Penyakit peripheral arterial

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11/05/2020
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu Penyakit peripheral arterial?

Penyakit peripheral arterial (PAD) adalah suatu kondisi di mana plak menumpuk di dalam arteri yang menyalurkan darah menuju otak, organ tubuh, dan anggota tubuh. Plak terbentuk dari lemak, kolesterol, kalsium, serat dan zat-zat lainnya di dalam darah.

Kondisi di mana plak menumpuk di dalam arteri disebut atherosclerosis. Dari waktu ke waktu, plak ini akan menggumpal dan mempersempit arteri. Hal ini dapat membatasi aliran oksigen dalam darah menuju organ tubuh dan bagian anggota tubuh lainnya.

PAD sering mempengaruhi arteri kaki, namun juga bisa berdampak pada arteri yang mengalirkan darah dari jantung menuju kepala, lengan, ginjal, dan perut.

Seberapa umumkah Penyakit peripheral arterial?

Kondisi kesehatan ini umum bagi pria maupun wanita. Anda bisa mengatasi penyakit ini dengan mengurangi faktor risiko. Konsultasi ke dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala Penyakit peripheral arterial?

Setengah dari pasien PAD tidak mempunyai gejala apapun. Gejala umum adalah nyeri, kram, sakit, dan kaku di area yang terkena. Gejala lainnya berupa perasaan tidak nyaman, dingin, pucat atau denyut nadi yang tidak dapat dirasakan di kaki, sakit atau bisul yang tak kunjung sembuh. Sakit kaki dan kram sering muncul selama prosedur fisik dan akan membaik saat beristirahat. Jika arteri tersumbat, kaki akan menjadi sangat sakit dan tidak bisa bergerak. Pria dapat menderita impotensi jika pembuluh darah yang mengalir menuju alat vital tersumbat.

Beberapa gejala atau tanda lainnya mungkin tidak tercantum di atas. Jika Anda merasa cemas tentang gejala tersebut, segera konsultasi ke dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Hubungi dokter jika Anda merasa nyeri atau kaku pada kaki Anda.

Sekalipun tidak mengalami gejala-gejala PAD, Anda harus pergi ke dokter jika memiliki faktor risiko seperti:

  • Berusia di atas 70 tahun
  • Berusia 50 tahun ke atas dengan diabetes atau hobi merokok
  • Di bawah 50 tahun, namun terkena diabetes atau faktor risiko PAD lainnya misalnya obesitas atau tekanan darah tinggi

Penyebab

Apa penyebab Penyakit peripheral arterial?

Penyebab umum PAD adalah atherosclerosis. Atherosclerosis adalah penyakit di mana plak menumpuk di dalam arteri. Namun, penyebab utama atherosclerosis telah ditemukan.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk Penyakit peripheral arterial?

Ada banyak faktor risiko PAD, yaitu:

  • Merokok
  • Diabetes
  • Obesitas (indeks massa tubuh melebihi 30)
  • Tekanan darah tinggi (140/90 mm Hg atau lebih)
  • Level kolesterol tinggi dalam darah (jumlah kolesterol dalam darah lebih dari 240 mg/dL atau 6,2 ml/l)
  • Usia lanjut, terutama lebih dari 50 tahun
  • Ada anggota keluarga yang telah mengalami PAD, penyakit jantung atau gagal jantung
  • Level homocysteine yang tinggi (protein yang membentuk dan mempertahankan jaringan di dalam tubuh)
  • Pasien perokok atau diabetes mempunyai risiko PAD lebih tinggi karena aliran darah yang rendah

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Apa saja pilihan pengobatan saya untuk Penyakit peripheral arterial?

Tujuan pengobatan adalah untuk menghilangkan rasa nyeri dan untuk mencegah penyakit berkembang. Dokter dapat meresepkan obat yang meningkatkan aliran darah menuju periferi, mencegah penggumpalan darah, melarutkan gumpalan darah, mengurangi tekanan darah dan level kolesterol.

Dalam kasus penyempitan arteri yang parah, dokter dapat menggunakan metode angioplasty. Dokter akan memasukkan tabung ke dalam arteri dan meniup balon di dalam tabung untuk membuka arteri yang menyempit. Dokter dapat menaruh semacam tabung di dalam arteri agar tetap terbuka.

