4 Strategi Agar Tidak Cepat Lelah Saat Olahraga

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 18 Desember 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Idealnya, olahraga dilakukan minimal selama 30 menit per hari. Namun, beberapa orang merasa cepat lelah padahal belum sampai 30 menit berolahraga. Ya, memang agar tidak cepat lelah saat olahraga dibutuhkan stamina dan tenaga yang cukup. Lalu, bagaimana ya supaya tetap kuat selama sesi olahraga tersebut?

Tips meningkatkan stamina agar tidak cepat lelah saat olahraga

1. Dengarkan tubuh Anda

Tidak masalah jika Anda ingin berlatih lebih keras dan mendorong diri Anda untuk terus olahraga. Hal ini memang bisa membangun stamina tubuh secara perlahan. Namun ingat, tubuh juga perlu istirahat.

Jika memang Anda sudah merasa sangat lelah, hal yang Anda butuhkan adalah istirahat yang sepadan dengan latihan yang sebelumnya dilakukan. Jangan memaksakan tubuh tetap berolahraga. Alih-alih meningkatkan stamina, tubuh malah akan semakin loyo.

Jika ini terjadi dan semakin memperburuk kinerja latihan Anda, berhentilah sebentar setidaknya satu hari. Anda bisa melakukan latihan yang lebih ringan dari biasanya, agar tidak cepat lelah saat olahraga, seperti lari ringan, bersepeda, atau berenang.

2. Tingkatkan intensitas dengan perlahan

Agar tidak cepat lelah saat olahraga, Anda perlu meningkatkan intensitas olahraga secara bertahap. Anda dapat memulai latihan dengan interval yang pendek seperti berlari, bersepeda, atau berenang.  Anda juga bisa melakukan jenis latihan lain seperti burpees, squat, atau bahkan push up.

Anda juga bisa menambahkan repetisi ke dalam latihan Anda. Jika memang sudah terbiasa, Anda akan sanggup dan tidak akan merasa lelah saat olahraga.

mitos olahraga lari

3. Pertahankan durasi dan frekuensi olahraga

Membiasakan diri dan punya jadwal rutin olahraga adalah kunci agar tidak cepat lelah saat olahraga. Pada awalnya, lakukan olahraga dengan durasi yang sesuai kemampuan Anda dan tak perlu memaksakan diri.

Namun, lagi-lagi Anda harus menambahkan durasi tersebut perlahan. Kunci untuk meningkatkan stamina adalah frekuensi dan durasi olahraga yang anda lakukan. Pastikan Anda tidak hanya akan melakukan olahraga sekali dalam seminggu.

Namun, Anda perlu memenuhi rekomendasi American College of Sports Medicine, yang mencakup melakukan tiga hingga lima latihan mingguan, dengan masing-masing selama kurang lebih 20 menit.

4. Cobalah beberapa jenis olahraga

Mengganti atau melakukan latihan yang tidak itu-itu saja penting untuk membangun daya tahan tubuh dan stamina Anda. Ini juga bisa dilakukan agar tidak cepat lelah saat olahraga.

Tubuh Anda akan terbiasa dengan olahraga yang Anda lakukan setelah dua minggu. Dengan begitu, Anda bisa melakukan beberapa olahraga lainnya. Misal jika Anda biasanya olahraga lari, Anda bisa mulai melakukan muay thai, atau Anda bisa mengganti bersepeda dengan berjalan naik turun tangga. Melakukan berbagai olahraga seperti ini bisa membantu otot-otot lain lebih berkembang.

Normal Kah Detak Jantung Anda?

Kalkulator detak jantung kami bisa memperkirakan berapa target detak jantung saat olahraga yang perlu Anda capai.

Coba Hitung!
active

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?

Yang juga perlu Anda baca

Bolehkah Olahraga di Tengah Dinginnya Ruangan Ber-AC?

Kebanyakan orang mungkin lebih memilih olahraga di ruangan ber ac ketimbang harus berada di bawah terik matahari. Akan tetapi, bolehkah berbuat demikian?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Olahraga Lainnya, Kebugaran 21 November 2019 . Waktu baca 4 menit

Ini 3 Tanda Anda Harus Berhenti Olahraga dan Melanjutkan di Sesi Lainnya

Kebugaran dan kesehatan tubuh tentu diperoleh berkat rajin berolahraga. Kunci yang terpenting, Anda tahu kapan olahraga sudah cukup. Apa saja tandanya?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Olahraga Lainnya, Kebugaran 13 Oktober 2019 . Waktu baca 4 menit

Adrenal Fatigue, Kondisi yang Diduga Membuat Anda Selalu Kelelahan

Ada banyak masalah kesehatan yang menyebabkan tubuh kelelahan, salah satunya adalah dugaan adanya adrenal fatigue. Lantas, kondisi apakah ini sebenarnya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Kesehatan, Gejala dan Kondisi Umum 5 Agustus 2019 . Waktu baca 4 menit

4 Tips Mengatasi Kelelahan Akibat Terserang Radang Usus (IBD)

Selain kurang tidur, radang usus (IBD) juga bisa menimbulkan kelelahan. Penting untuk mencari tahu cara mengatasi kelelahan akibat radang usus ini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Kesehatan Pencernaan, Gangguan Pencernaan Lainnya 7 Februari 2019 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

sinusitis adalah

Sinusitis

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 28 Desember 2020 . Waktu baca 12 menit
hepatitis b adalah

Hepatitis B

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 22 Desember 2020 . Waktu baca 12 menit
didi kempot meninggal

Didi Kempot Tutup Usia Diduga Kelelahan, Bagaimana Hingga Jadi Fatal?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 5 Mei 2020 . Waktu baca 5 menit
menghela napas saat stres dan lelah

Kenapa Kita Suka Tanpa Sadar Menghela Napas Saat Merasa Stres?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 26 Desember 2019 . Waktu baca 4 menit