Berbagai Masalah Kesehatan yang Muncul Jika Cacing Kremi Masuk ke Dalam Tubuh

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 8 Februari 2018 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Cacing yang masuk ke dalam tubuh bukan sekadar tema film alien sci-fi, yang mungkin sering Anda tonton. Di dunia nyata, sangat mungkin untuk masuk ke dalam tubuh dan menginfeksi Anda. Salah satu cacing yang sering menginfeksi manusia adalah cacing kremi. Penasaran apa yang terjadi jika cacing ini tumbuh dan berkembang di dalam tubuh Anda?

Bagaimana cacing kremi menginfeksi tubuh dan menyebabkan penyakit

Cacing kremi (Enterobius vermicularis) betina memiliki panjang sekitar 8-13 millimeter, sementara yang jantan lebih pendek yaitu sekitar 2-5 millimeter. Cacing kremi dewasa berkembang biak dengan cara bertelur.

Cacing kremi adalah hewan parasit. Oleh karena itu, hewan ini memerlukan tubuh inang agar dapat berkembang biak, dan tubuh manusia adalah salah satu tuan rumah bagi mereka untuk bisa bertahan hidup.

Ketika Anda berjalan kaki nyeker di tanah atau menyentuh benda-benda yang tercemar kotoran manusia atau hewan yang mengandung cacing kremi, tanpa sesudahnya cuci tangan atau cuci kaki, larva cacing bisa masuk ke dalam tubuh.

Di dalam tubuh, larva akan menetas, kemudian tumbuh besar dan kembali bertelur. Nah, telur ini akan tinggal di area anus, sementara cacing yang besar akan keluar dari tubuh lewat anus bersama feses.

Saat hal tersebut terjadi, Anda akan merasakan berbagai gejala, seperti:

  • Gatal di sekitar anus atau vaginal, lebih sering terjadi pada malam hari
  • Kurang istirahat
  • Perut sakit
  • Merasa mual
  • Terdapat cacing pada kotoran

Biasanya, ketika terinfeksi maka Anda akan merasa sangat gatal pada bagian anus. Namun, penyebaran belum selesai sampai di sana. Saat Anda merasa gatal dan kemudian menggaruk bagian anus, maka dengan mudah telur tersebut akan berpindah ke tangan.

Telur cacing mampu bertahan beberapa hari di tangan. Jadi jika Anda memegang barang lain atau melakukan kontak dengan orang lain, tanpa mencuci tangan terlebih dulu, maka telur tersebut akan berpindah ke orang lain.

Nah, telur akan masuk ketika tanpa disadari menggunakan tangan yang terkontaminasi cacing untuk makan. Pada pakaian atau barang lainnya, telur cacing bisa bertahan hidup hingga 2-3 minggu. Maka itu, sebenarnya penularan infeksi cacing kremi sangatlah mudah dan cepat.

saat anak sakit perut

Apakah hal ini berlaku juga pada orang dewasa?

Ya, meskipun memang cacingan itu identik terjadi pada anak-anak, tapi faktanya tak selalu begitu. Pasalnya, menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), infeksi cacing kremi adalah penyakit cacingan yang paling umum dan sering terjadi. Jadi, siapapun memang bisa mengalami infeksi ini dari anak-anak, orang dewasa, bahkan orang yang telah lanjut usia. Namun memang, ada beberapa kelompok orang yang lebih berisiko alami infeksi ini:

  • Anak balita dan anak usia sekolah, biasanya pada masa ini mereka tidak memerhatikan kebersihan dirinya. Jadi lebih berisiko mengalami infeksi.
  • Orang yang merawat anak-anak atau orang dewasa yang terinfeksi.
  • Orang yang tidak memedulikan kebersihan dirinya, terutama tidak membiasakan mencuci tangan sebelum makan.
  • Anak-anak yang punya kebiasaan menggigit kuku atau mengisap jempolnya.

Bagaimana mencegah infeksi cacing kremi?

Penyakit cacingan mudah disembuhkan, tapi lebih mudah lagi untuk kambuh. Maka, hal yang harus Anda lakukan adalah mencegah cacing kremi masuk ke dalam tubuh. Ada berbagai langkah pencegahannya, yaitu:

  • Selalu biasakan untuk cuci tangan dengan air dan sabun yang mengalir, terutama ketika setelah dari kamar mandi serta sebelum makan.
  • Potong dan selalu bersihkan kuku-kuku jari
  • Jangan menggigit-gigit kuku, hal ini sangat mudah membuat cacing kremi masuk ke dalam tubuh. Jika si kecil melakukannya, hentikan kebiasaan tersebut.
  • Jaga kebersihan tubuh dengan mandi setiap hari. Biasanya cacing jenis ini akan berkembang biak pada malam hari, jadi mandi di pagi hari sangat penting untuk menghilangkan telur cacing yang mungkin ada di tubuh.
  • Ganti pakaian dan pakaian dalam Anda setiap hari.
  • Anda bisa menggunakan air panas untuk mencuci pakaian agar lebih terjamin kebersihannya dari cacing dan kuman penyakit lainnya.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

6 Penyebab Urat Anda Menonjol dan Terlihat Jelas di Kulit

Urat menonjol pada permukaan kulit memang kerap ditemui pada orang berusia lanjut. Lalu apa artinya kalau masih muda sudah mengalami kondisi ini?

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan, Informasi Kesehatan 19 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Pertolongan Pertama untuk Mengatasi Keracunan Makanan

Keracunan makanan dapat berujung pada kematian. Pelajari pertolongan pertama untuk menagtasi keracunan makanan di sini sebelum terlambat.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Ivena
Pertolongan Pertama, Hidup Sehat 19 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Mengenal Fungsi Testis, Anatomi, dan Risiko Penyakit yang Menyertainya

Fungsi testis sangat penting sebagai salah satu bagian organ reproduksi pria. Kenali anatomi testis normal dan risiko penyakit yang menyertai berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Adinda Rudystina
Kesehatan Pria, Kesehatan Penis 19 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

Semua Hal yang Penting Diperhatikan Pasca Operasi Usus Buntu

Pasca operasi usus buntu Anda tidak dianjurkan kembali beraktivitas. Anda juga perlu menghindari beberapa pantangan setelah operasi usus buntu.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Kesehatan Pencernaan, Radang Usus Buntu 19 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

suplemen herbal yang harus dihindari menjelang operasi

Hati-hati, 8 Suplemen Herbal Ini Tak Boleh Dikonsumsi Sebelum Masuk Ruang Operasi

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 20 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
kayu manis

Konsumsi Kayu Manis Berlebihan, Hati-hati Risikonya untuk Kesehatan

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 20 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
cara tahan lama

Berbagai Cara Agar Pria Tahan Lama Saat Berhubungan Seks

Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 19 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
hidung meler

7 Penyebab Hidung Meler serta Cara Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 19 Januari 2021 . Waktu baca 9 menit