Jangan Keliru, Kenali Ciri Kontraksi Palsu yang Terjadi Menjelang Persalinan

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum

Beberapa ibu hamil mungkin pernah merasa terkecoh ingin segera pergi ke rumah sakit karena mengira sudah tiba saatnya untuk melahirkan. Hal ini disebabkan oleh muncul kontraksi yang datang secara tiba-tiba. Padahal, belum tentu kontraksi tersebut memang tanda-tanda mau melahirkan yang sesungguhnya. Tidak menutup kemungkinan, itu hanya kontraksi palsu yang dapat hilang dan muncul dalam beberapa waktu tertentu.

Apa itu kontraksi palsu?

kontraksi saat hamil

Kontraksi palsu atau kontraksi Braxton Hicks adalah kontraksi dengan pola tidak teratur yang kerap hilang dan timbul. Kontraksi ini biasanya mulai terasa sejak dini di trimester kedua. Namun, biasanya lebih sering muncul di trimester ketiga, khususnya menjelang waktu melahirkan.

Sama halnya dengan kontraksi melahirkan yang sebenarnya, kontraksi palsu ini juga membuat perut terasa mengencang. Bedanya, lama waktu berlangsungnya kontraksi Braxton-Hicks cenderung lebih singkat, yakni sekitar 30-60 detik atau paling lama sekitar 2 menit.

Kontraksi Braxtion-Hicks bisa dibilang sebagai cara tubuh untuk mempersiapkan dan menyambut proses persalinan. Di sini, Anda sebenarnya bisa berlatih sedikit demi sedikit untuk menerapkan teknik pernapasan yang tepat sebelum kontraksi yang sesungguhnya datang.

Meski begitu, tidak semua wanita yang hendak melahirkan akan mengalami kontraksi palsu ini. Dalam beberapa kasus, Anda mungkin saja langsung merasakan kontraksi sungguhan yang bisa berlangsung sekitar 5-10 menit. Walaupun belum mengalami kontraksi palsu sebelumnya.

Apa tanda-tanda kontraksi palsu (Braxton Hicks)?

obat maag untuk ibu hamil

Beberapa wanita menggambarkan kontraksi Braxton Hicks sebagai rasa kencang di bagian perut yang tidak teratur. Ketidaknyamanan tersebut biasanya datang dan pergi di waktu-waktu tertentu.

Kontraksi palsu ini biasanya digambarkan sebagai kram perut dalam taraf ringan, mungkin mirip seperti kram saat menstruasi. Rasa tidak nyaman dari kontraksi ini memang berpusat di sekitar perut bagian bawah.

Akan tetapi, tidak memicu terjadi pembukaan rahim yang menandakan persalinan akan segera dimulai. Jika  mengalami gejala kontraksi palsu, Anda mungkin tiduk perlu panik dan masih bisa sedikit bersantai di rumah.

Ketika dibawa beraktivitas, berjalan-jalan, atau berganti posisi saat tidur, kontraksi Braxton Hicks bisa segera hilang. Jika tanda-tanda yang Anda alami seperti di bawah ini, artinya kontraksi tersebut palsu:

  • Frekuensi dan pola kontraksi acak, misalnya jarak antar kontraksi 10 menit, 6 menit, 2 menit, kemudian 8 menit.
  • Kontraksi tidak bertahan lama, tidak semakin parah, tidak semakin sering.
  • Kontraksi biasanya menimbulkan rasa sakit atau ketidaknyamanan di bagian bawah perut.
  • Kontraksi bisa terasa sakit atau tidak sama sekali.
  • Kontraksi bisa berhenti begitu Anda berganti posisi atau beralih ke aktivitas lain.
  • Kontraksi idak menunjukkan adanya bercak darah.
  • Kontraksi tidak membuat air ketuban pecah.

Kontraksi palsu bisa saja muncul selama trimester ketiga, atau bahkan mulai terasa sejak trimester kedua. Namun lagi-lagi, perlu diingat bahwa tidak semua wanita mengalami kontraksi ini.

Bila ragu mengenai kontraksi yang Anda alami, selalu hubungi dokter kandungan atau bidan secepatnya. Pasalnya, satu-satunya cara untuk mengetahui pasti mengenai kebenaran kontraksi yakni dengan menjalani pemeriksaan vagina.

Dokter dan bidan akan melakukan pemeriksaan apakah leher rahim Anda sudah berkembang melebar dan bersiap untuk menjalani proses persalinan.

Apa bedanya dengan tanda-tanda kontraksi persalinan asli?

antibiotik saat melahirkan

Pengalaman kontraksi menjelang melahirkan dapat berbeda untuk setiap wanita, dan juga mungkin berbeda di setiap kehamilan. Agar tidak tertukar, begini cara membedakan mana kontraksi palsu dan mana yang menandakan Anda harus segera ke rumah sakit:

Lama waktu dan kemungkinan memprediksi kontraksi

Memang tidak mudah untuk memprediksi kontraksi persalinan palsu. Namun, kontraksi Braxton-Hicks ini biasanya datang dalam pola yang tidak teratur dengan intensitas dan lama waktu yang berbeda-beda.

