Polihidramnion

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11/05/2020 . Waktu baca 7 menit
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu polihidramnion?

Polihidramnion adalah kondisi yang terjadi apabila terlalu banyak cairan ketuban yang menumpuk selama kehamilan. Kondisi ini juga disebut kelainan cairan ketuban, atau hidramnion. Kondisi ini terjadi pada sekitar 1% dari seluruh kehamilan.

Terlalu banyak cairan ketuban dapat menyebabkan rahim ibu membesar secara berlebihan dan menyebabkan kelahiran prematur atau pecahnya kantung ketuban secara prematur. Kondisi ini juga dikaitkan dengan cacat lahir pada janin.

Apabila kantung ketuban pecah, cairan yang keluar dari rahim dalam jumlah besar dapat meningkatkan risiko abrupsi plasenta (lepasnya plasenta secara dini) atau prolaps tali pusar (saat tali pusar keluar lewat lubang serviks) sehingga tali dapat terhimpit.

Air ketuban banyak membuat janin mudah untuk membalik dan berputar. Hal ini berarti terdapat kemungkinan besar bayi berada di posisi kaki di bawah (sungsang) saat waktu persalinan. Bayi dengan posisi sungsang kadang dapat digerakkan untuk kembali ke posisi normal, yaitu kepala di bawah. Namun, kondisi persalinan sungsang sering kali harus melalui operasi caesar.

Kebanyakan kasus hidramnion ringan dan disebabkan oleh penumpukan bertahap cairan ketuban selama pertengahan kedua kehamilan. Hidramnion yang parah dapat menyebabkan sesak napas, persalinan prematur, atau tanda dan gejala lainnya.

Apabila Anda didiagnosis polihidramnion, dokter akan mengawasi kehamilan dengan hati-hati untuk membantu mencegah komplikasi. Perawatan yang dilakukan bisa bergantung pada keparahan kondisi. Polihidramnion ringan dapat hilang dengan sendirinya. Akan tetapi, kondisi yang parah bisa jadi memerlukan perawatan, seperti mengeluarkan kelebihan cairan ketuban.

Seberapa umum hidramnion?

Hidramnion dapat terjadi pada ibu hamil usia berapa pun. Kondisi dapat ditangani dengan mengurangi faktor-faktor risiko. Diskusikan dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-Tanda dan Gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala polihidramnion?

Polihidramnion sering kali tidak memiliki gejala apa pun. Ada beberapa gejala yang umumnya muncul, meski setiap wanita dapat mengalami ciri-ciri yang berbeda-beda.

Beberapa gejala yang umum muncul pada kondisi polihidramnion adalah:

  • Perkembangan rahim yang cepat
  • Rasa tidak nyaman pada perut
  • Kontraksi rahim

Kemungkinan ada tanda-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Anda harus menghubungi dokter bila Anda mengalami gejala-gejala berikut ini:

Jika Anda memiliki tanda-tanda atau gejala-gejala di atas atau pertanyaan lainnya, konsultasikanlah dengan dokter Anda. Tubuh masing-masing orang berbeda. Selalu konsultasikan ke dokter untuk menangani kondisi kesehatan Anda.

Penyebab

Apa penyebab polihidramnion?

Cairan ketuban adalah cairan yang mengelilingi dan melindungi janin selama di dalam kandungan. Cairan ketuban berasal dari ginjal bayi dan menuju ke rahim dari urine bayi. Cairan ketuban diserap saat bayi menelan dan melalui pergerakan pernapasan.

Jumlah air ketuban ini akan meningkat hingga minggu ke-26 kehamilan. Setelah itu, perlahan-lahan berkurang. Apabila janin menghasilkan terlalu banyak urine atau tidak menelan cukup cairan, air ketuban akan menumpuk. Hal inilah yang menjadi penyebab air ketuban banyak alias hidramnion. Sering kali, penyebab dari polihidramnion tidak ditemukan. Faktor-faktor yang terkait dengan polihidramnion meliputi:

Faktor ibu

  • Diabetes

Faktor janin

  • Kelainan pencernaan yang menghambat saluran cairan
  • Menelan yang tidak wajar karena masalah dengan sistem saraf pusat atau kelainan kromosom
  • Sindrom transfusi kembar
  • Gagal jantung
  • Infeksi bawaan (terjadi saat kehamilan)

Faktor Pemicu

Apa yang membuat seseorang berisiko mengalami hidramnion?

Ada banyak faktor yang memicu seseorang untuk terkena kondisi ini, antara lain:

  • Kehamilan kembar (dua atau tiga bayi, atau lebih)
  • Cacat lahir pada otak dan tulang belakang
  • Penyumbatan pada sistem pencernaan
  • Kelainan genetik (masalah dengan kromosom yang diturunkan)

Diagnosis dan Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Bagaimana polihidramnion didiagnosis?

Selain riwayat medis lengkap dan pemeriksaan fisik, polihidramnion biasanya didiagnosis melalui USG dengan mengukur kantung cairan untuk memperkirakan total volume. Pada beberapa kasus, USG juga dapat membantu menemukan penyebab hidramnion, seperti kehamilan ganda atau cacat lahir.

