Second Degree Heart Block

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11/05/2020
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu second degree heart block?

Penyumbatan atrioventricular (atrioventricular block) adalah penyumbatan sebagian atau seluruh konduksi impuls listrik dari atrium jantung menuju ventrikel. Kondisi ini umumnya karena fibrosis atau nekrosis pada sistem konduksi. Sumbatan atrioventricular terbagi menjadi:

  • AV Block Level 1: semua impuls dari atria yang mencapai ventrikel sedikit lebih lambat dari biasanya. Ini adalah tingkat paling ringan yang tidak membutuhkan campur tangan dokter.
  • AV Block Level 2: impuls listrik dari atria yang tidak sampai ke ventrikel menyebabkan detak jantung tidak teratur atau kehilangan ritme.
  • Complete atrioventricular block (level 3): tidak ada impuls listrik dari atria yang mencapai ventrikel menyebabkan atria dan ventrikel kontraksi total.

Blok atrioventricular mampu menyumbat jantung sepenuhnya, mengakibatkan penyakit otot jantung, dan bahkan kematian.

Seberapa umumkah second degree heart block?

Kondisi kesehatan ini umum di kalangan orang tua dan pasien dengan penyakit jantung. Penyakit ini umumnya menyerang baik wanita maupun pria pada semua umur. Penyakit ini dapat teratasi dengan mengurangi faktor risiko. Diskusi dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala second degree heart block?

Second Degree Heart Block (SDHB) mungkin tidak menunjukkan tanda atau gejala abnormal. Gejala yang bisa muncul karena jantung tidak bisa memompa cukup darah termasuk:

  • Sesak di dada;
  • Sangat lelah;
  • Vertigo, pusing;
  • Lemah lesu.

Penyumbatan jantung parah akan mengakibatkan angina atau stroke otak ischemia.

Mungkin masih ada gejala lain yang tidak tercantum. Jika ada pertanyaan tentang tanda-tanda penyakit, konsultasi dengan dokter.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Temui dokter jika menderita pusing, pingsan, sakit di dada, kesulitan bernafas atau detak jantung tidak teratur. Anda bisa pergi dengan keluarga untuk menghindari serangan jantung atau kebingungan mendadak dalam perjalanan. Setiap tubuh bertindak berbeda satu sama lain. Diskusikan dengan dokter untuk mendapatkan solusi terbaik untuk kondisi yang Anda alami.

Penyebab

Apa penyebab second degree heart block?

Kasus SDHB setengahnya tidak ditemukan penyebabnya. Sisanya adalah komplikasi penyakit jantung macam myocardial infarction, penyakit jantung bawaan atau pembengkakan otot jantung serta penyumbatan jantung karena efek samping obat seperti digoxin yang berguna untuk mengobati cardiac arrythmia.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk second degree heart block?

Faktor-faktor yang mungkin meningkatkan risiko SDHB yaitu:

  • Tekanan darah tinggi;
  • Merokok;
  • Alkohol;
  • Obat-obatan terlarang;
  • Stres atau kecemasan terus-menerus;
  • Detak jantung yang lambat terkait dengan kerusakan jaringan jantung dan penyakit jantung. Maka, faktor yang meningkatkan risiko penyakit jantung mungkin juga meningkatkan risiko bradycardia.

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Apa saja pilihan pengobatan saya untuk second degree heart block?

Anda tidak perlu pengobatan khusus untuk SDHB jika tidak ada gejala apapun. Jika gejala muncul, Anda perlu menggunakan alat pacu jantung. Alat pacu jantung adalah alat kecil yang terhubung dengan tenaga listrik dan berfungsi untuk mengendalikan kontraksi otot jantung lebih sering agar memonitor kecepatan ventrikular atau detak jantung jika Anda aktif.

Alat pacu jantung bisa dipakai di luar atau ditanam di dalam tubuh.

Saat menggunakan alat pacu jantung, sebagus apapun alatnya, Anda harus berhati-hati dengan medan magnet yang kuat dan gelombang dari pendeteksi ultrasound yang digunakan pada pemeriksaan keamanan di bandara.

Apa saja tes yang biasa dilakukan untuk second degree heart block?

Dokter akan membuat diagnosis SDHB untuk mengetahui apakah Anda mengalami penyumbatan jantung. Kalau Anda tidak melihat detak jantung atrial elektrik sama sekali, dokter akan memastikan Anda memang mengidap SDHB.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi second degree heart block?

Gaya hidup dan pengobatan rumahan di bawah ini mungkin dapat membantu mengatasi SDHB:

  • Ikuti petunjuk dokter dan temui ahli fisik untuk memonitor penyakit Anda.
  • Jika menggunakan alat pacu jantung, jauhi alat-alat listrik, peralatan penyiaran dan turuti semua instruksi.
  • Makan makanan yang menyehatkan jantung.
  • Turunkan berat badan jika Anda kelebihan berat badan. Obesitas membuat Anda lebih berisiko terkena penyakit kardiovaskular dan peredaran darah yang buruk.
  • Berhenti merokok dan minum alkohol.

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    Apakah Diet Keto Dapat Mengatasi dan Mencegah Penyakit Jantung?

    Diet keto dipercaya bermanfaat bagi jantung dan kenyataannya memang benar. Hanya saja, diet keto perlu dilakukan dalam pengawasan dokter atau ahli gizi.

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
    Ditulis oleh: Roby Rizki

    Begini Bahaya Merokok untuk Penderita Penyakit Jantung

    Merokok sudah terbukti berbahaya bagi tubuh, termasuk organ jantung. Bila penderita penyakit jantung pun masih merokok, apa yang akan terjadi?

    Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Ihda Fadila

    Ashraf Sinclair dan Fenomena Serangan Jantung di Usia Muda

    Kabar meninggalnya Ashraf Sinclair akibat serangan jantung di usia 40 tahun membuat masyarakat semakin waspada. Mengapa fenomena ini dapat terjadi?

    Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Nabila Azmi

    Ini Alasannya Kenapa Anda Perlu Mengukur Denyut Jantung Selama Olahraga

    Selain menjaga tubuh tetap terhidrasi, Anda juga perlu mengukur denyut jantung saat olahraga. Memangnya, apa tujuannya? Baca di sini.

    Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Aprinda Puji

    Direkomendasikan untuk Anda

    apakah penyakit jantung bisa sembuh

    Apakah Seseorang yang Terkena Penyakit Jantung Bisa Sembuh?

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Dipublikasikan tanggal: 02/06/2020
    penyakit jantung boleh puasa

    Amankah Jika Penderita Penyakit Jantung Ikut Berpuasa?

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
    Dipublikasikan tanggal: 18/05/2020
    obat sakit jantung pengobatan penyakit jantung

    Pilihan Obat dan Prosedur Medis untuk Mengobati Sakit Jantung

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Dipublikasikan tanggal: 18/05/2020
    batuk terus gejala gagal jantung

    Duduk Terlalu Lama Bisa Meningkatkan Risiko Penyakit Jantung

    Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Winona Katyusha
    Dipublikasikan tanggal: 04/04/2020