Obstruksi Outlet Kandung Kemih (Bladder Outlet Obstruction)

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 21/04/2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu obstruksi outlet kandung kemih (bladder outlet obstruction)?

Bladder outlet obstruction (BOO) atau obstruksi outlet kandung kemih adalah penyumbatan yang terjadi pada pangkal kandung kemih. Ini akan mengurangi atau menghentikan aliran urin ke uretra (saluran yang membawa urin keluar dari tubuh).

Seberapa umum obstruksi outlet kandung kemih?

Kondisi ini sering terjadi pada pria usia tua, biasanya disebabkan oleh benign prostatic hyperplasia (BPH) alias pembesaran prostat. Kondisi lain yang memengaruhi kandung kemih, yaitu batu kandung kemih dan kanker kandung kemih, juga lebih sering terjadi pada pria. Diskusikan dengan dokter untuk mengetahui info lebih lanjut.

Gejala

Apa saja gejala bladder outlet obstruction?

Penderita obstruksi outlet kandung kemih biasanya mengalami salah satu atau beberapa gejala berikut ini:

  • Nyeri pada perut
  • Terus menerus merasa ingin buang air kecil
  • Sering buang air kecil
  • Tak bisa buang air kecil
  • Rasa nyeri saat buang air kecil
  • Kesulitan memulai aliran urin saat buang air kecil
  • Aliran air kencing yang lemah dan lambat
  • Infeksi saluran kencing
  • Aliran air kencing yang terputus-putus
  • Sering terbangun tengah malam untuk buang air kecil
  • Mual, lemas, dan retensi cairan apabila sudah terjadi gagal ginjal

Mungkin ada gejala yang tidak disebutkan di atas. Konsultasikan pada dokter untuk informasi tentang gejala lainnya.

Penyebab

Apa penyebab obstruksi outlet kandung kemih?

Penyebab utama bladder outlet obstruction (BOO) adalah:

  • Benign prostatic hyperplasia (BPH), atau pembesaran prostat
  • Batu kandung kemih
  • Kanker kandung kemih
  • Tumor di area panggul (leher rahim, prostat, rahim, rektum)
  • Striktur uretra

Beberapa kondisi di bawah ini juga bisa menyebabkan BOO namun cukup jarang:

  • Sistokel (saat kandung kemih turun ke vagina)
  • Ada benda asing masuk
  • Posterior urethral valves (kelainan bawaan lahir pada laki-laki)
  • Spasme uretra
  • Divertikulitis uretra

Siapa saja yang berisiko terkena bladder outlet obstruction?

Usia sangat memengaruhi terjadinya obstruksi outlet kandung kemih. Seiring bertambahnya usia, risiko seseorang untuk terkena kondisi ini menjadi lebih tinggi, terutama jika ia berjenis kelamin laki-laki.

Diagnosis

Bagaimana dokter mendiagnosis bladder outlet obstruction?

Dokter mungkin akan mencurigai Anda mengidap BOO jika ada pembesaran perut yang abnormal, atau jika kandung kemih Anda lebih besar dari ukuran normal. Dokter juga lebih mungkin mendiagnosis Anda dengan obstruksi outlet kandung kemih jika Anda pria yang mengalami pembesaran prostat, atau wanita yang mengalami sistokel (kandung kemih turun).

Beberapa tes bisa dilakukan untuk mendiagnosis BOO, antara lain:

  • Tes darah untuk mengecek kerusakan ginjal
  • Kultur urin untuk mengetes infeksi
  • USG ginjal dan kandung kemih untuk menemukan di mana lokasi penyumbatan urin
  • Tes urin untuk mencari apakah ada darah di dalam air kencing
  • Rontgen untuk mencari penyempitan uretra

Pengobatan

Informasi di bawah ini tidak dapat dijadikan pengganti konsultasi medis. SELALU konsultasikan pada dokter untuk mendapat informasi tentang pengobatan.

Bagaimana cara mengobati bladder outlet obstruction?

Pengobatan bladder outlet obstruction bergantung pada penyebabnya. Pada kebanyakan kasus, kateter akan dimasukkan ke uretra menuju kandung kemih untuk memperbaiki penyumbatan.

Terkadang, kateter suprapubik (kateter yang dimasukkan lewat perut) juga dibutuhkan untuk mengosongkan urin dari kandung kemih.

Operasi biasanya dibutuhkan untuk pengobatan jangka panjang. Namun, kebanyakan kondisi yang menyebabkan penyakit ini bisa ditangani dengan obat-obatan. Bicarakan dengan dokter Anda tentang cara pengobatan yang terbaik untuk Anda.

Hello Health Group tidak menyediakan konsultasi medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    Kenapa Saya Mendadak Merasa Ingin Buang Air Kecil? (Bukan Kebelet!)

    Mendadak merasa ingin buang air kecil terus, sehingga sibuk bolak-balik ke kamar mandi? Mungkin Anda punya kondisi overactive bladder. Apa penyebabnya?

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Hidup Sehat, Tips Sehat 11/10/2018 . Waktu baca 4 menit

    Apa Penyebab Tekanan di Kandung Kemih dan Bagaimana Mengatasinya?

    Tekanan di kandung kemih normal terjadi untuk memberikan sinyal buang air kecil, dan akan hilang setelahnya. Namun, jika ini terus-menerus, ini tidak normal

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Andisa Shabrina
    Hidup Sehat, Tips Sehat 08/10/2018 . Waktu baca 3 menit

    Apa Penyebab Tumbuh Daging (Polip) Dalam Kandung Kemih? Apa Akibatnya?

    Salah satu masalah pada kandung kemih yang paling mungkin muncul adalah polip. Apakah ini berbahaya? Apa tanda dan gejala polip kandung kemih?

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
    Hidup Sehat, Tips Sehat 18/08/2018 . Waktu baca 4 menit

    Mengenal Anyang-Anyangan, Saat Buang Air Kecil Terus Menerus dan Terasa Perih

    Anyang-anyangan adalah kondisi nyeri saat berkemih.Kenali penyebab anyang-anyangan, obat anyang-anyangan, serta cara mencegah dan mengatasi anyang-anyangan.

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
    Perawatan Kewanitaan, Hidup Sehat 09/08/2018 . Waktu baca 12 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    toilet training

    Anak Sering Buang Air Kecil, Mungkinkan Tanda Kandung Kemih Overaktif?

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
    Dipublikasikan tanggal: 01/10/2019 . Waktu baca 6 menit
    pantangan untuk kandung kemih overaktif

    5 Pantangan Penderita Overactive Bladder Agar Tak Terus Bolak-balik ke Toilet

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Diah Ayu
    Dipublikasikan tanggal: 21/09/2019 . Waktu baca 4 menit
    dokter urologi

    Mulai Usia Ini, Pria Wajib Konsultasi ke Dokter Urologi Secara Berkala

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
    Dipublikasikan tanggal: 30/10/2018 . Waktu baca 5 menit
    kandung kemih overaktif, infeksi saluran kencing dan inkontinensia urin

    ISK, Inkontinensia Urin, dan Kandung Kemih Overaktif: Apa Bedanya?

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
    Dipublikasikan tanggal: 16/10/2018 . Waktu baca 4 menit