Melakukan percakapan dengan orang lain bisa membuat sebagian orang merasa canggung. Kondisi ini dikenal sebagai socially awkward.
Melakukan percakapan dengan orang lain bisa membuat sebagian orang merasa canggung. Kondisi ini dikenal sebagai socially awkward.

Perasaan canggung yang muncul dalam situasi sosial ini tentu bisa mempengaruhi kemampuan seseorang untuk berinteraksi secara efektif. Yuk, simak cara mengatasinya di bawah ini!
Socially awkward adalah suatu kondisi saat seseorang merasa canggung atau tidak nyaman di lingkungan maupun situasi sosial.
Orang dengan kondisi ini sering kali mengalami kesulitan dalam berinteraksi dengan orang lain, baik itu saat melakukan percakapan sehari-hari ataupun dalam situasi yang formal.
Mereka mungkin saja terlalu memikirkan hal apa yang perlu dilakukan, salah membaca bahasa tubuh, atau khawatir untuk mengatakan hal yang salah.
Penting untuk diingat bahwa socially awkward biasa terjadi dan tidak selamanya menjadi tanda gangguan mental pada diri Anda.
Dengan pemahaman dan dukungan yang tepat, setiap orang dapat belajar untuk merasa lebih nyaman dan percaya diri di dalam menghadapi situasi sosial.

Orang yang socially awkward biasanya menunjukkan ciri-ciri sebagai berikut.
Socially awkward dan tipe kepribadian introvert kerap kali dianggap sama. Meski memiliki beberapa ciri yang mirip, keduanya merupakan hal yang berbeda.
Orang yang introvert bisa merasa nyaman dalam situasi sosial. Namun, mereka butuh waktu sendiri untuk mengisi kembali energi yang terkuras saat melakukan hal tersebut.
Sebaliknya, orang yang socially awkward cenderung merasa cemas dan tidak nyaman. Ia mungkin saja mendambakan interaksi, tetapi merasa sulit untuk mencapainya.
Untuk memahami lebih dalam mengenai kondisi ini, penting untuk mengetahui penyebab dari kecanggungan sosial di bawah ini.

Untuk mengatasi kecanggungan sosial, diperlukan upaya kuat untuk meningkatkan kepercayaan diri dan mengasah keterampilan dalam melakukan interaksi sosial.
Berikut ini adalah sejumlah cara menghilangkan rasa canggung dalam situasi sosial yang dapat Anda lakukan.
Jangan langsung terjun ke dalam situasi sosial yang ramai. Coba lakukan percakapan santai dengan orang-orang yang Anda temui sehari-hari, seperti temas kelas atau rekan kerja.
Ketika Anda merasa lebih percaya diri, perluas zona nyaman Anda untuk masuk dalam situasi sosial yang melibatkan lebih banyak orang ataupun percakapan yang lebih panjang.
Untuk meredam kecanggungan saat berinteraksi sosial, alihkan perhatian dari diri sendiri kepada orang lain yang sedang bercengkerama dengan Anda.
Kebanyakan orang suka berbicara tentang diri mereka sendiri. Jadi, ajukan pertanyaan terbuka, seperti, “Bagaimana perasaanmu hari ini?” dan dengarkan tanggapannya dengan saksama.
Ini tidak hanya mengurangi tekanan dalam diri Anda untuk menemukan topik percakapan, tetapi juga membantu Anda dalam membangun hubungan yang lebih tulus dan bermakna.
Social awkwardness sering kali disertai dengan kemunculan pikiran negatif. Ketika Anda mengalami momen canggung, cobalah untuk melawan pikiran-pikiran tersebut.
Rasa canggung ini umumnya cepat dilupakan oleh orang lain. Daripada merasa malu, gunakan humor untuk mengakui kecanggungan dan lanjutkan percakapan dengan lebih santai.
Artikel terkait
Bergabung dengan komunitas merupakan salah satu cara supaya Anda bisa terhubung dengan orang-orang yang memiliki minat yang sama.
Pada situasi ini, percakapan bisa mengalir dengan lebih alami karena Anda dan orang lain punya kesamaan.
Rasa memiliki dan minat bersama ini bisa secara signifikan meredakan kecemasan sosial serta membantu Anda merasa lebih nyaman saat berinteraksi dengan orang lain.
Jika kecanggungan sosial telah menghambat kehidupan sehari-hari Anda, coba pertimbangkan untuk mencari bantuan profesional, baik dengan psikolog atau psikiater.
Mereka dapat menyediakan ruang yang aman bagi Anda untuk menggali akar penyebab kecanggungan sosial tersebut dan mengembangkan mekanisme koping untuk mengatasinya.
Dengan usaha dan latihan yang konsisten, orang yang socially awkward dapat merasa lebih nyaman dan percaya diri dalam berinteraksi dengan orang lain.
Catatan
Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan. Selalu konsultasikan dengan ahli kesehatan profesional untuk mendapatkan jawaban dan penanganan masalah kesehatan Anda.
Weisner, L., & Perina, K. (2020). Stop telling me you are socially awkward. Psychology Today. Retrieved June 24, 2024, from https://www.psychologytoday.com/us/blog/the-venn-diagram-life/202005/stop-telling-me-you-are-socially-awkward
Socially awkward: Symptoms and facts. (2019). King University Online. Retrieved June 24, 2024, from https://online.king.edu/news/socially-awkward-symptoms/
Hunter, R. F., Ball, K., & Sarmiento, O. L. (2018). Socially awkward: how can we better promote walking as a social behaviour?. British journal of sports medicine, 52(12), 757–758. https://doi.org/10.1136/bjsports-2017-098564
Torres-Marín, J., Navarro-Carrillo, G., & Carretero-Dios, H. (2018). Is the use of humor associated with anger management? The assessment of individual differences in humor styles in Spain. Personality and Individual Differences, 120, 193-201. https://doi.org/10.1016/j.paid.2017.08.040
Stein, D. J., Lim, C. C. W., Roest, A. M., de Jonge, P., Aguilar-Gaxiola, S., Al-Hamzawi, A., Alonso, J., Benjet, C., Bromet, E. J., Bruffaerts, R., de Girolamo, G., Florescu, S., Gureje, O., Haro, J. M., Harris, M. G., He, Y., Hinkov, H., Horiguchi, I., Hu, C., Karam, A., … WHO World Mental Health Survey Collaborators (2017). The cross-national epidemiology of social anxiety disorder: Data from the World Mental Health Survey Initiative. BMC medicine, 15(1), 143. https://doi.org/10.1186/s12916-017-0889-2
Versi Terbaru
28/06/2024
Ditulis oleh Satria Aji Purwoko
Ditinjau secara medis oleh dr. Nurul Fajriah Afiatunnisa
Diperbarui oleh: Diah Ayu Lestari
Ditinjau secara medis oleh
dr. Nurul Fajriah Afiatunnisa
General Practitioner · Universitas La Tansa Mashiro