Tips Memilih dan Pakai High Heels yang Aman dan Nyaman

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 2 Agustus 2018 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Sepatu high heels atau sepatu  hak tinggi merupakan barang yang  keberadaannya sulit dipisahkan dengan kaum wanita. Kebutuhan high heels untuk pergi ke pesta, menunjang penampilan atau bahkan untuk dipakai bekerja sehari-hari  kadang membuat wanita sampai harus mengabaikan kesehatan kaki mereka karena pakai high heels. Apa saja bahaya yang bisa ditimbulkan karena pakai high heels? Dan adakah tips memilih high heels yang aman dan nyaman?

Bahaya pakai high heels

bunion, benjolan di kaki akibat keseringan pakai high heels

Menggunakan sepatu hak tinggi yang nyaman, ukuran sepatunya pas, dan dipakai saat seperlunya saja, sebetulnya tidak akan menimbulkan bahaya apapun. Namun bila Anda sering menggunakan high heels dengan posisi atau model sepatu yang salah, ini bisa menimbulkan masalah. Pemakaian high heels bisa meningkatkan risiko Anda untuk mengalami bunion.

Bunion adalah sebuah kondisi  munculnya benjolan bertulang yang terbentuk di dasar persendian jempol kaki. Benjolan ini adalah disebabkan karena tulang yang terbentuk saat jempol kaki bersandar malah menekan jari telunjuk di sebelahnya. bergesernya posisi jempol kaki ini kemudian memaksa sendi jempol kaki Anda untuk meregang, makin membesar, dan menonjol keluar.

Selain itu, dikutip dari Medical Daily, tim peneliti dari University of North Carolina menyatakan bahwa bahaya menggunakan sepatu hak tinggi sering menimbulkan dampak pada kaki, pergelangan kaki, dan punggung. Awalnya, penggunaan heels ini bisa memperkuat kaki, namun lama-lama malah bisa membuat jalan jadi tidak stabil dan melemahnya otot kaki.

Tricia Turner, dosen dari College of Health and Human Services di UNC Charlotte mengatakan bahwa pakai sepatu hak tinggi jenis stiletto bisa menyebabkan cedera pada jari dan pergelangan kaki, yang mana akan merambat ke bagian tubuh lain. Bagian punggung bawah, otot betis dan postur tubuh yang berubah juga bisa menjadi dampak pakai pakai high heels yang harus diketahui para wanita.

Tips memilih high heels yang nyaman dan tidak berisiko untuk kaki

Untuk menghindari masalah yang dapat muncul dikemudian hari karena kesalahan memakai sepatu hak tinggi, berikut adalah beberapa tips memilih high heels dan rutinitas apa yang dapat Anda pertimbangkan sebelum membeli sepasang high heels baru.

1. Pilihlah tinggi heels atau hak yang sesuai

pakai high heels saat hamil

Untuk menunjang penampilan agar kaki terlihat jenjang atau tinggi badan jadi semampai (semeter lebih sampai), banyak orang yang rela memilih heels dengan tinggi 10 hingga 12 centimeter. Boleh-boleh saja pakai untuk tujuan tertentu, seperti ke pesta contohnya.

Namun untuk sehari-hari silakan pilih sepatu dengan heels pendek. Pilih tinggi hak sepatu sekitar 2 cm atau lebih pendek lagi, usahakan juga pilih ujung heels yang lebar, jangan yang terlalu runcing.

Hak yang tipis seperti pada sepatu hak tinggi stiletto dapat  membuat beban pada kaki, betis dan paha jadi makin berat. Jenis stiletto akan membuat Anda tidak nyaman sementara heels 7 cm atau lebih dapat memperpendek Achilles tendon.

2. Pastikan ukuran sepatu Anda tepat

bahaya high heels

Ukuran sepatu high heels yang tepat adalah salah satu tips memilih high heels yang wajib diikuti. Bila tidak tepat ukurannya,  itu akan membuat kaki jadi melorot ke depan. Bila pakai sepatu yang kebesaran atau kekecilan,  hal itu dapat menambah tekanan pada jari kaki. Pilih sepatu dengan ruang jari yang lebar agar jari kaki Anda masih bisa bergerak dengan leluasa.

3. Pakai in-sole dan cushion pad di dalam sepatu

Selain itu, Anda juga bisa menggunakan in-sole alias alas bagian belakang sepatu yang empuk untuk mengurangi dampak pegal atau nyeri pada bagian tumit kaki Anda.

Lalu untuk mengurangi rasa pegal pada bagian depan saat pakai sepatu hak tinggi, silakan gunakan cushion pad. Kedua alat tersebut berfungsi untuk meringankan beban kaki Anda saat berjinjit dan berjalan menggunakan heels.

4. Jangan pakai high heels seharian

tips merawat kaki pecah-pecah

Usahakan untuk tidak menggunakan high heels sepanjang hari. Gunakan high heels di saat-saat tertentu saja dalam sehari. Misalnya gunakan saat hendak meeting, lalu saat di kantor saja dan tidak ke mana-mana coba ganti dengan alas kaki yang lebih nyaman, seperti sepatu olahraga atau bahkan sandal jika dibolehkan. Pakailah sepatu yang membuat Anda dapat menggerakkan badan Anda secara alami saat berjalan karena akan membuat kaki, tungkai, pinggang, dan punggung meregang.

5. Jangan lupa lakukan peregangan pada kaki

kram kaki saat yoga

Sisihkan waktu setiap hari untuk melemaskan otot dan kaki yang kaku. Salah satu cara meregangkan kaki adalah dengan menaruh pensil di lantai dan coba mengambilnya menggunakan jari kaki Anda.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Tanpa Disadari, Hal-Hal Ini Bisa Menyebabkan Bulu Mata Rontok

Bulu mata membantu membangun karakter wajah seseorang. Tidak heran jika bulu mata rontok bisa bikin Anda minder. Apa penyebabnya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Perawatan Rambut & Kulit Kepala, Kesehatan Kulit 14 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

3 Masker Alami untuk Mengecilkan Pori-pori Wajah

Pori-pori wajah yang besar dan tidak rata bisa mengganggu penampilan. Masker alami bisa mengecilkan pori-pori, Anda bisa memilih sesuai dengan tipe kulit.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Perawatan Kulit, Kesehatan Kulit 13 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Bagaimana Cara Mengetahui Umur Tulang Anda?

Mengetahui umur tulang bisa membantu Anda mendiagnosis penyakit tertentu dan mengobatinya sebelum terlambat. Bagaimana caranya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Kesehatan Muskuloskeletal, Gangguan Muskuloskeletal 13 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

Penuaan

Setiap orang akan mengalami penuaan. Gaya hidup dan riwayat kesehatan membuat orang bisa mengalami penuaan lebih dini. Apa saja tandanya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Kesehatan Lansia 12 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

skincare anti-aging usia 50 tahun

Baru Pakai Skincare Antiaging Usia 50 Tahun ke Atas, Bermanfaatkah?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 21 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
tips waxing di rumah

Tips Melakukan Waxing di Rumah Dengan Bahan-bahan Alami

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Adinda Rudystina
Dipublikasikan tanggal: 20 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
cara menghilangkan hitam di leher

Leher Hitam? Atasi dengan Cara Mudah Ini

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Dipublikasikan tanggal: 18 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
brazilian blowout

Waspada Brazilian Blowout, Teknik Meluruskan Rambut dengan Formalin

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit