home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Antigen Karsinoembrionik

Definisi antigen karsinoembrionik|Persiapan & peringatan antigen karsinoembrionik|Prosedur antigen karsinoembrionik|Hasil tes antigen karsinoembrionik|Risiko efek samping antigen karsinoembrionik
Antigen Karsinoembrionik

Definisi antigen karsinoembrionik

Apa itu antigen karsinoembrionik?

Tes antigen karsinoembrionik (CEA Test) adalah tes mengukur jumlah protein yang terlihat dalam darah untuk beberapa orang penderita jenis kanker tertentu. Prosedur ini umumnya dokter rekomendasikan pada orang dengan kanker kolorektal (kanker usus dan kanker rektum).

Namun, pemeriksaan ini juga bisa saja dokter rekomendasikan untuk penderita kanker pankreas, kanker payudara, kanker rahim, atau kanker paru.

Produksei CEA umumnya terjadi selama perkembangan janin, dan kadarnya menjadi ke tingkat rendah setelah bayi lahir. Pada orang dewasa yang sehat, jumlahnya CEA harusnya sangat rendah atau tidak ada sama sekali di dalam tubuh.

Adanya CEA dalam tubuh seseorang dengan jumlah lebih dari normal, bisa menjadi adanya tumor. Oleh karena itulah zat ini juga dikenal dengan sebuat zat penanda tumor. Munculnya zat ini karena sel kanker memproduksinya atau dari sel normal yang merespons adanya kanker dalam tubuh.

Tidak selalu kanker, kadar CEA yang tinggi juga bisa menunjukkan adanya masalah kesehatan lain, seperti penyakit sirosis dan emfisema.

Ada banyak sebutan untuk tes kesehatan ini, yakni uji CEA atau tes darah CEA.

Kapan harus menjalani uji antigen karsinoembrionik?

Perlu Anda ketahui bahwa tes antigen karsinoembrionik tidak dapat menunjukkan jenis kanker yang pada pasien.

Itu sebabnya, tes kesehatan ini tidak termasuk dalam tes skrining kanker umum. Akan tetapi, jika dokter telah menegakkan diagnosis kanker, tes CEA bisa membantu memantau efektivitas pengobatan kanker, seperti kemoterapi atau radioterapi. Bisa juga untuk mengetahui apakah kanker sudah bermetastasis atau tidak.

Pada kasus langka, dokter merekomendasikan tes ini untuk orang yang memiliki sindrom genetik familial untuk kanker usus besar sebagai tes skrining.

Tes ini umum mungkin akan dokter rekomendasikan pada pasien mulai dari sebelum, selama, dan setelah perawatan kanker.

Persiapan & peringatan antigen karsinoembrionik

motivasi berhenti merokok

Apa yang harus diketahui sebelum menjalani uji antigen karsinoembrionik?

Tidak persiapan khusus untuk menjalani prosedur medis ini. Namun, kebiasaan merokok bisa membuat kadar CEA jadi lebih tinggi. Oleh karena itu, beri tahukan pada dokter jika Anda punya kebiasaan ini. Dokter akan meminta Anda untuk berhenti merokok sebelum menjalani tes.

Prosedur antigen karsinoembrionik

tes kimia darah

Bagaimana prosedur uji antigen karsinoembrionik?

Tenaga medis yang bertugas mengambil darah Anda akan melakukan langkah-langkah sebagai berikut.

  • Melilitkan ikatan elastis pada sekitar lengan bagian atas Anda untuk menghentikan aliran darah. Hal ini membuat pembuluh darah pada bawah ikatan membesar sehingga memudahkan untuk menyuntikkan jarum ke dalam pembuluh.
  • Membersihkan area yang akan disuntik dengan alkohol.
  • Menyuntikkan jarum ke dalam pembuluh darah. Mungkin akan perlu lebih dari satu jarum.
  • Memasangkan tabung ke jarum suntik untuk diisi dengan darah.
  • Melepaskan ikatan dari lengan Anda ketika pengambilan darah sudah cukup.
  • Menempelkan kain kasa atau kapas pada bagian yang disuntik, setelah selesai penyuntikan.
  • Memberi tekanan pada bagian tersebut dan kemudian memasang perban.

Sampel darah akan masukkan ke dalam tabung reaksi untuk pengamatan laboratorium. Selain darah, Medline Plus menyebutkan bahwa dalam tes ini dokter mungkin mengambil sedikit cairan tulang belakang, cairan dari dinding perut, dan cairan yang melapisi paru-paru.

