Makan Pepaya Saat Hamil Bisa Sebabkan Keguguran, Mitos Atau Fakta?

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 16/04/2019
Bagikan sekarang

Buah-buahan adalah salah satu unsur penting dalam pola makan ibu hamil karena kaya akan vitamin, mineral, serat, dan folat. Akan tetapi, tidak sedikit yang beranggapan bahwa jenis buah tertentu seperti pepaya sebaiknya dihindari karena dapat membahayakan janin. Lantas, apakah makan pepaya saat hamil memang tidak diperbolehkan? Ini jawabannya.

Jenis pepaya yang sebaiknya tidak dimakan saat hamil

Sumber: Dr Fitness

Boleh atau tidaknya ibu hamil mengonsumsi pepaya ternyata tergantung dengan tingkat kematangannya. Seperti kebanyakan buah, pepaya memerlukan waktu sejak berbuah hingga benar-benar matang dan dapat dikonsumsi. Pepaya matang tampak berwarna jingga kekuningan, sedangkan pepaya mentah memiliki kulit berwarna hijau dengan daging buah berwarna putih gading.

Pepaya matang merupakan sumber kolin, beta-karoten, folat, serat, kalium serta berbagai macam vitamin yang dibutuhkan ibu hamil. Beragam kandungan ini tidak terdapat pada pepaya yang belum matang. Kandungan terbanyak pada pepaya mentah adalah getah dan enzim papain yang dapat memecah protein menjadi peptida serta asam amino.

Larangan makan pepaya saat hamil tidak berlaku pada buah yang sudah matang. Justru, yang harus Anda hindari adalah getah pada pepaya mentah. Ini disebabkan karena getah pepaya mentah dapat menimbulkan efek berikut:

  • Merangsang kontraksi otot dinding rahim sehingga mengakibatkan persalinan dini.
  • Memicu reaksi alergi yang berbahaya pada ibu hamil.
  • Tubuh Anda bisa keliru mengenali enzim papain sebagai hormon prostaglandin yang merangsang persalinan. Getah pepaya juga dapat melemahkan lapisan membran pelindung janin.

Sebuah penelitian turut menunjukkan bahwa enzim papain dalam jumlah besar disinyalir dapat menyebabkan keracunan pada janin dan kecacatan bayi saat lahir. Meski demikian, penelitian tersebut baru dilakukan terhadap hewan dan masih perlu dikaji lebih lanjut.

Manfaat makan pepaya matang saat hamil

biji buah pepaya

Getah dan enzim papain memang berbahaya bagi kesehatan janin, tapi konsumsi pepaya matang dan tidak banyak justru bermanfaat bagi ibu hamil. Berdasarkan sejumlah penelitian yang dimuat dalam laman Mom Junction, pepaya matang memiliki manfaat sebagai berikut:

  • Melancarkan pencernaan ibu hamil. Kandungan beta-karoten pada pepaya matang adalah sumber antioksidan yang dapat meredakan heartburn dan mengurangi risiko sembelit.
  • Mencegah morning sickness, atau rasa mual pada pagi hari.
  • Memelihara sistem kekebalan tubuh. Vitamin dan antioksidan adalah dua komponen yang ampuh meningkatkan sistem kekebalan tubuh sekaligus mencegah penyakit akibat infeksi.
  • Meningkatkan kadar hemoglobin. Jika jumlahnya rendah, ibu hamil dapat mengalami anemia.
  • Mencegah dehidrasi karena tingginya kadar air dalam pepaya.
  • Memberikan energi dari kandungan gula dan kalori yang terdapat dalam pepaya. Kecukupan energi adalah faktor penting untuk mencegah kelelahan pada ibu hamil.
  • Mengurangi risiko komplikasi kehamilan serta berbagai penyakit lainnya.

Anda boleh saja makan pepaya saat hamil asalkan pepaya tersebut benar-benar matang dan tidak lagi banyak mengandung getah. Namun, berhati-hatilah saat mengonsumsi pepaya bila Anda sebelumnya pernah mengalami keguguran atau persalinan prematur. Jangan pula mengosumsinya secara berlebihan.

Bila Anda memiliki kekhawatiran terkait bahan makanan tertentu selama masa kehamilan, jangan ragu untuk bertanya pada dokter. Konsultasikan pula masalah kesehatan yang Anda alami setelah mengonsumsi buah-buahan maupun makanan lainnya.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Profil Biofisik Selama Hamil, Tes untuk Menilai Kondisi Kesehatan Janin

Jika USG lebih sering terdengar, sebenarnya masih ada pemeriksaan lain untuk tahu kesehatan janin dalam kandungan. Tes ini disebut profil biofisik janin.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri

5 Manfaat Kismis Bagi Ibu Hamil

Di antara banyaknya camilan untuk ibu hamil, kismis dapat menjadi pilihan yang tepat karena buah kering ini memiliki berbagai macam manfaat bagi ibu hamil.

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu

Janin Sudah Bisa Melihat Cahaya Sejak Trimester Ketiga

Sebuah penelitian terbaru menemukan bahwa jauh sebelum bayi bisa melihat gambar, mata janin sudah dapat mendeteksi cahaya dari dalam rahim.

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu

Pilihan Buah untuk Penderita Osteoporosis Agar Tulang Tetap Ternutrisi

Buah-buahan membantu memasok tubuh dengan nutrisi untuk menjaga kekuatan tulang. Lantas, buah apa yang paling baik untuk penderita osteoporosis?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini

Direkomendasikan untuk Anda

Apa Akibatnya pada Janin Jika Ibu Merokok Saat Hamil?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 31/05/2020
serba-serbi diet alkaline

10 Jenis Sayur dan Buah yang Bisa Jadi Sumber Vitamin C Saat Sahur

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Dipublikasikan tanggal: 27/04/2020
susu, buah-buahan, dan sayuran sebagai pilihan makanan sehat untuk ibu hamil

6 Makanan Bergizi untuk Memperkuat Kandungan

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 26/04/2020
buah untuk perkembangan janin

Konsumsi Buah Selama Kehamilan Memengaruhi Perkembangan Otak Janin

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 29/03/2020