Benarkah Sering Jajan Sembarangan Bikin Perut Lebih Kebal Penyakit?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 11 Oktober 2017 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Apakah Anda sering jajan sembarangan di pinggir jalan dan tak lama kemudian mengalami gangguan pencernaan? Ya, makanan yang tak bersih bisa menjadi penyebab gangguan pencernaan yang Anda alami. Seperti misalnya Anda sering jajan di pinggir jalan atau makan di kaki lima, yang cenderung tidak bersih.

Tapi Anda juga mungkin pernah melihat seseorang yang makanannya selalu bersih, langsung jatuh sakit saat sekali saja makan makanan kaki lima. Atau, ada juga orang yang setiap hari jajan sembarangan, tapi kok sepertinya tak pernah sakit? Bagaimana bisa?

Sering jajan sembarangan bikin tubuh rentan terinfeksi bakteri

Jika Anda sering dengar anjuran untuk tidak jajan sembarangan, ini adalah karena makanan dan minuman yang dijual di kaki lima biasanya memiliki kebersihan yang kurang baik. Makanan yang kurang bersih ini akan menyebabkan Anda mengalami gangguan pencernaan atau penyakit infeksi lainnya.

Gangguan pencernaan tersebut sebagian besar diakibatkan oleh berbagai jenis bakteri, seperti E.coli, Salmonella, Listeria, Campylobacter,  dan Clostridium perfringens. Semua jenis patogen atau kuman ini biasanya terdapat pada makanan atau minuman yang terkontaminasi.

Sebenarnya, ketika benda asing atau bakteri jahat masuk ke dalam tubuh, entah itu dari makanan atau bukan, tubuh akan langsung melakukan perlawanan. Perlawanan ini dilakukan oleh sel darah putih yang menjadi bagian dari sistem kekebalan tubuh Anda.

Saat bakteri yang ada di dalam makanan masuk ke dalam tubuh, maka secara otomatis sel darah putih akan berusaha menghentikan perkembangan serta mematikan bakteri tersebut. tetapi jika bakteri lebih kuat – entah itu dari segi jumlah atau jenis – maka sel darah putih pun kalah kemudian Anda akan alami berbagai gejala.

Tubuh bukannya kebal, tapi sistem kekebalan tubuh yang meningkat

Bila Anda tidak sakit akibat jajan sembarang – sementara teman Anda lainnya jatuh sakit – maka bukan berarti Anda sudah kebal akan bakteri penyakit. Anda masih bisa mengalami tipes, diare, atau berbagai penyakit infeksi lainnya dari bakteri yang sama. Namun ketika bakteri pertama menyerang kemudian menurunkan sistem imunitas Anda, bukan berarti pasukan sel darah putih yang Anda miliki kalah dalam ‘perang’.

Sel darah putih tetap melakukan perlawanan, meskipun pada akhirnya kalah dan Anda mengalami beberapa gejala tertentu, misalnya mual, muntah, dan diare. Walau kalah perang namun sistem kekebalan tubuh Anda memiliki kemampuan untuk mengingat lawannya. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi jika suatu saat bakteri tersebut menyerang kembali di masa datang.

Bila bakteri dengan jenis dan jumlah yang sama kembali menyerang tubuh, maka sel darah putih Anda tidak akan mudah untuk kalah. Kondisi ini yang mungkin membuat Anda tidak jatuh sakit meski berkali-kali makan makanan yang terkena kontaminasi.

Lain hal bila makanan Anda mengandung bakteri yang sama tapi dalam jumlah yang lebih banyak dari sebelumnya. Maka sel darah putih Anda tidak memiliki kekuatan yang cukup untuk melawannya kembali, sehingga pada kondisi ini tubuh Anda bisa saja kembali terinfeksi dan akhirnya jatuh sakit.

Namun ini bukan berarti Anda lantas tidak perlu mengkhawatirkan kebersihan makanan Anda. Infeksi kuman tersebut tetap dapat menimbulkan penyakit yang berbahaya ketika kuman tersebut mengalahkan sistem imun Anda, misalnya ketika sistem imun Anda sedang lemah.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Kenali Tanda dan Cara Mengatasi Anak Hiperaktif

Sebagai orangtua, Anda perlu tau bedanya anak yang aktif dan hiperaktif. Yuk, kenali tanda dan cara mengatasi anak hiperaktif!

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Kesehatan Anak, Parenting 4 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit

Mengapa Sebagian Orang Mudah Dihipnotis, Sementara yang Lain Tidak?

Anda mungkin waspada ketika berjalan sendirian, takut dihipnotis oleh orang tak dikenal. Tahukah Anda tidak semua orang mudah dihipnotis?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Penyakit Saraf Lainnya 4 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit

Mengenal Angiosarkoma, Kanker yang Sering Menyerang Kulit Kepala dan Leher

Anda mungkin sudah sering mendengar tentang kanker payudara, kanker serviks, dan jenis kanker lainnya. Bagaimana dengan angiosarkoma?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Penyakit Kanker Lainnya 4 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit

7 Manfaat Kesehatan yang Bisa Anda Dapat dari Buah Mangga

Kandungan mangga yang manis dan asam menyegarkan menjadikan buah musiman ini bintangnya rujak. Apa saja manfaat mangga untuk kesehatan?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Fakta Gizi, Nutrisi 4 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

manfaat pisang

9 Manfaat Pisang yang Jadi Buah Favorit Banyak Orang

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 5 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit
berhenti minum pil kb

7 Hal yang Bisa Terjadi Pada Tubuh Jika Anda Berhenti Minum Pil KB

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 4 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit
ciri tipes yang parah

Waspadai 3 Ciri Tipes yang Sudah Parah Agar Tidak Berakibat Fatal

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 4 Maret 2021 . Waktu baca 3 menit
mencium bau

Kenapa Beberapa Orang Cenderung Susah Mencium Bau?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 4 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit