home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Ini Ciri-ciri yang Akan Terjadi Jika Anda Mengalami Patah Kaki

Ini Ciri-ciri yang Akan Terjadi Jika Anda Mengalami Patah Kaki

Apakah Anda pernah mengalami patah kaki? Umumnya patah kaki disebabkan akibat cedera olahraga ataupun karena kecelakaan. Patah kaki membuat penderitanya akan mengalami kesulitan untuk beraktivitas dalam kurun waktu tertentu. Jika tidak segera diobati, patah tulang dapat menjadi lebih parah.

Apa saja ciri-ciri patah kaki?

Ada beberapa tanda atau gejala jika seseorang menderita patah kaki, di antaranya:

  • Ciri-ciri patah kaki yang umumnya terjadi adalah mendengar suara retakan seperti bunyi “kreek…” di bagian tulang yang patah
  • Tulang kaki yang patah biasanya bisa sangat jelas terlihat tapi dalam beberapa kasus dokter memerlukan sinar-X untuk memastikan diagnosis
  • Jika patah tulang yang parah, bisa dilihat dari bentuk kaki yang aneh bahkan ada beberapa kasus yang menyebabkan tulang kaki menyembul keluar dari kulit
  • Selain itu ciri-ciri patah kaki lainnya adalah kaki akan terlihat membengkak dan memar sehingga Anda merasakan nyeri yang hebat di area sekitar tulang yang patah terlebih ketika mencoba untuk digerakan atau bahkan sekedar disentuh

Kelainan bentuk tulang kaki juga bisa diamati sebagai ciri-ciri patah kaki, seperti:

  • Kaki yang patah tampak lebih pendek dari pada kaki yang tidak patah
  • Jika patah tulang di bagian kaki, maka tulang terlihat terpelintir
  • Jika patah tulang tepat di bagian sendi, maka sendi pun juga akan terlihat terpelintir

Dalam beberapa kasus, seseorang yang mengalami patah kaki juga akan mengalami mual, pusing, bahkan pingsan akibat shock dan rasa sakit yang dideritanya akibat patah kaki.

Bagimana cara mengobati patah kaki?

Segera konsultasi ke dokter

Anda harus segera ke dokter jika mengalami ciri-ciri patah kaki sesuai yang dijabarkan di atas. Biasanya dokter akan melakukan dignosis dengan cara pemeriksaan fisik dan melakukan beberapa tes labolatrium untuk memastikan posisi dan lokasi patah tulang yang tepat. Beberapa tes labolatrium yang biasanya akan dilakukan oleh dokter meliputi X ray, CT Scan, Magenetic Resonance Imaging (MRI), dan tes penunjang lainnya.

Jika dokter sudah melakukan serentetan tes tersebut, biasanya dokter akan menyarankan pasien untuk melakukan metode pengobatan seperti:

  • Memberikan obat penghilang rasa sakit seperti ibuprofen, naproxen, dan lain sebagainya
  • Memasang gips di bagian kaki yang mengalami patah tulang. Gips ini berfungsi menahan anggota tubuh yang cidera agar tetap lurus sejajar sehingga tidak bergerak
  • Selain itu, dokter juga akan melakukan cara lain seperti reduksi – proses pengembalian tulang ke titik semula yang dilakukan secara manual, apabila tulang mengalami diskolasi atau cidera pada sendi
  • Dalam beberapa kasus yang lebih serius seperti patah tulang paha, dokter spesialis ortopedi akan melakukan perawatan lebih lanjut seperti operasi pemasangan pen, skrup, pelat logam ataupun kabel yang berfungsi untuk mempertahankan posisi tulang selama proses penyembuhan dengan menahan ujung tulang yang patah agar tersambung kembali.

Perawatan di rumah

Selain itu, ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk perawatan patah kaki di rumah agar meredakan rasa sakit dan pembengkakan di area kaki, yaitu:

  • Memposisikan kaki lebih tinggi dengan menyangga kaki yang patah menggunakan batal
  • Kompres bagian yang mengalami pembengkakan dengan menggunakan es batu
  • Gunakan kruk atau tongkat penopang untuk berjalan agar tidak terlalu membebani kaki yang patah
  • Yang terpenting, jangan dulu melakukan banyak gerakan yang membebankan kaki

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Broken Leg – http://www.webmd.com/a-to-z-guides/broken-leg#1 diakses pada 21 April 2017

Leg Fracture – https://www.drugs.com/health-guide/leg-fracture.html diakses pada 21 April 2017 Broken Leg – http://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/broken-leg/basics/symptoms/con-20031562 diakses pada 21 April 2017


Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Risky Candra Swari Diperbarui 06/09/2017
Ditinjau secara medis oleh dr Tania Savitri
x