Perlukah Ibu Hamil Minum Tablet Tambah Darah?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 2 Februari 2021 . Waktu baca 8 menit
Bagikan sekarang

Selama masa kehamilan, kebutuhan zat gizi harian ibu hamil mengalami peningkatan. Salah satu zat gizi yang mengalami peningkatan dan sangat dibutuhkan oleh ibu hamil adalah zat besi. Ibu hamil disarankan untuk mencukupi kebutuhan zat besi saat hamil dengan minum obat tambah darah bentuk tablet atau pil. Sebenarnya, apa fungsi tablet tambah darah (TTD) atau tablet zat besi untuk ibu hamil dan adakah efek sampingnya?

Kenapa ibu hamil butuh tablet tambah darah?

obat batuk untuk ibu hamil

Hampir semua kebutuhan nutrisi ibu hamil mengalami peningkatan ketimbang sebelum hamil.

Peningkatan ini berhubungan dengan perubahan tubuh ibu sekaligus untuk memenuhi kebutuhan gizi bayi dalam kandungan.

Berbagai zat gizi yang kebutuhannya bertambah saat hamil di antaranya vitamin untuk ibu hamil, kalsium untuk ibu hamil, dha untuk ibu hamil, hingga vitamin b kompleks untuk ibu hamil.

Selain itu, ibu hamil juga butuh asupan mineral zat besi yang lebih banyak dibandingkan dengan sebelum mengandung janin.

Zat besi merupakan salah satu zat gizi yang sangat dibutuhkan oleh ibu hamil. Bahkan sebelum hamil, seorang wanita direkomendasikan untuk memenuhi kebutuhan zat besi hariannya.

Itulah mengapa ibu hamil dianjurkan untuk minum obat tambah darah dalam bentuk tablet atau pil guna mengoptimalkan asupan zat besi harian.

Berbagai fungsi atau manfaat tablet tambah darah atau tablet zat besi saat hamil adalah sebagai berikut:

1. Memperbanyak persediaan darah di dalam tubuh

Bukan hanya kebutuhan zat gizi yang meningkat saat hamil, tapi juga persediaan darah di dalam tubuh ibu. Ini karena total volume darah Anda tentu mengalami peningkatan dua kali lipat saat hamil.

Peningkatan ini mencapai 50% atau lebih dari jumlah darah Anda biasanya.

Manfaat bila ibu hamil minum tablet tambah darah yakni mendukung tubuh untuk memproduksi lebih banyak darah bagi ibu dan bayi.

2. Meningkatkan produksi hemoglobin

Zat besi juga bermanfaat untuk memproduksi hemoglobin yaitu protein dalam sel darah merah yang bertugas membawa oksigen ke seluruh sel dalam tubuh.

Semakin banyak zat besi yang dimiliki ibu, semakin banyak pula pasokan darah dan hemoglobin untuk diedarkan ke seluruh tubuh ibu dan bayi yang sedang berkembang.

Minum tablet tambah darah membantu tubuh ibu memproduksi lebih banyak hemoglobin selama kehamilan.

Di sisi lain, ibu juga butuh tablet tambah darah guna memenuhi kebutuhan zat besi untuk mendukung pertumbuhan bayi dan plasenta di dalam rahim, terutama pada trimester 2 dan trimester 3 kehamilan.

3. Memberikan manfaat lain selama kehamilan

Minum tablet tambah darah (TTD) alias tablet zat besi untuk ibu hamil tidak hanya dapat membantu mencegah anemia.

Asupan zat besi yang cukup selama kehamilan juga mencegah ibu mengalami perdarahan selama persalinan dan meninggal saat melahirkan akibat perdarahan.

Bahkan, ibu yang minum tablet tambah darah juga membantu mengoptimalkan asupan nutrisi untuk janin yang sedang berkembang di dalam kandungan.

Berapa kebutuhan zat besi saat hamil?

tanda wanita subur

Mengutip dari Kementerian Kesehatan Direktorat Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat, ibu butuh asupan zat besi sekitar 800 miligram (mg) selama kehamilan.

