Panduan Merawat Luka Operasi di Rumah Agar Cepat Sembuh dan Tidak Infeksi

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11 Agustus 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Anda yang baru saja menjalani operasi pasti bertanya-tanya, kapan jahitan atau perban penutup luka operasi bisa dilepas. Hal ini berbeda-beda pada setiap orang. Namun, luka operasi akan semakin cepat sembuh jika dirawat dengan cara yang tepat. Mungkin Anda bingung bagaimana cara merawat luka jahitan operasi yang benar. Selain itu, takut jika luka operasi justru mengalami infeksi atau perdarahan.

Tenang saja. Tidak sulit, kok, merawat luka jahitan operasi Anda. Penasaran bagaimana caranya? Simak penjelasan berikut ini.

Bagaimana cara merawat luka operasi yang benar dan baik?

Jika Anda masih dirawat di dalam ruang perawatan, maka Anda tak perlu khawatir memikirkan bagaimana merawat luka jahitan operasi dengan tepat. Sebab, biasanya tim medis Anda akan secara berkala memeriksa dan mengganti perban luka jahitan agar tidak mengalami infeksi. Lalu bagaimana jika Anda sudah diperbolehkan pulang? Jangan cemas, Anda bisa mengikuti cara-cara ini agar luka jahitan operasi terawat dengan baik dan cepat sembuh.

1. Perhatikan ketika perban luka jahitan operasi diganti

Tidak ada salahnya jika Anda selalu memerhatikan bagaimana perawat atau dokter merawat luka jahitan operasi Anda ketika masih di rumah sakit. Hal ini akan membuat Anda tahu mana ciri-ciri luka operasi yang baik dan tidak. Dari situ, Anda juga bisa menilai, mana yang baik untuk dilakukan ketika mengganti dan merawat luka jahitan operasi.

2. Pastikan luka operasi selalu bersih

Anda harus menjaga dan merawat luka jahitan agar tidak terkena infeksi. Untuk itu, pastikan bahwa area di sekitar luka operasi Anda selalu bersih. Jangan lupa untuk sering-sering cuci tangan dengan sabun dan air mengalir setelah selesai beraktivitas.

Luka operasi biasanya tidak boleh basah atau terkena air sedikit saja, hingga luka kering dan sembuh. Karena itu, ketika Anda mandi, pastikan bahwa luka jahitan Anda telah dilindungi agar tidak terkena air.

3. Perhatikan luka operasi dari ke hari

Perhatikan luka jahitan Anda. Jika memang Anda tidak dapat mengganti perban luka jahitan operasi sendiri, Anda harus sering-sering datang ke pelayanan kesehatan terdekat untuk mengganti perbannya.

Anda bisa lihat dari luar, apakah di permukaan perban terdapat bercak merah atau kuning. Bila salah satu bercak ini terlihat pada perban luka jahitan Anda, maka mungkin saja Anda mengalami perdarahan atau luka menjadi bernanah. Segera cari bantuan medis untuk mencegah infeksi atau perdarahan bertambah parah. 

melepas jahitan luka bekas operasi

Hati-hati, luka operasi bisa terbuka kembali

Bukan tidak mungkin, jahitan luka operasi terbuka sewaktu Anda sudah di rumah. Ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk mencegah terbukanya jahitan luka operasi. Perhatikan langkah-langkah pencegahan berikut ini. 

  • Hindari mengangkat beban yang berat. Biasanya, setelah Anda menjalani operasi, hal yang harus dihindari adalah mengangkat benda dengan beban berat. Untuk tahu sampai kapan dan seberapa berat maksimal yang diperbolehkan untuk diangkat, sebaiknya Anda tanyakan pada dokter yang menangani Anda. Namun, agar aman lebih baik Anda tidak mengangkat benda yang memiliki berat lebih dari dua kilogram selama dua minggu setelah operasi.
  • Kurangi paparan sinar matahari.  Jika luka jahitan terlalu sering terpapar sinar matahari, bisa saja luka itu jadi terbakar matahari dan terasa semakin perih.
  • Hindari aktivitas yang bisa menyebabkan infeksi. Jangan melakukan aktivitas yang mengharuskan Anda kotor-kotoran, seperti berkebun.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Waspadai Gejala yang Menandakan Anda Kena Tukak Lambung

Tukak lambung menandakan adanya luka pada lapisan lambung. Lantas, apa saja gejala atau ciri-ciri tukak lambung yang perlu diwaspadai?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Kesehatan Pencernaan, Gangguan Pencernaan Lainnya 1 Maret 2021 . Waktu baca 7 menit

Mengenal Jenis Beras, Mana yang Paling Sehat?

Kita mungkin setiap hari makan nasi putih, tapi ada berbagai jenis berasa lain yang tersedia. Kira-kira beras jenis apa yang lebih sehat?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Fakta Gizi, Nutrisi 1 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit

4 Jenis Tambalan Gigi dan Prosedur Pemasangannya di Dokter Gigi

Tambal gigi digunakan untuk memperbaiki kerusakan pada gigi. Berikut ini, merupakan jenis-jenis tambalan pada gigi dan proses pemasangannya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Perawatan Gigi, Gigi dan Mulut 26 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit

Obat Penambah Tinggi Badan, Apakah Benar Bisa Membuat Tinggi?

Banyak orang yang mengonsumsi obat penambah tinggi badan yang dianggap bisa membuat mereka tinggi. Tapi, benarkah klain tersebut?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Kesehatan, Informasi Kesehatan 26 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

cara membasakan diri jalan kaki agar tubuh bugar

6 Trik Sederhana Agar Terbiasa Jalan Kaki Demi Tubuh yang Bugar

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 1 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit
bahaya polusi udara

Jangan Remehkan Bahaya Debu Polusi! Yuk, Lindungi Diri Dengan Cara Ini

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 1 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit
manfaat kulit manggis

5 Manfaat Kulit Manggis untuk Kesehatan Tubuh

Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 1 Maret 2021 . Waktu baca 3 menit
toxic people

Kenali 5 Ciri Utama “Toxic People”, Racun Dalam Persahabatan Anda

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 1 Maret 2021 . Waktu baca 3 menit