Ini Ciri-ciri yang Akan Terjadi Jika Anda Mengalami Patah Kaki

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 6 September 2017 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Apakah Anda pernah mengalami patah kaki? Umumnya patah kaki disebabkan akibat cedera olahraga ataupun karena kecelakaan. Patah kaki membuat penderitanya akan mengalami kesulitan untuk beraktivitas dalam kurun waktu tertentu. Jika tidak segera diobati, patah tulang dapat menjadi lebih parah.

Apa saja ciri-ciri patah kaki?

Ada beberapa tanda atau gejala jika seseorang menderita patah kaki, di antaranya:

  • Ciri-ciri patah kaki yang umumnya terjadi adalah mendengar suara retakan seperti bunyi “kreek…” di bagian tulang yang patah
  • Tulang kaki yang patah biasanya bisa sangat jelas terlihat tapi dalam beberapa kasus dokter memerlukan sinar-X untuk memastikan diagnosis
  • Jika patah tulang yang parah, bisa dilihat dari bentuk kaki yang aneh bahkan ada beberapa kasus yang menyebabkan tulang kaki menyembul keluar dari kulit
  • Selain itu ciri-ciri patah kaki lainnya adalah kaki akan terlihat membengkak dan memar sehingga Anda merasakan nyeri yang hebat di area sekitar tulang yang patah terlebih ketika mencoba untuk digerakan atau bahkan sekedar disentuh

Kelainan bentuk tulang kaki juga bisa diamati sebagai ciri-ciri patah kaki, seperti:

  • Kaki yang patah tampak lebih pendek dari pada kaki yang tidak patah
  • Jika patah tulang di bagian kaki, maka tulang terlihat terpelintir
  • Jika patah tulang tepat di bagian sendi, maka sendi pun juga akan terlihat terpelintir

Dalam beberapa kasus, seseorang yang mengalami patah kaki juga akan mengalami mual, pusing, bahkan pingsan akibat shock dan rasa sakit yang dideritanya akibat patah kaki.

Bagimana cara mengobati patah kaki?

Segera konsultasi ke dokter

Anda harus segera ke dokter jika mengalami ciri-ciri patah kaki sesuai yang dijabarkan di atas. Biasanya dokter akan melakukan dignosis dengan cara pemeriksaan fisik dan melakukan beberapa tes labolatrium untuk memastikan posisi dan lokasi patah tulang yang tepat. Beberapa tes labolatrium yang biasanya akan dilakukan oleh dokter meliputi X ray, CT Scan, Magenetic Resonance Imaging (MRI), dan tes penunjang lainnya.

Jika dokter sudah melakukan serentetan tes tersebut, biasanya dokter akan menyarankan pasien untuk melakukan metode pengobatan seperti:

  • Memberikan obat penghilang rasa sakit seperti ibuprofennaproxen, dan lain sebagainya
  • Memasang gips di bagian kaki yang mengalami patah tulang. Gips ini berfungsi menahan anggota tubuh yang cidera agar tetap lurus sejajar sehingga tidak bergerak
  • Selain itu, dokter juga akan melakukan cara lain seperti reduksi – proses pengembalian tulang ke titik semula yang dilakukan secara manual, apabila tulang mengalami diskolasi atau cidera pada sendi
  • Dalam beberapa kasus yang lebih serius seperti patah tulang paha, dokter spesialis ortopedi akan melakukan perawatan lebih lanjut seperti operasi pemasangan pen, skrup, pelat logam ataupun kabel yang berfungsi untuk mempertahankan posisi tulang selama proses penyembuhan dengan menahan ujung tulang yang patah agar tersambung kembali.

Perawatan di rumah

Selain itu, ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk perawatan patah kaki di rumah agar meredakan rasa sakit dan pembengkakan di area kaki, yaitu:

  • Memposisikan kaki lebih tinggi dengan menyangga kaki yang patah menggunakan batal
  • Kompres bagian yang mengalami pembengkakan dengan menggunakan es batu
  • Gunakan kruk atau tongkat penopang untuk berjalan agar tidak terlalu membebani kaki yang patah
  • Yang terpenting, jangan dulu melakukan banyak gerakan yang membebankan kaki

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?

Yang juga perlu Anda baca

Luka Gores

Biasanya, luka akibat goresan benda tajam hanya menimbulkan bekas sayatan. Namun, mengobati luka gores juga tidak boleh sembarangan.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Pertolongan Pertama, Hidup Sehat 27 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit

Luka Lecet

Luka lecet tidak hanya terasa perih dan menyakitkan, tapi juga bisa mengganggu penampilan. Lantas, bagaimana cara mengatasinya?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Pertolongan Pertama, Hidup Sehat 27 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit

Langkah Penanganan Luka Bakar Beserta Pilihan Obat-obatannya

Luka bakar tidak boleh sembarangan diobati dengan obat luka biasa. Seperti apa cara penanganan pertama pada luka bakar yang benar?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Pertolongan Pertama, Hidup Sehat 27 Desember 2020 . Waktu baca 9 menit

Saat Bayi Tersedak, Ketahui Penyebab, Cara Menolong, dan Pencegahannya

Tersedak bisa menimbulkan akibat fatal termasuk kematian, apalagi bila terjadi pada bayi. Ini yang harus Anda lakukan untuk menolong bayi tersedak.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Bayi, Perawatan Bayi, Parenting 11 Desember 2020 . Waktu baca 9 menit

Direkomendasikan untuk Anda

membersihkan luka diabetes dengan sabun

Luka Tertusuk

Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 7 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
penyakit campak pada bayi

Campak

Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 6 Januari 2021 . Waktu baca 2 menit
patah tulang selangka

Patah Tulang Selangka

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Dipublikasikan tanggal: 2 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
cara menjaga kesehatan gigi

Trauma Gigi

Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 1 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit