Perkembangan Ibu dan Janin di Setiap Trimester Kehamilan

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Ibu hamil umumnya mengandung selama 9 bulan, atau jika dihitung per minggu kurang lebih sekitar 40 minggu. Nah, sepanjang 9 bulan tersebut usia kehamilan Anda akan terbagi dalam tiga trimester di awal, tengah, dan akhir sampai menjelang persalinan. Setiap trimester itu sendiri berlangsung antara 12-14 minggu, atau per tiga bulan. 

Pada setiap trimesternya, tubuh ibu akan mengalami berbagai perubahan secara bertahap. Begitu pula dengan proses tumbuh kembang janin dalam kandungan. Untuk mengetahui apa saja perubahan dan perkembangan di setiap trimester kehamilan, simak penjelasan lengkap di bawah ini.

Perkembangan trimester kehamilan pertama

perkembangan janin minggu 2 kehamilan

Trimester kehamilan pertama terhitung sejak di minggu ke-1 Anda hamil hingga minggu ke-13. Perhitungan hari pertama kehamilan sudah dimulai pada hari pertama haid terakhir Anda. Sejak saat itu sampai hari menstruasi yang terakhir, Anda sudah terhitung satu minggu hamil.

1. Perubahan tubuh ibu di trimester pertama

Di trimester pertama, Anda mungkin belum kelihatan hamil, tapi tubuh sedang mengalami perombakan fungsi besar-besaran untuk mempersiapkan tumbuh kembang janin. Peningkatan hormon kehamilan HCG akan memengaruhi hampir setiap organ dalam tubuh.

Selama trimester pertama, ada berbagai perubahan tubuh ibu yang menandakan ciri-ciri hamil muda, seperti:

  • Badan cepat lelah
  • Sakit perut seperti sembelit dan mulas
  • Mual dan muntah (morning sickness)
  • Mood atau suasana hati berubah
  • Payudara nyeri dan bengkak
  • Berat badan bertambah
  • Sakit kepala
  • Mengidam atau tidak menyukai makanan tertentu
  • Mimpi aneh

Namun ada juga beberapa ibu hamil muda yang tidak merasakan gejala-gejala ini sama sekali.

2. Perkembangan janin

Pada hari pertama kehamilan yang juga hari pertama menstruasi terakhir Anda, belum ada janin di dalam rahim. Pembuahan yang menciptakan cikal bakal janin baru akan terjadi sekitar 10 hingga 14 hari setelahnya. Seiring waktu, janin baru mulai terbentuk perlahan.

Perkembangan janin di minggu ke-1 sampai 12 dimulai dari otak, sumsum tulang belakang, dan organ-organ vital lain, termasuk jantung yang mulai berdetak. Sementara lengan dan kaki mulai terbentuk di usia kehamilan 2 minggu sampai ke-8. Pada akhir trimester pertama, organ kelamin bayi telah terbentuk meski belum sempurna.

Idealnya, berat bayi sekitar 28 gram dengan panjang sekitar 2,5 cm pada akhir trimester satu kehamilan.

3. Tes kesehatan di trimester pertama

Segera setelah tahu Anda positif hamil, sebaiknya langsung periksakan diri ke dokter kandungan. Sepanjang trimester pertama, dokter akan melakukan tes skrining:

  • USG untuk menentukan ukuran dan posisi bayi, juga membantu memprediksi risiko janin cacat lahir.
  • Pap smear.
  • Cek tekanan darah.
  • Tes darah untuk mendeteksi kelainan kromosom.
  • Tes darah TORCH untuk menentukan risiko penyakit menular pada bayi.
  • Tes infeksi menular seksual, seperti HIV dan hepatitis.
  • Menghitung usia kehamilan dan hari perkiraan lahir.
  • Memeriksa kadar tiroid.
  • Tes genetik lewat nuchal translucency (NT).