Anda mungkin juga memerlukan tes tambahan, seperti:

  • Amniocentesis. Amniocentesis adalah prosedur di mana sampel cairan ketuban – yang mengandung sel janin dan berbagai zat kimia yang dihasilkan bayi – diambil dari rahim untuk diuji.
  • Glucose challenge test. Glucose challenge test adalah tes pemeriksaan untuk suatu jenis diabetes yang muncul selama kehamilan (gestational diabetes). Setelah puasa semalaman, Anda akan diminta untuk meminum sirup gula. Kadar gula darah akan diperiksa setiap jam 3 jam. Apabila dari (minimal) 2 pemeriksaan hasilnya lebih tinggi dari normal, Anda akan didiagnosis dengan gestational diabetes.
  • Karyotype. Tes karyotype digunakan untuk memeriksa kelainan pada kromosom bayi. Sel diperlukan untuk tes dapat diambil dari sampel cairan ketuban selama amniocentesis  atau sedikit bagian jaringan dari plasenta selama tes chorionic villus sampling.

Apabila Anda didiagnosis dengan polihidramnion, dokter akan mengawasi kehamilan Anda, kemungkinan dengan USG mingguan untuk mengukur kadar cairan ketuban. Dokter juga dapat melakukan tes rutin untuk melihat kesehatan bayi, termasuk:

  • Tes nonstres. Tes ini melihat bagaimana detak jantung bayi bereaksi saat bayi Anda bergerak. Selama tes ini, Anda akan mengenakan perangkat khusus pada perut untuk mengukur detak jantung bayi. Anda akan diminta untuk makan atau minum sesuatu untuk membuat bayi aktif. Perangkat seperti buzzer juga dapat digunakan untuk membangunkan bayi dan mendorong pergerakan.
  • Profil biofisik. Tes ini mengombinasikan USG dengan tes nonstres untuk memberikan informasi lebih tentang pernapasan, bentuk dan pergerakan bayi, serta volume cairan ketuban pada rahim.
  • Ultrasonik doppler. Jenis khusus USG ini dapat memberikan detail mengenai sistem peredaran bayi.

Bagaimana hidramnion ditangani?

Perawatan khusus untuk hidroamnion akan ditentukan dokter berdasarkan:

  • Kehamilan, kesehatan, dan riwayat medis Anda
  • Tingkat kondisi
  • Toleransi terhadap obat-obatan, prosedur, atau terapi tertentu
  • Ekspektasi (perkiraan) terhadap perjalanan penyakit (prognosis)
  • Opini atau preferensi Anda

Kasus polihidramnion ringan jarang memerlukan perawatan dan dapat hilang dengan sendirinya. Bahkan kasus yang menyebabkan rasa tidak nyaman juga biasanya dapat diatasi tanpa perawatan medis tertentu.

Pada kasus lain, perawatan untuk kondisi penyebab, seperti diabetes, dapat membantu mengatasi kondisi ini.

Apabila Anda mengalami persalinan prematur, sesak napas, atau sakit perut, Anda mungkin memerlukan perawatan (bisa jadi di rumah sakit). Perawatan untuk polihidramnion dapat meliputi:

  • Mengawasi jumlah cairan ketuban dan kunjungan lanjutan ke dokter
  • Pengobatan (untuk mengurangi produksi urine janin)
  • Amnioreduction—amniocentesis (memasukkan jarum melalui rahim dan ke dalam kantung ketuban) untuk mengambil sedikit cairan ketuban; prosedur ini mungkin perlu dilakukan berulang
  • Persalinan (apabila kondisi ini menyebabkan komplikasi yang membahayakan kesehatan janin atau ibu, persalinan dini mungkin diperlukan)

Tujuan dari perawatan adalah untuk meringankan rasa tidak nyaman pada ibu dan melanjutkan kehamilan.

Pencegahan

Apa saja yang dapat saya lakukan untuk mengatasi atau mencegah polihidramnion?

Anda tidak dapat mencegah polihidramnion. Apabila Anda memiliki gejala, beri tahu dokter agar Anda dapat diperiksa dan ditangani, jika diperlukan. Kunjungan rutin juga penting untuk memantau keadaan kehamilan Anda.

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"

Direkomendasikan untuk Anda

bayi lahir masih terbungkus kantung ketuban

Mengenal En Caul, Fenomena Langka Saat Bayi Terlahir Masih Terbungkus Kantung Ketuban

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 22/08/2017 . Waktu baca 5 menit
air ketuban sedikit oligohidramnion

Jangan Disepelekan, Air Ketuban Sedikit (Oligohidramnion) Bisa Berbahaya Bagi Janin

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 06/12/2016 . Waktu baca 11 menit
infeksi pada cairan ketuban

Waspada Chorioamnionitis, Infeksi Pada Cairan Ketuban

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 05/12/2016 . Waktu baca 5 menit
masalah-pada-cairan-ketuban

Pengaruh Pada Bayi Jika Cairan Ketuban Terlalu Banyak Atau Sedikit

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 17/11/2016 . Waktu baca 6 menit