Kontraksi palsu biasanya hanya berlangsung cukup singkat. Sementara pada kontraksi persalinan asli, pola dan lama waktu berlangsung juga cenderung tidak teratur di awal. Hanya saja, seiring waktu kontraksi persalinan asli mulai menunjukkan pola, frekuensi, dan jarak yang tetap dan teratur.

Bahkan semakin lama, ketidaknyamanan dari kontraksi asli akan semakin terasa dan dapat bertahan lebih lama. Sebagai gambaran, kontraksi asli bisa datang secara berkala. Misalnya setiap lima atau tujuh menit sekali, dan masing-masing berlangsung sekitar 30-70 detik.

Cek kontraksi Anda menggunakan jam tangan atau stopwatch. Kemudian catat kapan dan berapa lama setiap kontraksi berlangsung.

Letak rasa sakit pada kontraksi

Rasa sakit pada perut bisa muncul atau pun tidak pada kontraksi palsu. Jika rasa sakit itu timbul, biasanya terasa di perut bagian bawah saja disertai dengan kram yang ringan.

Sedangkan pada kontraksi asli, rasa sakit tersebut terasa di punggung bagian bawah dan seperti menyeluruh di semua bagian perut.

Anda juga mungkin akan mengalami nyeri punggung, disertai dengan adanya tekanan pada panggul, pinggang, dan paha. Rasa sakit dari kontraksi asli ini digambarkan seperti kram saat menstruasi tapi dengan tingkat yang jauh lebih kuat.

Keluhan rasa sakit karena kontraksi saat beraktivitas

Jika kontraksi yang Anda alami palsu, biasanya akan segera hilang setelah berjalan-jalan, tidur, berubah posisi, maupun melakukan aktivitas lainnya. Sebaliknya, rasa sakit pada kontraksi asli tetap akan bertahan meskipun Anda melakukan berbagai kegiatan.

Bahkan, ketidaknyamanan pada kontraksi asli bisa terasa semakin intens dari waktu ke waktu.

Kontraksi asli disertai dengan berbagai tanda persalinan lainnya

Kemunculan kontraksi palsu biasanya datang sendirian tanpa diiringi dengan timbulnya tanda-tanda Anda akan melahirkan. Sementara pada kontraksi asli, berbagai tanda Anda akan melahirkan sebentar lagi umumnya akan muncul.

Mulai dari terjadi penipisan dan pelebaran leher rahim (effacement), air ketuban pecah, hingga keluar bercak darah sehari atau dua hari sebelum kontraksi. Bercak darah tersebut timbul disertai dalam bentuk lendir merah mudah atau keputihan.

Bercak darah ini sebenarnya lendir yang mengumpul dan menyumbat leher rahim selama kehamilan. Tidak semua wanita menyadari bercak ini, dan beberapa wanita bisa mulai mengalami kontraksi setelah lendir tersebut keluar.

Sementara ketuban pecah, biasanya menjadi pertanda bahwa Anda akan segera menjalani proses persalinan dalam waktu dekat. Akan tetapi, kadang setelah mengalami tanda-tanda persalinan, Anda mungkin tidak bisa yakin sepenuhnya jika akan benar-benar melahirkan.

Beberapa wanita bisa mengalami kontraksi menyakitkan setiap hari dengan tidak ada perubahan serviks. Sedangkan wanita lainnya mungkin merasa hanya sedikit tekanan dan sakit pada bagian punggung.

Apa pemicu kontraksi palsu?

cedera otot saat melahirkan

Sebenarnya kontraksi persalinan palsu tidak selamanya buruk, karena kerap menimbulkan kebingungan dengan kontraksi persalinan asli. Kontraksi palsu juga bisa dianggap baik karena berperan dalam membantu mengencangkan otot rahim, sekaligus melancarkan aliran darah ke plasenta.

Mungkin kontraksi palsu memang tidak dapat membantu melebarkan leher rahim (serviks). Namun, kontraksi ini bisa memengaruhi serviks sehingga menjadi lebih lunak dan menipis sebagai cara untuk menyambut kelahiran nantinya.

Kontraksi palsu bisa dipicu oleh beberapa hal seperti:

  • Pergerakan ibu dan bayi di dalam kandungan yang sangat aktif.
  • Adanya sentuhan pada perut ibu.
  • Ketika isi kandung kemih sangat penuh.
  • Setelah berhubungan seks saat hamil.
  • Ibu mengalami dehidarsi atau kekurangan cairan parah.

Bagaimana cara mengatasi rasa sakit karena kontraksi palsu?

