home
close

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Fakta dan Mitos tentang Detak Jantung Manusia yang Perlu Anda Pahami

Fakta dan Mitos tentang Detak Jantung Manusia yang Perlu Anda Pahami

Mengetahui serba-serbi tentang detak jantung untuk membantu mendeteksi masalah jantung sejak dini. Pasalnya, detak jantung merupakan salah satu indikator penting dari kesehatan jantung Anda. Namun sayangnya, hanya sedikit orang yang mengetahui secara tepat mengenai detak jantung. Untuk itu, kenali lebih dalam mengenai fakta detak jantung dan kebenaran dari mitos-mitosnya yang beredar di masyarakat.

Berbagai fakta tentang detak jantung yang perlu Anda tahu

Jantung merupakan organ vital pada tubuh manusia. Fungsi jantung adalah memompa darah ke seluruh tubuh, sehingga berbagai organ dan sistem tubuh Anda bisa bekerja sebagaimana mestinya.

Selain tekanan darah, salah satu indikator penting dari kesehatan jantung adalah detak jantung. Detak jantung adalah berapa kali jantung Anda berdenyut dalam satu menit. Adapun detak jantung seseorang dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti usia, ukuran tubuh, kondisi jantung, cuaca atau temperatur udara, aktivitas fisik, emosi, dan obat-obatan tertentu.

Untuk mengetahui lebih dalam tentang detak jantung, berikut adalah beberapa fakta yang perlu Anda ketahui:

1. Apa yang mengendalikan detak jantung?

jantung

Nodus sinoatrial (nodus SA), atau disebut juga dengan alat pacu jantung alami, berperan dalam mengendalikan detak jantung Anda. Nodus SA adalah bagian kecil jantung yang terletak pada atrium kanan. Bagian dari jantung ini dapat meningkatkan atau menurunkan detak jantung berdasarkan informasi yang diperoleh dari saraf.

2. Bagaimana mengukur detak jantung?

Cara menghitung detak jantung adalah dengan meletakkan kedua jari Anda, yaitu jari telunjuk dan jari tengah, pada titik denyut nadi dapat teraba. Pergelangan tangan pada sisi bawah jempol, bagian dalam siku, sisi leher, atau bagian atas kaki. Rasakan dan hitung denyut jantung Anda dalam 10 detik, kemudian jumlah tersebut Anda kali enam untuk mengetahui frekuensi nadi Anda per menit.

3. Berapa detak jantung yang normal?

Dilansir dari American Heart Association, umumnya, detak jantung normal berkisar antara 60-100 detak per menit (BPM). Angka tersebut merupakan detak jantung normal saat beristirahat atau tidak sedang beraktivitas. Meski demikian, detak jantung normal bisa berbeda pada setiap rentang usia. Sebagai contoh, pada usia 0-11 bulan, detak jantung normal sebesar 70-160 BPM, sedangkan pada usia 1-4 tahun sebesar 80-120 BPM.

Mitos dan kebenaran fakta tentang detak jantung

Selain fakta di atas, informasi mengenai detak jantung banyak beredar di masyarakat. Namun sayangnya, beberapa informasi justru kurang tepat. Untuk meluruskan hal tersebut, berikut adalah beberapa mitos tentang detak jantung beserta kebenarannya yang perlu Anda ketahui:

1. Detak jantung cepat menandakan serangan jantung

serangan jantung

Ini adalah mitos. Faktanya, detak jantung cepat atau takikardia, terkait dengan berbagai kondisi kesehatan. Pada kondisi yang normal, detak jantung cepat bisa terjadi saat tubuh Anda melawan infeksi atau ketika Anda sedang berolahraga.

Namun, jika Anda merasakan detak jantung cepat yang disertai dengan pusing, pingsan, atau mengalami palpitasi (jantung berdebar dan tidak teratur), sebaiknya segera periksakan diri ke dokter. Dokter akan memberikan diagnosis dan penanganan yang tepat.

