Apakah Wanita yang Memiliki Rahim Terbalik Bisa Hamil?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum

Rahim terbalik (retroverted) merupakan salah satu kondisi yang dialami sebagian wanita. Kondisi tersebut sering menimbulkan pertanyaan apakah dapat memengaruhi kesuburan, mengingat rahim adalah organ reproduksi yang berperan penting dalam proses kehamilan. Ketahui lebih lanjut mengenai rahim terbalik dan jawaban mengenai wanita yang memiliki rahim terbalik bisa hamil atau tidak. Simak ulasan lengkapnya di bawah ini.

Apa itu rahim terbalik?

Rahim terbalik atau istilah medisnya disebut dengan retroverted uterus adalah kondisi ketika rahim seorang wanita sedikit miring ke arah belakang panggul. Padahal, normalnya rahim wanita cenderung akan condong ke arah perut atau tegak terhadap panggul. Sekitar 20 persen wanita di seluruh dunia diperkirakan memiliki rahim terbalik.

Dalam banyak kasus, rahim terbalik merupakan bentuk variasi anotomi bawaan yang normal pada wanita. Seperti halnya perbedaan mata dan warna rambut yang beragam pada setiap wanita.

Posisi rahim terbalik
Posisi rahim retroverted

Selain itu, wanita bisa saja mengalami kondisi rahim terbalik ketika ligamen rahimnya meregang dan mengendur karena menopause, kehamilan, ataupun proses persalinan. Kondisi medis tertentu seperti endometriosis, fibroid, dan penyakit radang panggul yang meninggalkan jaringan parut pada organ reproduksi wanita juga bisa menyebabkan rahim terbalik.

Namun, kondisi rahim terbalik ini menimbulkan berbagai pertanyaan, khususnya apakah wanita dengan kondisi ini bisa hamil atau tidak.

Tanda dan gejala rahim terbalik

leher rahim

Posisi rahim normal umumnya adalah tegak lurus seperti gambar di atas. Namun, pada wanita dengan rahim terbalik, letak rahim yang mengarah ke arah tulang belakang.

Banyak wanita tidak menyadari mereka memiliki rahim terbalik (retroverted) karena kondisi ini umumnya tidak menyebabkan gejala apapun. Seringnya wanita baru menyadari memiliki rahim terbalik ketika mereka melakukan pemeriksaan kesehatan untuk bisa hamil karena sedang menjalani program hamil.

Dengan begitu, bisa dikatakan bahwa rahim terbalik termasuk kondisi yang sudah umum, meski bagi wanita yang ingin bisa hamil mungkin akan merasa waspada dengan kondisi tersebut.

Namun, ada pula gejala-gejala tertentu yang bisa mengarahkan pada posisi rahim terbalik (retroverted), di antaranya:

Sebenarnya, kondisi rahim terbalik ini tidak berbahaya. Namun, hal ini juga bergantung pada penyebab rahim terbalik. Jika timbul masalah, kemungkinan lebih disebabkan oleh adanya endometriosis atau gangguan rahim lainnya.

Bila Anda mengalami salah satu atau lebih gejala dari rahim terbalik tersebut, segera konsultasikan ke dokter untuk memastikan penyebab dan kesempatan untuk bisa hamil dengan kondisi tersebut.

Apa penyebab posisi rahim terbalik ke belakang?

penyebab endometriosis

Wanita yang mengetahui bahwa dirinya memiliki rahim terbalik sering kali bertanya-tanya apakah mungkin hamil. Namun, sebelum memasuki penjelasan mengenai bisa hamil atau tidak, Anda mungkin ingin tahu apa saja hal yang bisa menjadi penyebab rahim terbalik.

Kalau Anda memiliki posisi rahim terbalik, coba tanyakan pada ibu atau saudara perempuan Anda. Pasalnya, posisi rahim ini dapat disebabkan oleh genetik atau faktor keturunan. Maka, tidak menutup kemungkinan pula bila kelak anak Anda akan memiliki letak rahim yang sama, meskipun tidak selalu dipastikan seperti itu.

Dalam kasus lain, kondisi ini dapat disebabkan oleh munculnya jaringan parut atau perlengketan panggul. Penyebab perlengketan panggul dapat berupa:

Endometriosis

Salah satu penyebab terjadinya perlengketan panggul adalah endometriosis. Munculnya jaringan parut pada endometrium atau lapisan luar rahim dapat menyebabkan rahim melengkung ke arah belakang.

