Cara Mengakali Sepatu Kekecilan agar Tetap Nyaman Dipakai

    Cara Mengakali Sepatu Kekecilan agar Tetap Nyaman Dipakai

    Memakai sepatu yang kesempitan tentu bisa membuat kaki Anda sakit. Namun, Anda mungkin tidak sanggup membuangnya, entah karena model atau kondisinya masih bagus. Tidak perlu khawatir, berikut ini beberapa cara mengatasi sepatu kekecilan yang bisa Anda lakukan.

    Ragam cara mengatasi sepatu yang kekecilan

    Ukuran sepatu yang sedikit lebih kecil dari ukuran kaki merupakan salah satu kesalahan memilih dan memakai sepatu yang umum terjadi.

    Untungnya, sepatu yang sempit bisa diakali asalkan Anda mengetahui triknya. Berikut ini ialah beberapa tips mengakali ukuran sepatu yang kekecilan agar tetap nyaman dipakai.

    1. Renggangkan sepatu dengan hair dryer

    melonggarkan sepatu

    Cara pertama yang bisa Anda lakukan untuk mengakali sepatu yang kekecilan ialah merenggangkan atau melonggarkan sepatu.

    Untuk jenis sepatu boot yang terbuat dari bahan kulit atau suede (bahan mirip beludru), Anda bisa melonggarkan sedikit ukuran sepatu dengan menggunakan hair dryer.

    Persiapkan hair dryer, kaus kaki, dan pelembap kulit. Kenakan satu atau dua pasang kaus kaki tebal, lalu pakai sepatu Anda. Jika sepatu bertali, lepaskan talinya terlebih dahulu.

    Arahkan hair dryer selama dua menit pada bagian depan, samping, hingga belakang sepatu. Hanya gunakan panas sedang dan pastikan hair dryer tetap bergerak sehingga tidak akan merusak bahan sepatu dan kulit kaki Anda.

    Disarankan juga untuk mengoleskan pelembap pada kaki sebelum atau sesudah melakukan metode ini. Makin sering Anda melakukan cara ini, sepatu akan menjadi lebih longgar.

    2. Pakai alat peregang sepatu

    alat peregang sepatu

    Cara mengatasi sepatu kekecilan selanjutnya ini direkomendasikan untuk jenis sepatu yang formal, seperti sepatu kulit, flat shoes, maupun oxford shoes.

    Dalam mengikuti metode ini, Anda membutuhkan alat khusus untuk merenggangkan sepatu. Anda bisa mendapatkannya dengan mudah secara online.

    Cara ini dianggap paling aman karena tidak menggunakan panas yang kerap kali merusak warna sepatu. Hal ini juga menjauhkan Anda dari risiko kulit terbakar.

    Anda cukup memasang alat ini ke bagian dalam sepatu, lalu memutar pengait yang ada di belakangnya. Pengait yang berputar akan melebar dan kembali merapat sehingga bisa membantu melebarkan ukuran sepatu.

    Setelah bagian bawah sepatu direnggangkan, biarkan sepatu selama 6–8 jam. Kemudian, cobalah sepatu Anda untuk melihat hasilnya.

    3. Taruh sepatu dalam freezer

    cara memperbesar sepatu

    Suhu dingin juga bisa Anda manfaatkan untuk mengatasi sepatu kekecilan. Ini cukup efektif untuk jenis sepatu kets atau sepatu olahraga yang bahannya tidak tahan panas.

    Cukup masukkan air ke dalam plastik yang bisa dibuka-tutup (ziplock). Rekatkan plastik dengan kencang agar air tidak tumpah, kemudian letakkan di dalam sepatu Anda.

    Setelahnya, simpan sepatu tersebut di dalam lemari pendingin (freezer) dan diamkan selama 20 menit. Anda juga bisa melakukannya semalaman bila perlu.

    Air akan berubah menjadi es dan mengembang, yang mana akan menyebabkan peregangan pada sepatu Anda. Lakukan metode ini beberapa kali sampai ukuran sepatu membesar.