2. Jantung berdetak cepat hanya ketika sedang stres

Ini juga merupakan mitos. Situasi stres memang memicu pelepasan hormon adrenalin, yang menyebabkan pernapasan dan detak jantung Anda lebih cepat serta meningkatkan tekanan darah. Meski demikian, stres bukanlah satu-satunya faktor yang membuat denyut jantung Anda berdetak cepat.

Fakta menyebut, ada berbagai faktor yang dapat menyebabkan detak jantung meningkat. Termasuk aktivitas fisik yang tinggi, emosi (merasa sangat senang atau cemas atau sedih), atau kondisi medis tertentu.

3. Anda tidak perlu cek tekanan darah saat denyut jantung normal

Ini juga merupakan mitos. Faktanya, kedua hal ini tidak selalu berhubungan. Saat jantung Anda berdetak normal, belum tentu Anda memiliki tekanan darah normal. Anda bisa saja mengalami tekanan darah tinggi atau rendah pada saat tersebut.

Sebaliknya, saat detak jantung meningkat akibat berolahraga, tekanan darah Anda bisa saja tetap normal. Ini biasanya karena Anda memiliki pembuluh darah yang sehat, yang memungkinkan lebih banyak darah mengalir dengan mudah. Oleh karena itu, meskipun jantung Anda berdetak normal, Anda tetap perlu cek tekanan darah secara rutin.

4. Jantung berdetak lambat berarti jantung Anda lemah

Detak jantung lambat bukan berarti Anda mengalami lemah jantung (kardiomiopati). Faktanya, detak jantung yang lambat bisa saja menandakan bahwa Anda dalam keadaan sehat. Sebagai contoh, atlet terlatih dengan otot jantung sehat justru memiliki detak jantung istirahat yang lambat, yaitu 60 BPM atau kurang. Pasalnya, jantung atlet yang sehat tidak perlu berdetak dengan cepat untuk memenuhi kebutuhan oksigen tubuh.

Namun, jika detak jantung melambat dan diiringi dengan berbagai gejala, seperti pusing, pingsan, nyeri dada, atau gejala penyakit jantung lainnya, sebaiknya Anda segera bicarakan dengan dokter. Detak jantung yang lambat (bradikardia) bisa menjadi tanda dari kondisi medis tertentu.

health-tool-icon

Kalkulator BMI (IMT)

Gunakan kalkulator ini untuk memeriksa Indeks Massa Tubuh (IMT) dan mengecek apakah berat badan Anda ideal atau tidak. Anda juga dapat menggunakannya untuk memeriksa indeks massa tubuh anak.

Laki-laki

Wanita

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Heartbeat | Texas Heart Institute. (2021). Retrieved 14 June 2021, from https://www.texasheart.org/heart-health/heart-information-center/topics/the-heartbeat/.

What is a normal pulse rate?. (2021). Retrieved 14 June 2021, from https://www.bhf.org.uk/informationsupport/heart-matters-magazine/medical/ask-the-experts/pulse-rate#Heading3.

Heart & Blood Vessels: How the Heart Beats. (2021). Retrieved 14 June 2021, from https://my.clevelandclinic.org/health/articles/17064-heart-beat.

All About Heart Rate (Pulse). (2021). Retrieved 14 June 2021, from https://www.heart.org/en/health-topics/high-blood-pressure/the-facts-about-high-blood-pressure/all-about-heart-rate-pulse.

Stress and Heart Health. (2021). Retrieved 14 June 2021, from https://www.heart.org/en/healthy-living/healthy-lifestyle/stress-management/stress-and-heart-health.

Blood Pressure vs. Heart Rate (Pulse). (2021). Retrieved 14 June 2021, from https://www.heart.org/en/health-topics/high-blood-pressure/the-facts-about-high-blood-pressure/blood-pressure-vs-heart-rate-pulse.

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Ihda Fadila Diperbarui seminggu yang lalu
Ditinjau secara medis oleh dr Tania Savitri
x