Fibroid

Fibroid rahim dapat menyebabkan terjadinya perubahan pada bentuk maupun posisi rahim. Kondisi ini menyebabkan rahim terlihat membesar dan terdorong miring ke arah belakang.

Penyakit radang panggul

Kondisi lain yang bisa menjadi penyebab rahim terbalik adalah adanya penyakit radang panggul. Penyakit radang panggul yang tidak diobati dapat menyebabkan timbulnya jaringan parut. Efek yang ditimbulkan mirip dengan kasus endometriosis.

Riwayat bedah panggul

Jika Anda pernah menjalani operasi di bagian panggul, maka hal ini bisa saja menjadi penyebab rahim miring yang Anda alami. Sebab, efek prosedur operasi dapat memicu timbulnya jaringan parut di sekitar lokasi operasi dan mendorong rahim hingga mengarah ke belakang.

Otot-otot panggul yang semakin lemah

Setelah melahirkan atau memasuki masa menopause, jaringan otot maupun ligamen yang menyokong rahim dapat melemah secara bertahap. Inilah yang menyebabkan posisi rahim jatuh atau miring ke arah belakang.

Apakah wanita dengan rahim terbalik bisa hamil?

diabetes penyebab susah hamil

Bagi Anda yang memiliki rahim terbalik tentu mengkhawatirkan kesempatan Anda untuk bisa hamil. Pasalnya, meski termasuk kondisi yang cukup umum, rahim terbalik tidak bisa dikatakan sebagai kondisi normal.

Kekhawatiran mungkin muncul karena para wanita beranggapan bahwa posisi rahim terbalik menyebabkan sperma lebih sulit mencapai sel telur sehingga, membuat Anda susah hamil. Kabar baiknya, posisi rahim yang miring cenderung tidak memengaruhi kemampuan wanita untuk bisa hamil.

Hanya saja, beberapa kondisi penyebab posisi rahim terbalik dapat membuat wanita lebih sulit hamil. Sebagai contoh, sebuah artikel yang dimuat di Healthline menjelaskan bahwa penyakit seperti endometriosis, fibroid rahim, dan penyakit radang panggung adalah beberapa penyebab rahim terbalik yang bisa membuat Anda susah hamil.

Jika disebabkan oleh endometriosis atau fibroid rahim, maka posisi rahim yang terbalik perlu segera ditangani dengan prosedur bedah jika Anda ingin hamil. Pasalnya, endometriosis cenderung membuat wanita susah hamil sehingga perlu segera ditangani bila memang Anda ingin bisa cepat hamil.

Jadi, sebenarnya kemungkinan seorang wanita untuk hamil tidak ditentukan dari posisi rahim, baik normal maupun terbalik. Namun, bisa atau tidaknya Anda untuk hamil pada saat posisi rahim terbalik lebih dipengaruhi oleh gangguan atau penyakit pada organ reproduksinya.

Bila dokter menemukan adanya tanda-tanda ketidaksuburan pada wanita dengan posisi rahim terbalik yang bisa membuat Anda sulit hamil, maka dokter kemungkinan akan menyarankan Anda melakukan berbagai proseduer medis. Prosedur medis ini termasuk prosedur bayi tabung atau inseminasi buatan agar bisa cepat hamil.

Pengaruh posisi rahim terhadap hubungan seksual

Posisi rahim yang terbalik memang cenderung tidak memengaruhi kesempatan Anda untuk bisa hamil. Akan tetapi, posisi rahim yang miring lebih memiliki dampak terhadap hubungan seksual yang Anda lakukan dengan pasangan.

Saat melakukan hubungan intim dengan pasangan, Anda mungkin masih bisa menikmati sensasinya. Namun, terkadang, posisi rahim yang miring dapat membuat penetrasi terasa sakit dan tak nyaman. Rasa sakit yang ditimbulkan akibat posisi rahim akan lebih terasa saat Anda melakukan posisi-posisi seks tertentu.

Oleh karenanya, Anda perlu mengetahui posisi seks seperti apa yang tidak membuat Anda merasa sakit dengan kondisi rahim yang Anda miliki.

Akan tetapi, jika Anda telah mencoba berbagai posisi seks namun rasa sakit tak kunjung hilang, segera konsultasikan ke dokter mengenai kemungkinan disebabkan rahim terbalik, dan bagaimana solusinya agar seks tidak terasa sakit serta dapat segera hamil.

