Degenerasi Makula Terkait Usia

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11 Mei 2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu degenerasi makula terkait usia?

Degenerasi makula terkait usia, alias age-related macular degeneration (ARMD) dikenal sebagai penyebab utama kebutaan di Amerika Serikat. Penyakit ini ditandai dengan gejala-gejala umum, seperti penglihatan kabur, gambar terdistorsi, dan kesulitan beradaptasi dengan kondisi cahaya yang kurang.

ARMD (degenerasi makula ) tipe kering maupun basah disebabkan oleh berbagai faktor seperti faktor lingkungan (rokok), faktor keturunan (jenis kelamin, ras) dan faktor proteksi (antioksidan). Penelitian menemukan bahwa setidaknya dua bentuk gen penyakit (Y402H dan A69S) berhubungan dengan peningkatan risiko degenerasi makula. Jika seseorang memiliki kedua gen mutan yang mengandung Y402H dan A69S, mereka akan cenderung mengalami degenerasi makula  hampir lebih dari 60 kali. Jumlah ini tentunya bukan jumlah yang sedikit. Hal tersebut membuat ARMD tidak asing lagi di tengah-tengah masyarakat.

Informasi mengenai ARMD mungkin berguna bagi pasien yang akan menjalani pemeriksaan fisik sebelum mengambil keputusan pengobatan. Informasi ini juga menekankan efek positif dari menghindari rokok dan menjalani pola hidup sehat. Dalam beberapa kasus, informasi dari gen dapat mendukung pemeriksaan fisik.

Kapan saya harus menjalani degenerasi makula terkait usia?

Tes ini dilakukan untuk:

  • memperkirakan risiko terserang penyakit
  • mendiagnosis gejala degenerasi makula

Gejala-gejala degenerasi makula   di antaranya:

  • tidak dapat membaca buku dengan intensitas cahaya yang sedikit
  • tidak dapat melihat dengan jelas ketika cahaya kurang, misalnya restoran dengan lampu redup
  • ketika membaca buku, kata-kata dalam buku terlihat kabur
  • kesulitan dalam melihat dan mengenali wajah seseorang

Pencegahan & peringatan

Apa yang harus saya ketahui sebelum menjalani degenerasi makula terkait usia?

Selain tes ini, dokter mungkin menyarankan tes lain untuk menemukan faktor risiko penyakit, misalnya:

  • tes mata: dokter akan memberikan beberapa tetes homatropine hydrobomide ke mata pasien. Kemudian dengan menggunakan kacamata khusus, dokter akan melihat bagian belakang mata dan memeriksa apakah ada bintik-bintik kuning di bawah retina sebagai tanda penyakit degenerasi retina
  • memeriksa pandangan mata pasien
  • menggunakan bantuan tomografi koherensi optik. Tes ini membantu dokter untuk mendeteksi gangguan pembuluh darah yang biasanya berhubungan dengan degenerasi makula  tipe basah

Perhatikan peringatan dan tindakan pencegahan sebelum menjalani perawatan ini. Jika Anda memiliki pertanyaan, silakan berkonsultasi dengan dokter untuk informasi dan instruksi lebih lanjut.

Proses

Apa yang harus saya lakukan sebelum menjalani degenerasi makula terkait usia?

Tidak ada persiapan khusus sebelum menjalani tes ini. Namun, dokter mungkin akan memeriksa kondisi kesehatan Anda terlebih dahulu. Konsultasikan pada dokter Anda mengenai persiapan tertentu sebelum menjalani tes.

Anda disarankan untuk menggunakan pakaian lengan pendek untuk mempermudah proses pengambilan sampel darah dari tangan Anda.

Bagaimana proses degenerasi makula terkait usia?

Tenaga medis yang bertugas mengambil darah Anda akan melakukan langkah-langkah sebagai berikut:

  • melilitkan sabuk elastis di sekitar lengan bagian atas Anda untuk menghentikan aliran darah. Hal ini membuat pembuluh darah di bawah ikatan membesar sehingga memudahkan untuk menyuntikkan jarum ke dalam pembuluh
  • membersihkan bagian yang akan disuntikkan dengan alkohol
  • menyuntikkan jarum ke dalam pembuluh darah. Mungkin diperlukan lebih dari satu jarum.
  • memasangkan tabung ke jarum suntik untuk diisi dengan darah
  • melepaskan ikatan dari lengan Anda ketika pengambilan darah dirasa sudah cukup
  • menempelkan kain kasa atau kapas pada bagian yang disuntik, setelah selesai disuntik
  • memberi tekanan pada bagian tersebut dan kemudian memasang perban

Apa yang harus saya lakukan setelah menjalani degenerasi makula terkait usia?

