5 Komplikasi yang Mungkin Terjadi Saat Anda Melahirkan

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Hamil dan melahirkan memang bukan merupakan suatu proses yang mudah. Anda tidak hanya menghadapi masalah saat hamil saja, tapi saat melahirkan Anda juga bisa mengalami komplikasi melahirkan. Tapi, jangan takut, semua hal ini akan tertutupi dengan kebahagiaan Anda melihat bayi Anda lahir dengan selamat.

Berbagai komplikasi melahirkan yang umum terjadi

Beberapa komplikasi melahirkan yang bisa terjadi pada Anda adalah:

1. Bayi sungsang

Saat usia kehamilan Anda sudah mendekati waktu kelahiran, biasanya Anda perlu memeriksakan diri Anda ke dokter untuk melihat posisi bayi. Apakah posisi bayi sudah baik atau bayi sungsang? Posisi bayi yang baik saat dilahirkan adalah kepala bayi di bawah dan bayi menghadap ke bawah. Jika posisi bayi sungsang, maka Anda akan disarankan untuk melakukan berbagai cara untuk mengembalikan bayi ke posisi seharusnya dengan cara alami.

Namun, jika hal ini tidak berhasil dan posisi bayi masih sungsang saat akan dilahirkan, maka ini akan membuat proses melahirkan lebih rumit. Melahirkan dengan operasi caesar mungkin direkomendasikan pada saat ini.

2. Proses melahirkan yang terlalu lama

Melahirkan merupakan sebuah proses alami di mana setiap ibu pasti bisa melakukannya. Sebuah proses kelahiran yang lancar mungkin akan memakan waktu selama beberapa jam saja. Namun, beberapa ibu mungkin mengalami masalah pada leher rahimnya (sebagai jalan keluarnya bayi). Leher rahim ibu bisa mengalami kesulitan untuk berkembang dan membesar, sehingga bayi sulit untuk keluar dan proses melahirkan berjalan lebih lama.

Proses melahirkan yang lebih lama ini tentu tidak baik jika dibiarkan. Risiko ibu mengalami infeksi (jika air ketuban sudah pecah) semakin besar. Untuk itu, dokter biasanya akan memberikan obat untuk membantu mempercepat proses melahirkan atau terkadang operasi caesar perlu dilakukan.

3. Prolaps tali pusar

Selama dalam kandungan, tapi pusar merupakan tumpuan hidup bayi. Tali pusar mengalirkan nutrisi dan oksigen dari ibu ke tubuh bayi sehingga bayi dapat tumbuh dan berkembang di dalam rahim ibu. Terkadang, selama proses melahirkan, tali pusar dapat masuk ke dalam leher rahim terlebih dulu sebelum bayi setelah air ketuban pecah. Tapi pusar bahkan bisa keluar lebih dulu di vagina dibandingkan bayi. Sehingga, kondisi ini sangat berbahaya bagi bayi Anda. Aliran darah yang masih berjalan dari tali pusar ke bayi dapat terganggu. Ini merupakan keadaan darurat bagi bayi.

4. Tali pusar melilit bayi

Karena bayi selalu bergerak di dalam kandungan, bayi mungkin bisa terlilit tali pusar. Tali pusar bisa melilit bayi dan terlepas dengan sendirinya berkali-kali selama kehamilan. Namun, tali pusar yang melilit bayi selama proses melahirkan mungkin bisa membahayakan bayi ketika terjadi penurunan aliran darah ke bayi karena tali pusar tertekan. Hal ini dapat menyebabkan detak jantung bayi menurun. Jika detak jantung bayi terus memburuk selama persalinan dan bayi menunjukkan tanda-tanda bahaya lainnya, melahirkan dengan cara caesar mungkin diperlukan.

5. Perdarahan berat

Setelah bayi berhasil dilahirkan, perdarahan bisa terjadi pada ibu. Perdarahan ringan normal terjadi, namun perdarahan berat dapat menjadi hal yang serius. Perdarahan yang berlebihan bisa disebabkan karena kontraksi rahim setelah melahirkan berjalan buruk, bagian plasenta yang masih tersisa dalam rahim, dan infeksi pada dinding rahim. Sehingga, hal ini mengakibatkan pembuluh darah yang terbuka saat plasenta lepas dari dinding rahim terus mengeluarkan darah.

Perdarahan berlebih setelah melahirkan ini biasa disebut dengan perdarahan postpartum. Terdapat dua jenis perdarahan postpartum, yaitu primer atau langsung (perdarahan yang terjadi dalam waktu 24 jam setelah melahirkan) dan sekunder atau tertunda (perdarahan setelah 24 jam pertama sampai 6 minggu setelah melahirkan).

Baca Juga:

Sumber
Pantau Perkembangan Janin Anda Dapatkan update mingguan di email Anda
untuk memantau perkembangan janin dalam kandungan.
Error message goes here
Pantau Bayi Saya
Tak tahu kapan akan melahirkan? Hitung di sini! *Dengan mendaftar, saya setuju dengan Syarat & Ketentuan Hello Sehat.
Anda hamil [num] minggu! Kami siap memandu Anda dalam perjalanan sebagai orangtua. Email pertama untuk Anda akan segera dikirim. Silakan klik tautan yang sudah kami kirim ke email Anda sebagai konfirmasi bahwa alamat email Anda sudah benar.
Sebelum mulai, silakan baca ini dulu:
Kapan hari pertama menstruasi terakhir Anda?
Hitung!
Error message goes here
Anda hamil [num] minggu! Perkiraan Melahirkan: [num] Dapatkan info setiap hari, sesuai dengan kebutuhan pribadi Anda dan bayi.
Error message goes here
Pantau sekarang!
Hitung ulang!
Yang juga perlu Anda baca