4. Tips sehat di trimester pertama

Penting bagi ibu hamil untuk tetap sehat di trimester pertama untuk memastikan janin dalam kandungan juga tetap sehat. Berikut yang bisa dilakukan:

Makan makanan sehat

Ibu hamil muda harus mulai memperhatikan apa saja yang dimakan sehari-hari. Anda juga harus mengetahui apa saja asupan nutrisi yang penting di trimester pertama untuk mendukung tumbuh kembang janin ke depannya.

Pastikan memenuhi asam folat, protein, vitamin A, kalsium dan vitamin D, serta zat besi dengan memvariasikan menu makan yang sehat dan seimbang.

Cuci bersih dan masak setiap bahan makanan sampai matang sempurna. Hindari makanan yang kurang steril, yang setengah matang, atau mentah seperti karedok dan sushi karena potensi kontaminasi bakterinya bisa membahayakan janin. Hindari juga mengonsumsi susu yang tidak dipasteurisasi dan jeroan hewan.

Selain itu, di trimester kehamilan awal ini Anda harus mulai cukup minum air putih untuk mencegah dehidrasi.

Minum vitamin hamil

Setelah mengetahui Anda hamil, baiknya mulai konsumsi vitamin prenatal. Vitamin hamil penting untuk membantu mencukupi kebutuhan nutrisi ibu hamil seperti asam folat, kalsium, dan zinc. Kekurangan nutrisi saat hamil bisa berisiko mengalami bayi cacat lahir.

Berhenti merokok dan minum alkohol

Jika Anda terbiasa merokok dan minum alkohol sebelum hamil, segeralah berhenti mulai di trimester kehamilan ini.

Merokok dan minum alkohol saat hamil membuat Anda berisiko lebih tinggi mengalami keguguran, kehamilan ektopik, dan persalinan prematur. Asap dari rokok Anda hirup juga dapat memengaruhi pertumbuhan bayi yang belum lahir, sehingga berisiko bayi lahir dengan berat rendah.

Perkembangan trimester kehamilan kedua

Trimester kedua berlangsung dari akhir minggu ke-13 hingga minggu ke-27. Kehamilan di trimester kedua ini merupakan momen yang paling nyaman bagi sebagian besar calon ibu. Pasalnya, tubuh sudah berhasil menyesuaikan diri dengan perubahan besar yang terjadi selama 3 bulan sebelumnya.

1. Perubahan tubuh ibu di trimester kedua

Sebagian besar tanda awal kehamilan secara bertahap mulai mereda. Frekuensi mual dan muntah sudah jauh berkurang, dan ibu hamil kembali mendapatkan energi yang sempat hilang di trimester pertama.

Perut ibu hamil juga sudah mulai terlihat jelas sehingga mungkin membutuhkan baju hamil yang lebih nyaman.

Secara garis besar, di trimester dua kehamilan ini perut ibu hamil sudah mulai kelihatan bentuknya. Rahim akan tumbuh semakin besar dan kemungkinan ibu hamil butuh pakaian yang lebih besar serta nyaman.

Di trimester kehamilan ini, banyak wanita yang merasakan bahwa rasa mual dan ingin muntah mereka berkurang. Selain itu, ada beberapa perubahan lainnya yang terjadi pada ibu hamil di trimester kedua ini:

  • Perut mulai membesar karena rahim berkembang.
  • Mudah pusing karena tekanan darah rendah.
  • Mulai merasakan gerakan janin di dalam perut
  • Badan pegal-pegal
  • Nafsu makan meningkat
  • Mulai muncul stretch mark pada perut, payudara, paha, atau bokong
  • Ada beberapa bagian kulit yang menggelap, contohnya di puting
  • Badan gatal-gatal
  • Pergelangan kaki atau tangan bengkak

2. Perkembangan janin di trimester kedua

Selama trimester kehamilan ini, hampir seluruh organ janin diharapkan sudah berkembang sempurna. Janin juga mulai dapat mendengar dan menelan makanan yang masuk ke perut ibu.

