Bolehkah Ibu Hamil Minum Obat Anti Mabuk Saat Perjalanan Jauh?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 20/01/2020 . 4 menit baca
Bagikan sekarang

Musim liburan sebentar lagi akan tiba. Apa Anda sudah menyiapkan rencana liburan kali ini? Jika Anda berencana liburan ke tempat yang jauh, ada baiknya Anda memiliki persiapan sebelum traveling untuk mencegah ketidaknyamanan selama perjalanan jauh, misalnya beli obat pencegah mabuk perjalanan. Kondisi ini bisa terjadi pada siapa saja, lho, tidak terkecuali Anda yang mungkin sedang hamil. Lalu, apa sebenarnya obat mabuk perjalanan aman untuk ibu hamil?

Apa penyebab mabuk perjalanan saat hamil?

Beberapa orang lebih mudah merasa mabuk saat sedang melakukan perjalanan jauh, baik dengan transportasi darat, udara, maupun laut.

Namun, ternyata ibu hamil jauh lebih rentan mengalami mabuk perjalanan dibanding orang lainnya. Hal ini tentu menimbulkan pertanyaan apakah obat anti mabuk perjalanan boleh diberikan untuk ibu hamil.

Mabuk perjalanan sendiri adalah kondisi umum yang sering kali dijumpai ketika sedang bepergian. Kondisi ini terjadi ketika sistem keseimbangan tubuh Anda mengalami masalah. Bagian tubuh yang termasuk dalam sistem ini meliputi mata, telinga, kulit, otot, dan sendi.

Nah, ketika bagian-bagian tubuh tersebut mengirim sinyal secara bersamaan ke otak, otak Anda akan kewalahan saat menerima sinyal-sinyal yang berbeda. Misalnya, bagian telinga dalam Anda merasakan pergerakan, tetapi mata Anda tidak.

Biasanya, Anda akan mengalami gejala-gejala seperti berkeringat dingin dan pusing. Selain itu, beberapa orang mungkin akan merasa kelelahan, mual, dan muntah. Tidak jarang pula yang menunjukkan tanda-tanda lain, seperti kulit pucat dan produksi air liur meningkat.

Dilansir dari Baby Center, gejala-gejala yang muncul saat mabuk perjalanan pun tidak jauh berbeda pada ibu hamil. Namun, terkadang gejala-gejala tersebut memang sulit dibedakan dengan morning sickness, kondisi yang lumrah dirasakan selama kehamilan.

Lalu, apakah obat mabuk perjalanan aman untuk dikonsumsi ibu hamil?

Ketika mabuk darat atau laut menyerang saat ibu hamil melakukan perjalanan, terdapat obat-obatan yang dapat membantu meringankan gejala-gejala.

Obat-obatan yang berada di bawah ini tergolong aman dan berisiko rendah apabila diminum ibu hamil. Anda dapat memilih salah satu dari kedua pilihan obat berikut:

1. Dimenhydrinate

Dimenhydrinate adalah jenis obat yang biasa dikonsumsi untuk mengatasi mabuk darat atau laut. Obat dimendydrinate adala jenis obat antihistamin dan antikolinergik yang bekerja pada otak untuk mengurangi mual dan muntah.

Menurut US Food and Drug Administration, dimenhydrinate tergolong dalam kategori B obat-obatan saat hamil. Ini artinya, obat ini masih termasuk aman untuk mengatasi mabuk darat untuk ibu hamil, selama dikonsumsi dalam dosis yang wajar.

Meskipun demikian, masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut mengenai keamanan obat mabuk perjalanan ini untuk ibu hamil. Maka dari itu, sebaiknya ibu hamil berkonsultasi terlebih dahulu ke dokter kandungan sebelum minum dimenhydrinate.

2. Diphenhydramine

Pilihan obat mabuk perjalanan lainnya yang sering direkomendasikan untuk ibu hamil adalah diphenhydramine.

Obat yang juga tergolong dalam jenis antihistamin ini juga ampuh mengurangi mual dan muntah, serta meringankan gejala-gejala mabuk perjalanan lainnya.

Akan tetapi, bila dikonsumsi secara berlebihan, diphenhydramine berpotensi menimbulkan reaksi oksitosin, yaitu kontraksi pada rahim. Namun, Anda tidak perlu khawatir. Selama dikonsumsi di bawah pengawasan dokter dan dengan dosis yang wajar, Anda dapat terhindar dari risiko ini.

Jadi, apakah obat anti mabuk selama perjalanan aman untuk ibu hamil? Selama Anda berkonsultasi terlebih dahulu ke dokter mengenai dosis dan aturan pemakaiannya, kemungkinan obat anti mabuk untuk memicu efek samping yang membahayakan bagi Anda dan janin sangatlah kecil.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Tips Mengonsumsi Susu untuk Penderita Intoleransi Laktosa

Seseorang yang intoleransi laktosa umumnya akan mengalami gangguan pencernaan sesudah mengonsumsi produk susu. Berikut cara aman menghindarinya.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Hidup Sehat, Tips Sehat 24/04/2020 . 4 menit baca

Cara Praktis Menakar Porsi Makan untuk Menjaga Berat Badan

Saat mengatur porsi makan, Anda mungkin terkendala cara menakar bahan makanan yang tepat. Berikut langkah yang bisa Anda lakukan.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Nutrisi, Hidup Sehat 17/04/2020 . 6 menit baca

Apakah Pengidap Thalassemia Bisa Sembuh Total?

Thalassemia merupakan penyakit keturunan yang sulit diobati. Meski demikian, para ahli terus mencari cara untuk mengobati thalassemia hingga sembuh total.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Hidup Sehat, Tips Sehat 10/04/2020 . 5 menit baca

Memilih Obat Tidur yang Aman untuk Ibu Hamil dan Janin

Untuk membantu ibu hamil yang sesah tidur, obat dapat menjadi solusinya. Namun, Anda perlu memilih obat tidur yang aman dan tidak berisiko pada kehamilan.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 01/04/2020 . 4 menit baca

Direkomendasikan untuk Anda

mencium bau hujan

Ini Penjelasan Ilmiah Mengapa Beberapa Orang Suka Bau Hujan

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Shylma Na'imah
Dipublikasikan tanggal: 15/05/2020 . 4 menit baca
hubungan poliamori

Mengenal Hubungan Poliamori, Saat Cinta Anda Tak Hanya untuk Satu Orang

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rena Widyawinata
Dipublikasikan tanggal: 13/05/2020 . 4 menit baca
pengaruh tbc pada ibu hamil

Apa Pengaruh TBC pada Ibu Hamil dan Janin?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 11/05/2020 . 4 menit baca
memilih terapis seks

Jangan Asal Pilih, Begini Cara Menentukan Terapis Seks yang Cocok untuk Anda

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 28/04/2020 . 6 menit baca