home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Amankah Penggunaan Hair Removal Cream Bagi Ibu Hamil?

Amankah Penggunaan Hair Removal Cream Bagi Ibu Hamil?

Hair removal cream atau krim untuk merontokkan bulu tergolong aman digunakan untuk ibu hamil, meskipun dapat menyebabkan iritasi pada kulit.

Bahan kimia dalam hair removal cream bekerja pada zat struktural rambut yang disebut keratin. Krim ini menyebabkan tiap helai rambut putus dan terpisah dari akarnya. Bau bahan kimia dari hair removal cream yang menyengat biasanya ditutupi dengan pewangi atau parfum.

Pewangi dan bahan kimia dalam hair removal cream dapat memicu alergi dan iritasi. Hal ini berpotensi terjadi karena ibu hamil memiliki kulit yang cenderung lebih sensitif.

Untuk mencegah iritasi dan alergi, Anda mungkin dapat mempertimbangkan metode lain untuk menghilangkan bulu, seperti tweezing (mencabut), waxing, atau mencukur. Namun beberapa ibu mungkin merasa kurang nyaman dengan metode ini dibandingkan dengan penggunaan hair removal cream.

Selama masa kehamilan, wajar apabila pertumbuhan rambut Anda meningkat. Pertumbuhan rambut tambahan dapat terjadi di daerah ketiak, vagina, kaki, perut, bahkan mungkin wajah. Namun, ibu tidak usah khawatir karena pertumbuhan rambut tambahan ini dipicu oleh perubahan hormon dalam tubuh dan dapat kembali normal setelah enam bulan pascamelahirkan.

Jika Anda tetap memilih untuk menggunakan hair removal cream saat masa kehamilan, ikuti langkah-langkah aman berikut ini:

  • Baca petunjuk produk dengan saksama sebelum mengaplikasikan krim pada kulit
  • Jangan gunakan krim pada wajah atau kulit yang luka
  • Gunakan produk yang khusus dirancang untuk kulit sensitif
  • Sebelum penggunaan, lakukan tes reaksi kulit dengan mengaplikasikan krim pada area kecil pada kulit. Tes ini harus tetap dilakukan bahkan jika Anda biasa menggunakan produk yang sama sebelum hamil.
  • Pastikan sirkulasi ruangan baik. Hair removal cream memiliki bau yang tajam sehingga dapat menyebabkan Anda merasa mual.
  • Jangan mengaplikasikan krim pada kulit terlalu lama. Gunakan jam untuk mengatur berapa lama waktu yang dibutuhkan krim untuk bekerja pada kulit. Biarkan krim bekerja dalam waktu seminimum mungkin, sesuai dengan petunjuk penggunaan produk

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

http://www.babycentre.co.uk/x562993/is-it-safe-to-use-hair-removal-creams-during-pregnancy#ixzz3dkJFA6cU

Foto Penulis
Ditulis oleh Lika Aprilia Samiadi
Tanggal diperbarui 01/01/1970
x