Kebutuhan zat besi tersebut diberikan sebanyak 300 mg untuk bayi di dalam kandungan dan sisa 500 gr untuk ibu guna memproduksi hemoglobin selama hamil.

Bila ada kelebihan asupan zat besi bisa diekskresikan atau dikeluarkan melalui usus, kulit, dan urine.

Jadi, kebutuhan zat besi tersebut merupakan total yang diperlukan untuk ibu hamil selama kurang lebih 9 bulan kehamilan, baik dari asupan makanan maupun tablet tambah darah.

Sementara kebutuhan zat besi per hari menurut Angka Kecukupan Gizi (AKG) berbeda di tiap trimester kehamilan. yakni sekitar 18 mg di trimester 1 dan 27 mg di trimester 2-3 kehamilan.

Agar kebutuhan zat besi untuk ibu hamil terpenuhi dengan baik, penting untuk memperbanyak asupan zat besi dari sumber makanan harian maupun obat tambah darah dalam bentu pil atau tablet.

Apa akibatnya bila ibu hamil tidak minum tablet tambah darah?

obat kolesterol untuk ibu hamil

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, tablet tambah darah untuk ibu hamil membantu mencukupi kebutuhan zat besi harian yang mungkin tidak dapat dipenuhi dari makanan.

Meski tidak selalu, ibu hamil terkadang butuh asupan zat besi yang jumlah yang cukup banyak karena kekurangan persediaan dan cadangan zat besi di dalam tubuh.

Jika dibiarkan terus-terusan, kekurangan cadangan zat besi sebelum dan selama hamil dapat berkembang menjadi anemia defisiensi besi pada ibu hamil.

Selain itu, risiko anemia defisiensi besi juga tinggi pada ibu yang hamil anak kembar atau jarak kehamilan dekat dengan kehamilan sebelumnya.

Anemia defisiensi besi dapat membuat ibu hamil mudah lemas dan kelelahan. Anemia yang sudah parah juga dapat menyebabkan komplikasi kehamilan.

Ambil contohnya anemia dapat membuat sistem kekebalan tubuh ibu menjadi lemah sehingga mudah terkena penyakit infeksi.

Ibu juga berisiko mengalami depresi postpartum karena mengalami anemia yang diawali dengan tidak minum tablet tambah darah.

Selain berisiko pada ibu, anemia defisiensi besi  juga dapat menimbulkan risiko pada bayi.

Anemia defisiensi besi berhubungan dengan kelahiran prematur dan berat badan lahir rendah, melansir dari laman Mayo Clinic.

Bahkan lebih dari itu, anemia juga meningkatkan risiko kematian bayi sebelum maupun setelah melahirkan.

Anemia yang parah jarang terjadi pada ibu hamil bila mendapatkan asupan gizi yang cukup dan selalu menjaga pola makannya.

Sebaliknya, ketika asupan gizi harian ibu tidak memenuhi kebutuhannya saat hamil tentu komplikasi kehamilan anemia ini dapat menyebabkan masalah kesehatan.

Dari mana ibu hamil bisa mendapatkan tablet tambah darah?

masalah ibu hamil

Konsumsi tablet tambah darah (TTD) atau tablet zat besi selama kehamilan dapat membantu mencegah anemia.

Meski begitu, sebaiknya tetap perbanyak asupan zat besi untuk ibu hamil dari sumber makanan sehingga persediaannya semakin banyak selain dibantu dengan minum pil atau tablet tambah darah.

Di Indonesia, pemerintah merekomendasikan konsumsi tablet tambah darah (TTD) atau tablet zat besi untuk ibu hamil sebanyak minimal 90 tablet atau setiap hari selama kehamilan.

Hal tersebut tentu bertujuan untuk mencegah anemia defisiensi zat besi saat hamil.

Tablet tambah darah (TTD) untuk ibu selama kehamilan bisa diperoleh secara gratis di puskesmas atau membeli secara mandiri di apotek terdekat.

