Kanker Kandung Kemih

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11/05/2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu kanker kandung kemih?

Kanker kandung kemih adalah tumor ganas yang terjadi di dalam kandung kemih. Kandung kemih sendiri adalah organ yang berfungsi untuk menampung urin sebelum disalurkan keluar tubuh saat buang air kecil.

Meski paling umum di kandung kemih, jenis kanker ini bisa berkembang jauh ke dalam lapisan otot kandung kemih dan dapat menyebar ke bagian tubuh lainnya.

Seberapa umumkah kanker kandung kemih?

Kanker kandung kemih adalah penyakit yang sering terjadi pada orang usia lebih dari 50 tahun. Pria lebih rentan terkena kanker kandung kemih dibandingkan wanita. Anda dapat mencegah penyakit ini dengan mengurangi faktor risiko. Silakan konsultasikan dengan dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala kanker kandung kemih?

Tumor yang kecil sering tidak menimbulkan gejala.  Namun, beberapa tanda dan gejala khas dari kanker kandung kemih adalah:

  • Rasa terbakar saat buang air kecil
  • Frekuensi buang air kecil lebih sering ataupun lebih sedikit
  • Kencing berdarah
  • Jumlah urin yang dikeluarkan sedikit dan tersendat-sendat
  • Sakit punggung

Jika tumor sudah berkembang menjadi lebih besar, gejala lainnya meliputi sakit perut dan penurunan berat badan secara drastis tanpa sebab yang jelas.

Kemungkinan ada tanda­-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Silakan periksa ke dokter jika Anda memiliki gejala yang disebutkan seperti di atas. Pemeriksaan dokter yang lebih awal dapat membantu Anda memilih perawatan yang tepat untuk kesehatan diri Anda dan penyakit yang berkembang.

Penyebab

Apa penyebab kanker kandung kemih?

Penyebab pasti penyakit ini belum diketahui secara pasti. Namun, para ahli berpendapat bahwa kanker kandung kemih adalah penyakit yang berkembang saat sel-sel di kandung kemih mulai tumbuh tidak normal. Alih-alih tumbuh dan membelah secara secara normal, sel-sel tersebut justru mengembangkan mutasi yang menyebabkan sel jadi tumbuh tak terkendali.

Dalam banyak kasus, kanker ini sering dikaitkan dengan paparan bahan kimia dan radiasi, iritasi kronis pada lapisan kandung kemih, infeksi parasit, serta merokok.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk kanker kandung kemih?

Faktor-faktor tertentu yang meningkatkan risiko Anda mengalami kanker kandung kemih adalah:

  • Merokok
  • Berusia lebih dari 40 tahun
  • Sering terkena bahan kimia seperti arsenik, bahan kimia di rumah pewarna, karet, tekstil, kulit, cat
  • Pernah menggunakan obat-obatan untuk pengobatan kanker sebelumnya
  • Mengalami infeksi kandung kemih kronis
  • Memiliki riwayat keluarga yang mengalami kanker kandung kemih

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Apa saja pilihan pengobatan saya untuk kanker kandung kemih?

Pasien dengan kanker kandung kemih memerlukan pembedahan untuk mengangkat tumor. Tumor  dapat dihilangkan dengan kolonoskopi (menggunakan tabung ringan yang dimasukkan ke dalam kandung kemih).

Operasi tergantung pada jenis dan luasnya penyebaran sel kanker. Jika tumor terlalu besar, mungkin perlu dilakukan pemotongan kandung kemih. Setelah operasi ini dilakukan, urin Anda akan ditempatkan pada tempat khusus yang ditanamkan dalam tubuh.

Pemulihan pasien dapat dilakukan dengan pemberian analgesik, terapi radiasi, dan obat-obatan anti-kanker (kemoterapi).

Apa saja tes yang biasa dilakukan untuk kanker kandung kemih

Dokter akan memeriksa tes klinis dan tes urin untuk melihat apakah urin mengandung darah, dan apakah Anda memiliki tanda-tanda infeksi atau sel-sel kanker. Beberapa tes yang biasa dilakukan dokter untuk menegakkan diagnonsis kanker kandung kemih adalah:

  • Tes darah
  • Tes fungsi ginjal dan hati
  • Radiografi pada kandung kemih
  • USG
  • CT scan
  • Endoskopi
  • Jika ditemukan adanya kelainan, dokter akan mengambil sampel jaringan (biopsi) untuk diteliti di bawah mikroskop

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi kanker kandung kemih?

Beberapa perubahan gaya hidup dan pengobatan rumahan yang dapat membantu Anda mengatasi kanker kandung kemih adalah

  • Minumlah obat secara teratur dengan dosis yang sesuai dengan yang diberikan oleh dokter Anda.
  • Hiduplah secara normal (termasuk hubungan seks) setelah operasi jika dokter mengizinkan.
  • Lanjutkan perawatan lain di bawah persetujuan dokter.
  • Jangan panik jika gejala kanker kambuh kembali.
  • Pemeriksaan ulang pada waktu yang tepat, lakukan cystoscopy setiap beberapa bulan selama tahun pertama.
  • Silakan temui dokter Anda jika Anda melakukan pembedahan dan mulai menunjukkan tanda-tanda infeksi seperti sakit punggung, demam, muntah, darah dalam urin, frekuensi buang air kecil yang tak normal, urgensi (perasaan untuk buang air kecil sesegera mungkin), atau buang air kecil yang sedikit.
  • Temui dokter Anda jika Anda memiliki rasa sakit atau mengalami masalah ereksi setelah operasi, perdarahan yang berlebihan, demam, dan menggigil setelah cystoscopy

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Inkontinensia Urin

Inkontinensia urin adalah gangguan kandung kemih yang menyebabkan kesulitan mengontrol keluarnya air kencing. Berikut gejala, penyebab, dan pengobatannya.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Urologi, Kandung Kemih 06/08/2020 . Waktu baca 9 menit

Interstitial Cystitis (Sistitis)

Interstitial cystitis (sistitis) adalah penyakit kronis yang menyebabkan tekanan dan nyeri pada kandung kemih, serta rasa sakit pada panggul.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Urologi, Kandung Kemih 06/08/2020 . Waktu baca 7 menit

Infeksi Kandung Kemih

Infeksi kandung kemih adalah penyakit akibat serangan bakteri pada organ yang menampung urine. Pelajari gejala, penyebab, dan pengobatannya di sini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Urologi, Kandung Kemih 06/08/2020 . Waktu baca 10 menit

6 Gejala Disuria (Anyang-anyangan) Berdasarkan Penyebabnya

Jika Anda pernah merasa nyeri saat buang air kecil, ini mungkin merupakan gejala dari anyang-anyangan. Selain itu, apa lagi gejala yang perlu Anda kenali?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Urologi, Kandung Kemih 06/08/2020 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

pencegahan cara mencegah kanker ovarium

Hal-hal yang Dapat Dilakukan untuk Mencegah Kanker Ovarium

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 06/08/2020 . Waktu baca 6 menit
makanan buah dan sayur yang baik dan bagus untuk pasien kanker ovarium

Aturan dan Jenis Makanan yang Disarankan untuk Pasien Kanker Ovarium

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 06/08/2020 . Waktu baca 5 menit
batu kandung kemih

Batu Kandung Kemih

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 06/08/2020 . Waktu baca 6 menit
overactive bladder adalah ingin buang air kecil terus

Kandung Kemih Overaktif (Overactive Bladder)

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 06/08/2020 . Waktu baca 10 menit