Anda sedang hamil? Ayo ikut komunitas Ibu Hamil kami sekarang!

home

Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya

8 Penyebab Janin Tidak Bergerak yang Perlu Ibu Perhatikan

8 Penyebab Janin Tidak Bergerak yang Perlu Ibu Perhatikan

Saat tidak merasakan gerakan janin, ibu bertanya-tanya apa penyebab janin tidak bergerak. Padahal, tolak ukur ibu bisa merasakan kehadiran janin ketika ia mulai menendang dalam kandungan. Mengapa janin berhenti bergerak?

Berbagai penyebab janin berhenti bergerak

Janin yang aktif bergerak merupakan tanda bahwa janin dalam keadaan yang sehat. Biasanya, janin suka menendang di usia kehamilan 18-22 minggu.

Setelah itu, pergerakan janin yang ibu rasakan bisa berkurang. Namun, jika janin tiba-tiba berhenti bergerak di dalam kandungan, tentu membuat ibu khawatir.

Tidak perlu khawatir, umumnya janin bisa terus bergerak kurang lebih sepuluh kali dalam 12 jam, kadang ia akan berhenti bergerak.

Terutama saat ia sedang tidur dan ini adalah hal yang normal. Namun, jika gerakan janin berhenti dalam waktu terlalu lama, ibu harus memeriksakannya ke dokter.

Berikut ini beberapa penyebab janin tidak bergerak saat memasuki trimester dua dan trimester ketiga. Penyebab janin malas bergerak, janin jarang bergerak,

1. Posisi bayi

Alasan pertama janin jarang terasa bergerak adalah posisinya dalam rahim. Ada beberapa posisi yang membuat ibu sulit merasakan gerakan janin.

Biasanya, ibu sulit merasakan gerakan si kecil bila posisi janin berada dekat tulang belakang.

Jadi, bisa saja sebenarnya janin bergerak, tetapi gerakan yang janin buat tidak sampai ke perut ibu.

Posisi ini membuat membuat ibu kurang bisa merasakan pergerakan janin yang menggemaskan.

Namun, seiring dengan perkembangan janin yang bertambah besar, ibu akan semakin bisa merasakan tendangan janin.

2. Janin tidur

Mengutip dari Pregnancy, Birth, & Baby, janin mempunyai jam tidur sejak masih dalam kandungan.

Janin yang tidur juga bisa menjadi penyebab ia tidak bergerak saat di dalam kandungan

Durasi bayi tidur dalam kandungan berlangsung selama 20-40 menit atau lebih. Akan tetapi, tidak lebih dari 90 menit.

Saat janin tidur, tentu janin tidak bergerak. Jadi, ibu tidak perlu khawatir jika selama waktu ini tidak dapat merasakan pergerakan janin.

3. Ibu stres atau masalah nutrisi

Saat ibu stres, tubuh melepaskan hormon stres yang bisa memengaruhi jumlah pergerakan janin.

Kondisi ini bisa menjadi penyebab janin tidak atau malas bergerak saat dalam kandungan.

Selain itu, dehidrasi, puasa, atau ibu membatasi asupan makanan juga dapat menjadi penyebab pergerakan janin menjadi menurun.

Hal ini karena bila ibu hanya makan sedikit makanan, energi yang tersalurkan pada bayi menjadi berkurang.

4. Janin mengalami keterbatasan pertumbuhan

Pada kondisi yang agak parah, penyebab janin tidak bergerak adalah si kecil mengalami gangguan pertumbuhan.

Kondisi ini bisa ibu lihat saat memeriksakan janin ke dokter.

Nantinya akan terlihat di USG, ukuran janin yang lebih kecil dari ukuran normal pada usia kandungan sama.

Janin yang kecil mungkin melakukan gerakan yang sama jumlahnya dengan janin normal. Namun, mungkin ibu tidak bisa merasakannya.

5. Air ketuban sedikit (oligohidramnion)

Air ketuban memiliki fungsi membuat janin bebas bergerak di dalam kandungan. Cairan ini juga berperan sebagai pelumas pada bagian jari-jari

Bila air ketuban janin sedikit, pergerakan si kecil akan berkurang dan membuat jari tangan dan kakinya menempel satu sama lain.

