Hal yang Perlu Diketahui dan Dipersiapkan saat Lahiran Caesar Kedua

Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 04/04/2020
Bagikan sekarang

Ibu pasti sudah pernah membayangkan apa yang terjadi untuk melahirkan caesar kedua kalinya. Ada banyak pengalaman yang menjadi bekal Anda untuk menghadapi operasi caesar berikutnya.

Namun ada beberapa hal dan persiapan yang perlu diketahui dalam menghadapi operasi caesar kedua.

Hal yang perlu diketahui saat melakukan operasi caesar kedua

proses kehamilan

Setiap ibu menantikan kelahiran bayinya. Untuk ibu yang pernah melakukan operasi caesar, mungkin saja dokter memilihkan cara aman untuk kembali melakukan operasi caesar pada kelahiran selanjutnya. Namun, sebagian ada yang mampu melakukan kelahiran normal.

Secara umum, ada beberapa alasan yang membuat dokter merekomendasikan kelahiran caesar.

  • Panggul ibu yang kecil
  • Bayi dalam kandungan berukuran besar
  • Ada abnormalitas pada bayi
  • Bayi sungsang
  • Kondisi kesehatan tertentu, misal gangguan detak jantung pada ibu, uterus tinggi risiko robek, persalinan terhambat

Jika seorang ibu memiliki histori kelahiran caesar, ada banyak yang mengatakan bahwa jalan caesar untuk kedua kalinya lebih aman. Namun, menurut Catherine Y. Spong, MD, dari National Institute of Child Health and Human Development mengatakan ada beberapa risiko yang perlu para ibu ketahui.

Sampai saat ini belum ada riset yang mumpuni untuk menjawab apakah operasi caesar menjadi pilihan yang teraman setelah kelahiran caesar pertama. Melansir WebMD, sebagian tidak merekomendasikan kelahiran natural setelah melakukan operasi caesar pada kelahiran sebelumnya.

Namun, kembali lagi pada kesepakatan dan rekomendasi dari dokter pada ibu hamil. Perlu diketahui, sebetulnya ada beberapa peningkatan risiko yang mungkin terjadi jika seorang ibu melakukan caesar untuk kedua kalinya atau lebih. Mengutip laman Health Care Utah, ibu yang operasi caesar lebih dari sekali bisa mungkin mengalami risiko perdarahan, infeksi, dan cedera pada saluran kemih dan usus.

Namun, risiko cedera bisa lebih tinggi ketika seorang ibu kembali melakukan operasi caesar pada kehamilan selanjutnya, kurang dari 12 bulan. Karena itu, dokter biasanya merekomendasikan untuk merencanakan kehamilan berikutnya satu tahun setelah melahirkan caesar. Agar luka caesar bisa sembuh dan kuat.

Apa yang perlu dipersiapkan dan diketahui pada kelahiran caesar kedua?

tips menjaga kesehatan ibu hamil dengan pola hidup sehat

Ibu dan dokter sudah merencanakan untuk melakukan operasi caesar kedua. Ibu mungkin sudah pernah mengetahui apa saja yang perlu dipersiapkan sebelum melakukan persalinan caesar. Namun, ada beberapa hal yang perlu kembali diketahui dan dipersiapkan untuk operasi caesar kedua.

1. Berpuasa

Biasanya dokter akan menyarankan Anda untuk berpuasa 8 jam sebelum operasi. Namun, waktu puasa setiap rumah sakit berbeda. Anda tidak diperkenankan mengonsumsi makanan dan minuman apapun, termasuk air putih.

2. Tidak mencukur bulu kemaluan

Ada baiknya tidak mencukur bulu kemaluan ketika hendak menjalani operasi caesar kedua. Alasannya, mencukur bulu kemaluan dapat meningkatkan infeksi setelah kelahiran. Biasanya perawat akan membantu Anda memotong bulu kemaluan saat hari-H operasi caesar.

3. Tipe anastesi

Mungkin saja dokter akan menjelaskan tipe anastesi yang Anda jalani selama operasi caesar kedua. Namun, perlu diketahui, saat anastesi Anda tidak akan merasakan sakit.

Ada beberapa tipe anastesi untuk kelahiran caesar yang direncanakan, seperti epidural dan spinal. Tipe anastesi spinal biasanya digunakan untuk kelahiran caesar yang terencana. Sementara itu, epidural biasanya digunakan untuk kelahiran caesar darurat.

Kedua tipe anastesi ini tetap membuat Anda terjaga dan bernapas normal.

4. Bertanya detail soal mengatasi rasa sakit

Operasi caesar hanya memakan waktu sekitar 30-60 menit. Selebihnya, ibu harus berhadapan dengan rasa sakit. Namun, jangan cemas Anda bisa bertanya kepada dokter sedetail mungkin bagaimana cara mengelola rasa sakit pasca operasi caesar kedua.

Biasanya, obat-obatan setelah operasi caesar akan dimasukkan melalui cairan infus. Setelah tubuh lebih kuat, obat-obatan bisa dimasukkan secara oral.

Selebihnya, ibu perlu tahu cara mengatasi rasa sakit di rumah dan bagaimana cara memulihkan luka caesar berdasarkan rekomendasi dari dokter.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Bolehkah Pakai Obat Opium untuk Meredakan Nyeri Setelah Melahirkan Caesar?

Obat opium (opiat) dikatakan sangat manjur untuk menyembuhkan rasa sakit setelah melahirkan caesar. Namun, benar aman? Katanya bisa bikin kecanduan?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Melahirkan, Kehamilan 01/11/2018

5 Mitos Populer Tentang Melahirkan Caesar yang Perlu Dibongkar Kebenarannya

Tak masalah melahirkan bayi melalui operasi caesar. Namun, masih banyak mitos beredar tentang melahirkan caesar yang membuat para calon ibu ragu-ragu.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Melahirkan, Kehamilan 08/10/2018

Catat Baik-Baik! Ini Daftar Layanan untuk Ibu Hamil yang Ditanggung BPJS Kesehatan

Bukan hanya orang sakit yang dijamin kesehatannya oleh BPJS, ibu hamil juga, lho. Yuk, pelajari prosedur dan manfaat BPJS untuk ibu hamil disini!

Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri

Sembelit Setelah Operasi Caesar? Hati-hati, Bisa Jadi Tanda Turun Berok (Hernia)

Merasa sembelit setelah melahirkan caesar? Jangan disepelekan, karena bisa jadi salah satu tanda dari hernia atau turun berok. Lho, kok bisa?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Melahirkan, Kehamilan 13/08/2018

Direkomendasikan untuk Anda

merawat bekas operasi sesar

Tips Merawat Bekas Luka Operasi Caesar (Sesar) di Rumah

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 22/01/2020
luka operasi caesar

6 Tips Mengeringkan Luka Pasca Operasi Caesar

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Dipublikasikan tanggal: 09/12/2019
VBAC adalah, melahirkan normal setelah caesar

Tidak Semua Wanita Ternyata Boleh Melahirkan Normal Setelah Pernah Caesar

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 03/03/2019
Apgar score adalah

Mengenal Apgar Score, Tes Wajib untuk Menilai Kondisi Bayi Baru Lahir

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 05/11/2018