Tips Mengendalikan Mood Swing Saat Hamil

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 29 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Pernahkah Anda merasa suasana hati Anda berubah dengan drastis, dari perasaan senang lalu beberapa saat kemudian menangis tersedu-sedu? Anda tidak sendiri, karena mood swing adalah hal yang umum terjadi saat kehamilan, di mana suasana hati Anda dengan mudahnya naik dan turun.

Tingkat hormon pada ibu hamil bergejolak, disebabkan oleh peningkatan kadar estrogen dan progesteron dalam darah. Hal ini dapat mempengaruhi mood Anda, sehingga Anda mudah merasa sensitif.

Mungkin juga mood swing Anda disebabkan oleh perspektif bahwa kehamilan merupakan hal yang sangat baru dan penting dalam kehidupan Anda. Anda merasa sangat gembira karena akan segera memiliki bayi, tapi di satu sisi Anda menyadari apa yang akan Anda hadapi.

Beberapa kekhawatiran yang umum terjadi saat hamil yaitu:

  • Apakah Anda dapat menjadi orangtua yang baik atau tidak?
  • Bagaimana kehadiran bayi dapat mempengaruhi hubungan Anda dengan suami?
  • Apakah anak Anda akan lahir dengan sehat?
  • Apakah finansial Anda akan mencukupi kebutuhan bayi?
  • Perubahan bentuk tubuh Anda, dan perilaku suami terhadap perubahan tubuh Anda akan seperti apa?

Selain itu, beberapa gangguan kesehatan dapat mempengaruhi mood Anda selama kehamilan, seperti:

  • Mulas
  • Merasa lelah
  • Perasaan mual (morning sickness)
  • Sering bolak-balik ke kamar kecil

Hal-hal tersebut dapat membuat emosi Anda berubah dengan drastis.

Kapan mood swing biasanya terjadi?

Mood swing biasanya terjadi saat 12 minggu pertama kehamilan. Anda akan merasa sulit untuk mengendalikan emosi selama trimester pertama. Anda akan merasa mudah marah atau menangis karena hal-hal kecil.

Namun, perlahan-lahan Anda akan kembali stabil, karena tubuh Anda beradaptasi terhadap perubahan hormon kehamilan dan Anda mulai terbiasa dengan kehamilan Anda.

Anda mungkin akan kembali mengalami perubahan emosi yang cepat pada minggu-minggu terakhir kehamilan atau sebelum persalinan.

Bagaimana cara mengendalikan mood swing saat hamil?

Walaupun perubahan mood disebabkan oleh hormon dan seringnya berada di luar kendali Anda, ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan, seperti berikut:

  • Cari bantuan. Sangat wajar jika Anda ingin melakukan semua persiapan sebelum bayi Anda lahir. Namun tidak semua hal, seperti menghias kamar bayi, membersihkan peralatan, atau berbelanja perlengkapan bayi harus dilakukan sendiri. Anda bisa meminta bantuan pasangan, keluarga atau teman Anda.
  • Banyak beristirahat. Tidur siang bila perlu. Jika Anda bekerja dan merasa lelah atau stres, pertimbangkan untuk mengambil cuti untuk libur. Anda mungkin bisa mengambil cuti hamil lebih awal agar bisa mempersiapkan diri Anda sebelum kelahiran bayi Anda.
  • Bersenang-senanglah. Tonton film yang membuat Anda senang, berbincang-bincang dengan teman, window shopping di mall. Lakukan apa saja yang dapat membuat Anda lupa terhadap kesibukan akibat kehamilan untuk beberapa saat. Manfaatkan beberapa waktu untuk memanjakan diri Anda.
  • Bicarakan dengan seseorang. Cara yang ampuh untuk mengusir perasaan galau adalah dengan membicarakannya dengan seseorang. Teman atau keluarga akan mendengarkan dengan simpati, atau bicarakan dengan dokter atau bidan Anda. Anda juga dapat bergabung dengan komunitas, di mana Anda dapat berbagi dengan calon ibu lainnya.
  • Olahraga. Olahraga dikenal sebagai mood booster yang ampuh. Jika Anda merasa jengkel atau cemas, cobalah berenang atau jalan-jalan sambil menghirup udara segar. Anda juga dapat mengikuti kelas seperti yoga untuk kehamilan, yang dapat menenangkan pikiran dan melatih tubuh Anda.
  • Habiskan waktu dengan pasangan. Pasangan Anda mungkin sering terkena imbas dari perubahan emosi Anda yang ekstrem. Tunjukkan rasa sayang pada pasangan dan berikan pengertian untuk tidak memasukkan ke hati jika mood swing Anda sedang kumat. Saat merasa lebih tenang, habiskan waktu Anda bersama suami. Hal ini dapat memperkuat ikatan Anda dengan pasangan sebelum kelahiran bayi Anda.
  • Berhentilah merasa bersalah. Kehamilan adalah suatu titik penting dalam kehidupan Anda. Sangat wajar jika kadang Anda merasa kewalahan, kesal dan gelisah, bahkan jika Anda telah lama menunggu kehadiran sang bayi. Jadi, berhentilah merasa bersalah akan mood swing yang Anda rasakan.

