Kenapa Ibu Hamil Perlu Minum Tablet Penambah Darah?

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 06/12/2019
Bagikan sekarang

Saat hamil, kebutuhan akan zat-zat penting yang dibutuhkan oleh tubuh tentu mengalami peningkatan. Peningkatan ini berhubungan dengan perubahan tubuh ibu, sekaligus untuk memenuhi kebutuhan gizi bayi dalam kandungan.

Salah satu zat gizi yang mengalami peningkatan dan sangat dibutuhkan oleh ibu hamil adalah zat besi. Ibu hamil disarankan untuk mencukupi kebutuhan zat besinya saat hamil karena jika tidak, maka dapat menyebabkan masalah pada ibu dan bayinya.

Mengapa ibu hamil butuh tablet penambah darah?

Zat besi merupakan salah satu zat gizi yang sangat dibutuhkan oleh ibu hamil. Bahkan sebelum hamil, wanita direkomendasikan untuk mencukupi kebutuhan zat besinya. Hal ini disebabkan karena berbagai alasan, seperti:

  • Zat besi diperlukan untuk membuat hemoglobin, yaitu sebuah protein dalam sel darah merah yang membawa oksigen ke seluruh sel dalam tubuh.
  • Zat besi juga sebagai senyawa penting dalam mioglobin, yaitu protein yang membantu menyediakan oksigen pada otot. Selain itu, juga sebagai komponen untuk membentuk kolagen (protein dalam tulang, tulang rawan, dan jaringan konektif lainnya), dan dibutuhkan untuk membentuk banyak enzim.
  • Zat besi diperlukan untuk membantu menjaga sistem kekebalan tubuh.

Pada saat kehamilan, tentu kebutuhan zat besi Anda makin meningkat karena jumlah sel darah pada tubuh Anda meningkat selama kehamilan. Peningkatan ini mencapai 50% atau lebih dari jumlah darah Anda biasanya. Jadi Anda membutuhkan lebih banyak zat besi untuk membentuk hemoglobin. Anda juga memerlukan zat besi tambahan untuk pertumbuhan bayi dan plasenta Anda dalam rahim, terutama pada trimester kedua dan ketiga.

Banyak wanita membutuhkan zat besi dalam jumlah lebih karena mereka hamil dalam keadaan kekurangan cadangan zat besi dalam tubuh. Kekurangan cadangan zat besi sebelum hamil dapat berkembang menjadi anemia defisiensi besi pada saat kehamilan. Selain itu, risiko anemia defisiensi besi juga tinggi pada ibu yang hamil anak kembar atau mempunyai jarak kehamilan yang pendek dengan kehamilan sebelumnya.

Dari mana ibu hamil bisa mendapatkan tambahan zat besi?

Untuk mencegah anemia saat hamil, Anda dapat mengonsumsi tablet besi atau tablet tambah darah. Walaupun ada banyak cara untuk mendapatkan zat besi dari makanan, tetapi ada baiknya Anda juga mengonsumsi tambahan zat besi yang bisa Anda dapatkan dari tablet tambah darah.

Di Indonesia, pemerintah merekomendasikan konsumsi tablet tambah darah (TTD)/ tablet besi untuk ibu hamil sebanyak 90 tablet atau lebih selama kehamilan guna mencegah anemia defisiensi besi saat hamil. Anda bisa mendapatkan TTD secara gratis di puskesmas atau Anda bisa membeli TTD komersial di apotek terdekat.

Apa yang terjadi jika ibu menderita anemia defisiensi besi saat hamil?

Anemia defisiensi besi dapat membuat ibu hamil mudah lemas dan kelelahan. Anemia yang sudah parah juga dapat menyebabkan komplikasi saat kehamilan. Misalnya, anemia dapat membuat sistem kekebalan tubuh ibu menjadi lemah, sehingga ibu mudah terkena penyakit infeksi.

Selain berisiko pada ibu, anemia defisiensi besi  juga dapat menimbulkan risiko pada bayi. Anemia defisiensi besi berhubungan dengan kelahiran prematur, berat badan lahir rendah, dan kematian bayi.

