Perkembangan Janin di Usia Kehamilan 41 Minggu

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 6 Maret 2020 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Perkembangan Janin

Bagaimana perkembangan janin di minggu 41 kehamilan?

Mengutip dari Baby Center, pada minggu 41 minggu kehamilan, perkembangan besar janin kini kira-kira sudah seukuran buah nangka. Panjang tubuh janin sudah lebih dari 50 cm dan beratnya sekitar 3.6 kilogram.

Di minggu ini, janin sudah siap lahir. Ia tidak bisa terus menerus ada di dalam perut ibu sehingga harus dilahirkan.

Kebanyakan dokter kandungan tidak akan membiarkan kehamilan melewati 2 minggu dari estimasi HPL (hari perkiraan lahir) yang telah ditentukan. Ini bertujuan untuk mencegah risiko komplikasi pada janin dan ibu hamil.

Janin yang lahir pada usia kehamilan 41 minggu atau lebih biasanya akan memiliki kulit yang kering, keriput, kukunya panjang, rambut tebal, dan perkembangan sebum di sekitar tubuhnya lebih sedikit.

Bayi yang lahir lebih dari 2 minggu lewat HPL kemungkinan juga kekurangan nutrisi dan lemak subkutannya juga lebih tipis. Ini perlu diperhatikan dalam perkembangan janin usia kehamilan 41 minggu.

Perubahan pada Tubuh

Bagaimana perubahan pada tubuh saya di perkembangan janin usia 41 minggu?

Sulit untuk tidak cemas ketika hari perkiraan lahir sudah lewat dan Anda belum menunjukkan tanda-tanda mau melahirkan.

Selain itu, ada beberapa tanda kehamilan trimester 3 yang masih dapat menghiasi hari-hari Anda:

Sakit panggul

Mengutip dari What To Expect, semakin besar usia kehamilan, semakin posisi janin akan turun ke bawah.

Menurunnya janin ke bawah akan menekan kandung kemih dan leher rahim. Akibatnya, ibu hamil akan merasakan sakit dan nyeri di bagian panggul karena janin terus berkembang.

Wasir

Wasir berhubungan dengan kondisi sebelumnya yaitu sakit panggul. Tekanan berlebih pada panggul juga dapat menyebabkan pembengkakan pembuluh darah di rektum Anda.

Hal ini dapat menyebabkan wasir pada ibu hamil yang kadang tidak disadari. Meskipun bisa diatasi, wasir mungkin memburuk atau pecah saat ibu sedang mengejan ketika melahirkan karena bisa menimbulkan perdarahan.

Kontraksi pertama

Di minggu sebelumnya beberapa dari ibu hamil pernah mengalami kontraksi palsu atau braxton hiks.

Namun di usia kehamilan 41 minggu, Anda akan mengalami kontraksi serius yang pertama. Seiring perkembangan janin di minggu 41 kehamilan, ibu mungkin akan merasakan kontraksi yang sebenarnya.

Kontraksi yang sebenarnya pertama kali terasa seperti kram menstruasi atau sakit punggung. Sering kali, rasa sakit akan mulai di punggung dan menyebar ke bagian depan perut. Kontraksi juga bisa dirasakan di perut depan saja.

Jika di masa perkembangan janin kehamilan 41 minggu Anda merasakan kontraksi dan tidak yakin kontraksi tersebut tanda melahirkan, segera hubungi dokter kandungan Anda.

Tanda mau melahirkan

Ibu juga harus mulai waspada dengan tanda-tanda mau melahirkan. Berikut beberapa tandanya:

  • Pecahnya air ketuban yang bisa ditandai dengan semburan air bening dari vagina atau air yang mengalir sedikit demi sedikit.
  • Kontraksi yang sering atau menyakitkan yang tidak berhenti.
  • Perdarahan atau sakit perut.

Hubungi dokter jika Anda mengalami ini di masa perkembangan janin usia kehamilan 41 minggu.

Apa yang perlu saya perhatikan di perkembangan janin usia kehamilan 41 minggu?

Sekitar 5 sampai 6 persen kasus kehamilan dapat terus berlanjut lewat dari 3 minggu atau lebih dari tanggal HPL yang seharusnya.

Bayi yang lahir pada lebih dari usia 41 minggu masa kehamilan, umumnya memiliki kulit kering dan kelebihan berat badan.

Tidak disarankan untuk membiarkan janin terlalu lama berada di dalam rahim. Ini dapat meningkatkan risiko infeksi pada rahim yang dapat berbahaya dan bahkan menyebabkan bayi lahir mati (still birth).

Kunjungan ke Dokter/Bidan

Apa yang harus saya diskusikan dengan dokter di perkembangan janin kehamilan 41 minggu?

Tanyakan kepada dokter tentang perkembangan janin usia 41 minggu dan kehamilan yang Anda alami.

Pada kondisi hamil tua ini, biasanya dokter akan memberitahu Anda mengenai pilihan suntikan induksi untuk merangsang persalinan. Induksi obat akan diberikan jika bayi Anda tidak lahir pada minggu berikutnya.

