8 Kebiasaan Sehari-hari yang Dapat Mencegah Infeksi

    8 Kebiasaan Sehari-hari yang Dapat Mencegah Infeksi

    Penyakit infeksi bisa menimbulkan masalah kesehatan dari yang sepele hingga serius. Untuk itu, cara terbaik untuk menjaga kesehatan adalah dengan mencegah infeksi datang, terlebih bagi Anda yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah.

    Cara mencegah infeksi melalui kebiasaan sehari-hari

    Tahukah Anda bahwa penularan penyakit infeksi bisa terjadi kapan pun, di mana pun, dan lewat perantara apa pun, bahkan dari hal-hal yang tidak Anda sadari? Inilah mengapa pencegahan infeksi hari dimulai dari hal kecil yang Anda lakukan sehari-hari.

    Berikut berbagai kebiasaan yang bisa Anda praktikkan.

    1. Rutin mencuci tangan

    sabun cuci tangan antiseptik

    Tangan menjadi bagian tubuh yang paling sering digunakan dalam aktivitas sehari-hari. Mulai dari mengeluarkan uang, memegang kenop pintu, hingga bersalaman dengan orang yang Anda temui bisa membuat tangan tidak lagi steril.

    Padahal, mikrob penyebab penyakit infeksi akan terus menempel di tangan hingga Anda membersihkannya. Bakteri yang tak kasatmata membuat tangan seolah tampak bersih sehingga Anda langsung makan tanpa mencuci tangan terlebih dulu.

    Akibatnya, sakit perut, diare, dan masalah pencernaan lainnya bisa menyerang Anda. Sebagai cara mencegah penyebaran infeksi yang berasal dari tangan, Anda perlu menerapkan kebiasaan mencuci tangan ini.

    Kementerian Kesehatan RI merekomendasikan gerakan cuci tangan pakai sabun (CTPS) sebagai langkah pencegahan infeksi, terutama:

    • sebelum makan,
    • sebelum memegang, mengolah, dan menyiapkan makanan
    • setelah buang air besar, serta
    • setelah melakukan kontak dengan hewan, tanah, dan fasilitas umum, seperti angkutan umum.

    Untuk pencegahan infeksi yang lebih optimal, usahakan untuk mencuci tangan dengan sabun selama 20 detik.

    Bersihkan seluruh bagian tangan dari mulai telapak dan punggung tangan hingga sela-sela jari serta kuku. Bilas dengan air mengalir dan keringkan tangan menggunakan tisu atau lap kering yang bersih.

    2. Gunakan masker mulut

    memakai masker sebagai cara mencegah infeksi

    Udara yang setiap hari Anda hirup tidak terlepas dari bakteri, virus, dan parasit yang bisa masuk dan menyerang sistem kekebalan tubuh Anda. Apalagi jika Anda sering menggunakan fasilitas umum.

    Menutupi hidung dan mulut dengan menggunakan masker menjadi salah satu cara efektif untuk mencegah penyebaran infeksi bakteri, virus, maupun mikrob lain yang bisa menyebabkan penyakit.

    Penularan penyakit di angkutan dan tempat-tempat umum bisa terjadi dengan sangat cepat, terlebih jika Anda bersebelahan dengan orang sakit yang bersin atau batuk.

    Cara ini pula yang umumnya menjadi cara penularan beberapa penyakit pernapasan yang disebabkan oleh virus, seperti flu dan COVID-19.

    Virus yang dikeluarkan saat batuk atau bersin dapat terhirup sehingga membuat Anda tertular penyakit tersebut. Untuk mencegah infeksi dari kontak dekat di tempat umum dan ruangan tertutup, lindungi diri Anda dengan menggunakan masker wajah.

    3. Jangan berbagi barang pribadi

    Sikat gigi, handuk, sapu tangan, dan alat makan termasuk barang pribadi yang sebaiknya tidak dipinjamkan kepada orang lain.

    Menggunakannya secara bergantian bisa membuat barang-barang tersebut menjadi sumber penularan penyakit infeksi.

    Walaupun orang yang hendak meminjam terlihat sehat, Anda tidak pernah tahu kondisi kesehatan seseorang dari luarnya saja. Begitu pun sebaliknya, Anda juga bisa menularkan penyakit karena kebiasaan berbagi alat makan dengan orang lain.

    Oleh karena itu, menggunakan barang pribadi tanpa meminjamkannya pada orang lain menjadi kebiasaan yang penting diterapkan untuk pencegahan penyakit infeksi.

    Kebiasaan ini tak hanya bermanfaat untuk melindungi kesehatan Anda, tapi juga mencegah penularan infeksi pada orang lain di sekitar Anda.

    4. Hindari menyentuh mata, hidung, dan mulut dengan tangan kotor

    Menyentuh mata, hidung, dan mulut dengan tangan kotor bisa memindahkan kuman yang ada di tangan ke dalam tubuh.

    Hidung memiliki suhu hangat dan lembap sehingga menjadi tempat favorit virus dan bakteri untuk berkembang biak.

    Selain itu, mata dan mulut merupakan bagian tubuh yang dilapisi jaringan basah (mukosa). Hal ini membuat bakteri lebih mudah terperangkap, lalu hidup dan berkembang dalam jaringan.

