4 Fungsi USG Transvaginal untuk Wanita Maupun Pria

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 23 Desember 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Umumnya, teknologi USG dikenal hanya untuk memeriksakan kondisi kandungan. Nyatanya, ada banyak jenis USG dengan manfaatnya masing-masing. Nah, salah satu USG yang mungkin jarang atau bahkan belum pernah Anda dengar adalah USG panggul alias transvaginal. Berikut adalah manfaat dan fungsi USG transvaginal.

Fungsi USG transvaginal

Seperti namanya, USG ini memang menggunakan transduser (alat khusus) yang dimasukkan ke dalam lubang vagina. Tentu saja hal ini dilakukan untuk mengetahui kondisi pasien.

1. Memeriksa organ dalam wanita

Fungsi utama dari USG transvaginal adalah membantu tim medis mengetahui kondisi organ dalam wanita. Organ yang bisa dilihat dan diperiksa dari prosedur ini seperti: 

  • Vagina
  • Serviks
  • Rahim
  • Tuba fallopi
  • Ovarium
  • Kandung kemih

Maka itu, transduser akan dimasukkan ke dalam vagina untuk melihat berbagai organ tersebut. 

fungsi usg transvaginal

2. Pemeriksaan kehamilan

Pada umumnya, ibu hamil hanya melakukan pemeriksaan USG abdominal saja. USG abdomina tersebut biasanya untuk mendeteksi jenis kelamin dan perkembangan janin di dalam kandungan.

Nah, selain USG abdominal, dokter kandungan akan menyarankan ibu untuk melakukan USG transvaginal jika memiliki risiko tertentu. Pasalnya, USG transvaginal ini memiliki fungsi seperti: 

  • Mendeteksi detak jantung janin
  • Memberikan kepastian apakah memang hamil atau tidak
  • Memastikan usia kehamilan
  • Melihat kondisi tali plasenta
  • Memantau kehamilan yang memiliki risiko keguguran yang tinggi
  • Mengetahui pendarahan abnormal di dalam kandungan

3. Pemeriksaan dengan gejala tertentu

Selain yang telah disebutkan di atas, para dokter juga menggunakan USG panggul untuk memeriksa beberapa gejala yang terjadi organ dalam atau tidak bisa terdeteksi dari luar. Berikut adalah gejalanya:

  • Sakit pada panggul
  • Pendarahan vagina tanpa sebab
  • Infertilitas atau mandul

4. Pemeriksaan organ dalam pria

Tak hanya untuk wanita, USG transvaginal juga bisa dilakukan oleh pria. Biasanya, dokter akan merekomendasikan prosedur ini jika ada masalah atau gejala yang timbul pada organ dalam seperti:

  • Kandung kemih
  • Kelenjar prostat
  • Vesikula seminalis (kelenjar yang menambah cairan semen)

Risiko dan efek samping USG transvaginal

Tidak seperti X-Ray pada umumnya, USG panggul lebih aman dan baik untuk ibu hamil maupun janinnya karena tidak menggunakan radiasi. Biasanya, USG transvaginal tidak menimbulkan risiko atau efek samping apa pun. 

Hanya saja, mungkin Anda akan merasa tidak nyaman selama proses USG dilakukan karena alat harus dimasukkan ke dalam vagina. Akan tetapi, hal tersebut akan hilang begitu proses pemeriksaan selesai. 

Hasil pemeriksaan USG transvaginal

Setelah diperiksa selama kurang lebih 30-60 menit, Anda akan menerima hasil USG dalam sehari atau dua hari setelahnya. USG transvaginal ini memiliki fungsi untuk mendeteksi berbagai penyakit yang umum pada wanita seperti:

  • Kanker pada sistem reproduksi
  • Fibroid
  • Kehamilan ektopik
  • Plasenta previa
  • Keguguran

Jika setelah USG transvaginal dilakukan dan Anda dicurigai mengalami kondisi tersebut, maka dokter akan meminta Anda untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Kalkulator Masa Subur

Ingin Cepat Hamil? Cari tahu waktu terbaik untuk bercinta dengan suami lewat kalkulator berikut.

Kapan Ya?
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Baru Mengetahui Positif Hamil, Kapan Ibu Harus Periksa ke Dokter?

Setelah positif hamil, ibu terkadang bingung kapan saatnya harus menjalani pemeriksaan kehamilan untuk pertama kali. Lantas, kapan waktu yang tepat?

Ditulis oleh: Diah Ayu
Prenatal, Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 9 Januari 2020 . Waktu baca 5 menit

Setelah USG 2D, Perlukah Ibu Hamil Periksa USG 3D dan 4D?

USG 2D pada dasarnya cukup menggambarkan kesehatan janin. Lantas, haruskah ibu hamil juga menjalani pemeriksaan USG 3D dan 4D?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Perkembangan Janin, Kehamilan 25 Oktober 2019 . Waktu baca 4 menit

Apakah Jenis Kelamin Bayi Bisa Diketahui dari Detak Jantungnya?

Detak jantung yang terdeteksi saat pemeriksaan kandungan disebut-sebut bisa menjadi penanda dari jenis kelamin bayi saat lahir nanti. Benarkah demikian?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Trimester 2, Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 24 Oktober 2019 . Waktu baca 3 menit

Sebaiknya, Berapa Kali Ibu Hamil Harus USG?

USG adalah pemeriksaan yang mesti dilakukan rutin oleh ibu hamil demi menjaga kesehatan sang janin. Jadi, berapa kali USG yang harus dilakukan saat hamil?

Ditulis oleh: Diah Ayu
Prenatal, Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 24 Juli 2019 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

USG 4D

Apakah Perlu Melakukan USG 4D? Berikut Manfaat dan Tahapan Prosedurnya

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 31 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit
fetomaternal adalah

Fetomaternal, Pemeriksaan Kehamilan oleh Dokter Spesialis Kandungan

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 31 Desember 2020 . Waktu baca 7 menit
tes kehamilan

Benarkah Tes Kehamilan Lebih Akurat Jika Dilakukan di Pagi Hari?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 16 Desember 2020 . Waktu baca 3 menit
pemeriksaan kehamilan pandemi covid-19

Kapan Waktu Terbaik untuk Kontrol Kandungan Selama Pandemi COVID-19?

Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 29 April 2020 . Waktu baca 6 menit