Sering Lelah, Salah Satu Gejala Penyakit Katup Jantung

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 04/03/2020 . 6 menit baca
Bagikan sekarang

Apakah Anda atau pasangan Anda didiagnosis mengidap penyakit valvular heart (VHD) atau penyakit katup jantung? Kedua penyakit ini menggambarkan satu atau banyak dari kelainan yang terjadi pada empat katup jantung manusia.

Katup-katup atau saluran ini normalnya berfungsi untuk mengalirkan darah keluar dari jantung pada posisi yang tepat, tapi saat katup tidak bekerja dengan benar akan menimbulkan masalah, seperti sakit dada, kepala terasa ringan, nafas pendek, dan bahkan gagal jantung.

Sejatinya, dengan pengobatan, hampir semua tipe dari penyakit VHD dapat diobati dengan obat-obatan serta operasi (apabila dibutuhkan) agar Anda bisa sembuh dari penyakit tersebut.

Apa itu katup jantung?

Anda dapat membayangkan katup jantung sebagai sebuah kanal yang mengantarkan darah ke jantung dalam satu arah. Katup ini dapat membuka dan menutup secara bersamaan dengan ritme detak jantung Anda, menyesuaikan dengan waktu yang tepat agar darah tetap berpindah dengan sesuai, serta untuk mencegah backup.

Katup-katup ini membuka dan menutup agar darah tetap bergerak sebagaimana mestinya. Jika sesuatu yang salah terjadi dengan katup ini, akibatnya bisa terjadi kebocoran darah dan darah bisa mengalir ke arah yang salah, hal ini menyebabkan VHD. Keempat katup jantung tersebut akan dijelaskan sebagai berikut:

  1. Katup Trikuspid

Saat darah kembali dari organ tubuh ke atrium kanan (upper chamber) jantung, katup trikuspid akan membuka untuk mengizinkan darah bergerak ke ventrikula kanan (lower chamber). Saat ventrikula kanan sudah terisi, katup trikuspid akan menutup untuk menjaga darah tidak keluar ke atrium kanan. Lihat model 3-D dari katup triskuspid.

  1. Katup Pulmonari

Ventrikula kanan yang berisikan darah berkontraksi dan memompa darah dari katup pulmonari yang terbuka ke paru-paru melalui arteri pulmonari. Ketika darah telah mengalir, katup pulmonari akan tertutup untuk menjaga darah agar tidak kembali ke ventrikula kanan. Lihat model 3-D dari katup pulmonari.

  1. Katup Mitral

Saat darah yang baru teroksidasi dari paru-paru telah meninggalkan atrium kiri (upper chamber), katup mitral terbuka, membiarkan darah untuk mengalir ke ventrikula kiri (lower chamber). Saat ventrikula kiri telah terisi penuh, katup mitral tertutup untuk menjaga darah agar tidak mengalir kembali ke paru-paru. Lihat model 3-D dari katup mitral.

  1. Katup Aorta

Saat ventrikula kiri berkontraksi, mendorong darah yang telah teroksidasi dari katup aorta yang terbuka ke aorta, arteri utama dari tubuh, darah kemudian keluar dari semua organ tubuh manusia. Saat ventrikula kiri kosong, katup aorta menutup untuk menjaga darah masuk kembali ke jantung.

Berbagai kondisi yang menyebabkan VHD

Banyak hal yang dapat menyebabkan VHD, membuat ini menjadi salah satu penyakit jantung yang umum terjadi di kehidupan manusia. Penyakit degeneratif, cacat lahir, penyakit jaringan ikat, trauma, dan tumor dapat memengaruhi keadaan katup jantung seseorang, selain itu penyakit arteri koroner hipertensi pulmonari, infeksi, masalah dengan aorta, atau hal lainnya juga dapat menyebabkan penyakit VHD muncul. Salah satu penyakit yaitu reumatik, dikenal sebagai penyebab terbesar dari penyakit VHD. Akan tetapi, antibiotik dapat mematikan perkembangan penyakit tersebut sehingga reumatik bukan hal yang penting sebagai penyebab VHD.

Penyebab umum lainnya dari penyakit ini adalah melemahnya jaringan katup itu sendiri, yang terjadi biasanya pada pasien yang sudah lansia. Saat perluasan plak terjadi di dalam arteri, hal itu pun dapat terjadi juga pada katup aorta atau mitral, sehingga menyebabkan kedua katup ini menebal. Serangan jantung dapat pula merusak katup. Apapun yang menyebabkan kerusakan awal, umumnya terjadi karena satu dari dua tipe yang mengganggu aliran darah ke jantung:

  1. Regurgitasii

Dapat disebut dengan ketidakmampuan katup dalam menutup dengan benar sehingga darah dapat kembali ke tempat sebelumnya. Volume darah yang sedikit keluarnya akan menyebabkan jantung bekerja lebih. Namun seiring berjalannya waktu, hal ini akan menyebabkan pelebaran dan tidak efisien.

  1. Stenosis

Hal ini terjadi saat “leaflets” atau pintu dari katup tidak terbuka dengan lebar, sehingga hanya sedikit aliran darah yang dapat melewatinya. Sekali lagi, jantung harus bekerja lebih untuk dapat memompa cukup darah dan mengalirkannya ke bagian-bagian tubuh. Biasanya stenosis terjadi karena “leaflets” menebal dan kaku, atau menyatu.

Apa saja gejala-gejala VHD?

