Mengenal Apgar Score, Tes Wajib untuk Menilai Kondisi Bayi Baru Lahir

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 14 September 2020 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Apgar Score adalah penilaian sederhana yang dilakukan dokter untuk memastikan kondisi kesehatan bayi secara menyeluruh setelah lahir. Penilaian ini membantu dokter untuk menentukan apakah bayi dalam kondisi baik atau justru membutuhkan pertolongan medis.

Jika bayi Anda mendapatkan skor rendah setelah dilakukan penilaian, artinya bayi Anda membutuhkan perawatan khusus. Sedangkan jika bayi Anda mendapatkan skor tinggi, artinya bayi Anda dalam kondisi baik sehingga tidak memerlukan perawatan medis tertentu. Simak penjelasan lengkap tentang Apgar Score di bawah ini.

Apa itu Apgar Score?

Nilai Apgar atau Apgar Score (apgar skor) adalah metode yang diciptakan pada tahun 1952 oleh ahli anestesi asal Amerika, dr. Virginia Apgar. Metode ini digunakan untuk menilai kondisi kesehatan bayi pada usia 1 menit dan 5 menit setelah kelahirannya. Dalam kasus tertentu, Apgar Score juga dapat dilakukan pada menit ke 10, 15, dan 20 setelah kelahiran bayi.

Kata Apgar, selain berasal dari nama belakang penciptanya, juga merupakan sebuah akronim dari Appearance (warna kulit), Pulse (denyut jantung), Grimace (refleks gerak), Activity (aktivitas otot), dan Respiration (pernapasan). Ya, Apgar Score memiliki lima kriteria penilaian dari skala 0 hingga 2. Nantinya, nilai masing-masing kriteria dijumlahkan. Nah, hasil penjumlahan inilah yang dijadikan acuan untuk mengetahui kondisi kesehatan bayi.

Kriteria penilaian Apgar Score

Apgar Score memiliki nilai tertentu untuk menunjukkan kondisi bayi yang baru lahir. Nilai-nilai yang muncul ini akan berbeda-beda pada setiap bayi. Seperti yang sudah dijelaskan di atas, penilaian dilakukan berdasarkan denyut jantung, pernapasan, aktivitas otot, refleks gerak, dan warna kulit bayi. Kriteria nilai dari masing-masing kriteria Apgar Score adalah:

Activity (aktivitas otot)

  • Jika bayi menggerakkan kedua kaki dan tangannya secara spontan begitu lahir, maka skor yang diberikan adalah 2
  • Jika bayi hanya melakukan sedikit gerakan begitu lahir, maka skor yang diberikan adalah 1
  • Jika bayi tidak bergerak sama sekali begitu ia lahir , maka skor yang diberikan adalah 0

Pulse (denyut jantung)

  • Jika jantung bayi berdenyut setidaknya 100 kali per menit, maka skor yang diberikan adalah  2
  • Jika jantung bayi berdenyut kurang dari 100 kali per menit, maka skor yang diberikan adalah 1
  • Jika jantung bayi tidak berdenyut sama sekali, maka skor yang diberikan adalah 0

Appearance (warna kulit)

  • Jika seluruh kulit di tubuhnya berwarna kemerahan, maka skor yang diberikan adalah 2
  • Jika kulit tubuh bayi berwarna kemerahan, tetapi tangan dan kakinya berwarna kebiruan, maka skor yang diberikan adalah 1
  • Jika seluruh kulit bayi berwarna kebiruan, keabu-abuan, atau pucat pasi, maka skor yang diberikan adalah 0

Grimace (reflek gerak)

  • Jika bayi menangis, batuk atau bersin, serta menarik diri ketika dokter memberikan rangsangan, maka skor yang diberikan adalah 2
  • Jika bayi meringis, menangis lemah ketika ketika dokter memberikan rangsangan, maka skor yang diberikan adalah 1
  • Jika bayi tidak menangis atau bahkan merespons sama sekali ketika dokter memberikan rangsangan, maka skor yang diberikan adalah 0

Respiration (pernapasan)

  • Jika bayi langsung menangis dengan kencang dan kuat, maka skor yang diberikan adalah 2
  • Jika bayi hanya merintih, maka skor yang diberikan adalah 1
  • Jika bayi tidak menangis sama sekali alias diam membisu, maka skor yang diberikan adalah 0

Setelah penilaian dilakukan, nilai yang didapat kemudian dijumlahkan. Angka yang muncul dari hasil penjumlahan lima kriteria di atas akan menggambarkan kondisi bayi setelah lahir. Angka ini juga yang menentukan apakah bayi Anda membutuhkan perawatan medis segera atau tidak.

