home

Artikel Bersponsor

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Serba Serbi Omega-6, Nutrisi Penting untuk Ibu dan Bayi

Serba Serbi Omega-6, Nutrisi Penting untuk Ibu dan Bayi

Nutrisi merupakan salah satu faktor utama untuk menjamin kehamilan yang lancar dan sehat. Tak hanya di masa kehamilan, nutrisi harus sudah mulai diperhatikan semenjak sebelum hamil (prenatal) dan juga sesudah persalinan (post-natal). Di antara berbagai nutrisi, omega-6 adalah salah satu yang sebaiknya diperhatikan Ibu hamil karena memiliki manfaat dan berperan besar untuk menjaga kesehatan calon bayi.

Alasan omega-6 penting untuk ibu hamil

Mungkin sebagian besar dari Anda lebih mengenal asam lemak omega-3. Padahal, omega-6 tidak kalah penting dan perlu dipersiapkan asupannya selama kehamilan.

Berdasarkan jurnal yang diterbitkan oleh Journal of Nutrition & Intermediary Metabolism tahun 2016, asupan asam lemak omega-3 dan 6 yang seimbang perlu dijaga selama masa kehamilan. Asam lemak ini memiliki fungsi penting bagi janin dalam perkembangan saraf.

Setiap asam lemak omega-3 dan 6 yang masuk ke dalam tubuh yang diakumulasi atau dikumpulkan oleh janin harus berasal dari Ibu melalui plasenta.

Omega-6 sendiri akan berubah menjadi Arachidonic Acid (AA) ketika dikonsumsi. AA berperan dalam membangun setiap sel yang terdapat dalam tubuh, termasuk pembentukan sel darah.

AA berperan sebagai pendahulu yang nantinya akan berubah menjadi senyawa aktif yang dibentuk di dalam tubuh bernama eikosanoid. Apabila Ibu mengonsumsi makanan dengan kandungan omega-3 dan 6 yang seimbang maka eikosanoid ini tidak akan menimbulkan peradangan.

Selain itu, omega-6 membantu mengurangi risiko cacat pada bayi ketika dilahirkan dan berperan dalam kinerja fungsi DNA.

Sumber makanan dan anjuran asupan omega-6

Dilansir dari health.harvard.edu, asam lemak omega-6 tak hanya aman dikonsumsi, tetapi juga dapat bermanfaat bagi kesehatan jantung dan sirkulasi darah.

Beberapa sumber terbaik dari omega-6 di antaranya:

Beberapa jenis makanan di bawah ini pun termasuk sumber omega-6 dan mungkin sudah sering Anda konsumsi, walau kandungannya tidak sebanyak yang telah disebutkan di atas, di antaranya:

  • Daging merah dan unggas, seperti ayam
  • Roti, nasi, hingga pasta
  • Susu dan produk olahannya
  • Ikan dan makanan laut
  • Telur

Kebutuhan omega-6 sekaligus omega-3 dapat pula berasal dari susu yang khusus diformulasikan untuk Ibu hamil. Keuntungan dari minum susu kehamilan adalah komposisi antara omega-3 dan 6 sesuai dengan rasio yang dianjurkan.

Tidak hanya omega-6, masih ada kandungan nutrisi penting lainnya yang harus dipenuhi dan bisa ditemukan pada susu kehamilan. Misalnya, kalsium untuk pertumbuhan tulang dan gigi bayi, beberapa jenis vitamin, serta zat besi untuk mencegah anemia, menekan risiko keguguran, kelahiran prematur, bayi berat badan lahir rendah, dan pendarahan saat melahirkan.

Satu hal yang perlu diingat, omega-6 juga tidak boleh dikonsumsi terlalu berlebihan oleh Ibu hamil. Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, asupan asam lemak omega-3 dan 6 tetap harus seimbang sehingga Ibu cukup mengonsumsi sebanyak 1.4 gram per hari.

Hal ini ditekankan oleh sebuah penelitian dari The Journal of Physiology yang menunjukkan bahwa mengonsumsi omega-6 sebanyak tiga kali lebih banyak dari yang direkomendasikan, dapat membahayakan kehamilan.

Sebagai contoh, Ibu dapat mengonsumsi ikan sebagai sumber omega-3 dan diimbangi dengan menambahkan sumber makanan omega-6, seperti biji bunga matahari atau minyaknya.

Pada dasarnya, Ibu hamil memang harus menjaga dan memperhatikan asupan makanan agar si Kecil dalam kandungan mendapat semua asupan nutrisi untuk mendorong tumbuh kembang optimal. Hal ini termasuk asupan asam lemak omega-6.

Pastikan untuk selalu mengonsumsi sumber makanan yang beragam dan tentunya kaya akan nutrisi, mulai dari protein, karbohidrat, buah, dan sayur. Selain itu, Anda dapat menambah asupan nutrisi dengan konsumsi susu kehamilan. Susu kehamilan dengan kandungan nutrisi makro dan mikronutrien yang lengkap dapat menjadi alternatif suplemen untuk memenuhi kebutuhan nutrisi harian selama masa hamil.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Greenberg, J. A., Bell, S. J., & Ausdal, W. V. (2008). Omega-3 Fatty Acid supplementation during pregnancy. Reviews in Obstetrics & Gynecology1(4), 162–169. Retrieved from https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC2621042/

Akerele, O. A., & Cheema, S. K. (2016). A balance of omega-3 and omega-6 polyunsaturated fatty acids is important in pregnancy. Journal of Nutrition & Intermediary Metabolism5, 23–33. https://doi.org/10.1016/j.jnim.2016.04.008

Lee, E., Kim, H., Kim, H., Ha, E.-H., & Chang, N. (2018). Association of maternal omega-6 fatty acid intake with infant birth outcomes: Korean Mothers and Children’s Environmental Health (MOCEH). Nutrition Journal17. https://doi.org/10.1186/s12937-018-0353-y

Harvard Health Publishing. (2009). No need to avoid healthy omega-6 fats. Retrieved July 27, 2020, from https://www.health.harvard.edu/newsletter_article/no-need-to-avoid-healthy-omega-6-fats

ScienceDaily. (2019). Don’t overdo omega-6 fat consumption during pregnancy. Retrieved July 26, 2020, from https://www.sciencedaily.com/releases/2019/05/190525132204.htm

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh Roby Rizki
Tanggal diperbarui 19/08/2020
x