Perkembangan Janin di Usia Kehamilan 38 Minggu

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 06/03/2020
Bagikan sekarang

Perkembangan Janin

Mengutip dari Baby Center, memasuki minggu 38 kehamilan, perkembangan tubuh janin Anda sudah sepanjang 45 cm dari ujung kepala hingga kaki dengan berat 3,2 kilogram. Berat si kecil masih akan terus bertambah sampai waktunya melahirkan.

Otot mulut bayi bekerja dengan baik

Pada saat ini, mulut bayi sudah memiliki otot untuk mengisap dan menelan cairan ketuban. Alhasil, pencernaan janin sudah mulai bisa menghasilkan mekonium yang juga dikenal sebagai feses pertama janin.

Sementara itu, perkembangan paru-paru janin masih dalam tahap penyempurnaan fungsi di usia kehamilan 38 minggu. Paru-parunya masih akan menghasilkan banyak surfaktan.

Mengutip dari What to Expect, surfaktan yaitu suatu zat yang mencegah kantung udara pada paru-paru janin saling menempel begitu ia mulai bernapas saat lahir.

Lemak bertambah di tubuh janin

Perkembangan lain yang dapat diamati di minggu 38 kehamilan ini adalah bertambahnya lemak dalam tubuh janin.

Selain itu, janin masih akan menyempurnakan otak dan sistem sarafnya agar bisa merespon rangsangan saat ia lahir nanti.

Perubahan Pada Tubuh

Bagaimana perubahan pada tubuh saya di perkembangan janin usia 38 minggu kehamilan?

Mengikuti perkembangan janin masuk di usia 38 minggu, kehamilan ibu akan diwarnai beberapa gejala berikut ini:

Kontraksi palsu atau Braxton Hicks

Semakin mendekati waktu kelahiran, hari-hari ibu kemungkinan akan dihiasi oleh kontraksi palsu.

Kontraksi palsu dianggap sebagai cara tubuh melatih Anda menghadapi kontraksi asli yang akan terjadi pada proses persalinan nanti.

Gejala kontraksi palsu yang bisa Anda rasakan antara lain perut kram dan terasa kencang. Kalau kontraksi Anda rasanya tidak menyakitkan dan hilang ketika Anda berganti posisi, kemungkinan besar itu bisa menjadi gejala Braxton Hicks. 

Keputihan dalam jumlah banyak

Seiring perkembangan janin yang masuk ke usia 38 minggu, Anda mungkin juga dapat mengalami keputihan berlebih selama kehamilan akhir ini.

Keputihan bisa berupa gumpalan zat putih tebal atau berlendir. Keputihan berlebih ini umumnya normal selama tidak berwarna merah, hitam, kehijauan, dan tidak berbau.

Keputihan ini adalah tanda leher rahim (serviks) sedang bersiap membuka untuk proses melahirkan yang akan terjadi sebentar lagi.

Kondisi ini wajar terjadi dalam masa perkembangan janin usia kehamilan 38 minggu.

Perut gatal

Pada trimester akhir kehamilan ini, kulit perut ibu bisa semakin sensitif sehingga kerap terasa gatal.

Untuk mengatasinya, ibu hamil bisa coba untuk minum air yang banyak untuk membuat kulit tetap lembap dan tidak sampai menimbulkan gatal.

Ibu hamil juga bisa menggunakan krim pelembap dengan bahan-bahan aman untuk mencegah kulit kering.

Apabila gatal di perut atau di bagian tubuh lainnya berubah menjadi ruam kemerahan, segera konsultasi ke dokter kandungan.

Kaki bengkak

Menjelang waktu melahirkan, kaki dan betis bisa membengkak. Pembengkakan ini terjadi bukan tanpa alasan.

Bagian bawah tubuh tampak membengkak karena volume darah ibu menjelang melahirkan bertambah banyak.

Selain itu, cairan dalam tubuh yang juga ikut bertambah akhirnya menumpuk di bagian bawah tubuh.

Kabar baiknya, ada sejumlah cara sederhana yang bisa dilakukan untuk mengatasi kaki bengkak selama hamil.

Rajin jalan santai misalnya sangat disarankan untuk menjaga darah dan cairan di dalam tubuh mengalir lancar.

Apa yang perlu saya perhatikan pada perkembangan janin 38 minggu kehamilan?

Sangatlah normal untuk melahirkan sebelum atau lewat hari perkiraan lahir (hpl) yang dari awal sudah ditentukan oleh dokter.

Apabila kehamilan Anda harus terus berlanjut selama dua minggu setelah melewati hari perkiraan lahir yang telah ditentukan, ini dinamakan overdue pregnancy.

Anda mungkin mengalami overdue pregnancy jika:

  • Tanggal pasti dari menstruasi terakhir Anda tidak diketahui
  • Ini adalah kehamilan pertama Anda
  • Pernah mengalami overdue pregnancy sebelumnya
  • Sering terjadi overdue pregnancy pada keluarga Anda
  • Bayi Anda berjenis kelamin laki-laki

Segera konsultasi ke dokter untuk penanganan lebih lanjut.