    Sebagai cara mencegah infeksi, jangan sentuh ketiga bagian ini dan bagian tubuh lainnya saat tangan dalam keadaan kotor. Sebelum menyentuh mata, hidung, dan mulut, pastikan Anda mencuci tangan dengan sabun terlebih dulu.

    5. Jangan jajan sembarangan

    bahaya jajanan, jajanan anak sekolah

    Apakah Anda termasuk orang yang senang jajan? Jika ingin mencegah infeksi, mulai sekarang pastikan Anda lebih jeli lagi sebelum membeli makanan di pinggir jalan.

    Ini karena makanan yang dibeli di luar tidak terjamin kebersihannya, baik dari proses pembuatannya maupun penyimpanan.

    Untuk itu, pandai-pandailah dalam memilih jajanan. Bukannya tidak boleh, tetapi cobalah untuk membeli makanan yang ditaruh di etalase tertutup untuk pencegahan infeksi.

    Hindari kebiasaan jajan sembarangan, apalagi memilih membeli makanan yang dibiarkan terbuka tanpa penutup apa pun.

    Makanan yang dibiarkan terbuka akan lebih mungkin terkontaminasi zat lain yang bisa menimbulkan infeksi.

    Selain itu, coba perhatikan apakah penjual memperhatikan kebersihan dagangannya yang terlihat dari kebersihan etalase dagangan dan perlengkapan makan yang digunakannya.

    6. Jangan keluar rumah saat sakit

    Saat sakit, sistem kekebalan tubuh akan melemah. Bepergian ke luar ruangan tak hanya menyebarkan penyakit yang Anda miliki ke orang lain, tapi juga berisiko memperparah keadaan Anda.

    Berada di luar ruangan memperbesar risiko Anda untuk tertular penyakit lain dari orang-orang sekitar yang mungkin juga sedang dalam keadaan sakit.

    Untuk mencegah terjangkit infeksi, ada baiknya untuk beristirahat di rumah sehingga kondisi tubuh kembali normal.

    7. Tutup mulut saat batuk dan bersin

    Beberapa penyakit menular dapat ditularkan lewat udara saat orang yang terinfeksi batuk atau bersin, contohnya cacar air, campak, dan influenza.

    Apabila Anda tidak sehat, sebaiknya hindari kontak dengan orang lain. Jangan lupa menutup mulut jika Anda sering bersin atau batuk untuk menghentikan penyebaran penyakit ke orang lain.

    Terapkan etika batuk yang benar dengan menutup mulut menggunakan tisu, lalu buanglah tisu ke tempat sampah. Jika tidak ada tisu, tutupi mulut Anda dengan siku. Jangan lupa bersihkan tangan Anda setelah batuk atau bersin.

    8. Menjaga kebersihan barang-barang di sekitar Anda

    Penyakit menular dapat menyebar saat Anda menyentuh permukaan atau benda yang telah terkontaminasi oleh orang yang terinfeksi.

    Membersihkan barang-barang yang sering digunakan seperti gagang pintu, keran, mainan, sakelar lampu, dan meja dapat membantu mengurangi penyebaran infeksi.

    Anda bisa membersihkan permukaannya dengan air sabun atau produk pembersih rumah tangga. Namun, jangan lupa untuk selalu mengikuti penggunaan produk pembersih tersebut dengan benar.

    Apabila memungkinkan, cukup gunakan kain sekali pakai atau handuk untuk membersihkan permukaan. Kain harus dikeringkan setelah digunakan, sebab bakteri dan virus dapat bertahan hidup pada tempat yang lembab.

    Mencegah selalu lebih baik daripada mengobati. Itu sebabnya, pastikan Anda menerapkan secara disiplin berbagai langkah pencegahan infeksi di atas agar hidup tetap sehat.

    Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

    Sumber

    Dwivedi, Sangeeta et al. (2017).  A Review on Food Preservation: Methods, harmful effects and better alternatives. Retrieved 25 April 2022 from http://ajpp.in/uploaded/p79.pdf

    Handwashing in Communities: Clean Hands Save Lives. (2022). Retrieved 25 April 2022 from https://www.cdc.gov/handwashing/when-how-handwashing.html

    Haque, M., Sartelli, M., McKimm, J., & Abu Bakar, M. (2018). Health care-associated infections – an overview. Infection And Drug Resistance, Volume 11, 2321-2333. doi: 10.2147/idr.s177247

    How to prevent infections – Harvard Health. (2016). Retrieved 25 April 2022, from https://www.health.harvard.edu/staying-healthy/how-to-prevent-infections

    Infeksi Emerging Kementerian Kesehatan RI. (2022). Retrieved 25 April 2022, from https://covid19.kemkes.go.id/protokol-covid-19/kmk-no-hk-01-07-menkes-413-2020-ttg-pedoman-pencegahan-dan-pengendalian-covid-19/

    Prevent the spread of infectious disease. (2022). Retrieved 25 April 2022, from https://www.health.govt.nz/your-health/healthy-living/environmental-health/infectious-disease-prevention-and-control/prevent-spread-infectious-disease

    Foto Penulisbadge
    Ditulis oleh Ocha Tri Rosanti Diperbarui May 18
    Ditinjau secara medis oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.