Tips untuk wanita dengan rahim terbalik bisa hamil

Ada beberapa tips yang bisa dilakukan oleh wanita dengan rahim terbalik untuk segera hamil. Berikut adalah tips yang bisa Anda lakukan, misalnya:

1. Ubah posisi seks

Pada dasarnya posisi seks apapun berpeluang membuat Anda hamil. Namun salah satu posisi seks yang meningkatkan peluang hamil jika Anda memiliki rahim terbalik adalah doggy style.

Pasalnya, posisi seks satu ini membuat pria dapat melakukan penetrasi lebih dalam sehingga memungkinkan mereka untuk “menempatkan” spermanya tepat di sebelah leher rahim wanita.

Selain doggy style, posisi missionaris dan women on top juga dipercaya bisa membantu seorang wanita dengan rahim terbalik cepat hamil. Jika rahim terbalik yang Anda alami bukan disebabkan karena kondisi medis tertentu, Anda seharusnya tidak akan merasa sakit atau tidak nyaman saat berhubungan seks untuk bisa hamil.

Namun, bila Anda merasakan sakit saat berhubungan seks dalam percobaan agar bisa, segeralah beri tahu dokter untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut mengenai rahim Anda yang terbalik.

2. Hindari stres

Mencoba agar bisa hamil dengan posisi rahim terbalik bukan hanya soal posisi seks saja. Pasalnya, berhubungan seks agar cepat hamil sebenarnya akan besar tergantung pada waktu dan frekuensi.

Hal yang tidak kalah penting, nikmatilah setiap variasi dalam kehidupan seks Anda dan buat seks selalu menjadi aktivitas menyenangkan saat Anda sedang mencoba untuk hamil.

Jadi, saat Anda yang memiliki rahim terbalik sedang mencoba agar bisa hamil, hindari stres fisik dan mental demi kesuksesan program hamil Anda. Selain itu, meski bukan solusi permanen, meletakkan lutut di dada sambil berbaring dapat membantu menggerakan rahim sementara ke posisi yang lebih nyaman.

Bagaimana jika wanita dengan rahim terbalik tetap sulit hamil?

Apabila Anda telah melakukan tips cepat hamil dengan posisi rahim terbalik, namun masih belum berhasil juga, Anda tidak perlu merasa khawatir. Sebaiknya Anda konsultasi terlebih dahulu dengan dokter ahli kesuburan untuk mengetahui apa yang penyebab dari rahim terbalik yang mungkin membuat Anda tidak bisa hamil.

Bila memang posisi rahim perlu diperbaiki agar bisa hamil, beberapa pengobatan yang sering direkomendasikan oleh dokter untuk memperbaiki posisi rahim Anda di antaranya:

Pesarium

Pesarium adalah alat yang ditempatkan pada vagina dan digunakan untuk menopang dinding vagina, rahim, dan struktur panggul lainnya. Alat ini juga bisa membantu Anda memperbaliki posisi rahim Anda agar Anda lebih nyaman berhubungan seks dan bisa segera hamil. Namun, alat ini hanya bersifat sementara, sehingga saat alat ini diangkat, rahim Anda akan kembali ke posisi semula.

Operasi

Untuk beberapa wanita, operasi mungkin diperlukan untuk memperbaiki posisi rahim Anda agar bisa hamil. Perawatan ini juga dapat mengurangi rasa sakit saat berhubungan seksual. Meskipun demikian, Anda tetap disarankan untuk segera ke dokter guna melakukan pemeriksaan rutin untuk posisi rahim Anda yang terbalik agar bisa hamil dan mencegah masalah pada rahim Anda.

Pada dasarnya, Anda tidak perlu menjalani pengobatan atau perawatan tertentu untuk memperbaiki posisi rahim terbalik untuk bisa hamil, selama tidak menimbulkan gejala yang mengganggu. Namun, jika Anda mengalami gejala yang menyakitkan hingga mengganggu aktivitas, maka segera konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Selain itu, dokter bisa juga mengubah posisi rahim yang terbalik  menjadi lebih tegak dan normal melalui prosedur laparoskopi agar Anda bisa lebih cepat hamil. Namun, Anda bisa mewujudkannya secara alami dengan melakukan senam Kegel, yoga, atau jenis olahraga lainnya yang bisa membantu memperbaiki posisi rahim terbalik menjadi normal kembali dan Anda pun bisa hamil.

Bagi wanita dengan rahim terbalik yang sedang melaksanakan program hamil, sebaiknya selalu berkonsultasi ke dokter demi mendapatkan saran yang tepat sesuai dengan kondisi Anda.

Baca Juga:

Share now :

Direview tanggal: Juni 8, 2018 | Terakhir Diedit: Februari 10, 2020

Sumber
Yang juga perlu Anda baca