Kunjungan ke Dokter/Bidan

Apa yang harus saya diskusikan dengan dokter di perkembangan janin usia kehamilan 38 minggu?

Perawatan kehamilan dan pemantauan perkembangan janin akan terus dilanjutkan bahkan saat HPL-nya (hari perkiraan lahir) sudah lewat dari minggu 38.

Dokter akan memantau kesehatan dan juga keadaan serviks Anda untuk melihat apakah sudah mulai menipis dan melebar untuk persiapan melahirkan.

Jika Anda telah melewati satu minggu dari batas waktu yang telah ditentukan, dokter akan memeriksa detak jantung bayi Anda menggunakan monitor janin elektronik atau ultrasound (USG).

Selain itu, USG juga digunakan untuk mengamati pergerakan bayi Anda dan mengukur jumlah cairan ketuban.

Tes apa saja yang perlu saya ketahui di usia kehamilan ini?

Semakin dekat dengan tanggal persalinan, dokter mungkin akan memeriksa panggul Anda secara rutin untuk memastikan posisi janin di dalam rahim.

Pemeriksaan tersebut dapat membantu dokter untuk mengetahui posisi bayi Anda saat persalinan nanti. Apakah kepala lebih dulu, kaki lebih dulu, atau bokong janin lebih dulu dari dalam kandungan Anda.

Kebanyakan bayi berada pada posisi kepala lebih dulu pada masa akhir kehamilan. Pada posisi tersebut kepala bayi terletak pas pada seluk panggul Anda.

Selama tes panggul, dokter juga akan memeriksa apakah leher rahim Anda sudah mulai terbuka, melembut, atau menipis.

Informasi ini akan ditunjukkan melalui angka dan persentase yang akan dijelaskan lebih lanjut oleh dokter.

Kesehatan dan Keselamatan

Apa saja yang perlu saya ketahui untuk menjaga kesehatan dan keselamatan ibu hamil?

Semakin mendekati hari persalinan, ada beberapa hal yang perlu diketahui untuk menjaga kesehatan dan keselamatan ibu juga janin. Berikut di antaranya:

Hindrari konsumsi obat-obatan tertentu

Aspirin dan obat-obatan yang mengandung alkohol biasanya mengandung bahan-bahan yang tidak disarankan untuk dikonsumsi ibu hamil.

Sebaiknya Anda tanyakan dulu kepada dokter kandungan sebelum meminum obat apa pun selama kehamilan.

Perbanyak jalan kaki

Sambil menunggu si kecil dilahirkan, Anda bisa jalan kaki untuk latihan selama kehamilan. Untuk memicu kontraksi, Anda bisa berjalan sambil menggoyangkan pinggul agar kepala janin masuk ke dalam panggul.

Jadi usai minggu 38 kehamilan, bagaimana perkembangan janin di minggu berikutnya?

Hello Health Group tidak memberikan saran medis, diagnosis, dan pengobatan.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    Pilihan Obat Maag yang Aman untuk Ibu Hamil

    Maag rentan terjadi pada ibu hamil. Salah satu cara mngatasinya adalah dengan minum obat. Apa saja obat maag yang bisa diminum ibu hamil? Baca di sini.

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji

    4 Kondisi yang Mengharuskan Ibu Hamil Membatalkan Puasanya

    Ibu hamil boleh puasa. Meski begitu, meneruskan puasa bagi ibu hamil dengan kondisi-kondisi ini tak cuma membahayakan kesehatannya, tapi juga bayinya.

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Novita Joseph
    Hari Raya, Ramadan 14/05/2020

    6 Makanan Kaya Gizi yang Harus Ibu Hamil Penuhi Saat Sahur

    Ibu hamil yang berpuasa tidak bisa makan sembarangan. Berikut beberapa contoh makanan sahur untuk ibu hamil yang bisa menjadi referensi Anda.

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Widya Citra Andini
    Hari Raya, Ramadan 13/05/2020

    Berbagai Jenis Gangguan Makan yang Umum Dialami Ibu Hamil

    Gangguan makan yang dialami oleh ibu hamil tentu akan memberikan dampak yang berbahaya bagi keselamatan dan perkembangan janin.

    Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Winona Katyusha

    Direkomendasikan untuk Anda

    Apa Akibatnya pada Janin Jika Ibu Merokok Saat Hamil?

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Ajeng Quamila
    Dipublikasikan tanggal: 31/05/2020
    bahan kimia kosmetik autisme

    Benarkah Bahan Kimia Kosmetik Tingkatkan Risiko Autisme pada Janin?

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Dipublikasikan tanggal: 28/05/2020
    hamil setelah keguguran

    Hal yang Harus Diketahui Jika Ingin Cepat Hamil Setelah Keguguran

    Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Winona Katyusha
    Dipublikasikan tanggal: 18/05/2020
    menu puasa untuk ibu hamil

    Menu Wajib Saat Puasa untuk Ibu Hamil

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Arinda Veratamala
    Dipublikasikan tanggal: 17/05/2020