Kebanyakan dokter tidak akan membiarkan ibu menunda melahirkan lebih dari dua minggu lewat dari estimasi HPL yang telah ditentukan. Kondisi ini akan meningkatkan risiko komplikasi bagi Anda dan bayi.

Tes apa yang perlu saya ketahui?

Metode yang dokter Anda gunakan untuk merangsang proses persalinan tergantung pada kondisi serviks Anda.

Jika leher rahim Anda belum mulai menipis atau terbuka, Anda dianggap belum siap untuk bersalin.

Apabila kondisi ini terjadi, dokter akan menggunakan hormon atau metode mekanis untuk mematangkan serviks Anda sebelum proses induksi.

Tergantung kondisi kehamilan prosedur ini dapat dilakukan dengan membuka atau merobek membran.

Untuk memicu persalinan, dokter juga dapat menggunakan obat seperti oksitosin untuk memulai kontraksi Anda. Jika metode-metode ini tetap tak berhasil, Anda mungkin harus melahirkan lewat operasi cesar.

Kesehatan dan Keselamatan

Apa saja yang perlu saya ketahui untuk menjaga kesehatan dan keselamatan selama hamil?

Mengingat di usia kehamilan 41 minggu adalah waktunya janin untuk dilahirkan, ada beberapa cara untuk menjaga kesehatan selama hamil sampai waktu persalinan tiba, di antaranya:

Mempersiapkan baju bayi

Selain terus memantau perkembangan janin di usia siap melahirkan, yakni 41 minggu kehamilan, Anda bisa mulai menyiapkan pakaian si kecil.

Pada minggu menjelang melahirkan, ada baiknya Anda mencuci baju, selimut, dan benda-benda lain yang akan bersentuhan langsung dengan kulit bayi baru lahir. Sebab, kulit bayi baru lahir masih rapuh, sensitif, dan mudah teriritasi. 

Meski sering diabaikan, para ahli sepakat bahwa mencuci barang-barang bayi merupakan rutinitas penting yang perlu dilakukan para orangtua. 

Waktu kehamilan yang telah melewati batas

Anda tak dapat melakukan apa-apa untuk mempercepat persalinan jika kehamilan Anda overdue alias sudah melewati batas estimasi tanggal kelahiran.

Beberapa metode seperti obat herbal, stimulasi puting, dan minyak kastor dapat merangsang persalinan.

Obat-obatan tersebut juga dapat membuat Anda kontraksi dan meningkatkan risiko pada bayi Anda, sekaligus membuat rasa sakit yang Anda rasakan menjadi lebih parah.

Dokter kandungan dapat menyarankan untuk mulai menginduksi persalinan atau melahirkan lewat caesar.

Keduanya dapat menjadi pilihan yang tepat ketika kondisi cairan ketuban makin sedikit dan pergerakan janin mulai melemah.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    Bolehkah Ibu Menjalani Diet Saat Hamil?

    Sebagai perempuan, Anda memiliki rasa kekhawatiran akan penampilan Anda meski saat hamil. Namun, bolehkah ibu menjalani diet saat hamil?

    Ditulis oleh: Theresia Evelyn
    Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 19 Agustus 2020 . Waktu baca 5 menit

    Yang Harus Dilakukan Saat Kepala Bayi Terbentur

    Kebanyakan kasus kepala bayi terbentur tidak bersifat fatal. Untuk membantu pemulihan dan menangani luka yang muncul di rumah, perhatikan panduan berikut.

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Parenting, Tips Parenting 18 Agustus 2020 . Waktu baca 4 menit

    Masturbasi Saat Hamil, Boleh Atau Tidak?

    Masturbasi saat hamil kabarnya mampu memberikan kenikmatan yang lebih memuaskan daripada hubungan seksual. Namun, apakah aman?

    Ditulis oleh: Ajeng Quamila
    Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 12 Agustus 2020 . Waktu baca 3 menit

    Kapan Saya Bisa Mulai Cek Kehamilan dengan Test Pack?

    Meski Anda mungkin sudah hamil dua hari setelah berhubungan seks, beberapa test pack pengecek kehamilan mungkin belum bisa langsung mendeteksinya.

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Arinda Veratamala
    Kesuburan, Kehamilan, Hidup Sehat, Seks & Asmara 11 Agustus 2020 . Waktu baca 6 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    perkembangan janin 14 minggu

    Kapan Boleh Mencoba Hamil Lagi Setelah Keguguran?

    Ditulis oleh: Arinda Veratamala
    Dipublikasikan tanggal: 16 September 2020 . Waktu baca 4 menit
    kecemasan ibu hamil menjelang persalinan

    Menghadapi 7 Kecemasan Ibu Hamil Menjelang Persalinan

    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 10 September 2020 . Waktu baca 5 menit
    pelumas seks lubrikan bikin susah hamil

    Hati-hati, Pelumas Seks Bisa Bikin Susah Hamil

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 9 September 2020 . Waktu baca 4 menit
    bernafas dalam kandungan

    Bagaimana Cara Bayi Bernapas Saat Masih dalam Kandungan?

    Ditulis oleh: Theresia Evelyn
    Dipublikasikan tanggal: 1 September 2020 . Waktu baca 3 menit