Mengatasi Angina (Nyeri Dada) Setelah Serangan Jantung

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 2 September 2020 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Tidak semua orang yang mengalami serangan jantung akan mendapatkan gejala serangan jantung seperti angina atau nyeri dada. Namun, gejala ini memang tergolong gejala yang umum, sehingga banyak juga yang akan mengalaminya. Bahkan, angina mungkin muncul setelah Anda menjalani pengobatan serangan jantung. Lalu, bagaimana cara mengatasi angina setelah serangan jantung? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini.

Cara mengatasi angina setelah serangan jantung

Angina adalah nyeri dada atau rasa tidak nyaman yang biasanya disebabkan oleh kurangnya aliran darah ke jantung. Penyebab serangan jantung yang kemudian menimbulkan gejala angina adalah penyempitan atau penyumbatan pembuluh darah koroner. Angina terbagi menjadi tiga tipe, yakni stabil, tidak stabil, dan varian.

Dari ketiga jenis angina tersebut, yang mungkin dialami setelah serangan jantung adalah angina pectoris dan unstable anginaAngina stabil (angina pectoris) merupakan kondisi angina yang terjadi secara teratur dan bisa ditangani dengan obat-obatan. Sementara, angina tidak stabil (unstable angina) merupakan kondisi yang berbahaya dan cenderung mengarah ke serangan jantung.

Namun, Anda tidak perlu terlalu khawatir karena gejala dari serangan jantung yang satu ini bisa diatasi dengan beberapa cara dan pengobatan. Menurut Mayo Clinic, angina bisa diatasi dengan menggunakan obat-obatan serangan jantung, prosedur medis, hingga gaya hidup sehat.

Obat-obatan untuk mengatasi angina setelah serangan jantung

Berikut ini adalah beberapa jenis obat-obatan yang sering digunakan sebagai obat untuk pertolongan pertama pada serangan jantung. Obat-obatan ini juga bisa digunakan untuk mengatasi angina setelah serangan jantung, seperti:

  • Aspirin

Aspirin merupakan obat yang mampu mengurangi penggumpalan pada darah. Obat ini diperlukan untuk memudahkan darah mengalir kembali melalui arteri jantung yang menyempit.

  • Nitrogliserin

Nitrogliserin atau nitrat adalah obat yang sering digunakan jika merasakan nyeri pada jantung. Untuk mengatasi gejala angina setelah serangan jantung, obat ini berfungsi untuk melegakan dan memperlebar pembuluh darah. Dengan begitu lebih banyak darah mengalir ke otot jantung Anda.

  • Beta-blockers

Obat ini bekerja dengan cara memblokir efek hormon epinefrin, yang juga dikenal sebagai adrenalin. Akibatnya, jantung Anda berdetak lebih lambat dan bisa mengurangi tekanan darah. Beta-blockers juga bisa membantu pembuluh darah agar lebih rileks sekaligus memperbaiki aliran darah.

  • Statin

Statin adalah obat yang digunakan untuk menurunkan kadar kolesterol dalam darah. Obat ini bekerja dengan cara memblokir zat yang dibutuhkan untuk memproduksi kolesterol.

Statin juga dapat membantu tubuh Anda menyerap kembali kolesterol yang telah tertumpuk pada plak di dinding arteri Anda. Dengan begitu obat ini dapat membantu mencegah penyumbatan lebih lanjut pada pembuluh darah Anda.

Prosedur medis untuk mengatasi angina setelah serangan jantung

Tidak hanya penggunaan obat-obatan, ada pula prosedur medis yang bisa dijalani untuk mengatasi angina setelah serangan jantung terjadi. Prosedur ini juga bisa dilakukan untuk mengatasi serangan jantung, di antaranya:

  • Angioplasti dan pemasangan ring jantung

Prosedur medis yang satu ini mungkin bisa menjadi pilihan bagi Anda jika penggunaan obat serangan jantung dan upaya perubahan gaya hidup ternyata tidak dapat meredakan nyeri pada bagian dada. Angioplasti adalah prosedur yang dilakukan dengan membukan pembuluh darah arteri yang tersumbat atau menyempit.

Tujuannya untuk mengembalikan aliran darah yang sempat terhambat menuju jantung. Angioplasti dilakukan dengan memasukkan kateter ke dalam pembuluh arteri hingga mencapai pembuluh yang paling dekat dengan jantung untuk mencari tahu posisi arteri yang tersumbat. Jika posisi sudah diketahui, ring jantung bisa dipasang secara permanen di pembuluh yang tersumbat agar pembuluh darah tetap terbuka.

  • Operasi bypass jantung

Tidak hanya untuk mengatasi serangan jantung, operasi ini juga bisa digunakan untuk mengatasi angina setelah serangan jantung. Biasanya, operasi ini disarankan untuk dilakukan jika pembuluh arteri sudah tersumbat cukup parah dan penyumbatan terdapat pada lokasi yang cukup membahayakan.

