backup og meta
Kategori
Tanya Dokter
Simpan
Cek Kondisi

Apakah Boleh Makan Kepiting saat Hamil? Ini Aturannya

Ditinjau secara medis oleh dr. Damar Upahita · General Practitioner · None


Ditulis oleh Atifa Adlina · Tanggal diperbarui 08/10/2021

    Apakah Boleh Makan Kepiting saat Hamil? Ini Aturannya

    Sebenarnya, bolehkah ibu makan kepiting saat hamil? Pasti Anda langsung berpikir, apa yang salah dengan makan kepiting pada masa kehamilan?

    Lagi pula, kepiting kaya akan zat gizi yang bermanfaat untuk ibu hamil dan perkembangan janin. Untuk lebih jelasnya, simak pembahasan artikel ini.

    Makan kepiting saat hamil, boleh atau tidak?

    Menjadi hal yang wajar terjadi ketika ibu bingung menentukan apa saja makanan yang baik saat hamil.

    Begitu juga ketika mempertanyakan apakah boleh makan seafood, termasuk kepiting, ibu terkadang jadi dilema.

    Menurut penjelasan Mayo Clinic, makanan laut dapat menjadi sumber protein, zat besi, dan  zinc, yang berguna untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi.

    Asam lemak omega 3 serta DHA dalam kepiting juga bermanfaat untuk membantu meningkatkan perkembangan otak bayi.

    Dapat dikatakan bahwa boleh saja untuk makan kepiting saat hamil.

    Akan tetapi, perlu Anda ingat bahwa sebagian besar makanan laut harus dimasak hingga matang dalam suhu 63°C.

    Jadi, masaklah kepiting hingga benar-benar matang untuk mencegah masuknya bakteri serta kandungan merkuri ke dalam tubuh.

    Kandungan gizi kepiting

    makan kepiting saat hamil

    Salah satu cara mendapatkan nutrisi dan gizi saat hamil adalah dengan mengonsumsi berbagai varian makanan.

    Tentunya, ibu juga perlu tahu keamanan jenis makanan tersebut.

    Berikut adalah rincian kandungan gizi dalam 100 gram kepiting yang perlu Anda ketahui.

    • Kalori: 151
    • Protein: 13,8 gram
    • Karbohidrat: 14 gram
    • Kalium: 259
    • Kalsium: 210 mg
    • Fosfor: 250 mg
    • Folat: 51 mcg
    • Vitamin A: 61 mcg
    • Vitamin B12: 3,33 mcg

    Manfaat makan kepiting saat hamil

    manfaat makan kepiting saat hamil

    Tak jauh berbeda dengan makanan laut lainnya seperti ikan, kepiting juga mempunyai manfaat untuk ibu hamil.

    Konsumsi kepiting bisa membantu memenuhi kebutuhan gizi selama kehamilan.

    Simak penjelasan mengenai berbagai manfaat makan kepiting saat hamil ini.

    1. Menambah asupan kalsium

    Kandungan fosfor dan kalisum dalam kepiting adalah jenis mineral yang bisa membantu perkembangan tulang dan gigi bayi dalam kandungan.

    Pastikan Anda mendapatkan asupan kalsium yang sesuai karena pada masa kehamilan, ibu tergolong rentan mengalami osteoporosis.

    Jenis mineral fosfor juga bermanfaat untuk membantu memaksimalkan perkembangan otot bayi di dalam kandungan.

    2. Menjaga fungsi organ

    Manfaat lainnya dari makan kepiting saat hamil adalah menjaga fungsi organ bekerja dengan baik. Hal ini berasal dari kandungan kalium di dalam kepiting.

    Di dalam tubuh, kalium bekerja dengan natrium untuk menjaga keseimbangan cairan yang penting selama masa kehamilan.

    Kalium juga bermanfaat untuk menjaga keseimbangan tekanan darah sehingga mencegah terjadinya komplikasi kehamilan seperti preeklamsia.

    3. Membantu perkembangan otak

    Selain mengonsumsi suplemen minyak ikan, ibu juga bisa mendapatkan asupan omega 3 dari makan kepiting saat hamil.

    Omega 3 mempunyai manfaat untuk mengatur perkembangan otak serta penglihatan awal bayi.

    Manfaat lainnya dari omega-3 adalah mengatur pembekuan darah, saluran pencernaan, tekanan darah, hingga produksi hormon lainnya.

    Aturan makan kepiting saat hamil

    Walaupun tidak ada larangan untuk makan kepiting saat hamil, Anda juga perlu memperhatikan aturan lainnya untuk mencegah risiko komplikasi kehamilan.

    1. Batasan konsumsi kepiting

    Anjuran mengonsumsi makanan laut termasuk kepiting saat hamil adalah 6–12 ons per minggu atau kurang lebih setara dengan 120–340 gram.

    Membatasi konsumsi kepiting bisa menghindari penumpukan merkuri dalam aliran darah yang bisa masuk ke dalam janin melalui plasenta.

    Jika Anda juga sedang berencana hamil, sebaiknya batasilah konsumsi makanan laut yang mengandung merkuri tinggi.

    Perhatikan juga kondisi kesehatan Anda, seperti tingkat kolesterol dalam darah, sebelum mengonsumsi kepiting.

    Daging kepiting (100 gram) bisa menyumbangkan 55-59 miligram (mg) kolesterol sementara asupan yang dianjurkan tidak lebih dari 300 mg per hari.

    2. Pilih jenis kepiting tertentu

    Ada berbagai macam jenis kepiting sehingga bisa membuat ibu bingung dalam memilihnya.

    Jenis kepiting raja, kepiting salju, serta kepiting biru tergolong aman karena mempunyai kandungan merkuri yang rendah.

    Hindari pula kepiting beku karena kemungkinan sudah terkontaminasi dengan bakteri listeria yang juga berbahaya untuk perkembangan janin.

    3. Pastikan daging kepiting matang

    Sangat tidak dianjurkan untuk makan makanan laut seperti kepiting mentah atau setengah matang saat hamil.

    Jika memasak kepiting tidak sampai matang, kepiting mungkin masih mengandung bakteri atau parasit berbahaya.

    Hal tersebut bisa meningkatkan risiko infeksi pada ibu hamil serta bayi dalam kandungan.

    4. Pastikan higienis

    Anda tentu harus mencuci kepiting dengan teliti serta benar-benar bersih agar kotoran tidak tercampur dengan makanan.

    Hal ini juga berlaku untuk membersihkan alat masak dan alat makan yang Anda gunakan ketika memasak juga makan kepiting.

    Jangan lupa tetap berkonsultasi dengan dokter mengenai asupan makanan laut lainnya selama kehamilan sehingga kadar kolesterol  tetap terkontrol.

    Catatan

    Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

    Ditinjau secara medis oleh

    dr. Damar Upahita

    General Practitioner · None


    Ditulis oleh Atifa Adlina · Tanggal diperbarui 08/10/2021

    advertisement iconIklan

    Apakah artikel ini membantu?

    advertisement iconIklan
    advertisement iconIklan