Jika Anda merasa apa yang Anda alami lebih dari sekadar mood swing biasa, bicarakan dengan dokter atau bidan dan ceritakan permasalahan Anda.

Sekitar 10% wanita hamil mengalami depresi saat kehamilan. Jika Anda sering merasa down secara konsisten, Anda mungkin masuk dalam kategori ini.

Mood swing yang intens dan sering terjadi dapat mengindikasikan kondisi gangguan bipolar atau manic depression. Mood swing ini biasanya berlangsung hanya sekali selama beberapa minggu atau bulan. Perasaan akan berubah dari perasaan gembira yang ekstrem (high) menjadi depresi yang intens (low).  Gangguan bipolar jarang terjadi untuk pertama kalinya saat kehamilan. Namun, wanita yang sudah memiliki kondisi ini sebelumnya kemungkinan akan mengalami kondisi bipolar yang lebih parah saat kehamilan.

Jika Anda merasa mood swing yang Anda alami lebih parah dari mood swing biasa, segera diskusikan dengan dokter atau bidan Anda. Mereka akan membantu memberikan penanganan yang Anda butuhkan.

BACA JUGA:

Kalkulator Hari Perkiraan Lahir

Kalkulator ini dapat memperkirakan kapan hari persalinan Anda.

Cek HPL di Sini
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?

Yang juga perlu Anda baca

Kenapa Gerakan Janin Berkurang Menjelang Persalinan?

Memasuki minggu ke-16, janin akan semakin aktif bergerak. Namun, menjelang persalinan, gerakan bayi akan berkurang. Apa sebabnya, ya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Trimester 3, Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 1 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit

Pengalaman 4 Kali Gagal Program Bayi Tabung, Kini Kami Dianugerahi 4 Bayi Kembar

Program kehamilan normal tak bisa kami jalani sebagaimana pasangan lainnya. Kami terpaksa mengikuti program bayi tabung.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Menanti Momongan 1 Maret 2021 . Waktu baca 8 menit

Memahami Fungsi Hormon FSH dan LH pada Sistem Reproduksi

Fungsi hormon FSH dan LH berperan penting pada sistem reproduksi pria dan wanita. Ketahui apa saja fungsi kedua hormon tersebut lebih lanjut.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Kesuburan, Kehamilan 23 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit

Kapan Bisa Mulai Mendengar Detak Jantung Janin Dalam Kandungan?

Detak jantung janin mulai berdegup di sekitar minggu keenam kehamilan, tapi kadang suaranya masih terlalu lemah untuk Anda bisa dengar. Kapan waktunya?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Prenatal, Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 23 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit

Direkomendasikan untuk Anda

demam tanda hamil

Apakah Demam Dapat Berarti Salah Satu Tanda Kehamilan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Jessica Yulianti
Dipublikasikan tanggal: 4 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit
cara membaca hasil usg

Agar Lebih Akurat, Begini Cara Membaca Hasil USG Kehamilan

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 3 Maret 2021 . Waktu baca 9 menit
minyak kelapa untuk bayi

Manfaat Minyak Kelapa untuk Bayi, Mulai dari Mengatasi Eksim Sampai Melebatkan Rambut

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 2 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit
perkembangan jantung janin

Mengenal 4 Tahap Perkembangan Jantung Janin di Tiap Trimester

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 2 Maret 2021 . Waktu baca 7 menit