Apakah Aborsi Dapat Memicu Kanker Payudara

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh:

Perempuan sangat rentan mengalami kanker payudara. Kanker ini disebabkan oleh perubahan kadar hormon, dan kadar hormon dalam tubuh perempuan biasanya dapat berubah-ubah karena berbagai alasan, misalnya siklus menstruasi dan masa kehamilan. Aborsi, baik spontan (natural) maupun medis, dapat mengubah kadar hormon dalam tubuh perempuan yang mungkin berujung pada kanker payudara.

Hubungan antara aborsi dan kanker payudara telah menjadi subjek penelitian sejak tahun 1950-an. Pada tahun 1970, sebuah penelitian besar dilakukan dengan melibatkan wanita yang didiagnosis kanker payudara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perempuan yang pernah mengalami aborsi secara signifikan lebih berisiko terkena kanker payudara. Meskipun demikian, metode penelitian ini masih belum sempurna sehingga hasilnya tidak valid. Selain hanya melibatkan sedikit responden, penelitian ini hanya menggunakan data (mengenai diagnosis kanker payudara, sejarah keguguran, dan aborsi) yang diperoleh dari “self-report” alias laporan sendiri, bukan dari catatan medis. Akibatnya, hubungan antara aborsi dan risiko kanker payudara masih belum jelas.

Pada tahun 2003, US National Cancer Institute mengadakan workshop untuk meninjau dan mempelajari hubungan antara kehamilan dengan risiko kanker payudara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak banyak perempuan yang mengalami peningkatan risiko kanker payudara, padahal sebelumnya pernah melakukan aborsi.

Walaupun hubungan antara aborsi dan kanker payudara masih menjadi perbincangan, aborsi terbukti membawa dampak buruk bagi kesehatan perempuan. Oleh karena itu, pastikan Anda berkonsultasi dengan dokter sebelum memutuskan untuk menjalani aborsi.

Pantau Perkembangan Janin Anda Dapatkan update mingguan di email Anda
untuk memantau perkembangan janin dalam kandungan.
Error message goes here
Pantau Bayi Saya
Tak tahu kapan akan melahirkan? Hitung di sini! *Dengan mendaftar, saya setuju dengan Syarat & Ketentuan Hello Sehat.
Anda hamil [num] minggu! Kami siap memandu Anda dalam perjalanan sebagai orangtua. Email pertama untuk Anda akan segera dikirim. Silakan klik tautan yang sudah kami kirim ke email Anda sebagai konfirmasi bahwa alamat email Anda sudah benar.
Sebelum mulai, silakan baca ini dulu:
Kapan hari pertama menstruasi terakhir Anda?
Hitung!
Error message goes here
Anda hamil [num] minggu! Perkiraan Melahirkan: [num] Dapatkan info setiap hari, sesuai dengan kebutuhan pribadi Anda dan bayi.
Error message goes here
Pantau sekarang!
Hitung ulang!
Yang juga perlu Anda baca