Apakah ada efek samping dari tablet tambah darah?

penyebab muntah darah saat hamil tablet tambah darah ibu

Sebaiknya ketahui dosis tablet tambah darah yang perlu diminum ibu hamil.

Lebih baik lagi jika Anda berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum minum tablet tambah darah atau tablet zat besi.

Dokter akan menyesuaikan dosis asupan tablet tambah darah dengan asupan zat besi yang biasa Anda dapatkan dari makanan harian.

Walaupun kelebihan zat besi dapat disimpan oleh tubuh sebagai cadangan, tapi terlalu tinggi dosis tablet besi dapat menyebabkan masalah.

Dosis tablet besi yang terlalu tinggi mungkin akan menyebabkan masalah pada sistem pencernaan Anda, seperti sembelit atau konstipasi, muntah, mual, dan diare.

Terlebih lagi di awal masa kehamilan, mual dan muntah yang berlebihan bisa jadi mengarah pada kondisi hiperemesis gravidarum.

Ketika tablet besi dikonsumsi saat keadaan perut sedang kosong berisiko merusak lapisan lambung.

Solusinya, Anda bisa mengonsumsi tablet besi sebelum tidur malam agar tidak merasa terlalu mual setelah mengonsumsinya.

Jika tablet tambah darah atau tablet zat besi menyebabkan sembelit, Anda bisa lebih banyak makan sayuran dan buah-buahan (seperti bayam yang juga sumber zat besi).

Tak lupa, sebaiknya minum lebih banyak air untuk membantu mengatasi kesulitan buang air besar.

Jangan khawatir bila nantinya warna feses Anda terlihat lebih gelap setelah minum tablet besi karena hal ini normal dan tidak berbahaya.

Kalkulator Hari Perkiraan Lahir

Kalkulator ini dapat memperkirakan kapan hari persalinan Anda.

Cek HPL di Sini
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Mengenal Sistem Rhesus dalam Golongan Darah Anda

Jika ibu memiliki rhesus negatif sedangkan janinnya memiliki rhesus positif, ada berbagai komplikasi yang bisa terjadi, termasuk kematian bayi.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Penyakit Kelainan Darah 17 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit

Menyoal Transfusi Darah: Kapan Harus Dilakukan, Manfaat, dan Efek Samping

Transfusi darah bisa menyelamatkan nyawa orang yang kekurangan darah akibat penyakit, kecelakaan, atau prosedur medis. Siapa saja yang bisa menerimanya?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Penyakit Kelainan Darah 17 Februari 2021 . Waktu baca 8 menit

Proses dan Tahapan Melahirkan Normal, Tidak Semenakutkan yang Dibayangkan

Melahirkan normal tidak seseram yang Anda bayangkan selama ini, lho! Ini tahapan yang terjadi selama proses melahirkan normal.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Melahirkan, Kehamilan 15 Februari 2021 . Waktu baca 13 menit

Pilihan Obat Sembelit yang Aman Diminum Ibu Hamil

Obat sembelit cukup ampuh mengatasi susah BAB. Apa saja obat pencahar yang aman diminum ibu hamil untuk mengatasi sembelit?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Masalah Kehamilan, Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 15 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit

Direkomendasikan untuk Anda

minyak kelapa untuk bayi

Manfaat Minyak Kelapa untuk Bayi, Mulai dari Mengatasi Eksim Sampai Melebatkan Rambut

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 2 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit
pergerakan janin

Kapan Bisa Mulai Mendengar Detak Jantung Janin Dalam Kandungan?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 23 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit
daftar makanan penambah darah, obat penambah darah

Daftar Makanan Penambah Darah untuk Orang Anemia (Plus Pantangannya)

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 22 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit
bekas jahitan caesar pada tubuh

Proses dan Tahapan Pemulihan Setelah Menjalani Operasi Caesar

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 17 Februari 2021 . Waktu baca 13 menit