Apakah Ibu Hamil Boleh Makan Jamur?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 26 Juli 2018 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang
Artikel ini berisi:

Hamil bisa membuat wanita ngidam makan macam-macam. Mungkin Anda sendiri atau kerabat dekat Anda yang saat ini sedang hamil ngidam makan hidangan jamur. Entah jamur goreng yang biasa dijajakan di mall-mall besar atau sesederhana pepes jamur bikinan rumah. Yang jadi pertanyaan selanjutnya adalah, apakah boleh makan jamur saat hamil? Adakah manfaatnya? Cari tahu vjawabannya dalam artikel ini.

Bolehkah ibu hamil makan jamur?

Ibu hamil dituntut untuk bisa lebih jeli memilah-milih makanan; mana yang boleh dan tidak boleh dikonsumsi selama kehamilan. Pasalnya, pemilihan sumber makanan yang baik adalah kunci dari kehamilan yang sehat.

Nah bagi Anda penyuka hidangan jamur yang sedang hamil, berbahagialah. Dilansir dari laman Mom Junction, Anda boleh saja makan jamur saat hamil.

Nutrisi yang terkandung dalam jamur tidak hanya bermanfaat untuk diri Anda sendiri, namun juga baik bagi tumbuh kembang calon buah hati dalam kandungan.

Apa saja nutrisi yang didapat dari makan jamur saat hamil?

Jamur merupakan salah satu makanan yang padat nutrisi sehingga dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi Anda dan calon bayi. Beberapa manfaat yang bisa didapat jika Anda makan jamur saat hamil adalah:

1. Asupan vitamin B kompleks untuk perkembangan otak, saraf, otot, dan tulang bayi

Jamur kaya akan vitamin B kompleks, yang termasuk tiamin (B1), riboflavin (B2), niasin (B3), serta asam pantotenat (B5). Semua vitamin B ini memiliki fungsi yang baik bagi kesehatan ibu sekaligus mendukung perkembangan bayi selama kehamilan.

Bagi ibu, asupan vitamin B kompleks telah lama diketahui dapat membantu mengobati atau mencegah masalah kesehatan tertentu, termasuk depresi, kelelahan, penyakit jantung, mengurangi stres, hingga merangsang sistem kekebalan tubuh. Vitamin B kompleks juga membantu meningkatkan stamina tubuh dan melindungi Anda terhadap risiko kerusakan jangka panjang akibat polusi udara.

Sementara itu, niacin dan tiamin membantu perkembangan otak bayi; riboflavin menjaga kesehatan kulit, penglihatan, serta perkembangan saraf, otot, dan tulang bayi yang kuat; dan asam pantotenat yang mengatur berbagai aktivitas metabolisme tubuh.

2. Vitamin D membantu pertumbuhan gigi dan tulang bayi yang kuat

Selain vitamin B, vitamin D adalah nutrisi penting lainnya yang diperlukan saat hamil. Vitamin D dapat membantu Anda untuk melawan infeksi. Vitamin ini juga dapat membantu mencegah diabetes dan beberapa jenis kanker.

Kekurangan vitamin D saat hamil bisa mengakibatkan kelelahan, sakit punggung, tulang melemah, hingga depresi. Kekurangan vitamin D saat Anda sedang hamil dapat mencegah bayi mendapatkan cukup kalsium dan fosfat. Hal ini menyebabkan lemahnya perkembangan gigi dan tulang, dan dalam sedikit kasus juga dapat meningkatkan risiko rakitis (penyakit tulang lunak) pada bayi Anda.

Menjaga tulang yang kuat dan sehat sangat penting untuk pertumbuhan anak-anak, tetapi fondasinya harus sudah mulai didirikan sejak dalam rahim.

3. Zat besi untuk mencegah ibu hamil terkena anemia

Sangat penting untuk menjaga kadar zat besi Anda selama kehamilan. Jika Anda tidak mencukupi asupan zat besi harian, maka Anda akan mudah merasa lelah, berisiko tinggi alami anemia, dan mudah jatuh sakit.