Mengurangi rasa sakit saat kehamilan

Meski tidak selalu menimbulkan rasa sakit seperti kontraksi persalinan asli, tapi kontraksi palsu bisa mengakibatkan rasa tidak nyaman. Anda tidak perlu khawatir, karena kontraksi Braxtion-Hicks ini sebenarnya normal dan tidak perlu dikhawatirkan.

Karena kontraksi palsu biasanya akan segera hilang setelah Anda bergerak, maka sebaiknya perbanyak melakukan aktivitas. Supaya segera membaik, berikut berbagai cara yang bisa Anda coba untuk mengatasi keluhan akibat kontraksi palsu:

  • Beri tubuh ruang gerak lebih banyak, misalnya dengan berjalan-jalan santai.
  • Jika merasa sudah terlalu banyak beraktivitas, coba berbaring atau tidur sebentar.
  • Ubah posisi duduk atau berbaring dari yang semula Anda lakukan.
  • Biarkan tubuh rileks dan santai dengan berendam di dalam air hangat, menonton film, mendengarkan musik, atau melakukan kegiatan menyenangkan lainnya.
  • Pijat tubuh dengan perlahan.
  • Minum segelas susu maupun secangkir teh hangat.

Jangan lupa untuk perbanyak minum cairan guna mencegah tubuh mengalami dehidrasi atau kekurangan cairan. Ini karena kekurangan cairan pada tubuh bisa memicu munculnya kontraksi palsu.

Kapan harus ke dokter?

deteksi dini penyakit jantung bawaan pada bayi sejak hamil

Sebelum Anda bergegas ke rumah sakit karena kontraksi, coba pastikan kontraksi tersebut. Ketika kontraksi berlangsung lama dan cukup kuat, cobalah menghitung berapa lama kontraksi Anda berlangsung.

Mulai dari waktu terjadi, sampai waktu kontraksi telah berhenti. Selain itu, perhatikan juga durasi waktu atau jarang antara kontraksi satu dan lainnya. Kontraksi persalinan asli biasanya dimulai dalam waktu 60-90 detik, dengan jarak antara kontraksi sekitar 15-20 menit.

Lama-kelamaan, kontraksi bisa menjadi lebih teratur dengan jarak waktu antara kontraksi bisa mencapai kurang dari 5 menit. Kemungkinan persalinan akan berlangsung sebentar lagi ketika ditandai dengan kontraksi yang kuat yang berlangsung sekitar 30-70 detik.

Jarak antara kontraksi bisa semakin singkat, yakni kurang lebih 3-4 menit. Terkadang, mungkin Anda mengalami kesulitan untuk benar-benar membedakan mana tanda kontraksi palsu, dan mana kontraksi persalinan asli.

Kondisi tersebutlah yang pada akhirnya membuat Anda dilema untuk pergi ke rumah sakit sekarang atau tidak. Tak perlu khawatir untuk memeriksakan kondisi kesehatan Anda saat ini. Dokter, bidan, maupun tim medis lainnya umumnya akan selalu siap sedia untuk menangani segala keluhan Anda selama kehamilan, hingga menjelang proses persalinan.

Jadi, jangan ragu untuk berkonsultasi kapan pun ketika Anda merasa ada yang tidak beres dengan kontraksi palsu. Dokter atau bidan nantinya akan memeriksa pembukaan leher rahim (serviks) Anda.

Hal ini bertujuan untuk memastikan kebenaran munculnya kontraksi yang Anda rasakan mengarah ke persalinan sungguhan atau tidak. Jika ternyata belum mengarah ke persalinan, Anda biasanya diperbolehkan untuk pulang kembali ke rumah.

Tanda-tanda Anda harus segera ke dokter

Segera konsutlasikan ke dokter jika kontraksi yang muncul disertai dengan berbagai tanda yang dirasa tidak normal, seperti:

  • Perdarahan hebat dari vagina.
  • Air ketuban pecah.
  • Kontraksi yang sangat kuat setiap rentang waktu 5 menit sekali dan berlangsung cukup lama.
  • Kontraksi yang tidak kunjung mereda meski Anda sudah berjalan-jalan dan beraktivitas.
  • Perubahan dalam pergerakan bayi yang Anda sangat sadari, atau jika Anda merasakan kurang dari 10 pergerakan per 2 jam.
  • Tanda-tanda kontraksi persalinan nyata apapun jika kehamilan Anda belum berusia 37 minggu.

Bahkan, bila kontraksi persalinan palsu ini sering muncul sebelum masuk ke trimester ketiga, penting untuk segera memeriksakannya ke dokter. Pasalnya, kemungkinan kondisi ini bisa mengarah pada persalinan prematur.

Dokter dan tim medis nantinya memeriksa kondisi kesehatan Anda, sekaligus mencari tahu penyebab serta penanganan dari kondisi yang Anda alami.

Baca Juga:

Sumber