Sebagian orang mungkin akan merasakan sakit ketika jarum suntik ditusukkan ke kulit. Namun bagi kebanyakan orang, rasa sakit tersebut akan berangsur hilang ketika jarum sudah berada tepat di pembuluh darah. Umumnya, tingkat nyeri yang dialami tergantung pada keahlian perawat, kondisi pembuluh darah, dan sensitivitas seseorang terhadap rasa sakit.

Setelah melalui proses pengambilan darah, balut tangan Anda dengan perban. Tekan vena perlahan untuk menghentikan pendarahan. Setelah melakukan tes, Anda dapat melakukan aktivitas seperti biasa.
Jika Anda memiliki pertanyaan seputar proses tes, silakan berkonsultasi dengan dokter untuk instruksi lebih lanjut

Penjelasan dari Hasil Tes

Apa arti hasil tes yang saya dapat?

Kisaran normal untuk setiap tes mungkin berbeda-beda, tergantung pada laboratorium yang Anda pilih. Biasanya, kisaran normal tersebut akan ditulis di kertas hasil tes. Diskusikan dengan dokter atau ahli kesehatan kami sebelum tes dan setelah menerima hasil tes untuk hasil yang akurat.

Normal

Tidak ditemukan adanya mutasi

Abnormal

Adanya peningkatan risiko ARMD

Hasil tes ini akan digabungkan dengan hasil tes lain termasuk tes fisik. Anda dapat  berdiskusi langsung dengan dokter sebelum dan sesudah mendapatkan hasil tes untuk diagnosis yang lebih akurat.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Baca Juga:

    Yang juga perlu Anda baca

    Akantosis Nigrikans, Saat Kulit Menebal dan Menghitam Akibat Diabetes

    Akantosis nigrikans adalah gangguan kulit yang ditandai dengan kulit menebal dan menggelap. Kondisi ini bisa menjadi salah satu tanda diabetes.

    Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Fidhia Kemala
    Penyakit Diabetes, Diabetes Tipe 2 8 September 2020 . Waktu baca 5 menit

    11 Cara Mencegah Diabetes yang Bisa Dilakukan Mulai Hari Ini

    Meski tak bisa disembuhkan, ada berbagai macam cara untuk mencegah diabetes. Tindakan pencegahan diabetes ini pun sangat sederhana. Apa saja?

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Penyakit Diabetes, Diabetes Tipe 2 8 September 2020 . Waktu baca 9 menit

    Gejala Penyakit Urologi, Dari Nyeri Buang Air Kecil Hingga Impotensi

    Gejala penyakit urologi kerap berhubungan dengan proses kencing yang tidak normal seperti kesulitan atau malah terlalu sering. Apa gejala lainnya?

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Nabila Azmi
    Urologi 7 September 2020 . Waktu baca 10 menit

    8 Kondisi yang Menjadi Penyebab Sering Buang Air Kecil

    Ada banyak hal yang menjadi penyebab sering buang air kecil, mulai dari kebiasaan minum, konsumsi obat, hingga penyakit. Apakah Anda memiliki salah satunya?

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Fauzan Budi Prasetya
    Urologi, Kandung Kemih 6 Agustus 2020 . Waktu baca 6 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    pencegahan anemia

    7 Cara Mencegah Anemia yang Perlu Anda Lakukan

    Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Fajarina Nurin
    Dipublikasikan tanggal: 2 Oktober 2020 . Waktu baca 7 menit
    terapi urine minum air kencing

    Terapi Urine dengan Minum Air Kencing, Benarkah Efektif?

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 23 September 2020 . Waktu baca 8 menit
    merawat kulit orang diabetes

    Berbagai Perawatan untuk Menjaga Kesehatan Kulit

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
    Dipublikasikan tanggal: 18 September 2020 . Waktu baca 8 menit
    transplantasi ginjal

    Transplantasi Ginjal

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
    Dipublikasikan tanggal: 15 September 2020 . Waktu baca 11 menit