Selain itu, sudah mulai tumbuh rambut-rambut kecil di tubuh janin yang biasa disebut lanugo. Menurut American Pregnancy Association, pada akhir trimester kedua panjang janin diharapkan mencapai sekitar 10 cm dan beratnya lebih dari 1 kilogram.

3. Tes kesehatan di trimester kedua

Bukan cuma di tiga bulan pertama kehamilan. Calon ibu harus tetap rutin berkunjung ke doter setiap dua sampai empat minggu selama trimester kedua.

Tes yang mungkin dilakukan dokter selama kunjungan meliputi:

  • Mengukur tekanan darah
  • Memeriksa perubahan berat badan saat hamil
  • USG, khususnya untuk menentukan jenis kelamin, memeriksa kondisi plasenta, dan memantau pertumbuhan janin secara keseluruhan
  • Skrining diabetes dengan tes darah

4. Tips sehat di trimester kedua

Di trimester kedua, Anda tentu masih tetap harus menjaga pola makan sehat, menghindari rokok, alkohol, dan jangan beraktivitas fisik terlalu berat.

Selain itu, ada beberapa hal lain yang bisa dilakukan agar tetap sehat selama hamil.

Minum air mineral cukup

Selama hamil, tubuh Anda harus terhidrasi dengan baik. Untu itu, idealnya minum 8 gelas atau 1,5 liter air dalam satu hari. Air membantu membawa nutrisi yang Anda makan lewat darah menuju ke janin. Minum air putih yang cukup juga dapat membantu mencegah infeksi saluran kemih, dan sembelit selama hamil

Olahraga saat hamil

Jika Anda sudah rajin berolahraga sejak trimester pertama, lanjutkan kebiasaan sehat ini. Namun berhubung ukuran perut makin besar, sebaiknya konsultasi dulu ke dokter untuk mencari olahraga apa yang aman dan sesuai dengan kondisi tubuh Anda.

Umumnya, berenang dan yoga termasuk olahraga yang disarankan untuk ibu hamil. Keduanya adalah olahraga santai yang tetap bisa menjaga tubuh tetap aktif dan fit. Selain itu, yoga dan berenang juga bagus untuk mendukung berat badan dan fleksibilitas anggota gerak.

Perkembangan trimester kehamilan ketiga

trimester kedua

Trimester ketiga umumnya berlangsung dari awal minggu ke-28 kehamilan sampai minggu 40. Di akhir masa kehamilan ini, tidak jarang banyak calon ibu yang mulai mengalami kontraksi palsu. Munculnya rasa cemas menjelang melahirkan juga termasuk wajar dan banyak dialami oleh calom ibu.

1. Perubahan tubuh ibu di trimester ketiga

Menjelang hari-H persalinan, perut akan semakin membesar sehingga keluhan pegal-pegal dan susah tidur pun umum di kalangan ibu yang hamil tua.

Umumnya leher rahim ibu hamil juga akan meregang jadi lebih tipis dan lebih lembut semakin dekat dengan tanggal kelahiran bayi. Ini bertujuan untuk membuka jalur keluar bayi selama proses persalinan.

Berikut adalah kondisi lain yang harus diperhatikan ibu pada trimester kehamilan ini:

  • Gerakan janin dalam perut yang semakin kencang dan banyak
  • Mengalami kontraksi palsu
  • Jadi lebih sering buang kencing
  • Merasa mulas
  • Pergelangan kaki, jari, atau wajah yang bengkak
  • Mengalami wasir
  • Payudara bengkak dan kadang air susu bocor
  • Sulit menemukan posisi tidur yang nyaman

Selain itu, Anda juga perlu mewaspadai tanda bahaya kehamilan di trimester ketiga.

2. Perkembangan janin

Tepatnya di minggu ke-32, tulang dan kerangka badan janin sudah terbentuk sempurna. Janin di dalam kandungan pun sudah bisa membuka dan menutup mata, serta merasakan cahaya dari luar perut ibu.

Di akhir minggu ke-37, umumnya semua organ tubuh janin sudah bisa berfungsi dengan baik secara mandiri. Berat akhir janin idealnya mencapai sekitar 3 kg atau lebih, dan panjang badan janin  mencapai 50 cm.