Dalam sejumlah kasus, dibutuhkan operasi bypass arteri koroner agar meningkatkan aliran darah melalui arteri yang menyempit. Ditambah lagi, dokter menggunakan prosedur interventional percutaneous artery dengan memasukkan sebuah alat ke dalam arteri jantung untuk membuang tumpukan kolesterol. Jika penyakit peripheral arterial telah mencapai tingkat lanjut, anggota tubuh Anda harus dipotong untuk mencegah penyebaran pembusukan jaringan.

Apa saja tes yang biasa dilakukan untuk Penyakit peripheral arterial?

Dokter akan mendiagnosis penyakit Anda melalui pemeriksaan fisik, riwayat kesehatan, tes darah setelah puasa, dan ABI. ABI dihitung dengan membagi tekanan darah tertinggi yang diukur pada pergelangan kaki dengan tekanan darah tertinggi pada lengan. Indeks ABI yang kurang dari 1 berarti abnormal.

Lalu dokter akan memberikan tes lebih lanjut seperti pengukuran ECG stres, ultrasound warna, penggambaran arterial dengan pewarna yang kontras, MRI vaskular untuk menentukan seberapa parahnya penyakit.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi Penyakit peripheral arterial?

Gaya hidup dan pengobatan rumahan di bawah ini mungkin dapat membantu mengatasi PAD:

  • Menjalani diet sehat, rendah lemak (terutama lemak jenuh) dan garam. Anda harus makan lebih banyak buah-buahan, sayur-sayuran, dan sereal
  • Turunkan berat badan jika kelebihan berat badan atau obesitas
  • Lebih aktif. Jalanlah 20-30 menit setiap hari
  • Periksa gula darah secara teratur untuk mengatur kadar gula jika terkena diabetes
  • Jaga kaki Anda. Terus amati kaki dengan teratur, jangan sampai terluka atau terbakar. Kunjungi dokter jika ada bisul
  • Pentingnya perubahan gaya hidup yang dapat mempengaruhi level kolesterol, diabetes, hipertensi, dan merokok
  • Hindari merokok

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    Kenapa Memasuki Masa Lansia Tubuh Semakin Kurus?

    Selain kulit semakin keriput, berat badan lansia juga biasanya semakin menyusut. Memangnya, apa penyebab tubuh semakin kurus saat masuk masa lansia?

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri

    Ini Alasannya Kenapa Anda Perlu Mengukur Denyut Jantung Selama Olahraga

    Selain menjaga tubuh tetap terhidrasi, Anda juga perlu mengukur denyut jantung saat olahraga. Memangnya, apa tujuannya? Baca di sini.

    Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Aprinda Puji

    Penyebab Lansia Gampang Kedinginan, Plus Cara Mencegah dan Mengatasinya

    Dibanding yang masih muda, orang tua lebih gampang kedinginan. Namun, penyebab lansia mudah kedinginan tidak sesepele karena suhu AC yang terlalu rendah.

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Widya Citra Andini

    Lansia yang Susah Makan, Bolehkah Hanya Minum Susu?

    Lansia memang cenderung susah makan dan lebih suka minum susu. Tetapi, bukan berarti susu bisa digunakan sebagai pengganti makan.

    Ditulis oleh: Annisa Hapsari

    Direkomendasikan untuk Anda

    mengajak orang tua pindah

    Tips Mengajak Orang Tua Pindah ke Tempat yang Baru

    Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Winona Katyusha
    Dipublikasikan tanggal: 25/05/2020
    kebutuhan vitamin dan mineral

    Ragam Vitamin dan Mineral yang Baik untuk Sistem Imun Lansia

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
    Ditulis oleh: Roby Rizki
    Dipublikasikan tanggal: 22/05/2020
    masalah tidur lansia

    Masalah Tidur Lansia: Sering Mengantuk dan Banyak Tidur Siang

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
    Dipublikasikan tanggal: 27/04/2020
    batuk terus gejala gagal jantung

    Duduk Terlalu Lama Bisa Meningkatkan Risiko Penyakit Jantung

    Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Winona Katyusha
    Dipublikasikan tanggal: 04/04/2020