Apa Penyebab Terjadinya Serangan Jantung Setelah Melahirkan?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 9 September 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Beberapa wanita cukup berisiko untuk mengalami serangan jantung setelah melahirkan, bahkan jika mereka tidak pernah memiliki riwayat penyakit jantung sejak sebelum kehamilan. Apa penyebabnya?

Apa penyebab serangan jantung setelah melahirkan?

Serangan jantung pada umumnya terjadi akibat adanya penyumbatan plak di pembuluh darah arteri yang menyebabkan pasokan darah menuju otot-otot jantung terhambat. Serangan jantung juga bisa disebabkan oleh penyempitan pembuluh darah.

Namun pada ibu baru, serangan jantung setelah melahirkan lebih disebabkan oleh robekan di dinding pembuluh arteri yang terjadi mendadak. Dalam dunia medis, sobekan spontan di pembuluh arteri disebut dengan diseksi arteri koroner spontan (SCAD). Menurut American Heart Association, hampir 30% kasus SCAD terjadi pada wanita yang baru saja melahirkan. Sekitar 80% pasien yang mengalami SCAD sebelumnya adalah wanita yang cukup muda, sehat, dan aktif.

Dinding arteri memiliki tiga lapisan. Jika sobekan terjadi pada lapisan dinding dalam, aliran darah yang merembes keluar bisa terjebak di antara dua lapisan lainnya dan lama-lama membentuk gumpalan (thrombosis). Bekuan darah tersebut kemudian memperlambat aliran darah ke jantung. Otot dan jaringan jantung yang tidak menerima oksigen akan terus mengalami kerusakan hingga pada akhirnya pun mati.

SCAD tidak ketahui penyebab pastinya. Namun pada wanita yang baru melahirkan, risikonya bisa dipengaruhi oleh perubahan hormon tubuh, penurunan produksi kolagen, dan perubahan proses penggumpalan darah selama masa pemulihan.

Selain itu, risiko penyakit jantung setelah melahirkan juga bisa meningkat dipengaruhi oleh kinerja otot jantung yang bertambah berat. Selama kehamilan, otot jantung akan memompa darah hingga 50 persen lebih banyak dibandingkan sebelum hamil. Otot jantung jadi melemah sehingga menyebabkan jantung membesar. Akibatnya, jantung tidak dapat bekerja optimal untuk memompa darah ke seluruh tubuh.

Jika tidak cepat-cepat ditangani, SCAD bisa menyebabkan kelainan irama jantung, serangan jantung, hingga bahkan kematian mendadak.

Apa saja tanda dan gejala serangan jantung setelah melahirkan?

Wanita pada umumnya harus lebih jeli lagi untuk memperhatikan gejala-gejala serangan jantung. Seringkali, gejala yang tampak hanyalah rasa lelah luar biasa, mual dan/atau pusing. Ditambah lagi, sejumlah keluhan seperti kelelahan dan pusing juga umum dialami oleh wanita yang baru saja melahirkan.

Selain itu, SCAD juga sulit didiagnosis karena sobekan pembuluh darah biasanya tidak menimbulkan gejala yang berarti.

Namun, ada baiknya Anda mewaspadai beberapa tanda khas serangan jantung pada wanita, seperti:

  • Sakit/nyeri dada, atau dada terasa tak enak
  • Detak jantung cepat
  • Sakit di lengan, punggung, bahu, leher, atau rahang
  • Sesak napas
  • Mual
  • Pusing
  • Badan terasa sangat lelah, lebih dari biasanya
  • Berkeringat lebih banyak dari biasanya

Bagaimana dokter mendiagnosis serangan jantung setelah melahirkan?

Bila Anda mencurigai Anda atau kerabat terdekat lain mengalami gejala serangan jantung, segera ke dokter.

Dokter dapat memastikan apakah serangan jantung tersebut benar disebabkan oleh SCAD — terutama apabila hasil pemeriksaan tidak menunjukkan adanya penumpukan plak lemak khas aterosklerosis.

Bagaimana mengobati serangan jantung setelah melahirkan?

Pengobatan dan perawatan serangan jantung setelah melahirkan akan disesuaikan dengan kondisi Anda, termasuk juga lokasi robekan arteri dan gejala yang Anda tunjukkan.

Umumnya, dokter dapat meresepkan obat-obatan yang dapat mengembalikan aliran darah ke jantung, seperti aspirin, obat pengencer darah, obat untuk tekanan darah, obat untuk mengendalikan nyeri dada, dan obat kolesterol. Terapi pengobatan harus dilakukan secara rutin untuk memantau kondisi jantung Anda. Dokter mungkin juga akan melakukan pemasangan ring jantung (stent) melalui pembedahan arteri.

Untuk mencegah risiko ini, pastikan Anda selalu rutin memeriksakan kesehatan selama kehamilan, juga rutin periksa kandungan. Bila ada keluhan terkait dengan sesak napas dan rasa nyeri dada saat hamil, segera konsultasikan ke dokter.

Kalkulator Hari Perkiraan Lahir

Kalkulator ini dapat memperkirakan kapan hari persalinan Anda.

Cek HPL di Sini
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Syok Hipovolemik

Syok hipovolemik adalah kondisi gawat darurat yang terjadi akibat hilangnya darah atau cairan tubuh dalam jumlah besar. Umumnya, ini karena perdarahan.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Shylma Na'imah
Penyakit Kelainan Darah, Hemofilia 24 Oktober 2020 . Waktu baca 10 menit

Kenali Gejala dan Bahaya Tekanan Darah Tinggi Setelah Melahirkan

Hipertensi atau tekanan darah tinggi setelah melahirkan dikenal dengan istilah postpartum preeklampsia. Apa saja gejala dan bahayanya? Cari tahu di sini.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Hipertensi, Kesehatan Jantung 13 Oktober 2020 . Waktu baca 6 menit

Apa Sebenarnya Pengaruh Alkohol untuk Kesehatan Jantung?

Konsumsi alkohol ternyata memengaruhi kondisi jantung Anda. Lantas, apa pengaruh baik dan buruk minum alkohol untuk kesehatan jantung?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Penyakit Jantung, Kesehatan Jantung 1 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

4 Jenis Makanan yang Harus Dihindari Dulu Setelah Melahirkan

Mungkin Anda berpikir Anda bisa bebas makan apa saja setelah melahirkan. Tapi jangan salah, masih ada pantangan makan setelah melahirkan. Apa saja?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Melahirkan, Kehamilan 25 September 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Penyebab Serangan Jantung Pada Anak Muda

Ditulis oleh: Adinda Rudystina
Dipublikasikan tanggal: 26 November 2020 . Waktu baca 5 menit
penyakit jantung sakit jantung

Penyakit Jantung (Penyakit Kardiovaskuler)

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 23 November 2020 . Waktu baca 11 menit
gejala penyebab penyakit jantung, jantung koroner, gejala penyakit jantung pada wanita, gejala awal penyakit jantung, obat jantung

Mengulik Gejala dan Penyebab Terjadinya Penyakit Jantung

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 22 November 2020 . Waktu baca 12 menit

10 Cara Ampuh Mencegah Penyakit Jantung dan Kekambuhannya

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 21 November 2020 . Waktu baca 12 menit