Minggu-minggu terakhir mendekati persalinan, posisi kepala janin idealnya harus sudah turun menghadap ke bawah. Jika belum, dokter akan mencoba memindahkan posisi kepala bayi. Bila posisi kepala janin tidak berubah, kemungkinan ibu akan disarankan melahirkan lewat caesar.

3. Tes kesehatan di trimester ketiga

Di awal trimester ketiga, dokter akan memandu Anda mempersiapkan persalinan dan kelahiran. Termasuk cara membedakan mana kontraksi palsu dan kontraksi tanda persalinan, juga bagaimana cara menghadapi dan mengatasi rasa sakit melahirkan.

Dokter juga akan terus memantau ukuran besar perut Anda setiap kali konsultasi untuk memeriksa pertumbuhan bayi. Selain itu, konsultasi di akhir trimester kehamilan ini juga sekaligus untuk memeriksa kondisi vagina; apakah ada risiko infeksi dan melihat kondisi leher rahim sudah membuka atau belum.

Di trimester ini, Anda harus mendapatkan tes GBS (tes infeksi grup B streptococcus) di antara minggu ke-35 dan 37 untuk menghindari risiko infeksi pada bayi selama persalinan nanti. Jika tidak ditawarkan oleh dokter, Anda dapat memintanya dari jauh-jauh hari.

4. Tips sehat di trimester ketiga

Perhatikan posisi tidur

Sulit tidur nyenyak adalah salah satu keluhan yang paling umum di trimester kehamilan terakhir ini. Sebab, perut besar membuat Anda mungkin kesulitan mencari posisi tidur yang nyaman.

Namun bagaimanapun juga, hindari tidur telentang di trimester ketiga ini agar tidak memotong aliran darah menuju rahim.

Terputusnya aliran darah ke rahim akan menghentikan aliran oksigen dan nutrisi yang didapat oleh bayi.  Pembuluh darah yang bermasalah dapat memengaruhi aliran darah dan oksigen ke bayi Anda.

Agar tidur nyaman, coba berbaring menyamping ke sisi kiri dengan menekuk lutut. Selipkan dua bantal di antara lutut Anda, dan sangga punggung dengan bantal tebal agar selama tidur tidak berbalik telentang.

Perkuat ikatan batin dengan bayi

Sementara tetap menjaga asupan nutrisi selama trimester kehamilan akhirjaga juga keintiman dengan janin di dalam kandungan. Bagaimana caranya? Ajak ngobrol calon bayi Anda yang masih menunggu di dalam kandungan.

Coba ajak si kecil dalam kandungan berbicara sembari merespon gerakannya dengan mengelus halus perut. Berbicara dengan janin juga bisa menjadi salah satu cara untuk mengembangkan keterampilan berbahasa anak sejak dini.

Baca Juga:

Sumber
Pantau Perkembangan Janin Anda Dapatkan update mingguan di email Anda
untuk memantau perkembangan janin dalam kandungan.
Error message goes here
Pantau Bayi Saya
Tak tahu kapan akan melahirkan? Hitung di sini! *Dengan mendaftar, saya setuju dengan Syarat & Ketentuan Hello Sehat.
Anda hamil [num] minggu! Kami siap memandu Anda dalam perjalanan sebagai orangtua. Email pertama untuk Anda akan segera dikirim. Silakan klik tautan yang sudah kami kirim ke email Anda sebagai konfirmasi bahwa alamat email Anda sudah benar.
Sebelum mulai, silakan baca ini dulu:
Kapan hari pertama menstruasi terakhir Anda?
Hitung!
Error message goes here
Anda hamil [num] minggu! Perkiraan Melahirkan: [num] Dapatkan info setiap hari, sesuai dengan kebutuhan pribadi Anda dan bayi.
Error message goes here
Pantau sekarang!
Hitung ulang!
Yang juga perlu Anda baca