Antigen Karsinoembrionik

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11/05/2020
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu antigen karsinoembrionik?

Tes antigen karsinoembrionik mengukur jumlah protein yang terlihat dalam darah untuk beberapa orang penderita jenis kanker tertentu, khususnya kanker usus besar (kanker usus besar dan rektum). Ini juga bisa terjadi pada penderita kanker pankreas, payudara, rahim atau paru.

Antigen karsinoembrionik umumnya diproduksi selama perkembangan janin. Produksi antigen karsinoembrionik berhenti sebelum kelahiran dan biasanya tidak terdapat dalam darah orang dewasa yang sehat.

Kapan saya harus menjalani antigen karsinoembrionik?

Tes antigen karsinoembrionik digunakan untuk:

  • mencari tahu penyebaran kanker bagi beberapa jenis penyakit ini, khususnya kanker usus besar
  • memeriksa keberhasilan pengobatan kanker usus besar
  • kadar antigen karsinoembrionik bisa diukur sebelum dan sesudah operasi untuk memeriksa keberhasilan operasi maupun peluang kesembuhan bagi pasien
  • memeriksa apakah kanker muncul kembali setelah selesai pengobatan

Pencegahan & peringatan

Apa yang harus saya ketahui sebelum menjalani antigen karsinoembrionik?

Seseorang yang merokok cenderung memiliki kadar antigen karsinoembrionik yang tinggi dibandingkan mereka yang bukan perokok. Meningkatnya kadar antigen karsinoembrionik bisa mengindikasikan beberapa kondisi yang tidak berhubungan dengan kanker, seperti peradangan, sirosis, ulkus peptikum, kolitis ulseratif, polip rektum, emfisema, dan penyakit kanker payudara jinak. Kebanyakan kanker tidak memproduksi protein ini, jadi antigen karsinoembrionik Anda bisa saja normal walaupun Anda menderita kanker.

Proses

Apa yang harus saya lakukan sebelum menjalani antigen karsinoembrionik?

Anda tidak perlu melakukan apapun sebelum tes ini. Bila Anda merokok, dokter akan memberitahu Anda untuk menghindari rokok untuk periode waktu singkat sebelum tes.

Bicarakan dengan dokter jika Anda memiliki kekhawatiran terkait keperluan dengan tes ini, risikonya, proses tes, atau maksud dari hasil tes tersebut.

Bagaimana proses antigen karsinoembrionik?

Tenaga medis yang bertugas mengambil darah Anda akan melakukan langkah-langkah sebagai berikut:

  • melilitkan ikatan elastis di sekitar lengan bagian atas Anda untuk menghentikan aliran darah. Hal ini membuat pembuluh darah di bawah ikatan membesar sehingga memudahkan untuk menyuntikkan jarum ke dalam pembuluh
  • membersihkan bagian yang akan disuntikkan dengan alkohol
  • menyuntikkan jarum ke dalam pembuluh darah. Mungkin diperlukan lebih dari satu jarum.
  • memasangkan tabung ke jarum suntik untuk diisi dengan darah
  • melepaskan ikatan dari lengan Anda ketika pengambilan darah dirasa sudah cukup
  • menempelkan kain kasa atau kapas pada bagian yang disuntik, setelah selesai disuntik
  • memberi tekanan pada bagian tersebut dan kemudian memasang perban.

Apa yang harus saya lakukan setelah menjalani antigen karsinoembrionik?

Ikatan elastis dililitkan di sekitar lengan bagian atas Anda dan akan terasa ketat. Anda mungkin tidak akan merasakan apa-apa saat disuntik, atau Anda mungkin merasa seperti tersengat atau dicubit.

Apabila Anda memiliki pertanyaan yang berkaitan dengan proses tes ini, konsultasikanlah kepada dokter Anda untuk pemahaman yang lebih baik.

Penjelasan dari Hasil Tes

Apa arti hasil tes yang saya dapat?

