home
close

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Biji Buah Pepaya Ternyata Bisa Dimakan, Lho. Apa Saja Manfaatnya?

Biji Buah Pepaya Ternyata Bisa Dimakan, Lho. Apa Saja Manfaatnya?

Banyak orang menyukai buah pepaya karena rasanya yang manis dan segar. Sayangnya, tidak sedikit orang yang hanya memakan daging buahnya saja dan melewatkan khasiat baik dari biji buah pepaya. Memangnya biji dengan bentuk bulat kecil dan berwarna hitam pekat ini bisa dimakan? Apa manfaat makan biji pepaya? Berikut penjelasannya.

Memangnya aman jika biji pepaya dimakan?

biji pepaya
Sumber: Wikihow

Sama seperti daging buahnya, biji pepaya juga aman untuk dikonsumsi. Bahkan, biji dari buah yang bermanfaat untuk pencernaan ini mengandung berbagai mikronutrien esensial yang dilengkapi dengan tinggi polifenol dan flavonoid. Keduanya merupakan senyawa fitokimia alami dalam tanaman yang berperan sebagai antioksidan.

Tidak hanya itu, biji buah pepaya juga dikemas dalam sejumlah besar asam lemak tak jenuh tunggal yang tentunya sehat dan aman untuk dimakan. Yang terpenting, kandungan seratnya tidak perlu diragukan lagi sehingga bermanfaat untuk menurunkan tekanan darah dan kolesterol tubuh.

Ada beberapa cara untuk makan biji pepaya. Anda bisa makan biji buah beserta dengan dagingnya sekaligus agar mudah ditelan. Bisa juga bijinya Anda gerus sampai lumat supaya lebih halus.

Apa manfaat lain dari makan biji pepaya?

biji buah pepaya
Sumber: Dr Fitness

Bukan hanya beragam nutrisi yang memperkaya kandungan biji buah pepaya. Ada berbagai manfaat baik yang bisa Anda dapatkan dari biji buah dengan warna oranye yang menarik ini:

1. Melindungi fungsi ginjal

Ginjal adalah organ tubuh yang bertugas untuk menyaring cairan yang masih dan yang tidak diperlukan lagi dari dalam tubuh. Uniknya, ternyata biji buah pepaya diyakini mampu melindungi dan menjaga kesehatan serta fungsi ginjal Anda.

Hal ini dibuktikan oleh sebuah penelitian yang diujicobakan pada tikus. Menurut penelitian yang dimuat dalam African Health Sciences ini, tikus yang diberikan ekstrak biji pepaya memiliki ginjal yang terhindar dari kerusakan akibat paracetamol.

Hasil penelitian ini turut didukung oleh penelitian lain dalam Journal Molecules, yang menyebutkan bahwa kandungan tinggi antioksidan dalam biji buah pepaya bisa menghambat kerusakan sel-sel ginjal sehingga menjaga kesehatannya.

2. Menjaga kesehatan pencernaan

Tidak berbeda jauh dengan daging buahnya, biji buah pepaya juga merupakan sumber serat yang baik. Seperti yang mungkin sudah Anda tahu, asupan serat berperan penting untuk menjaga kesehatan pencernaan. Di sisi lain, Anda akan lebih mudah buang air besar dan terhindar dari sembelit (susah buang air besar).

Makanan kaya serat juga diyakini dapat menghindari penyakit radang usus, mencegah luka usus, hingga menurunkan gejala wasir.

3. Mengurangi risiko kanker

Manfaat makan biji pepaya lainnya adalah bisa mengurangi risiko tumbuhnya sel-sel kanker. Sebuah penelitian pada tahun 2014 yang diterbitkan dalam Nutrition and Cancer membuktikan hal ini. Faktanya, biji pepaya punya sifat antikanker berkat segudang nutrisi dan antioksidan di dalamnya.

4. Melawan infeksi

Terakhir tapi yang tidak kalah penting, biji pepaya dipercaya dapat memerangi infeksi yang disebabkan oleh jamur dan parasit tertentu. Minum ekstrak biji pepaya kering bersama dengan madu ternyata juga efektif untuk membunuh parasit yang bersarang di usus sehingga melancarkan kerja usus.

Namun, hindari makan biji pepaya terlalu banyak

manfaat pepaya

Apa pun yang berlebihan itu tidak baik, termasuk makan biji pepaya. Meski dinilai mengandung berbagai nutrisi dan kaya manfaat, tapi biji pepaya memiliki senyawa benzyl isothiocyanate. Senyawa ini memang lebih sering ditemukan pada tanaman hasil persilangan, yang ternyata baik untuk mencegah penyakit kanker.

Akan tetapi, jika dimakan tanpa batas ditakutkan malah bisa menjadi bumerang bagi kesehatan Anda. Meliputi merusak struktur DNA mengganggu kerja sel sehat dalam tubuh, hingga menurunkan kualitas sperma, yang sudah terbukti pada sel-sel tubuh hewan.

Sebenarnya masih diperlukan penelitian lanjutan guna mengetahui dampak buruknya bagi kesehatan manusia. Anda masih tetap diizinkan makan biji pepaya, tapi tidak ada salahnya untuk membatasi jumlah konsumsinya.

health-tool-icon

Kalkulator Kebutuhan Kalori

Gunakan kalkulator ini untuk menentukan berapa kebutuhan kalori harian Anda berdasarkan tinggi, berat badan, usia, dan aktivitas sehari-hari.

Laki-laki

Wanita

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

The Nutritional Value of Papaya Seeds. https://www.livestrong.com/article/543510-the-nutritional-value-of-papaya-seeds/ Diakses pada 3 September 2018.

Can You Eat Papaya Seeds? https://www.healthline.com/nutrition/papaya-seeds Diakses pada 3 September 2018.

Nutrition Cancer. Cancer Chemopreventive Effects of the Flavonid-Rich Fraction Isolated from Papaya Seeds. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/24820939 Diakses pada 3 September 2018.

African Health Sciences. The Protective Effects of Aqueous Extract of Carica Papaya Seeds in Paracetamol Induced Nephrotoxicity in Male Wistar Rats. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4480493/ Diakses pada 3 September 2018.

Molecules. Antioxidant Activity of Papaya Seeds Extracts. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/21788927 Diakses pada 3 September 2018.

Foto Penulis
Ditulis oleh Karinta Ariani Setiaputri Diperbarui 18/12/2020
Ditinjau oleh dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
x