Cara membaca Apgar Score

Nilai Apgar berkisar dari 0 sampai 10. Bayi yang mendapatkan nilai di atas 7 umumnya dianggap dalam kondisi normal sehingga tidak memerlukan prosedur medis khusus. Meski 10 adalah nilai tertinggi, hanya beberapa bayi saja yang berhasilkan mendapatkannya. Sebagian besar bayi mendapat nilai 8 atau 9. 

Hasil penghitungan Apgar Score yang rendah bukan berarti menunjukkan bahwa bayi Anda tidak normal. Kondisi ini justru memberi tahu tim medis bahwa bayi Anda memerlukan perawatan medis segera. Beberapa tindakan medis yang umumnya dilakukan dokter untuk membantu menstabilkan kondisi bayi adalah penyedotan lendir atau pemberian oksigen agar bayi bisa bernapas lebih baik. Dokter mungkin juga akan melakukan berbagai tindakan lainnya agar fungsi organ bayi yang mengalami masalah dapat berjalan lebih optimal.

Hal lain yang harus diketahui tentang Apgar Score

Sebenarnya, bayi yang dinyatakan sangat sehat kadang-kadang memiliki skor yang lebih rendah dari biasanya, terutama pada menit pertama saat bayi baru lahir. Hasil penilaian Apgar Score yang sedikit rendah pada menit pertama setelah kelahiran bayi adalah kondisi yang normal. Apalagi jika ibu melahirkan dengan kehamilan yang berisiko tinggi, menjalani operasi caesar atau melahirkan bayi prematur.

Setelah melakukan penilaian kondisi bayi di menit ke-1, maka dokter akan kembali melakukan penilaian pada menit ke-5 setelah kelahirannya. Jika Nilai Apgar bayi Anda tidak juga mengalami peningkatan atau tidak naik hingga ke angka 7, artinya bayi Anda membutuhkan perawatan yang lebih intensif lagi. Bayi Anda juga akan diawasi secara ketat oleh tim dokter. Kondisi ini biasanya dialami oleh bayi yang memiliki gangguan pada organ jantung dan paru-parunya. Sementara beberapa bayi lainnya hanya membutuhkan waktu yang lebih lama untuk menyesuaikan diri terhadap lingkungan baru di luar rahim.

Perlu diketahui bahwa Apgar Score adalah sebuah metode yang hanya didesain untuk memudahkan dokter dalam menilai kondisi bayi secara menyeluruh setelah ia dilahirkan. Hasil penilaian Apgar Score bukanlah acuan untuk memperkirakan kesehatan, perilaku, atau bahkan kecerdasan bayi di masa depan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Kenali Gejala dan Bahaya Tekanan Darah Tinggi Setelah Melahirkan

Hipertensi atau tekanan darah tinggi setelah melahirkan dikenal dengan istilah postpartum preeklampsia. Apa saja gejala dan bahayanya? Cari tahu di sini.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Hipertensi, Kesehatan Jantung 13 Oktober 2020 . Waktu baca 6 menit

10 Masalah Ibu Menyusui Beserta Cara Mengatasinya yang Tepat

Menyusui seharusnya menjadi sesi membahagiakan untuk ibu dan bayinya. Namun sayangnya, ada berbagai masalah menyusui pada ibu dan bayi. Apa saja?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Bayi, Parenting, Menyusui 7 Oktober 2020 . Waktu baca 16 menit

Perkembangan Bayi 2 Minggu

Bayi Anda kini sudah memasuki usia 2 minggu. Bagaimana perkembangan bayi 2 minggu? Cari tahu kemampuan si kecil ketika berusia 2 minggu di sini.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Bayi, Parenting, Bayi Satu Tahun Pertama 6 Oktober 2020 . Waktu baca 10 menit

Perkembangan Bayi 1 Minggu

Bayi Anda kini sudah memasuki usia 1 minggu. Apa saja perkembangan bayi 1 minggu? Cari tahu kemampuan si kecil ketika berusia 1 minggu di sini.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Bayi, Parenting, Bayi Satu Tahun Pertama 6 Oktober 2020 . Waktu baca 10 menit

Direkomendasikan untuk Anda

bayi baru lahir

Tahapan Perkembangan Bayi Baru Lahir 0-7 Minggu

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 16 Oktober 2020 . Waktu baca 15 menit
manfaat metode kangguru untuk bayi prematur dan berat lahir rendah

Metode Kangguru untuk Bayi Prematur atau Berat Lahir Rendah

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 16 Oktober 2020 . Waktu baca 7 menit

Apa yang Terjadi Pada Bayi Jika Ibu Stres Saat Hamil?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 15 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit
Konten Bersponsor
potret pasangan diskusi tentang persalinan normal dan caesar

Pahami Faktor Penentu Persalinan Caesar sebagai Persiapan Sambut si Kecil

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Dipublikasikan tanggal: 13 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit