Ini yang Harus Dilakukan Saat Anda Menemukan Benjolan di Payudara

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 15/11/2019 . 3 menit baca
Bagikan sekarang

Deteksi dini kanker payudara dengan cara pemeriksaan payudara sendiri disarankan untuk dilakukan secara rutin. Hal itu berguna agar Anda bisa menemukan kelainan atau mungkin tanda kanker lebih dini. Dengan melakukan deteksi dini, akan muncul dua kemungkinan yaitu ditemukannya benjolan payudara atau tidak.

Anda mungkin akan merasa cemas dan takut ketika ditemukan benjolan di payudara Anda. Namun, sebaiknya jangan terburu-buru panik, sebab benjolan yang terdeteksi di payudara belum tentu merupakan kanker.

Meski begitu, setiap benjolan perlu dipastikan atau diperiksa lebih lanjut apakah bersifat ganas atau tidak. Semua benjolan itu adalah tumor namun ada yang sifatnya ganas dan tidak ganas. Benjolan yang ganas itulah yang disebut kanker.

Untuk mencegah dampak yang tidak Anda inginkan, ada baiknya Anda melakukan penanganan sedini mungkin. Lalu apa yang harus Anda lakukan jika Anda menemukan benjolan di payudara?

1. Cek kembali payudara Anda

Jika Anda menemukan benjolan pada sekitar payudara, jangan terburu-buru merasa khawatir. Sebaiknya Anda cek kembali dengan meraba ke semua bagian payudara, baik di bagian kiri maupun di sisi kanan.

Lakukan pengecekan dengan cara berbaring di ranjang, dengan kedua tangan diletakkan di atas. Kemudian satu tangan meraba ke bagian payudara untuk menemukan apakah ada benjolan keras di dalam payudara atau tidak. Agar hasilnya valid, disarankan melakukan pemeriksaan sesudah menstruasi atau jauh sebelum menstruasi.

2. Periksa kembali kalender menstruasi Anda

Jangan cepat memutuskan jika benjolan yang terdapat pada payudara Anda merupakan benjolan kanker payudara. Benjolan yang muncul bisa jadi hanya merupakan tanda bahwa Anda akan mengalami menstruasi.

3. Konsultasikan masalah benjolan payudara dengan dokter

Jika Anda masih merasa tidak nyaman atau khawatir dengan benjolan pada payudara Anda setelah menerapkan beberapa cara di atas, maka sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter untuk dapat mengetahui apa yang sebenarnya terjadi dengan kesehatan Anda secara pasti.

Dokter akan mencari tahu apa yang terjadi dengan tubuh Anda. Semakin cepat anda berkonsultasi, maka penanganan yang bisa dilakukan pada tubuh Anda akan semakin cepat juga. Dengan begitu, risiko terburuk setidaknya bisa Anda kurangi.

Jangan pernah takut menanyakan kondisi Anda dan berkonsultasi ke dokter. Ini penting supaya keluhan yang terjadi pada tubuh Anda segera diketahui penyebabnya, dan penanganan akan lebih cepat dilakukan pada tubuh Anda, sehingga kemungkinan terburuk dan risiko lainnya bisa Anda kurangi.

Dokter Anda akan mengajukan beberapa pertanyaan tentang riwayat kesehatan Anda. Dokter akan melakukan pemeriksaan payudara untuk merasakan benjolan atau perubahan lain pada jaringan payudara dan di bawah lengan. Jika ada cairan keluar dari puting susu Anda, dokter Anda akan mengumpulkan sampel dan memeriksa sel kanker.

Dokter mungkin juga melakukan mammogram atau ultrasound untuk melihat apakah benjolan itu padat atau penuh dengan cairan. Dokter Anda mungkin akan pertimbangkan untuk melakukan biopsi. Dokter akan mengambil sampel kecil dari benjolan itu dengan jarum atau potongan kecil dan mengirimkannya ke laboratorium, untuk mencari tahu apakah benjolan Anda berupa kanker atau bukan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Alasan SADARI Saja Tak Cukup untuk Mendeteksi Kanker Payudara

Pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) bisa mendeteksi benjolan cikal bakal kanker payudara. Namun, kombinasi dengan skrining medis membuatnya lebih efektif.

Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Kanker Payudara, Health Centers 04/11/2019 . 4 menit baca

Siapa Saja yang Perlu Melakukan Mammografi?

Meski pemeriksaan mammografi bertujuan untuk skrining kanker payudara, prosedur ini tidak untuk semua orang. Berikut kelompok orang yang dianjurkan.

Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Kanker Payudara, Health Centers 04/11/2019 . 4 menit baca

3 Cara Utama Mengobati Kanker Esofagus di Rumah Sakit

Semakin dini kanker esofagus didiagnosis, maka pengobatannya akan kian mudah. Berikut cara mengobati kanker esofagus yang paling sering dianjurkan dokter.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Gigi dan Mulut, Hidup Sehat 24/10/2019 . 6 menit baca

7 Tips Perawatan Payudara Penting Bagi Ibu Menyusui

Perawatan payudara harus dilakukan bagi ibu menyusui guna melancarkan pemberian ASI. Tidak sulit, kok! Begini cara merawat payudara saat menyusui.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Bayi, Parenting, Menyusui 19/10/2019 . 8 menit baca

Direkomendasikan untuk Anda

kenapa pria suka payudara

Ini Alasan Ilmiah Kenapa Pria Suka Melirik Payudara Wanita

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 30/04/2020 . 4 menit baca
tumor jinak payudara

Apakah Tumor Payudara Berbahaya dan Bisa Disembuhkan?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Dipublikasikan tanggal: 22/01/2020 . 8 menit baca
mammografi adalah

Yang Perlu Disiapkan Sebelum Anda Menjalani Tes Payudara Mammografi

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 11/11/2019 . 6 menit baca
kanker payudara ciri-ciri gejala penyebab obat

6 Gejala Kanker Payudara yang Muncul Sejak Dini

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 05/11/2019 . 7 menit baca