home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

5 Jenis Olahraga Sendi Untuk Meningkatkan Kelenturan Tubuh

5 Jenis Olahraga Sendi Untuk Meningkatkan Kelenturan Tubuh

Pernahkah Anda merasakan otot yang tegang dan kaku saat meregangkan tubuh? Adam Rivadeneyra, MD, dokter olahraga di Hoag Orthopedic Institute and Orthopaedic Specialty Institute, California, menyatakan bahwa persendian yang kaku akan membuat tubuh tidak mampu bergerak bebas untuk beraktivitas. Bahkan, bergerak pun akan terasa sakit. Itu tandanya Anda butuh lebih banyak bergerak supaya persendian tubuh jadi lebih lentur. Apa saja jenis olahraga sendi yang terbaik?

Berbagai jenis olahraga sendi untuk meningkatkan kelenturan tubuh

Berikut ini ada berbagai olahraga sendi yang bisa Anda praktikkan di rumah, yaitu:

1. Shoulder pass through

shoulder pass
Sumber: Healthline

Meregangkan bahu sebelum berolahraga membantu memperbaiki postur tubuh dan mencegah Anda dari cedera. Latihan yang satu ini melibatkan beberapa otot seperti dada, punggung bagian atas, otot bahu bagian depan, dan otot rotator cuff (penstabil bahu). Untuk melakukan latihan ini, Anda membutuhkan sapu atau pipa sebagai alat bantu.

Berikut langkah-langkahnya:

  1. Ambil sapu dan pegang kedua ujungnya dengan kedua tangan Anda dengan posisi horizontal.
  2. Berdiri dengan tegap dan buka kaki selebar bahu.
  3. Angkat sapu perlahan hingga ke belakang kepala semampu Anda.
  4. Tahan posisi akhir selama dua detik sebelum kembali ke posisi awal.
  5. Ulangi gerakan ini sebanyak lima kali.

2. Neck half circles

neck circle
Sumber: Healthline

Leher termasuk bagian tubuh yang perlu diregangkan. Pasalnya leher yang kaku dan tidak lentur bisa membawa berbagai masalah tak hanya di leher tetapi juga di kepala dan punggung bagian atas. Oleh karena itu, Anda bisa melakukan olahraga sendi yang satu ini untuk membantu melenturkan dan memaksimalkan fungsinya.

Berikut langkah-langkahnya:

  1. Duduklah dengan posisi bersila dan letakkan tangan di pangkuan Anda.
  2. Miringkan kepala ke satu sisi sampai otot terasa tertarik.
  3. Putar kepala perlahan-lahan ke depan hingga dagu menyentuh dada bagian atas.
  4. Ulangi sebanyak tiga kali.
  5. Kemudian lakukan hal yang sama pada sisi leher yang lain.

3. Ankle mobility

ankle mobility
Sumber: Healthline

Meregangkan sendi pergelangan kaki membantu menjaga keseimbangan tubuh, apalagi saat melakukan olahraga seperti squat dan juga deadlifts. Untuk melakukan olahraga sendi yang satu ini, Anda bisa mengikuti berbagai tahapan seperti:

  1. Berdiri tegak menghadap dinding.
  2. Letakkan satu tangan di dinding untuk membantu menjaga keseimbangan.
  3. Angkat telapak kaki dari pijakan dengan posisi seperti berjinjit secara bergantian ke depan dan ke belakang.
  4. Ulangi gerakan sebanyak 10 kali.

4. Thoracic spine windmills

spine
Sumber: Healthline

Olahraga sendi ini membantu memaksimalkan mobilitas sendi di bagian tulang belakang dada, yakni dari pangkal leher ke daerah di antara tulang belikat. Dengan melenturkan bagian tubuh yang satu ini, Anda bisa menggerakkan dan memutar lengan dengan bebas. Latihan ini melibatkan otot punggung bagian atas, otot penstabil tulang belakang, otot inti, dan otot perut. Lakukan dengan cara:

  1. Berbaring menyamping di lantai.
  2. Tekuk salah satu kaki yang berada di paling atas dan biarkan kaki yang menempel di lantai tetap lurus.
  3. Letakkan bantal atau handuk di bawah lutut yang ditekuk.
  4. Luruskan kedua tangan ke depan dada dan tumpuk kedua telapak tangan dengan posisi berhadapan.
  5. Angkat lengan bagian atas perlahan-lahan dan arahkan ke belakang hingga posisi tubuh yang tadinya menyamping menjadi setengah telentang.
  6. Ulangi sebanyak lima kali di tiap sisinya dan lakukan hal yang sama di sisi yang lain.

5. Walking hip openers

walking hip openers
Sumber: Healthline

Sendi pinggul termasuk bagian tubuh yang mampu bergerak ke segala arah. Oleh karena itu, sebelum berolahraga ada baiknya untuk melakukan pemanasan di otot pinggul dan sekitarnya agar keseimbangan dan kelenturan tetap terjaga. Dalam latihan ini ada cukup banyak otot yang berperan yaitu glutes, fleksor pinggul, ekstensor pinggul, dan otot lainnya di sekitar pinggul.

Untuk melakukannya, ikuti langkah berikut ini:

  1. Berdiri dan buka kaki selebar pinggul.
  2. Letakkan kedua tangan di pinggul.
  3. Angkat satu sisi kaki ke depan dada dan buat gerakan memutar dengan posisi kaki tetap seperti menekuk.
  4. Ulangi sebanyak 10 kali dengan lima kali putaran searah jarum jam dan lima putaran lainnya yang berlawanan jarum jam.
  5. Lakukan gerakan yang sama untuk sisi lainnya.
health-tool-icon

Kalkulator BMI (IMT)

Gunakan kalkulator ini untuk memeriksa Indeks Massa Tubuh (IMT) dan mengecek apakah berat badan Anda ideal atau tidak. Anda juga dapat menggunakannya untuk memeriksa indeks massa tubuh anak.

Laki-laki

Wanita

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

5 Joint Mobility Exercises to Improve Flexibility and Function

https://www.healthline.com/health/fitness-exercise/joint-mobility-exercises#11 accessed on August 21th 2018

How to Become More Flexible (Because Yes, It’s Important)

https://www.everydayhealth.com/fitness/how-become-more-flexible-because-yes-its-important/ accessed on August 21th 2018

 

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Widya Citra Andini Diperbarui 21/12/2020
Ditinjau secara medis oleh dr Damar Upahita
x