    Namun, jangan memaksa memakai sepatu jika….

    Mungkin tidak semua cara di atas cukup membantu mengakali sepatu yang telanjur kekecilan. Terlebih, bila ukuran sepatu memiliki selisih yang cukup besar dengan kaki Anda.

    Jadi, bila sepatu masih saja kesempitan dan tidak nyaman dipakai meski Anda telah berusaha mengakalinya, sebaiknya segera ganti dengan sepatu lain.

    Ingat, memakai sepatu yang kekecilan tidak hanya menimbulkan rasa sakit dan tidak nyaman saat beraktivitas. Hal ini juga bisa meningkatkan risiko masalah pada kaki.

    Dikutip dari American Academy of Orthopaedic Surgeon, penggunaan sepatu yang sempit dapat menyebabkan bebagai masalah kesehatan seperti berikut.

    • Kulit kaki melepuh, lecet, dan kuku tumbuh ke dalam (ingrown toenail).
    • Bunion feet, yakni suatu kondisi pembesaran tulang dan jaringan pada bagian sekitar sendi pangkal ibu jari kaki akibat alas kaki yang kurang lebar.
    • Mata ikan (klavus), yakni benjolan keras pada kaki akibat terus-menerus mendapat tekanan dari sepatu yang sempit.
    • Kelainan bentuk jari kaki, seperti hammer toe (sendi di tengah jari kaki bengkok) dan crossover toe (jari kaki menyilang, terutama antara telunjuk dan ibu jari kaki).

    Supaya tidak perlu repot-repot mengatasi sepatu yang kekecilan pada kemudian hari, pastikan Anda selalu memilih sepatu dengan ukuran yang tepat.

    Lebih baik bila Anda mendatangi langsung toko sepatu dibandingkan dengan membeli di toko online yang lebih sering kurang pas ukurannya.

    Dengan begitu, Anda bisa benar-benar memastikan apakah ukuran sepatu sudah tepat dan nyaman dipakai atau belum.

    Kesimpulan

    • Beragam cara untuk mengatasi sepatu kekecilan, antara lain dengan menggunakan hair dryer, memakai alat peregang sepatu, atau memasukan ke dalam freezer.
    • Sepatu yang terlalu kecil bisa menimbulkan masalah kesehatan pada kaki, seperti lecet, melepuh, kuku tumbuh ke dalam, mata ikan, bunion, hammer toe, dan crossover toe.

    Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

    Sumber

    Shoes: Finding the Right Fit. American Academy of Orthopaedic Surgeons. (2019). Retrieved 23 August 2022, from https://orthoinfo.aaos.org/en/staying-healthy/shoes-finding-the-right-fit/

    Tight Shoes and Foot Problems. American Academy of Orthopaedic Surgeons. (2012). Retrieved 23 August 2022, from https://orthoinfo.aaos.org/en/diseases–conditions/tight-shoes-and-foot-problems/

    Bunions: What Causes Them, Treatment & Prevention. Cleveland Clinic. (2020). Retrieved 23 August 2022, from https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/14386-bunions-hallux-valgus

    Corns and calluses. NHS UK. (2018). Retrieved 23 August 2022, from https://www.nhs.uk/conditions/corns-and-calluses/

    McRitchie, M., Branthwaite, H., & Chockalingam, N. (2018). Footwear choices for painful feet – an observational study exploring footwear and foot problems in women. Journal Of Foot And Ankle Research, 11(1). https://doi.org/10.1186/s13047-018-0265-2

    Hagedorn, T., Dufour, A., Riskowski, J., Hillstrom, H., Menz, H., Casey, V., & Hannan, M. (2013). Foot Disorders, Foot Posture, and Foot Function: The Framingham Foot Study. Plos ONE, 8(9), e74364. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0074364

    Foto Penulisbadge
    Ditulis oleh Satria Aji Purwoko Diperbarui Aug 31
    Ditinjau secara medis oleh dr. Nurul Fajriah Afiatunnisa