Anemia karena kekurangan zat besi di dua trimester pertama dikaitkan dengan risiko kelahiran prematur hingga dua kali lipat dan tiga kali lipat risiko berat badan lahir rendah. Untungnya, kekurangan zat besi mudah untuk dicegah dan diobati. Salah satu caranya adalah dengan makan jamur saat hamil.

diet jamur

4. Protein dan serat untuk membangun massa otot bayi

Sama halnya dengan sumber nabati yang lain, jamur juga dilengkapi dengan protein dan serat dalam jumlah yang melimpah. Protein diperlukan guna perkembangan tubuh janin secara menyeluruh karena berkontribusi terhadap pembentukan massa otot.

Di sisi lain, serat mampu melancarkan pencernaan sekaligus mencegah sembelit yang sering terjadi selama kehamilan.

5. Antioksidan untuk jaga sistem kekebalan tubuh ibu

Manfaat lainnya dari makan jamur saat hamil adalah efek antioksidannya, yakni selenium dan ergothioneine. Kedua jenis antioksidan ini mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh serta melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan yang ditimbulkan oleh serangan radikal bebas.

Tidak hanya itu, selain berbagai nutrisi penting di atas, jamur juga mengandung seng, kalium, dan selenium. Semua mineral ini tentunya berperan penting dalam membantu pertumbuhan dan perkembangan janin.

Aturan yang harus diperhatikan bila ingin makan jamur saat hamil

Setelah mengetahui beragam manfaat baiknya, mungkin Anda mulai tertarik untuk mencoba makan jamur saat hamil. Namun sebelum mencobanya, contek beberapa tips berikut ini yang bisa menjadi panduan Anda:

  • Pilih dan beli jamur segar
  • Jika ingin membeli jamur olahan, periksa terlebih dahulu tangga kedaluwarsa yang tertera
  • Cuci bersih dan masak jamur hingga matang sempurna
  • Bila takut akan efek samping yang ditimbulkan dari jamur, sebaiknya makan jamur dalam jumlah kecil dulu dan lihat bagaimana reaksinya. Segera hindari jika timbul reaksi alergi.

Meski makan jamur saat hamil dinilai aman dan bermanfaat, tapi Anda harus menghindari makan jamur mentah yang belum melalui proses pengolahan. Penting juga untuk membedakan jamur apa saja yang boleh dan tidak boleh dikonsumsi, karena tidak semua jenis jamur dapat dimakan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Hati-hati, Pelumas Seks Bisa Bikin Susah Hamil

Sedang mencoba hamil tapi belum berhasil juga? Hal ini kemungkinan disebabkan pelumas seks alias lubrikan yang membuat susah hamil.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesuburan, Kehamilan 9 September 2020 . Waktu baca 4 menit

Bagaimana Cara Bayi Bernapas Saat Masih dalam Kandungan?

Pernapasan pertama yang bayi lakukan adalah saat bayi menangis ketika dilahirkan. Lalu bagaimana caranya bayi bernafas dalam kandungan?

Ditulis oleh: Theresia Evelyn
Perkembangan Janin, Kehamilan, Hidup Sehat, Fakta Unik 1 September 2020 . Waktu baca 3 menit

Bolehkah Ibu Menjalani Diet Saat Hamil?

Sebagai perempuan, Anda memiliki rasa kekhawatiran akan penampilan Anda meski saat hamil. Namun, bolehkah ibu menjalani diet saat hamil?

Ditulis oleh: Theresia Evelyn
Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 19 Agustus 2020 . Waktu baca 5 menit

Yang Harus Dilakukan Saat Kepala Bayi Terbentur

Kebanyakan kasus kepala bayi terbentur tidak bersifat fatal. Untuk membantu pemulihan dan menangani luka yang muncul di rumah, perhatikan panduan berikut.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Parenting, Tips Parenting 18 Agustus 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

minum antidepresan saat hamil

Minum Antidepresan Saat Hamil, Boleh Atau Tidak?

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 24 September 2020 . Waktu baca 4 menit
korset perut setelah melahirkan

Perlukah Memakai Korset Perut Setelah Melahirkan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 23 September 2020 . Waktu baca 3 menit
perkembangan janin 14 minggu

Kapan Boleh Mencoba Hamil Lagi Setelah Keguguran?

Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 16 September 2020 . Waktu baca 4 menit
kecemasan ibu hamil menjelang persalinan

Menghadapi 7 Kecemasan Ibu Hamil Menjelang Persalinan

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 10 September 2020 . Waktu baca 5 menit