Anemia yang parah jarang terjadi pada ibu hamil yang mengonsumsi makanan dengan gizi seimbang dan selalu menjaga pola makannya. Tetapi, anemia dapat menyebabkan masalah kesehatan yang serius pada ibu yang tidak mengonsumsi makanan dengan gizi seimbang.

Apakah ada efek samping dari tablet besi?

Saat Anda mengonsumsi tablet besi, sebaiknya Anda mengetahui dosis yang harus Anda konsumsi. Lebih baik jika Anda berkonsultasi dengan dokter Anda terlebih dahulu sebelum Anda mengonsumsi TTD/ tablet besi. Dokter akan menyesuaikan asupan tablet besi Anda dengan asupan zat besi yang biasa Anda dapatkan dari makanan.

Walaupun kelebihan zat besi dapat disimpan oleh tubuh sebagai cadangan, namun terlalu tinggi dosis tablet besi dapat menyebabkan masalah. Dosis tablet besi yang terlalu tinggi mungkin akan menyebabkan masalah pada sistem pencernaan Anda, seperti sembelit atau konstipasi, muntah, mual, dan diare. Ketika tablet besi dikonsumsi saat keadaan perut sedang kosong, mereka mungkin dapat merusak lapisan lambung.

Anda bisa mengonsumsi tablet besi sebelum tidur malam agar Anda tidak merasa mual setelah mengonsumsinya. Jika tablet besi menyebabkan Anda sembelit, Anda bisa lebih banyak makan sayuran dan buah-buahan (seperti bayam yang juga sumber zat besi) dan minum lebih banyak air untuk membantu mengatasi kesulitan buang air besar. Selain itu, jangan khawatir jika warna feses Anda terlihat lebih gelap setelah mengonsumsi tablet besi karena hal ini adalah normal dan tidak menimbulkan bahaya.

BACA JUGA

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    Pilihan Obat Maag yang Aman untuk Ibu Hamil

    Maag rentan terjadi pada ibu hamil. Salah satu cara mngatasinya adalah dengan minum obat. Apa saja obat maag yang bisa diminum ibu hamil? Baca di sini.

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji

    4 Kondisi yang Mengharuskan Ibu Hamil Membatalkan Puasanya

    Ibu hamil boleh puasa. Meski begitu, meneruskan puasa bagi ibu hamil dengan kondisi-kondisi ini tak cuma membahayakan kesehatannya, tapi juga bayinya.

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Novita Joseph
    Hari Raya, Ramadan 14/05/2020

    6 Makanan Kaya Gizi yang Harus Ibu Hamil Penuhi Saat Sahur

    Ibu hamil yang berpuasa tidak bisa makan sembarangan. Berikut beberapa contoh makanan sahur untuk ibu hamil yang bisa menjadi referensi Anda.

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Widya Citra Andini
    Hari Raya, Ramadan 13/05/2020

    Berbagai Jenis Gangguan Makan yang Umum Dialami Ibu Hamil

    Gangguan makan yang dialami oleh ibu hamil tentu akan memberikan dampak yang berbahaya bagi keselamatan dan perkembangan janin.

    Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Winona Katyusha

    Direkomendasikan untuk Anda

    Apa Akibatnya pada Janin Jika Ibu Merokok Saat Hamil?

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Ajeng Quamila
    Dipublikasikan tanggal: 31/05/2020
    pantangan penderita anemia g6pd

    5 Hal yang Perlu Dihindari Jika Anda Menderita Anemia Defisiensi G6PD

    Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Diah Ayu
    Dipublikasikan tanggal: 24/05/2020
    hamil setelah keguguran

    Hal yang Harus Diketahui Jika Ingin Cepat Hamil Setelah Keguguran

    Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Winona Katyusha
    Dipublikasikan tanggal: 18/05/2020
    menu puasa untuk ibu hamil

    Menu Wajib Saat Puasa untuk Ibu Hamil

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Arinda Veratamala
    Dipublikasikan tanggal: 17/05/2020