Periode Perkembangan

Perkembangan Janin di Usia Kehamilan 41 Minggu

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Perkembangan Janin

Bagaimana perkembangan janin di minggu 41 kehamilan?

Pada minggu 41 minggu kehamilan, perkembangan besar janin kini kira-kira sudah seukuran buah nangka. Panjang tubuh hanin sudah lebih dari 50 cm dan beratnya sekitar 3.6 kg.

Di minggu ini, janin sudah siap lahir. Ia tidak bisa terus menerus ada di dalam perut ibu sehingga harus dilahirkan.

Kebanyakan dokter kandungan tidak akan membiarkan kehamilan melewati 2 minggu dari estimasi HPL yang telah ditentukan. Ini bertujuan untuk mencegah risiko komplikasi pada janin yang Anda kandung.

Bayi yang lahir pada minggu 42 atau lebih biasanya akan memiliki kulit yang kering, keriput, kukunya panjang, rambut tebal, dan sebum di sekitar tubuhnya lebih sedikit.

Bayi yang lahir lebih dari 2 minggu lewat HPL (hari perkiraan lahir) kemungkinan juga kekurangan nutrisi dan lemak subkutannya juga lebih tipis.

Perubahan Pada Tubuh

Bagaimana perubahan pada tubuh saya?

Sulit untuk tidak cemas ketika hari perkiraan lahir sudah lewat dan Anda belum menunjukkan tanda-tanda mau melahirkan.

Selain itu ada beberapa gejala kehamilan yang masih dapat menghiasi hari-hari Anda:

Sakit panggul

Semakin besar usia kehamilan, semakin posisi janin akan turun ke bawah. Menurunnya janin ke bawah akan menekan kandung kemih dan leher rahim. Akibatnya, ibu hamil akan merasakan sakit dan nyeri di bagian bawah perut.

Wasir

Tekanan berlebih pada panggul juga dapat menyebabkan pembengkakan pembuluh darah di rektum Anda. Hal ini dapat menyebabkan wasir pada ibu hamil.

Meskipun bisa diatasi, wasir mungkin memburuk atau pecah saat ibu sedang mengejan melahirkan.

Kontraksi pertama

Seiring perkembangan janin di minggu 41 kehamilan, ibu mungkin akan merasakan kontraksi yang sebenarnya.

Kontraksi yang sebenarnya pertama kali terasa seperti kram menstruasi atau sakit punggung. Sering kali, rasa sakit akan mulai di punggung dan menyebar ke bagian depan perut. Kontraksi juga bisa dirasakan di perut depan saja.

Jika Anda merasakan kontraksi tetapi tidak yakin apakah kontraksi tersebut tanda melahirkan, hubungi dokter kandungan Anda.

Tanda mau melahirkan

Ibu juga harus mulai waspada dengan tanda-tanda mau melahirkan. Hubungi dokter jika Anda mengalami:

  • Pecahnya air ketuban yang bisa ditandai dengan semburan air bening dari vagina, atau air mengalir sedikit demi sedikit.
  • Kontraksi yang sering atau menyakitkan yang tidak berhenti.
  • Perdarahan atau sakit perut.

Apa yang perlu saya perhatikan?

Sekitar 5 sampai 6 persen kasus kehamilan dapat terus berlanjut lewat dari 3 minggu atau lebih dari tanggal HPL yang seharusnya.

Bayi yang lahir pada minggu ke 42 masa kehamilan umumnya memiliki kulit kering dan kelebihan berat badan.

Tidak disarankan untuk membiarkan janin terlalu lama berada di dalam rahim. Ini dapat meningkatkan risiko infeksi pada rahim yang dapat berbahaya dan bahkan meningkatkan risiko bayi lahir mati.

Kunjungan ke Dokter/Bidan

Apa yang harus saya diskusikan dengan dokter?

Tanyakan kepada dokter tentang perkembangan janin usia 41 minggu dan kehamilan yang Anda alami.

Pada kondisi hamil tua ini, biasanya dokter akan memberitahu Anda mengenai pilihan suntikan induksi untuk merangsang persalinan. Induksi obat akan diberikan jika bayi Anda tidak lahir pada minggu berikutnya.

Kebanyakan dokter tidak akan membiarkan ibu menunda melahirkan lebih dari dua minggu lewat dari estimasi HPL yang telah ditentukan. Kondisi ini akan meningkatkan risiko komplikasi bagi Anda dan bayi.

Tes apa yang perlu saya ketahui?

Metode yang dokter Anda gunakan untuk merangsang proses persalinan tergantung pada kondisi serviks Anda.

Jika leher rahim Anda belum mulai menipis atau terbuka, Anda dianggap belum siap untuk bersalin. Apabila kondisi ini terjadi, dokter akan menggunakan hormon atau metode mekanis untuk mematangkan serviks Anda sebelum proses induksi.

Tergantung kondisi kehamilan prosedur ini dapat dilakukan dengan membuka atau merobek membran.

Untuk memicu persalinan, dokter juga dapat menggunakan obat seperti oksitosin untuk memulai kontraksi Anda. Jika metode-metode ini tetap tak berhasil, Anda mungkin harus menjalani operasi cesar.

Kesehatan dan Keselamatan

Apa saja yang perlu saya ketahui untuk menjaga kesehatan dan keselamatan selama hamil?

Mempersiapkan baju bayi

Selain terus memantau perkembangan janin di usia siap melahirkan, yakni 41 minggu kehamilan, Anda bisa mulai menyiapkan pakaian si kecil.

Pada minggu menjelang melahirkan, ada baiknya Anda mencuci baju, selimut, dan benda-benda lain yang akan menyentuh kulit bayi saat baru lahir. Ini mungkin adalah hal sering diabaikan, namun para ahli menyarankan Anda untuk mencuci dulu barang-barang ini sebelum dipakai bayi.

Bahan kain baju baru biasanya kaku dan saat Anda memeluk bayi yang baru lahir saat ia mengenakan bahan yang kaku ini, kulitnya yang masih rapuh dapat teriritasi.

Waktu kehamilan yang telah melewati batas

Anda tak dapat melakukan apa-apa untuk mempercepat persalinan jika kehamilan Anda sudah melewati batas estimasi tanggal kelahiran.

Beberapa metode seperti obat herbal, stimulasi puting, dan minyak kastor dapat merangsang kehamilan.

Obat-obatan tersebut juga dapat membuat Anda kontraksi dan meningkatkan risiko pada bayi Anda, sekaligus membuat rasa sakit yang Anda rasakan menjadi lebih parah.

Dokter biasanya akan menginduksi Anda di antara minggu ke-41 atau 42 untuk melahirkan bayi Anda.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Sumber