Hasil tes biasanya tersedia dalam 1 sampai 3 hari. Skor normal yang ada pada daftar ini (disebut referensi range) hanya berfungsi sebagai panduan. Range ini bervariasi dari satu laboratorium dengan laboratorium lainnya, dan laboratorium Anda mungkin memiliki skor normal yang berbeda. Laporan laboratorium Anda biasanya akan memuat berapa range yang mereka gunakan. Dokter Anda juga akan memeriksa hasil tes Anda berdasarkan kondisi kesehatan Anda dan faktor lainnya. Hal ini berarti jika hasil tes Anda masuk ke range abnormal dalam panduan ini, bisa saja di laboratorium Anda atau untuk kondisi Anda skor tersebut termasuk ke range normal.

Skor normal

Kurang dari 5 nanogram per mililiter (ng/mL) atau kurang dari 5 mikrogram per liter (mcg/L).

Banyak kondisi yang dapat mengubah kadar antigen karsinoembrionik Anda. Dokter akan mendiskusikan hasil yang tidak normal pada hasil tes dengan Anda terkait gejala dan riwayat medis Anda.

Skor tinggi

Skor tinggi dari tes ini bisa berarti:

  • terdapatnya kanker usus besar, paru, pankreas, payudara, atau rahim
  • kanker tidak merespon pengobatan
  • kanker kembali terjadi setelah pengobatan. Kenaikan antigen karsinoembrionik yang terus-menerus menjadi tanda pertama kanker kembali kambuh setelah selesai pengobatan. Seseorang dengan kanker tingkat lanjut atau kanker yang sudah menyebar ke bagian tubuh lainnya (kanker metastatik) bisa memiliki kadar antigen karsinoembrionik tinggi bila penyakit kanker awal yang diderita memproduksi protein ini sebelum pengobatan
  • adanya kondisi atau penyakit lain, seperti sirosis, hepatitis, divertikulitis, penyakit peradangan usus, penyakit ulkus peptikum, chronic obstructive pulmonary disease (COPD)/ penyakit paru obstruktif kronik, peradangan kandung empedu (cholecystitis), atau saluran empedu terhambat

Tergantung pada laboratorium pilihan Anda, jangkauan normal tes antigen karsinoembrionik dapat bervariasi. Diskusikan pertanyaan yang Anda miliki seputar hasil tes kesehatan Anda kepada dokter.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    Pentingnya Konsumsi EPA bagi Pasien Kanker

    Salah satu kondisi yang dihadapi pasien kanker adalah kondisi kaheksia. Konsumsi EPA bantu menjaga asupan nutrisi terpenuhi untuk pasien kanker.

    Ditulis oleh: Maria Amanda
    Nutrisi, Hidup Sehat 03/06/2020

    Apakah Obat-obatan NSAID Bisa Digunakan untuk Penyakit Autoimun?

    Obat NSAID biasanya digunakan untuk mengatasi gejala seperti nyeri atau demam. Namun, bolehkah digunakan untuk penyakit autoimun?

    Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Winona Katyusha

    Jalani 4 Rutinitas Sehat Ini di Pagi Hari Agar Lebih Produktif

    Salah satu kunci agar bisa bekerja lebih produktif seharian adalah dengan melakukan rutinitas pagi yang dapat meningkatkan kondisi kesehatan.

    Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Fidhia Kemala

    Panduan Mempersiapkan Diri untuk Cegah Penularan COVID-19 di Tempat Kerja

    Saat PSBB dicabut, para karyawan yang bekerja #dirumahaja harus kembali ke kantor. Bagaimana cara mencegah penularan COVID-19 di tempat kerja?

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
    Coronavirus, COVID-19 03/06/2020

    Direkomendasikan untuk Anda

    stres kerja di rumah

    Terlalu Lama Kerja di Rumah Bikin Stres? Ini Cara Mengatasinya

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Annisa Hapsari
    Dipublikasikan tanggal: 03/06/2020
    Apakah kandungan garam Himalaya lebih baik daripada garam dapur?

    Bahaya Terlalu Banyak Mengonsumsi Garam Himalaya

    Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Fajarina Nurin
    Dipublikasikan tanggal: 03/06/2020
    minyak jarak untuk bibir

    Plus Minus Pakai Minyak Jarak untuk Pelembap Bibir

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Dipublikasikan tanggal: 03/06/2020
    mengembalikan nafsu makan anak

    Tips Jitu Mengembalikan Nafsu Makan Anak Setelah Sakit

    Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Fidhia Kemala
    Dipublikasikan tanggal: 03/06/2020