Namun, jika air ketuban makin lama makin sedikit (oligohidramnion) atau ketuban pecah dini, hal ini dapat membatasi pergerakan bayi.

Dokter bisa mengatakan ibu terkena oligohidramnion ketika volume air ketuban kurang dari 500 ml saat usia kehamilan 32-36 minggu.

Ketuban pecah dini dan air ketuban sedikit bisa menyebabkan masalah pada janin, seperti kemungkinan bayi lahir cacat.

6. Hipoksia

Penyebab janin tidak bergerak selanjutnya adalah hipoksia, kondisi ketika janin mengalami kekurangan oksigen.

Penyebab hipoksia karena tali pusar janin yang tertekuk atau terlilit. Tali pusar yang terlilit membuat oksigen tidak bisa tersalurkan dengan baik ke janin.

Hipoksia bisa menyebabkan efek jangka panjang pada otak dan perkembangan janin secara keseluruhan.

Saat janin mengalami hipoksia, biasanya janin mengurangi atau menghentikan gerakannya untuk menghemat energi.

7. Abrupsio plasenta

Salah satu komplikasi kehamilan ini juga bisa menjadi penyebab janin tidak bergerak.

Abrupsio plasenta adalah kondisi ketika plasenta terpisah dari dinding rahim. Pada kasus yang parah, hal ini dapat membatasi aliran oksigen dan nutrisi ke janin.

Jika ibu membiarkan kondisi ini, menyebabkan janin meninggal dalam rahim.

Saat abrupsio plasenta terjadi, janin harus segera ibu lahirkan, terlebih jika usia kandungan sudah besar.

8. Janin meninggal dalam kandungan (bayi lahir mati)

Bayi lahir mati bisa terjadi setelah usia kandungan lebih dari 20 minggu, tetapi biasanya lebih sering terjadi pada usia kandungan 28 minggu.

Menurut American Pregnancy Association (APA), 50 persen ibu yang melahirkan bayi lahir mati mengalami tanda-tanda penurunan pergerakan janin.

Biasanya, ibu merasakan penurunan gerakan janin secara bertahap selama beberapa hari sebelum bayi meninggal dalam kandungan.

Kondisi yang membuat ibu harus segera ke dokter

Jumlah gerakan janin bisa berbeda-beda. Umumnya janin dapat membuat 10 gerakan selama dua jam.

Jumlah ini biasanya bayi kurang pada usia kehamilan 28 minggu atau lebih.

Jika ibu merasa khawatir pergerakan janin menurun, sebaiknya istirahat, minum air, dan makan (terutama makanan manis).

Hal ini dapat memberi energi pada janin untuk bergerak. Namun, ibu harus segera ke dokter kalau ibu tidak merasakan gerakan janin selama 2 jam.

Dokter akan melakukan pemeriksaan pada ibu dan janin untuk melihat kondisi kesehatan.

health-tool-icon

Kalkulator Hari Perkiraan Lahir-Hello Sehat

Gunakan kalkulator ini untuk menghitung hari perkiraan lahir (HPL) Anda. Ini hanyalah prediksi, bukan sebuah jaminan pasti. Pada umumnya, hari melahirkan sebenarnya akan maju atau mundur seminggu dari HPL.

Durasi siklus haid

28 days
Punya cerita soal kehamilan?

Ayo gabung dengan komunitas Ibu Hamil Hello Sehat dan temukan berbagai cerita menarik seputar kehamilan.


Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

default – Stanford Children’s Health. (2021). Retrieved 9 July 2021, from https://www.stanfordchildrens.org/en/topic/default?id=fetal-movement-counting-90-P02449

Your Baby Movements in Pregnancy (2021). Retrieved 9 July 2021, from https://www.rcog.org.uk/globalassets/documents/patients/patient-information-leaflets/pregnancy/pi-your-babys-movements-in-pregnancy.pdf

Baby movements during pregnancy. (2021). Retrieved 9 July 2021, from https://www.pregnancybirthbaby.org.au/baby-movements-during-pregnancy

 

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Riska Herliafifah Diperbarui 20/07/2021
Ditinjau secara medis oleh dr. Damar Upahita