gram nasi (¾ gelas)
  • 75 gram telur balado (1 butir kecil)
  • 40 gram madu (2 sachet)
  • 20 gram susu (4 sdm)
  • 13 gram gula (1 sdm)

Pukul 10.00

  • 50 gram kue talam (1 porsi)
  • Teh
  • 13 gram gula (1 sdm)

Siang

  • 150 gram nasi (1 gelas)
  • 50 gram daging sapi (1 potong sedang)
  • 50 gram setup buncis wortel (½ gelas)
  • 100 gram setup nanas (1 potong)

Pukul 16.00

  • 50 gram puding (1 potong sedang)
  • 3 sdm fla

Sore

  • 150 gram nasi (1 gelas)
  • 40 gram ayam panggang (1 potong sedang)
  • 50 gram cap cay goreng (½ gelas)
  • 100 gram pepaya (1 potong)

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

3 Fakta Tentang Hati (Liver) Manusia yang Ternyata Menakjubkan

Sebagai organ vital manusia, hati (liver) berperan penting dalam menjaga kesehatan. Cari tahu fakta tentang hati manusia berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Kesehatan Pencernaan, Penyakit Hati (Liver) 27 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

7 Trik Jitu Agar Tak Mudah Tergoda Makan Junk Food

Anda tidak bisa berhenti makan junk food? Tenang, ada siasat khusus untuk menghindari godaan makan makanan tak sehat. Intip caranya di sini, yuk.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Tips Makan Sehat, Nutrisi 27 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Habis Makan, Gula Darah Malah Turun Drastis? Apa Sebabnya?

Lemas habis makan mungkin masih wajar. Tapi kalau Anda gemetaran atau berkeringat, bisa jadi tanda gula darah turun. Hal ini disebut hipoglikemia reaktif.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Angelina Yuwono
Penyakit Diabetes, Gula Darah Normal 26 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Mengenal Jenis-Jenis Parasit dan Penyakit Infeksi yang Disebabkannya

Cacingan, toksoplasmosis, dan malaria adalah contoh penyakit infeksi parasit yang cukup umum di Indonesia. Bagaimana cara mengobatinya?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Novita Joseph
Penyakit Infeksi, Infeksi Jamur dan Parasit 26 Januari 2021 . Waktu baca 10 menit

Direkomendasikan untuk Anda

obat kuat alami

11 Pilihan Obat Kuat Alami yang Bikin Pria Lebih Tahan Lama di Ranjang

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 27 Januari 2021 . Waktu baca 9 menit
menelan sperma

Apakah Bisa Hamil Jika Kita Menelan Sperma?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 27 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
radiasi wi-fi

Benarkah Radiasi dari Wi-Fi Bisa Memicu Kanker Anak?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 27 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
tremor bisa sembuh

Apakah Tremor Bisa Disembuhkan? Apa Saja Pengobatannya?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Dipublikasikan tanggal: 27 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit