Makan Makanan Berlemak Ternyata Ada Pengaruhnya Bagi Kesuburan

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 19 Januari 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Salah satu faktor yang memengaruhi kesuburan wanita adalah persentase lemak dalam tubuhnya. Lemak tubuh yang terlalu sedikit bisa menyebabkan terhentinya menstruasi sehingga kesuburan akan turut menurun. Jika demikian, apakah wanita harus banyak makan makanan berlemak untuk meningkatkan kesuburan mereka?

Pengaruh persentase lemak terhadap kesuburan

mitos tentang ovulasi

Tubuh wanita memiliki dua hormon reproduksi utama, salah satunya adalah estrogen. Estrogen berfungsi dalam pematangan organ reproduksi wanita, terutama untuk perkembangan payudara, pertumbuhan rambut kemaluan, serta siklus menstruasi. 

Sebagian besar estrogen diproduksi oleh ovarium, yakni sepasang kelenjar pada organ reproduksi yang turut menghasilkan sel telur.

Selain ovarium, hormon ini juga diproduksi oleh sel-sel lemak serta kelenjar adrenal yang terdapat pada ginjal.

Jumlah hormon estrogen berubah-ubah sepanjang siklus menstruasi. Produksi hormon estrogen mencapai puncaknya saat pertengahan siklus, lalu menurun saat menstruasi. Produksi hormon ini akan terhenti sepenuhnya saat Anda mengalami menopause.

Makanan berlemak memang tidak secara langsung meningkatkan kesuburan. Namun, lemak adalah bahan baku untuk membentuk estrogen. Jika Anda kekurangan lemak, tubuh tidak bisa memproduksi cukup estrogen yang diperlukan dalam siklus menstruasi normal.

Melansir laman Hormone Health Network, rendahnya jumlah estrogen bisa mengurangi frekuensi menstruasi, bahkan menghentikannya sama sekali. Kekurangan estrogen juga dapat memicu gejala mirip menopause, seperti:

  • Sensasi hangat atau panas pada tubuh (hot flashes)
  • Gangguan tidur
  • Menurunnya gairah seksual
  • Vagina mengering
  • Perubahan mood secara mendadak (mood swing)

Kekurangan estrogen juga turut menghambat ovulasi, yakni proses pelepasan sel telur dari ovarium. Bila ovulasi tidak terjadi, sperma tidak dapat membuahi sel telur. Akibatnya, tingkat kesuburan menurun dan kehamilan pun akan lebih sulit terjadi.

Makanan berlemak yang membantu meningkatkan kesuburan

manfaat lemak bagi kesehatan tubuh

Makan makanan berlemak memberikan manfaat bagi kesuburan. Asupan lemak yang cukup mendukung berlangsungnya ovulasi sehingga pembuahan dapat terjadi. Ini sebabnya Anda perlu mendapatkan asupan lemak untuk bisa mengalami kehamilan.

Akan tetapi, Anda tetap harus mencermati jenis lemak yang dikonsumsi. Jenis lemak yang bisa membantu kesuburan adalah lemak tak jenuh, termasuk asam lemak omega-3.

Lemak tak jenuh adalah lemak menyehatkan yang dapat menurunkan kolesterol, meredakan peradangan, dan baik bagi kesehatan jantung.

Makanan berlemak dari jenis ini juga dapat meningkatkan produksi estrogen sehingga bermanfaat bagi kesuburan.

Berikut adalah beberapa bahan makanan kaya lemak tak jenuh untuk menambah kesuburan:

  • Ikan salmon, tuna, hering, makerel, dan teri.
  • Alpukat, baik segar ataupun dalam bentuk minyak.
  • Kacang kenari, pistachio, pecan, dan almond.
  • Buah zaitun dan minyaknya.
  • Minyak kanola, minyak jagung, dan minyak kedelai.
  • Biji labu, biji bunga matahari, biji chia, dan biji flax.
  • Telur dan daging ayam.
  • Cokelat hitam.

Makanan berlemak yang perlu dihindari

bahaya makan junk food untuk buka puasa

Di sisi lain, ada pula jenis lemak yang dapat menghambat kesuburan Anda, yakni lemak jenuh dan lemak trans. Keduanya banyak terdapat dalam produk makanan olahan, junk food, beberapa jenis margarin, dan produk makanan tinggi gula.

Alih-alih meningkatkan kesuburan, makanan berlemak ini justru menimbulkan dampak sebaliknya. Pola makan tinggi lemak trans dapat memicu resistensi insulin, yakni penurunan respons tubuh terhadap hormon insulin yang mengatur gula darah.

Resistensi insulin kemudian menyebabkan berbagai gangguan metabolisme, termasuk menghambat ovulasi. Dampaknya adalah ovulasi tidak terjadi, begitu pun dengan menstruasi, pembuahan, dan kehamilan.

Makanan berlemak memang dapat menambah kesuburan, tapi lemak yang dimaksud adalah lemak tak jenuh yang menyehatkan tubuh. Batasi konsumsi lemak jenuh dan lemak trans karena keduanya justru berdampak buruk bagi kesuburan.

Selain lemak, lengkapi pula asupan harian Anda dengan karbohidrat, protein, serat, serta vitamin dan mineral. Pastikan seluruhnya terdapat dalam menu harian karena tubuh Anda membutuhkan beragam nutrisi tersebut untuk mendukung kehamilan.

Jika Anda ragu mengenai komposisi makanan yang tepat bagi kesuburan Anda, silakan berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi, ya!

Kalkulator Masa Subur

Ingin Cepat Hamil? Cari tahu waktu terbaik untuk bercinta dengan suami lewat kalkulator berikut.

Kapan Ya?
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Mengapa Bertambahnya Usia Dapat Memengaruhi Kesuburan Wanita

Mungkin banyak dari Anda yang belum mengetahui bahwa usia bisa memengaruhi kesuburan wanita. Mengapa hal tersebut bisa terjadi?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Masalah Kesuburan, Kesuburan, Kehamilan 3 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit

Kelebihan dan Kekurangan Hamil di Usia 20-an

Hamil di usia 20-an disebut sebagai waktu terbaik. Tapi, bukan berarti tidak ada kekurangannya dibanding hamil di usia 30-an. Apa saja?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 2 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit

Makan Taoge Bikin Pria Lebih Subur, Fakta atau Mitos?

Ingin lebih subur? Taoge banyak dipercaya mampu meningkatkan kesuburan pria. Apakah benar taoge bisa bikin lebih subur, atau hanya mitos?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Kesehatan Pria, Penyakit pada Pria 3 September 2020 . Waktu baca 3 menit

Mengenal Fungsi Gonadotropin-Releasing Hormone (GnRH) bagi Kesuburan

Ada banyak hormon yang berperan penting dalam menentukan kesuburan, salah satunya gonadotropin-releasing hormon (GnRH). Apa saja fungsinya?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Kesuburan, Kehamilan 24 Mei 2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

berapa kali berhubungan intim agar bisa hamil

Berapa Kali Berhubungan Intim agar Anda Bisa Cepat Hamil?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 25 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit
Daftar pantangan makanan untuk pengidap hepatitis

7 Pantangan Makanan yang Tidak Boleh Dikonsumsi Pengidap Hepatitis

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 18 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit
apa saja penyebab maag

10 Penyebab Maag, dari Penyakit Hingga Kebiasaan Sehari-hari

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 26 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit
mitos agar cepat hamil

Mengupas 8 Mitos agar Cepat Hamil yang Banyak Dipercaya

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 28 Desember 2020 . Waktu baca 6 menit