Apa yang harus dilakukan setelah menjalani uji antigen karsinoembrionik?

Tidak ada aturan khusus bagi Anda setelah tes. Anda boleh makan dan minum seperti biasanya. Jika dokter mengizinkan, Anda juga bisa kembali beraktivitas seperti biasanya. Namun, pada beberapa kasus Anda mungkin perlu beristirahat.

Hasil tes antigen karsinoembrionik

delirium adalah

Apa arti hasil tes yang dapat diperoleh?

Hasil tes biasanya tersedia dalam 1 sampai 3 hari. Skor normal yang ada pada daftar ini (referensi range) hanya berfungsi sebagai panduan.

Range ini bervariasi dari satu laboratorium dengan laboratorium lainnya, dan laboratorium Anda mungkin memiliki skor normal yang berbeda. Laporan laboratorium Anda biasanya akan memuat berapa range yang mereka gunakan.

Dokter Anda juga akan memeriksa hasil tes Anda berdasarkan kondisi kesehatan Anda dan faktor lainnya. Hal ini berarti jika hasil tes Anda masuk ke range abnormal dalam panduan ini, bisa saja di laboratorium Anda atau untuk kondisi Anda skor tersebut termasuk ke range normal.

Skor normal

Kurang dari 5 nanogram per mililiter (ng/mL) atau kurang dari 5 mikrogram per liter (mcg/L).

Banyak kondisi yang dapat mengubah kadar antigen karsinoembrionik Anda. Dokter akan mendiskusikan hasil yang tidak normal pada hasil tes dengan Anda terkait gejala dan riwayat medis Anda.

Skor tinggi

Jika hasil skor lebih tinggi dari skor normal, ini bisa menandakan beberapa kondisi berikut.

  • Terdapatnya kanker usus besar, kanker paru, kanker pankreas, kanker payudara, atau kanker rahim.
  • Kanker tidak merespons pengobatan.
  • Penyakit kanker kembali terjadi setelah pengobatan. Kenaikan antigen karsinoembrionik yang terus-menerus mungkin pertanda pertama kanker kembali kambuh setelah selesai pengobatan.
  • Adanya kondisi atau penyakit lain pada hati, infeksi, atau inflammatory bowel disease.

Tergantung pada laboratorium pilihan Anda, jangkauan normal tes antigen karsinoembrionik dapat bervariasi. Konsultasikan pertanyaan yang Anda miliki seputar hasil tes kesehatan Anda kepada dokter.

Risiko efek samping antigen karsinoembrionik

efek samping suntik kb

Apa risiko efek samping tes antigen karsinoembrionik yang mungkin terjadi?

Kemungkinan terjadinya risiko efek samping dari prosedur ini sangatlah kecil. Biasanya, Anda akan merasakan nyeri atau memar pada bekas suntikan. Kondisi ini akan membaik dengan sendirinya.

Begitu juga dengan tes CEA cairan tubuh. Komplikasi serius jarang terjadi. Akan tetapi, Anda mungkin bisa mengalami satu atau lebih dari efek samping berikut.

  • Tes yang mengambil cairan pada sumsum tulang belakang bisa menimbulkan rasa nyeri pada punggung. Beberapa orang bisa merasakan sakit kepala.
  • Pemeriksaan cairan dinding pencernaan bisa menimbulkan rasa pusing. Pada kasus parah, bisa menimbulkan masalah pada usus atau kandung kemih.
  • Jika Anda menjalani tes cairan pleura, ada risiko kecil masalah pada paru-paru, infeksi, atau kehilangan darah.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

U.S. National Library of Medicine. (2021, March 2). CEA Test: MedlinePlus Medical Test. MedlinePlus. https://medlineplus.gov/lab-tests/cea-test/.

Tumor Markers. National Cancer Institute. (n.d.). https://www.cancer.gov/about-cancer/diagnosis-staging/diagnosis/tumor-markers-fact-sheet.

Carcinoembryonic Antigen (CEA). Carcinoembryonic Antigen (CEA) | Lab Tests Online. (n.d.). https://labtestsonline.org/tests/carcinoembryonic-antigen-cea.

Test ID: CEA    Carcinoembryonic Antigen (CEA), Serum. CEA – Clinical: Carcinoembryonic Antigen (CEA), Serum. (n.d.). https://www.mayocliniclabs.com/test-catalog/Clinical+and+Interpretive/8521.

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Aprinda Puji Diperbarui 30/06/2021
Ditinjau secara medis oleh dr Tania Savitri
x