Dokter bedah jantung akan memotong pembuluh darah arteri yag tersumbat dan melekatkannya pada pembuluh darah lain yang terdapat di bawah dan di atas pembuluh yang tersumbat. Dengan kata lain, dokter membuatkan jalan pintas untuk aliran darah agar tetap bisa mengalir menuju jantung meski pembuluh arteri telah tersumbat.

  • Terapi EECP (Enhanced external counterpulsation)

Biasanya, terapi EECP ini digunakan untuk mengatasi angina setelah serangan jantung pada pasien yang masih mengalami nyeri di bagian dada meski telah menggunakan obat-obatan dan menjalani angioplasti.

Terapi ini juga digunakan untuk mengatasi pasien yang mengalami masalah pada aliran darah di dalam pembuluh darahnya. Aliran darahnya terlalu kecil sehingga prosedur lain pun tidak bisa memberikan hasil yang maksimal.

Terapi ini biasanya dilakukan selama 1-2 jam setiap hari selama tujuh minggu. Saat menjalani terapi, kaki Anda akan dipasangi manset berukuran besar. Tekanan pada udara akan membuat manset tersebut mengembang dan mengempis seirama dengan detak jantung Anda. Hal ini dapat membantu mengembalikan aliran darah menuju jantung.

Perubahan gaya hidup untuk mengatasi angina setelah serangan jantung

Apapun jenis angina yang Anda alami, dokter tentu akan menyarankan agar Anda menjalani pola hidup sehat yang baik untuk jantung. Beberapa di antaranya adalah sebagai berikut.

  • Berhenti merokok.
  • Atur pola makan sehat, misalnya dengan membatasi asupan lemak jenuh, lemak trans, garam, dan gula.
  • Perbanyak asupan buah-buahan dan sayuran serta gandum dan produk olahan susu yang rendah lemak.
  • Tingkatkan aktivitas sehari-hari, misalnya dengan rutin berolahraga setiap hari.
  • Kontrol berat badan agar tidak mengalami obesitas.
  • Kendalikan stres dan lebih rileks menjalani kegiatan sehari-hari. Cari tahu pula bagaimana cara mengatasi stres yang efektif.
  • Obati segala kondisi kesehatan yang dapat meningkatkan risiko Anda mengalami angina seperti diabetes, tekanan darah tinggi dan kadar kolesterol tinggi.

Selain membantu Anda mengatasi angina, beberapa hal di atas juga dapat membantu Anda mencegah serangan jantung lagi di kemudian hari.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy

Yang juga perlu Anda baca

4 Jenis Gangguan Kesehatan Akibat Terlalu Sering Bermain Smartphone

Tak hanya membuat kita lupa waktu, bermain smartphone terlalu lama juga bisa memicu berbagai jenis gangguan kesehatan. Apa saja?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Hidup Sehat, Psikologi 26 November 2020 . Waktu baca 4 menit

Fakta Seputar Gigi Gingsul yang Harus Anda Tahu

Banyak orang menilai gigi gingsul membuat senyuman pemiliknya bertambah manis. Berikut serba-serbi kesehatan gigi gingsul yang perlu Anda tahu.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Novita Joseph
Gigi dan Mulut, Hidup Sehat 25 November 2020 . Waktu baca 6 menit

Tak Hanya Memutihkan Kulit, Ini 6 Manfaat Bengkoang Bagi Kesehatan

Siapa yang suka makan bengkoang? Nyatanya, kandungan dan manfaat bengkoang sangat baik untuk kesehatan tubuh. Apa saja manfaatnya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Kecantikan 25 November 2020 . Waktu baca 4 menit

5 Cara Diet Tanpa Sayur yang Aman untuk Tubuh

Di semua anjuran makanan sehat, selalu saja ada sayur di dalamnya. Bagaimana jika Anda tak suka makan sayur? Berikut ini diet tanpa sayur tapi tetap sehat.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Nutrisi, Hidup Sehat, Tips Sehat 25 November 2020 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

manfaat garam untuk kesehatan

6 Manfaat Garam untuk Kesehatan yang Belum Anda Tahu

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 29 November 2020 . Waktu baca 3 menit
krim muka dari dokter bikin ketagihan

Sederet Fungsi Vitamin B untuk Kecantikan

Ditulis oleh: Tiara Putri
Dipublikasikan tanggal: 29 November 2020 . Waktu baca 5 menit
tidak cepat lapar

10 Makanan Terbaik untuk Anda yang Cepat Lapar

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 29 November 2020 . Waktu baca 5 menit

Penyebab Serangan Jantung Pada Anak Muda

Ditulis oleh: Adinda Rudystina
Dipublikasikan tanggal: 26 November 2020 . Waktu baca 5 menit