Saat jantung bekerja untuk mengatasi penurunan aliran darah, biasanya akan muncul gejala, di antaranya adalah:

  • Sulit bernafas
  • Kelelahan
  • Pingsan atau kepala terasa ringan
  • Sakit dada
  • Aritmia (detak jantuk tidak beraturan)
  • pulmonary hypertension (tingginya tekanan darah di paru-paru)
  • pulmonary/systemic edema (ada bangunan jaringan di dalam paru-paru atau di bagian tubuh lainnya)
  • Berkurangnya kapasitas olahraga
  • Pembekuan darah (dapat menyebabkan serangan jantung dan stroke)
  • Gagal jantung

Tipe-tipe spesifik VHD

Walaupun banyak tipe berbeda dari penyakit VHD, tipe tersebut dapat dibagi menjadi kategori-kategori berdasarkan katup mana yang terkena imbas. Umumnya masalah katup terjadi di katup mitral dan aorta. Sedangkan pada katup trikuspid dan katup pulmonari jarang jerjadi.

Penyakit Katup Mitral

Mitral valve prolapse (MVP) adalah salah satu bentuk paling umum dari penyakit katup jantung. Ini tejadi saat satu atau dua dari flaps atau leaflets melebar, mencegah katup untuk tertutup dengan tepat. Biasanya, hal ini bukan menjadi kondisi yang serius. Mitral regurgitation dan mitral stenosis juga bisa terjadi.

Penyakit Katup Aorta

Orang yang memiliki tekanan darah tinggi  dan membawa cacat tubuh memiliki risiko mengidap aortic regurgitation. Orang yang terlahir dengan katup aorta bikuspid atau orang yang sudah tua juga memiliki risiko mengalami aortic valve stenosis.

Penyakit Katup Trikuspid

Tricuspid regurgitation (juga dikenal sebagai ketidakmampuan trikuspid) biasanya disebabkan oleh melebarnya ventrikula kanan. Kondisi ini juga terkadang terjadi di hubungan dengan penyakit katup mitral, atau disfungsi ventrikula kiri. Tricuspid stenosis dapat juga menyebabkan melebarnya atrium kanan.

Penyakit Katup Pulmonary

Pulmonary hypertension, infeksi jantung, atau masalah katup conginetal dapat menyebabkan pulmonary regurgitation. Di sisi lain, pulmonary stenosis, biasanya disebabkan oleh cacat bawaan seseorang dari lahir.

Pengobatan bagi VHD

Pengobatan bagi macam-macam tipe penyakit VHD tergantung kepada bagaimana masalah katup tersebut memengaruhi aliran darah. Orang yang tidak menunjukkan gejala atau menunjukkan sedikit tanda-tanda biasanya tidak memerlukan perawatan. Apabila masalah memburuk, atau pengobatan berhenti bekerja, balloon procedure untuk membuka katup yang menyempit atau operasi perlu dilakukan. Dokter biasanya merekomendasikan pola hidup diet, olahraga secara rutin, serta menghindari rokok dan alkohol yang bertujuan untuk meningkatkan fungsi tubuh Anda.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    Gagal Jantung Kanan, Apa Bedanya dengan Gagal Jantung Kiri?

    Salah satu tipe gagal jantung adalah gagal jantung kanan. Lalu, apa beda dari gagal jantung kiri dan gagal jantung kanan, ya?

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Annisa Hapsari
    Kesehatan Jantung, Gagal Jantung 30/06/2020 . 7 menit baca

    Berbagai Komplikasi Gagal Jantung yang Perlu Diwaspadai

    Kondisi gagal jantung dapat memicu komplikasi yang menurunkan kualitas dan harapan hidup. Apa saja komplikasi gagal jantung yang perlu diwaspadai?

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Annisa Hapsari
    Kesehatan Jantung, Gagal Jantung 25/06/2020 . 7 menit baca

    Apakah Seseorang yang Mengalami Aritmia Jantung Bisa Sembuh?

    Aritmia merupakan jenis penyakit kardiovaskuler yang mempengaruhi denyut jantung. Lantas, apakah Aritmia Jantung Bisa Sembuh?

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Kesehatan Jantung, Aritmia 24/06/2020 . 5 menit baca

    Hati-hati Serangan Jantung Saat Bersepeda Terutama untuk Pemula

    Bersepeda memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Tapi sebaiknya lebih berhati-hati karena bersepeda berlebihan bisa berisiko terkena serangan jantung.

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
    Kebugaran, Hidup Sehat 24/06/2020 . 4 menit baca

    Direkomendasikan untuk Anda

    kelainan katup jantung bawaan pada bayi

    Mengenal Kelainan Katup Jantung Bawaan dan Cara Mengatasinya

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Ihda Fadila
    Dipublikasikan tanggal: 01/07/2020 . 7 menit baca
    menjaga kesehatan anak dengan penyakit jantung bawaan

    Panduan Menjaga Kesehatan Anak dengan Penyakit Jantung Bawaan

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Dipublikasikan tanggal: 01/07/2020 . 10 menit baca
    gagal jantung akut

    Gagal Jantung Akut, Apa Bedanya dengan Gagal Jantung Kronis?

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Annisa Hapsari
    Dipublikasikan tanggal: 01/07/2020 . 5 menit baca
    endokarditis adalah

    Endokarditis

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Dipublikasikan tanggal: 30/06/2020 . 1 menit baca